Beby gadis berumur 21th yang bekerja sebagai OB disebuah perusahaan besar,banyak orang yang ingin bekerja di perusahaan tersebut meskipun hanya sebatas OB.
Dan sial nya Beby yang sedang mengendarai motornya ia hampir saja menabrak seorang anak laki-laki berumur 4thn,yang entah datang dari mana anak itu tiba-tiba ada didepan motor Beby.Membuat Beby mengerem mendadak dan ia jatuh,untung saja tidak menabrak bocah itu.
" Aauww " Pekik Beby yang merasakan kakinya sakit
" Siapa anak itu,kenapa bisa berkeliaran di jalan " Ucap Beby bangkit dan menghampiri bocah itu
" Sayang kamu tidak apa-apa" Tanya Beby dengan lembut ia berjongkok di depan bocah itu
" Momy " Ucap bocah itu membuat beby kaget karena dipanggil momy oleh bocah itu
Bagaimana tidak kaget Beby baru umur 21th dan ia belom menikah bahkan pacar pun tak punya, bagaimana Beby bisa mempunyai anak yang berumur 4thn.Dan herannya kenapa bocah itu memanggil nya dengan kata momy??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mentari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
11
Jam kerja telah selesai para karyawan telah meninggal gedung perusahaan sedangkan Baby masih sibuk membersihkan koridor,hari ini Baby pulang agak terlambat karena pekerjaannya belum selesai.
Baby sudah memberitahu kepada Zea jika dirinya akan pulang terlambat jadi Zea tidak perlu menjemputnya,Baby bisa pulang menggunakan angkutan Umum atau Bis.
Tidak terasa hari mulai petang sedangkan pekerjaan Baby belum juga selesai sepertinya Baby akan lembur hari ini,karena OB lainnya udah lebih dulu pulang dikarenakan pekerjaan merasa sudah selesai sedang Bab belum.
" Pekerjaan ku belum selesai ini dah jam 7, seperti aku akan lembur malam ini " Ucap Baby
Saga juga belum beranjak dari meja kerja dia masih setia di depan layar monitor dihadapannya,Saga sengaja tidak pulang kerumah dulu karena ia ada undangan di pernikahan anak rekan kerjanya.
Sebelumnya Saga sudah mengirim pesan kepada Bi Imah,jika dirinya tidak akan makan malam dirumah dan pulang terlambat karena Saga harus menghindari undang pernikahan anak dasi rekan bisnisnya.
Tok.. tok..tok
" Masuk " Ucap Saga di dalam
" Tuan ini hampir menujukan jam 8,sudah waktunya kita pergi ke pesta pernikahan anak Tuan Ten " Ucap Bram mengingatkan ke Saga
" Baiklah,aku akan ganti pakai terlebih dulu " Ucap Saga masuk ke dalam kamar yang terdapat di ruangannya
" Baik Tuan saya akan tunggu di luar " Ucap Bram menunduk hormat dan ia pergi dari ruangan Saga
Tak butuh waktu lama Saga sudah mengenakan setelah jas warna Abu yang sudah di siapkan oleh Bram, seperti biasa Saga selalu terlihat mempesona dengan balutan setelah jas yang melekat di tubuhnya meskipun Saga berstatus Duda anak satu.
Saga keluar dan Bram sudah menunggu di luar ruangan,mereka berdua berjalan menuju lift ada beberapa ruangan yang lampunya sudah padam hanya dua ruangan yang masih menyala dikarenakan ada yang lembur.
Tapi siapa sangka saat mereka akan keluar dari lift Saga seperti melihat seseorang wanita yang melintas tepat di depan lift yang Saga naikin.
" Siapa dia " Tanya Saga ke Bram
" Sepertinya dia Nona Baby,Tuan " Ucap Bram saat mengenali siapa wanita yang barusan melintas
" Kenapa dia baru pulang bukanya para karyawan pulang di jam lima sore " Ucap Saga
" Saya kurang tau Tuan,mungkin Nona Baby banyak pekerjaan makanya baru pulang " Jawab Bram
" Apa tidak bisa dikerjakan besok,seperti tidak ada waktu lagi" Ucap Saga
" Saya kurang tau Tuan " Ucap Bram dengan penuh hormat
Bram langsung menyalakan mesin mobil dan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang untuk menuju hotel dimana pesta pernikahan di selenggarakan,butuh satu jam Saga untuk Samapi di hotel tersebut .
Sedangkan Baby ilang kan pulang tidak mampir kemana-mana karena hari ini pekerjaan Baby cukup melelahkan.
*Keesokan harinya.....
" Daddy" Teriak Sean menghampirinya Sag yang sudah duduk di meja makan
" Pagi Son " Sapa Saga
" Pagi juga,Daddy " Jawab Sean
" Ayok sarapan dulu " Ucap Saga menepuk kursi yang ada disebelahnya Sean pun duduk disana dibantu Saga
" Daddy, Sean ingin berangkat sekolah diantar sama Mommy Sean " Ucap Sean tiba-tiba membuat Saga ngerutkan kedua alisnya
" Nggak bisa dong Sean, berangkat sekolah ya diantar Daddy aja yah " Ucap Saga mengelus pucuk kepala Sean
" Kenapa tidak bisa, Daddy tinggal bilang ada sama Mommy jika Sean ingin di antar jemput sekolah " Ucap Sean dengan wajah polosnya
" Tidak semudah itu Sayang " Jawab Sean
" Kenapa tidak Bisa, Daddy tinggal bilang saja sama Mommy pasti Mommy mau ko " Jawab Sean tanpa beban
" Mommy kan sedang bekerja jadi tidak bisa, diantar sama Daddy saja yah " Ucap Saga
" Sebenarnya Daddy sayang Sean nggak sih,Sean hanya minta Daddy untuk bilang sama Mommy agar mengantar jemput Sean sekolah itu saja " Ucap Sean dengan kesal
" Ayok Bi berangkat" Ucap Sean menarik tangan Bi Imah
" Ah iya Den, Tuan saya pamit dulu " Ucap Bi Imah berpamitan dengan Saga
" Pergilah hati-hati dijalan " Ucap Saga
"Sebenarnya apa yang dia berikan ke Sean, sampai-sampai Sean ingin bersamanya " Guman Saga
Dia perusahaan....
" Bram apa aku harus memperkerjakan wanita itu menjadi pengasuh Sean "Ucap Saga tanpa melihat ke arah Bram asistennya
"Wanita itu maksudnya Tuan siapa " Tanya Bram belum mengetahui arah bicara Saga
" Wanita yang di panggil Mommy oleh Sean,itu saja tidak tau " Ucap Saga
" Maksudnya Tuan,Nona Baby "Ucap Bram
" Hem,tadi pagi Sean merengek untuk minta diantar jemput sekolah sama perempuan itu,bahkan Sean meminta agar dia tinggal di mansion" Ucap Saga
" Baby,Tuan namanya " Ucap Bram mengingatkan jika wanita itu bernama Baby
" Tidak usah mengajari ku Bram,aku lebih pintar dari mu ingat itu " Ucap Saga geram
" Mana berani Tuan,saya hanya mengingatkan saja siapa tau anda lupa " Ucap Bram
" Cih sama saja,bagaiman menurutmu Bram " Tanya Saga ke asisten Bram
" Kalau menurut saya tidak ada salahnya untuk mencobanya dulu Tuan,kalau saya liat Den Sean sangat menyayangi Nona Baby sebaliknya.Kalau di lihat-lihat Nona Baby sangat baik dan penyayang " Ucap Bram hati-hati agar tidak menyinggung perasaan Saga
" Apa aku harus menjadikan dia sebagai pengasuh Sean,Bram " Ucap Saga masih bimbang dengan keputusan yang akan ia ambil sekarang
" Bisa di coba dulu Tuan,jika Nona Baby bisa menjaga Den Sean dengan baik apa salahnya dicoba "Bram memberi usulan siapa tau usualan Bram akan menjadi pertimbangan bagi Saga
" Baiklah kalau gitu, kau buatkan surat kontrak setelah itu panggil dia ke ruangan ku " Ucap Saga tanpa melihat ke arah Bram
" Baik Tuan,kalau gitu saya permisi dulu " Ucap Bram pamit undur diri
Apa keputusan Saga kali ini tepat apa akan jadi bumerang untuk dirinya sendiri entahlah hanya Tuhan yang tau takdir seseorang.
Mungkin dengan kedatangan Baby di kehidupan Saga dan Sean akan mengubah segalanya memberikan warna baru di kehidupan Saga dan Sean semoga saja ada pelangi disana.
Semenjak meninggalnya mendiang istri Saga yang sudah hampir 6thn lamanya,Saga tidak pernah menjalin hubungan dengan wanita manapun karena dihati Saga masih ada nama mendingan Sinta hanya waktu yang akan menjawab semuanya.
Untuk orang yang pernah ditinggalkan oleh seseorang yang kita cinta tidak akan mudah untuk melupakan meskipun bertahun-tahun lamanya pasti ada ruang sendiri di hati mereka,apalagi ditinggal oleh kematian yang tidak bisa kita hindari sudah takdir Maha Kuasa.
NAMANYA HIDUP HARUS TERUS BERJALAN MESKIPUN BANYAK RINTANGAN DAN BADAI YANG MENERPA KITA HARUS BISA MELEWATI ITU SEMUA DENGAN DIIRINGI DOA MEMOHON DENGAN PENCIPTA☺️