Gisel seorang gadis dewasa memutuskan menikah dengan seorang Duda bersikap dingin dan memiliki seorang putri yang lucu dan cantik.
semua bermula dari perjodohan dari orang tua nya mereka.
tanpa di duga Putri dari laki - laki itu sangat menyukai Gisel,begitu juga dengan Gisel sangat mencintai putri Pria duda itu.
setelah mendapatkan Cinta dari putri pria itu,akan kah Gisel mendapatkan Cinta Pria itu juga?
Yuk Disimak.
Semoga suka ya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanti_San, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
12 - Malam pertama
Gisel dan Brams pun di antar supir dengan mobil pengantin menuju ke rumah pribadi Brams.
Sementara Thalia belum ikut bersama mereka karena masih banyak barang Thalia di rumah orang tua Brams yang harus di bawa.
Sopir pun pergi kembali kerumah utama sesuai dengan permintaan Suryo,maksud Suryo agar tidak ada yang menganggu malam pertama Brams dan Gisel.
"Rumah nya besar mas" kata Gisel
"Iya, kamar kamu di atas,aku akan di ruangan kerja ku,ada apa apa aku di sana" Brams menujuk ke arah bawah tangga ,ruangan kerja brams
"Baik mas" Balas Gisel tersenyum
"Apa dia akan menghabis kan waktu di ruang kerja, setelah pernikahan "batin Gisel
Gisel pun naik ke atas membawa koper milik nya.sesampai diatas ada 3 kamar di lantai atas, membuat Gisel bertanya - tanya yang mana Kamar nya.
Ada Niat Gisel untuk turun bertanya, tiba - tiba muncul di pikiran Gisel kata"Buka aja ya,lagian ini kan rumah ku juga mulai sekarang mas bram pasti tak akan marah"Pikir Gisel
Gisel pun membuka sebuah kamar dan hendak masuk, dari luar sudah nampak kamar itu tertata dengan rapi dan begitu banyak bingkai foto bergantung di dalam kamar itu.
Baru selangkah akan masuk, terdengar suara teriak dan mengurung kan langkah kaki Gisel dan segera Gisel membalik kan tubuh.
"Sedang apa kamu di kamar ini"kata Brams dengan sedikit membentak dan menutup pintu kamar kembali
"Maaf mas, aku sembarangan membuka tadi, aku tidak tahu dimana kamar ku"jawab Gisel gugup
"Itu kamar nya di tengah dan itu kamar Thalia nanti"Tunjuk Brams
"Jangan masuk ke kamar ini, di sini banyak barang pribadi ku,aku tidak suka di sentuh orang lain" kata Brams mengingat kan
"Iya mas" jawab Gisel gugup dan berjalan menuju ke kamar tengah.
Kamar yang di larang brams untuk di masuki Gisel adalah kamar nya bersama Istri pertama nya, banyak foto foto bergantung di dalam kamar itu,setelah istri nya meninggal,Brams pun mengajak Thalia untui tinggal bersama orang tua nya, karena Brams harus bekerja dan tidak ada yang menjaga Thalia,tapi kini sudah ada Gisel, brams pun dengan berat hati kembali lagi ke dalam rumah yang banyak kenangan manis.
Gisel membuka setiap lemari, lalu duduk di lantai membuka koper yang berisi barang - barang nya, kamar Gisel pun tampak polos,tidak ada apa pun,bahkan baju Brams juga tidak ada di sini.
Gisel mengeluar kan barang barang nya dan memasukan pakaian nya kedalam lemari dan beberapa pajangan kesayangan nya juga Gisel bawa ke dalam rumah ini.
"Astaga dia menyeram kan sekali tadi,atau itu kamar mantan istri nya, astaga kalau iya, aku benar - benar tidak enak"gumam Gisel
"Tapi kenapa kamar ini bergitu polos, baju mas brams juga tidak ada disini, apa dia juga tidak akan tidur di sini? " Tanya Gisel dalam hati.
Setelah beres - beres, Gisel pun membersih kan diri dan mengganti pakaian tidur.
Gisel pun menunggu brams masuk ke kamar sambil menonton tv, tapi sampai tengah malam, brams pun tidak nampak batang hidung nya.
Gisel pun memutus kan tidud lebih dulu dan berfikir positif kalau brams sedang banyak kerjaan.
Saat Gisel baru berbaring dan memejam kan mata, brams pun masuk ke dalam kamar dan berfikir Gisel sudah tertidur lelap, Gisel yang tertidur dengan posisi miring pun tahu kalau Mas brams masuk ke dalam kamar dan Gisel pun tidak mau berkata apa pun dan mencoba menutup mata nya dan tertidur.
Malam pertama yang tidak ada kesan apa pun bagi Gisel, membuat Gisel berfikir tidak semua malam pertama harus melakukan ritual suami istri.
**Bersambung
Bantu Like dan Vote nya ya,Terimakasih** ^_^