NovelToon NovelToon
Battle Domain

Battle Domain

Status: tamat
Genre:Fantasi / Petualangan / Sci-Fi / Game / Tamat
Popularitas:5.7M
Nilai: 4.3
Nama Author: Xyle

[Cek novel terbaru, Soul Shaman.]

Battle Domain, sebuah Game Virtual Reality yang terasa sangat nyata dan berjalan lebih cepat dari waktu yang ada di dunia nyata. Berkat fitur tersebut, Battle Domain berkembang dengan cepat di seluruh dunia hingga berpengaruh pada ekonomi dunia.

Veigas Ercnard seorang laki-laki berusia 18 tahun yang baru saja lulus dari sekolah mengalami dilema antara kuliah atau kerja.
Di tengah dilemanya, Veigas menemukan Battle Domain yang ternyata bisa menghasilkan uang dengan cukup mudah.

Karena terdengar menarik Veigas memulai petualangannya di Battle Domain untuk menghasilkan uang. Namun, seiring berjalannya waktu, tujuan Veigas yang awalnya hanya untuk menghasilkan uang pun berubah.
h

Kebanggaan, harga diri, reputasi, dan kehormatan, itulah hal yang menunggu Veigas setelah menyelam semakin dalam di Battle Domain.

———

#WF
Side Story: Alcatraz

–––

I do not own cover images.
Cover Images: Copyright © Kakao Games Corp. | KOG All rights reserved.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Xyle, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch. 11 - Battle Simulation Room

Veigas bingung, “Bekerja padamu?”

“Benar, aku akan membantu Kakak menjadi seorang Pemain Puncak dan menjadikan Kakak sebagai salah satu petinggi Guild milikku nanti.”

Veigas berpikir sejenak. “Kenapa kau begitu yakin kau akan berhasil membangun Guild?”

“Aku hanya mengikuti apa yang ada di hatiku.” Ryujin tersenyum bangga.

“Jin, dengar, aku tidak bermaksud menolak tawaranmu tapi aku tidak terlalu suka bekerja di bawah orang lain. Namun, jika suatu hari nanti kau butuh bantuanku, aku akan membantumu sebisaku.”

Veigas mencoba menolak tawaran Ryujin dengan halus, karena ia tidak mau orang di depannya itu terlihat kecewa. Jin sedikit kecewa mendengar penolakan Veigas, tetapi ia juga agak senang karena Veigas mau membantunya di masa yang akan datang.

Hidangan di meja Veigas sudah habis, jadi ia berniat untuk kembali ke rumahnya. Veigas memanggil pelayan untuk membayar tagihan makanannya.

“Sampai bertemu lagi Jin.” Veigas keluar dari restoran.

Setelah meninggalkan restoran, Veigas berubah pikiran dan langsung menuju ke Gym terdekat untuk berolahraga. Lokasi Gym tidak terlalu jauh dari lokasi Veigas, jadi tidak terlalu memakan banyak waktu.

Veigas sampai di depan Gym bernama Higher Power yang memiliki lima tingkat dan dari luar ia bisa melihat jika di dalamnya cukup ramai. Veigas masuk ke dalam dan disambut oleh salah satu karyawan Gym Higher Power.

“Selamat datang di Gym Higher Power, apakah Tuan baru pertama kali datang ke tempat Gym?” Sambut karyawan dengan tanda pengenal bertuliskan Axel Polac di bajunya.

“Sepertinya ini kali keduaku datang ke tempat Gym. Kalau tidak salah, aku terakhir kali pergi ke Gym satu setengah tahun yang lalu.”

Axel tersenyum, “Oh ... kalau begitu Tuan pasti tidak pernah mencoba fasilitas terbaru kami yaitu Battle Simulation Room.”

“Battle Simulation Room?”

“Battle Simulation Room adalah tempat untuk melatih kemampuan bertarung, yang dibuat berdasarkan game Virtual Reality, Battle Domain. Battle Simulation Room sendiri bisa digunakan bahkan oleh orang yang belum pernah memainkan Battle Domain.”

Veigas tertarik untuk mencobanya, “Berapa harganya?”

“Untuk memakai Battle Simulation Room, Tuan harus membayar 3 ribu Kredit untuk setengah jamnya.” Axel memperlihatkan poster promo kepada Veigas.

Veigas saat ini mulai berpikir jika pusat kota adalah racun bagi keuangannya. Pusat kota memiliki terlalu banyak hal yang menarik perhatiannya.

“Terdengar menarik, aku akan mencobanya.”

“Tolong ikuti saya.”

Karena Veigas masih memiliki banyak kredit yang tersisa di rekeningnya, Veigas akhirnya memutuskan untuk mencoba Battle Simulation Room.

'Sepertinya setelah ini aku harus berhemat.'

Karyawan bernama Axel itu membawa Veigas ke lantai empat karena di situlah Battle Simulation Room berada. Sesampainya di lantai empat, Veigas melihat banyak sekali pemuda dan pemudi yang tengah menonton pengguna Battle Simulation Room maupun yang sedang beristirahat.

Di lantai itu juga terdapat banyak sekali merchandise Battle Domain seperti boneka, baju, aksesoris dan juga makanan maupun minuman yang berkaitan dengan Battle Domain.

'Baik, sekarang aku datang ke tempat yang salah dan kurasa aku harus membeli Boneka Mushter itu.'

Veigas akhirnya masuk ke dalam Simulation Room dan diminta untuk berdiri di tengah ruangan, serta diminta untuk memakai kostum hitam ketat Black Suit dan VR Helm. Axel menjelaskan bagaimana cara menggunakan Battle Simulation Room kepada Veigas yang pertama kali mencobanya.

“Baiklah Tuan, Simulation Room akan di non-aktifkan secara otomatis jika waktu telah mencapai 30 menit. Waktu 30 menit akan dimulai setelah anda memulai pertarungan. Selamat bersenang-senang.” Axel kemudian meninggalkan ruangan.

Kemudian Veigas menentukan Tingkat Toleransi Rasa Sakit dan mengaturnya menjadi 5 dari 10 tingkat. Setelah itu Veigas memilih senjata yang ingin ia gunakan, karena Battle Simulation Room tidak memiliki batasan Veigas kemudian memilih Pedang dan Tongkat Sihir lalu menyelesaikan pengaturannya.

[Setup Complete]

[Stage One]

[Start]

Seketika ruangan berwarna biru gelap yang Veigas lihat berubah menjadi padang rumput yang luas dengan seekor Slime di hadapannya.

Tanpa berpikir panjang, Veigas menembakkan Fire Ball kepada Slime di hadapannya hingga membuat Slime itu meledak.

“Bukankah Slime di dalam Battle Domain tidak semudah itu untuk dibunuh?”

[Stage One Completed]

[Stage Two]

[Start]

Setelah itu, muncul monster lain yaitu Mushter, Veigas kemudian melempar Fire Ball. Namun sebelum berhasil melemparkan keterampilannya, Mushter berlari menuju Veigas untuk menyerangnya dan menghantam perut Veigas dengan tangannya. Veigas yang agak lengah terlempar 1 meter karena serangan kuat itu.

“Apa apaan ini, kenapa tingkat kesulitannya berubah drastis!”

Setelah berhasil kembali berdiri, Veigas menggunakan pedangnya untuk melancarkan serangan balasan kepada Mushter. Veigas berlari lurus dengan mata pedang mengarah ke dada Mushter.

“Embun Pagi!”

Pedang menembus dada Mushter dan menghasilkan lubang di dada monster itu. Serangan Veigas belum cukup untuk menghabisi Mushter, Veigas akhirnya menarik kembali pedangnya dan melompat mundur lalu memasang kuda-kuda lainnya. Mushter lantas tidak tinggal diam dan berlari menuju Veigas, hingga memaksa Veigas mengubah kuda kudanya secara mendadak.

“Pemecah Gelombang!”

Pedang Veigas menghantam permukaan dan menyebabkan getaran yang cukup untuk mengganggu Mushter berlari. Melihat ada kesempatan, Veigas langsung memanfaatkannya dan melemparkan Fire Ball kepada Mushter.

[Stage Two Completed]

[Stage Three]

[Start]

“Apakah ruangan ini bercanda? Bisakah kalian memberiku istirahat sebentar?” Veigas agak jengkel dengan tantangan tanpa henti itu.

Kali ini seekor Treant muncul dan Veigas menghabisi monster itu kurang dari 20 detik, Veigas berhasil melalukan itu karena gerakan Treant yang lambat dan berhasil memicu Serangan Kritikal. Veigas mungkin bisa menghabisi satu Treant dengan cepat jika saja pertahanan Treant tidak tinggi.

[Stage Three Completed]

[Stage Four]

[Start]

Veigas akhirnya memutuskan untuk tidak menahan diri dan terus menggunakan Ilmu Pedang Dewa Air.

...

[Stage Ten Completed]

[Stage Eleven]

[Start]

Wajah Veigas sudah dipenuhi keringat dan matanya terlihat sudah begitu kelelahan. Setiap lima babak, tidak ada monster yang muncul melainkan seorang manusia. Babak kelima muncul seorang pengguna pedang dan babak kesepuluh yang baru Veigas hadapi adalah seorang pengguna panah. Veigas terus melanjutkan pertarungan hingga babak ketiga belas dan berhasil dikalahkan oleh Iron Golem

Veigas akhirnya terkapar di tanah dengan nafas yang tidak beraturan dan penuh keringat. Karyawan Gym High Power yaitu Axel memasuki ruangan dengan handuk di tangannya.

“Hahaha ... aku tidak menyangka, orang yang pertama kali memakai Battle Simulation Room berhasil mencapai babak ketiga belas dalam 28 menit. Dan juga, Tuan ini benar-benar pandai mencuri perhatian.” Axel menunjuk jendela kaca dekat pintu.

Veigas yang masih kelelahan hanya tersenyum.

Axel memberikan handuk di tangannya kepada Veigas, “Apa Tuan ingin membeli Cairan Gizi?”

Veigas mengelap wajahnya dan menstabilkan nafasnya, “Axel, tolong bawakan aku 2 Cairan Gizi C dan 1 Cairan Gizi B.”

“Dimengerti Tuan.” Axel kemudian meninggalkan ruangan.

Veigas melepaskan kostum ketat yang sudah basah dengan keringatnya, ia ingin segera membersihkan dirinya. Sementara itu, di luar ruangan jadi agak sedikit ribut karena melihat Veigas dengan kostum ketat yang agak basah.

“Uwooooooo!”

“Siapa laki-laki manis itu?! Seseorang beritahu aku!”

“Lelaki ini hampir setingkat Pemain Puncak!”

“Kakak! Aku tidak masalah dengan sesama pria sekalipun!”

“Apakah ini cinta?”

Meskipun Veigas tidak mendengar apa yang orang-orang di luar katakan, ia merasa harus tinggal di dalam ruangan untuk sementara waktu dan meminta tolong Axel untuk mengurus orang-orang di luar ruangan.

“Apakah aku ini dikutuk?” Veigas agak takut dengan kerumunan di luar ruangan.

🔥🔥🔥

Dukung terus Battle Domain dengan cara mengirimkan Like, Vote, Tip, Rating, dan Share. 😉

1
ZERO
ahhh jirrr nostalgia bangettt, gas baca lagiii
Vino Devano
baik npc maupun player, pasti mempertanyakan kelamin veigas saat pertama kali bertemu 🤣
Vino Devano
veigas, kau benar-benar tidak ingin rugi satu gold pun🤣
Vino Devano
cerita nya keren, unsur bahasa, sudut pandang, dan penyampaian cerita nya sangat menarik dan mudah dipahami serta membuat saya sebagai pembaca ikut terbawa suasana, juga hampir tidak ada typo. semangat untuk autor nya
Vino Devano
itu bisa terjadi jika seluruh koruptor di Indonesia itu di kamehameha sama Goku
Vino Devano
udah 3× gua ulang², tapi gak pernah bosan sih sama nih novel
mantap gan
jadi odette Swan
Indonesia Gaming
lanjutan ny mana bang udh gx sabar mau baca
Denny Tan
wokeh/Smile/
﷽ ʜᴀɴ͜͡ᴀғɪᴇ 💙🐼
Pertanyaan paling BODOH.. udah jelas misinya kalahkan diri sendiri.. ini malah nanya🐷
•ACE•GodOfChaos
Luar biasa
Piiic
pake mata batin mungkin😂
Piiic
mc bakal op nih??
penguasamalam
baru kali ini baca novel pusing ane, informasi yang tidak ada tiba2 muncul dan cerita gamenya gak jelas, awal baca tanda tanya misi awal kq gak ada tidak dijelasin juga, tiba2 MC dapet misi unik aneh ajiirrr, tiba2 nemuin NPC pengemis gak jelas dan akhir cerita ada tanda tanya dia buta kq bisa nyari jalan n tempat. setelah itu uda, dan anehnya lagi pemain dengan nama seal tiba bantu MC anjiir , emboh lah gua nyerah 😂😂😂
blueby
Lin Hao sma Xiao Chen Salah server,
7 7 7
asek juga
Munif Mutawakil
Luar biasa
Awenk
Lumayan
Awenk
jir lah jomok
PHOENIX UNGU
mau lanjut sekolah tapi uang nya GK memukinkan,lah disini disebut klo uang nya udah banyak
Hening Aryanti: Maksudnya kan dia udah nabung tapi g tau udah kekumpul berapa tuh duit sedangkan uang buat sekolah itu kan gede biayanya yang kalo dihitung bisa bisa tiap bulan ngeluarin uang
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!