NovelToon NovelToon
SISTEM AMBISI

SISTEM AMBISI

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem
Popularitas:37.8k
Nilai: 5
Nama Author: Iwan Gusti

Berkisah tentang kehidupan seorang pemuda yang tidak memiliki ambisi sedikit pun dalam hidupnya. Tujuan hidupnya hanya lah hidup dengan santai tanpa tujuan yang berarti.

Namun sebuah Sistem tiba-tiba hadir dalam hidupnya mengharuskan ia melakukan sesuatu yang merepotkan bertujuan untuk menuntun ia untuk mencari ambisi terbesar dalam dirinya.

Dapatkah ia menemukan ambisi terbesar dalam dirinya dengan bantuan sistem? ataukah malah ia mengabaikan semuanya untuk menjalani hidup santainya?

Saksikan cerita lengkapnya dalam "SISTEM AMBISI"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Iwan Gusti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER X

~SELAMAT MEMBACA~

Di tempat lain kini tampak Derius yang tampak serius melihat komputer di depan nya yang menampilkan video dari CCTV yang diretas oleh nya.

Sebelum nya ia telah meretas semua kamera di jalanan dan sekitar nya. Dengan kemampuan yang dimiliki nya bukan sebuah hal yang sulit melakukan hal tersebut terlebih keamanan yang dimiliki kamera CCTV tersebut benar-benar sangat rendah.

Menggunakan komputer canggih yang di belikan tuan nya juga sekarang ia tengah berada di Gedung Ratna Jaya milik tuan nya, sesuai perintah nya selain ia mencari bawahan juga sekaligus menjaga bangunan ini.

Komputer tersebut sekarang tampak tengah menayangkan video kejar-kejaran belasan mobil yang saling berbalas tembakan senjata api.

Untung nya sekarang sudah tengah malam jadi tidak akan ada kerusuhan yang akan diperbuat mereka meskipun masih ada kemungkinan kecil yang terjadi.

Dari warna kendaraan nya Derius dapat mengetahui jika mobil berwarna silver tengah mengejar mobil berwarna hitam sedangkan mobil berwarna hitam mencoba untuk melarikan diri.

Total 10 mobil berwarna silver yang mengejar 8 mobil berwarna hitam. Di persimpangan jalan beberapa mobil berwarna hitam berpencar untuk mengalihkan perhatian namun tak ada satupun yang mengikuti begitu seterusnya hingga tersisa 1 mobil hitam yang di kejar oleh 10 mobil silver.

Seperti nya orang yang di dalam mobil itu lah yang menjadi target utama sedangkan yang lain nya hanyalah beberapa orang yang bahkan tidak dianggap kehadiran nya.

Ban yang bocor akibat terkena tembakan peluru serta kaca yang banyak hancur akibat tembakan siapapun yang melihatnga pasti berpikir mobil itu tidak akan bertahan lama.

Benar saja setelah berhasil sedikit melabuhi mobil-mobil yang mengejarnya akhirnya mobil tersebut benar-benar berhenti bergerak.

SIAAAL!!!

Umpatan kasar keluar dari mulut beberapa pria yang ada di dalam mobil.

Untung nya mereka sempat mengelabuhi orang-orang yang mengejar nya meskipun begitu mereka tak bisa sepenuh nya lega tak lama lagi pasti nya keberadaan mereka akan dapat terendus.

"Cepat bawa bos keluar kita akan bersembunyi di sini sementara waktu" perintah nya seperti nya dia orang yang paling senior dan tak lama keluar seorang pria dengan di bopong yang tengah terluka parah di perut, tampak luka tersebut masih mengeluarkan darah akibat tertembus timah panas.

Seorang membopong bos mereka 2 orang berjaga di depan dan 1 orang bersiaga di belakang.

"Dik biarkan saja aku mati disini kau larilah bawa adek-adek kita yang lain aku hanya akan menjadi beban kalian"

Dengan nada pelan bos mereka memberikan perintah kepada orang-orang yang sudah dianggap keluarga nya ini untuk lari dan menyelamatkan diri lagipula dengan ada nya dirinya hanya akan menjadi beban pada akhir nya.

"TIDAK!!! Kita selalu bersama jika bos mati disini maka kami juga akan mati disini, dulu bos selalu melindungi kami namun sekarang biarkan kami yang melindungi bos" perkatan orang yang dipanggil dik ini langsung diangguki yang lainnya.

Bos nya sangat terharu orang-orang buangan masyarakat yang selama ini dia rawat kemudian bersama-sama membangun Gangster nya benar-benar setia dan loyal kepada nya siapa yang tidak akan terharu bukan. Bahkan disaat mereka bisa lebih memilih menjaga nyawa mereka namun mereka lebih memilih untuk selalu setia bersama nya.

Berjalan terus memasuki kawasan padat penduduk ini mereka berakhir di dekat persimpangan kecil sebab kini mereka melihat seorang pria dengan tudung kepala yang menutupi wajah nya tengah duduk santai di sebuah kursi memandangi mereka tanpa rasa takut sedikitpun meskipun mereka membawa senjata api.

"Hey bro apa yang kau lihat hah?"

Pria itu hanya menggelengkan kepala nya sebagai balasan.

"Ikuti aku jika kalian ingin selamat, perlu kalian ketahui mereka telah mengetahui lokasi kalian saat ini dalam waktu 10 tidak-tidak dalam 5 menit mereka akan segera sampai"

Kini diwajah semua orang hanya ada ekspresi kebingungan mereka bahkan tidak mengenal pria di depan mereka ini namun dalam sekejab pria ini tau mengenai masalah yang tengah mereka hadapi.

Belum sempat mereka memberikan tanggapan pria itu sudah berjalan di depan mereka dengan acuh.

"Cepatlah atau kalian ingin pria itu mati kehabisan darah" ucap pria itu sambil melenggang pergi

Semua orang memandang ke arah dik menunggu keputusan nya sebab kini kepemimpinan ada di tangan dik sebab bos mereka sedang tidak bisa memimpin dengan kondisi saat ini.

Dik mengangguk alhasil semua orang dengan patuh mengikuti nya entahlah siapa pria ini jika ia macam-macam tinggal tembak saja bukan? begitulah pikirnya.

Terus berjalan pria itu membawa mereka memasuki gubuk reot yang bahkan dengan tendangan kecil saja bisa membuat bangunan ini langsung roboh rata dengan tanah.

"Apa yang kau pikirkan hah? bangunan ini bahkan tidak akan mampu menahan tembakan sama sekali" salah seorang dari mereka meraung marah lihatlah bangunan ini bahkan tidak bisa menahan sebuah tembakan peluru lalu apa gunanya bersembunyi.

"Cih selalu saja menilai buku dari sampulnya diamlah dan ikuti saja"

Pria itu memnggeser sebuah pintu hingga akhirnya terlihat sebuah pintu rahasia di bawahnya dibuka nya dan terlihatlah sebuah tangga yang mengarah ke bawah tanah.

Semua orang-orang itu hanya bisa tertegun memang benar sebelumnya mereka meremehkan bangunan ini namun lihatlah sekarang bahkan ada ruang bawah tanah nya memang benar jangan pernah menilai buku hanya dari sampulnya terkadang apa yang ditampilkan tak selalu seperti isi yang terdapat didalamnya.

Pria itu membawa mereka semua ke dalam sebuah ruangan yang cukup luas ketika pertama kali melihat nya saja.

"Baringkan pria itu di ranjang itu akan ku tangani dia nanti tapi sebelum itu TIK"

Pria itu menjentikkan jari nya langsung saja seluruh ruangan itu diterangi cahaya lampu yang menyilaukan mereka semua terkaget melihat sekitarnya ada sekitar 10 orang pria yang menodongkan pistolnya kearah mereka semua tak lupa 4 sniper telah membidik masing-masing kepala mereka.

"Apa yang kau lakukan hah?"

Dik dan yang lain nya meraung marah mereka seakan terkena jebakan batman oleh pria yang mereka tidak kenal ini.

"Tenanglah aku hanya ingin membuat kesepakatan dengan kalian. Tunduk kepada tuanku dan kalian akan mendapatkan perlindungan seumur hidup kalian serta nyawa bos kalian akan terselamatkan atau menolak dan kalian boleh pergi tapi percayalah beberapa langkah keluar dari sini kalian akan langsung mati tertembak oleh orang yang mengejar kalian"

"Bijaklah dalam memilih semua keputusan ada di kalian sendiri 1 menit kuberi waktu kalian untuk berpikir"

Keempat orang tersebut hanya bisa menggertakkan gigi mereka dengan kuat saat ini mereka sedang berada di pilihan yang sama-sama sulit.

Menyelamatkan nyawa bos mereka namun akan berakhir menjadi bawahan pria di depan mereka ini tidak ada yang tau apa yang akan terjadi jika mereka mengikuti pria ini dan mereka juga percaya jika mereka menolak tidak ada akhir yang bagus bagi mereka ke depannya.

Kini mereka hanya bisa pasrah dengan pilihan dik lagipula dirinya lah yang memimpin saat ini jadi semua keputusan ada di tangannya.

"Aku........ "

________________________________________________

PERCAYALAH HIDUP TIDAK AKAN SELALU SESUAI EKSPEKTASI TERKADANG DIHADAPKAN DENGAN DUA PILIHAN YANG SULIT.

PILIHAN MU YANG SEKARANG AKAN MENENTUKAN NASIBMU DI MASA DEPAN BIJAKLAH DALAM MEMILIH KARENA HIDUP TIDAK BISA DIULANG KEMBALI

Biasakan untuk selalu

(✓) Like

(✓) Favorit

(✓) Kritik dan Saran

(✓) Gift

See You Next Time.

1
Raimuraga
lanjutan ny
Makmur Djajamihardja
bener2 nok nak
Zx.Titan
iya thor novel sistem keberuntunganku kenapa gak up² lagi? mohon di balas ya thor
Iwan Gusti: maaf sebelumnya catatan untuk novel itu sudah hilang setelah author restart hp jadi begitulah mohon dimaklumi 🙏🏻
total 1 replies
yui edogawa
thor novel sistem keberuntunganku udah gak up?
Iwan Gusti: hehe maaf sebelumnya itu catatan untuk novel itu udah hilang setelah author restart hp jadi yah begitulah maaf ya
total 1 replies
louise
yang benerrr?, yakinnnn?
Ra dhiraemon
Hai Kk Aku Mampir Nih
Iwan Gusti: terima kasih udah mampir 😃🙏🏻
total 1 replies
Aisyah Suyuti
Up up up
Galaksi Hole
+ Beri racun biar Mati secara perlahan-lahan
Galaksi Hole
tambah lagi thor adengan penyiksaan dengan cara menempelkan besi panas ke tubuh secara perlahan- lahan dan sayat kulit mereka dengan pisau tumpul terus tabur garam di luka tubuh tersebut
Radhy Pradithya Khoch`ilz
bang tambah lgi up nya
Radhy Pradithya Khoch`ilz: iya selsai ujian mudahan bisa nambah chapter nya sampe 5
total 4 replies
Aisyah Suyuti
seru
lumien.
hmm semoga ae 1 Heroine bosen banget asli baca novel sistem pasti haremnya berjibun,sampe lupa alur karena ngehapalin nama heroinenya
Ompangky
bukan nya Hanz tiap hari trending dapat duit 1 milyar... tapi knpa di status nya masih 2 M aja
Iwan Gusti: 1 M itu kan kisaran bisa lebih bisa kurang bergantung pasar intinya satu hari Hans bakal usahain dapat 1 M
total 2 replies
Radhy Pradithya Khoch`ilz
kok 1 kali aja up nya thor
Radhy Pradithya Khoch`ilz: semoga dpt nilai yang bagus dan memuaskan thor
total 2 replies
Ompangky
klo sebutin motor nya dab type nya thor...biar sklian menghayal nya
Iwan Gusti: sejujurnya author bukan laki-laki yang terlalu kenal jenis motor hehe maaf nanti author usahain dulu🙏🏻
total 1 replies
Candu+21
kok gak jelas ceritanya thor
Candu+21
yah ini sangat menarik,saya butuh kejutan chapter selanjutnya
Yulvianti
wow
Yulvianti
terlau banyak pakai kata" bukan?" nya thor
Iwan Gusti: maaf sebelumnya itu ada request dari salah seorang menurutnya komunikasi dengan pembaca harus bisa sering dilakukan dengan pertanyaan diakhiran bukan? jadi pembaca bisa ikut berfikir begitu kira². maaf sekiranya bila ada kekurangan 🙏🏻
total 2 replies
Yulvianti
bukan? bukan? bukan? cukup mnarik bukan?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!