Sinopsis
Apakah jadinya jika seorang bos restoran menikahi karyawannya sendiri karena perjodohan??Apakah dia mau??
Erika darmawan putri dalah seorang perempuan yang hobby shopping, perempuan yang sangat suka dengan barang-barang limited edition, dan menyukai dunia yang penuh dengan kemewahan. Tetapi memiliki sifat yng agak judes dan ketus terhadap sekitar. Tetapi kadang-kadang hangat tergantung moodnya.
Erika juga adalah seorang pemilik restoran yang terkenal dinegaranya. Karena sifatnya yang memiliki sifat ketua dan dingin dia malah dijodohkan oleh ayah dan ibu tirinya dengan seorang karyawan direstoran nya, agar sifat dingin dan ketua nya bisa berkurang dan juga rasa bencinya dengan ibu tirinya bisa memudar.
Laki-laki tersebut bernama arka gunawan, ia adalah seorang anak yatim. Akan kah dia bisa mengubah sifat dingin Erika?? Dan juga rasa bencinya. Atau malah sebaliknya, rasa benci malah bertambah besar karena ada perjodohan ini.
Ayo ikutin terus ceritanya.
Jangan lupa follow instagram authorr
Sandradewi_kim.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sandra kim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Apa kau yakin??
"Au... Kak Arka kenapa sih?? " Tanya Ria yang tak sengaja bertabrakan dengan Arka.
"Erika hilang " Pekik nya
"Hah?!??? "
"Iya, dia nggak ada dikamar. "
"Kak Arka udah nyari di seluruh kamar??? "
"Enggak."
"Astagaa.. Arka ada apa sih??? " Tanya Erika yang tiba-tiba datang diikuti sama yang lainnya karena mendengar teriakan Arka.
"Er lo nggak papa?ada yang luka?siapa yang culik kamu, bilang sama aku buat aku yang urus, " Tanya nya sambil membolak-balikan badan Erika.
"Ma, dasar ya pengantin baru nggak boleh jauh dikit. Maunya deket terus, " Goda Reza dan hanya dibalas dengan tawa oleh orang-orang yang berkumpul disana karena Arka.
"Apaan sih ka??lo sakit?"sambil mengecek suhu tubuh Arka menggunakan tangan nya
"Lo ga panas terus kenapa?" Tanya Erika.
"Lo dari mana Er?? Gue nyariin lo tau nggak. Kirain lo kabur, " Paniknya.
"Ada apa ini arka?? " Tanya kakek Leon yang berjalan mendekat karena mendengar teriakannya.
Bahkan seluruh penghuni panti asuhan berlari bergergas menuju Arka takut ada hak yang tidak-tidak terjadi.
"Heheeh... Maaf kek membuat keributan. Mas Arka hanya sedikit panas, " Jawab Erika semanis mungkin.
"Mas??? "*Batin Arka.
" Heheheh.... Iya maaf kek, tadi Arka kira Erika kabur dari sini maaf ya kek, "cengir Arka.
" Ada-ada saja ulah pengantin baru ini. Ya sudah sana masuk ke kamar kalian. Kami semua juga mau istirahat, "sambil meninggalkan Arka dan Erika berdua dan diikuti oleh yang lainnya.
" Kak Arka, "panggilnya.
"Ada apa?? "
"Ria mau tidur sama mama Erika b iko eh nggak?? "
"Boleh, tapi kakak ikutan juga ya, " Jawabnya cepat.
"Loh kok?? " Tanya Erika tidak Terima..
"Bagaimanapun kita harus tidur satu kamar san satu ranjang karena kita sekarang suami istri, " Jawabnya cepat.
"Emm.... Baiklah, tapi Ria ditegah ya sayang, " Sambil menatap Ria dengan mimik wajah memohon.
"Siap ma. "
"Loh kok?? " Kesal Arka.
"Kenapa mau protes?? Yaudah tidur sendiri dikamar!!! "
"Yah... Erika sayang.. "
"Ihh gue males denger kata-kata itu. Lo bisa diem nggak?? "
"Ya... Namanya juga pendekatan sama istri sendiri. "
"Pendekatan-pendekatan, gue beri juga lu, " Mengepalkan tangannya dan menghadapkan ke wajah Arka.
"Mama udah dong berantem nya Ria ngantuk mau tidur. Biarin kak, Arka tidur sama kita ya," Bujuk Ria.
Karna tidak ingin mengecewakan Ria, Erika hanya menanggapi permintaan Ria dengan anggukan.
"Coba gitu dari tadi, kan seneng, " Ucapnya sambil mencoba memeluk pinggang Erika tetapi langsung ditepis oleh Erika.
"Aelah yang gitu amat sama suami sendiri, " Sambil cemberut.
"Jangan macem-macem atau mau tidur sendiri?? Sana keluar!! " Usir Erika.
"Iya iya nggak macem-macem kok. "
"Kak, Ria ditengah ya. Bacain Ria cerita juga ya kak, " Menatap Erika dengan penuh harap
"Iya sayang... " jawab Arka.
Akhirnya mereka tidur bersama dikamar Ria dengan Erika dikanan, Arka dikirim dan Ria ditengah. Erika membacakan cerita putri tidur kepada Ria. Awal mendengarkan cerita tersebut Ria tidak langsung tertidur melainkan bertanya dengan pertanyaan yang konyol kepada Erika. Arka hanya tersenyum dan menatap Erika dengan kagum.
Melihat istrinya yang sangat menyayangi Ria membuat Arka begitu senang. Bahkan Arka sangat bersemangat sekali untuk bisa merebut hati Erika walaupun itu akan agak sedikit sulit.
"Aku pasti bisa merebut hati lo Erika, "*Batin Arka
" Kenapa liatin aku kayak gitu?? "Kejut Erika yang memergoki Arka yang sedang memandangi wajahnya dengan wajah tersenyum-senyum sendiri.
" Emm... Nggak papa kok Er, cerita nya menarik. "
"Putri tidur?? "
"Emm... Iya. "
Erika hanya mengendikkan bahunya sekilas lalu menatap Arka lagi.
"Aku mau tidur dulu. Kalau mau tidur jangan lupa matiin lampu nya ya, " Sambil menyandarkan sebelah tangannya ke badan Erika.
"Em... " Masih memandangi wajah Erika.
Akhirnya setelah selesai memandangi wajah Erika yang sudah terlelap dari tadi, Arka langsung mematikan lampu kamarnya dan langsung bergabung dengan Erika menuju dunia mimpi.
Pagi hatinya 🌞
Arka terbangun dari tidur nya saat alarm yang ada dikamar Ria berbunyi. Arka mengerjap-ngerjapkan matanya melihat kesamping tempat Erika tidur semalam tetapi dia tidak menemukan adanya keberadaan Erika. Arka hanya melihat keberadaan Ria yang sedang tidur pulas disamping nya. Karena tidak ingin menganggu tidur Ria akhirnya Arka berjalan menuju kamar mandi mau melihat apakah Erika ada didalam apa tidak.
"Pintunya nggak dikunci, " Ucapnya di depan pintu kamar mandi.
Krekk...
"Nggak ada, " Jawabnya melihat kamar mandi yang kosong.
"Lalu dimana dia?? Tanya Ria nggak ya?? Tapi kasian liat dia tidur pulas banget. "
Karena tidak ingin mengganggu tidur Ria Arka memilih melangkahkan kakinya kearah dapur berharap menemukan Erika disana.
Tap
Tap
Tap
"Erika... " Panggil nya.
"Emm... " Jawab Erika ang sedang memasak didapur.
"Kau masak apa?? " Langsung melingkar kan tangannya dipinggang Erika.
"Yakk... " Lngsung menyikut perut Arka dengan lengannya.
"Akhh... " Rintih Arka.
"Apa yang kau lakukan?? " Tanyanya sambil menatap Arka dengan wajah memerah nya.
"Aku?? Memelukmu. Apa itu salah?? Aku kan suamimu?? " Jawabnya cepat.
"Ya aku tau hanya saja tolong ingat perjanjian kita, " Sambil menunduk.
"Aku tau, apa kau lupa ini juga perjanjian kita bahwa aku akan berusaha merebut hatimu. " Langsung berjalan menjauh dari Erika
"Tunggu.. " Cegahnya.
"Ada apa lagi?? " Jawabnya yang masih menghadap kedepan.
"Makan lah dulu, aku sudah memasak untukmu. "
"Untuk ku??" Langsung membalikkan badannya kearah Erika.
"Emm... Iya. Aku tidak mau dicap sebagai istri durhaka dan jahat karena tidak memberikan suamiku sarapan. "
"Emm... Baiklah, " Langsung duduk di meja makan dan langsung mengambil nasi goreng buatan Erika.
"Ini buatan kamu?? " Tanya Arka.
"Emm... Iya. "
"Enak, " Sambil memakan nasi gorengnya lagi sambil tersenyum.
"Arka... "
"Emm... "
"Aku akan mencobanya, " Ucapnya gugup sambil melainkan tangannya yang ada dibawah meja.
"Apa?? " Tanya Arka yang tidak mengerti apa yang dikatakan Erika.
"Aku akan mencoba nya, " Ucapnya lagi.
"Untuk?? "
"Mencintaimu, " Langsung menatap Arka.
"Aku akan mencobanya, aku akan mencoba mencintaimu dan juga menjadi istri yang baik untukmu. Aku akan bekerja sesuai kodrat ku sebagai istri dan aku berharap kau juga menjalani peran mu sebagai suami. Kita sudah menikah, dan aku tidak mau pernikahan pertama ku sia-sia tanpa merasakan kata bahagia, " Jelasnya panjang lebar.
"Apa kau yakin?? "
"Emm... "Sambil mengangguk.
" Emm... Baiklah kalau begitu, bagaimana kalau kita jalan berdua nanti. Anggap saja ia ingin sebagai pendekatan antara suami dan istri. "
"Emm... Baiklah. Selesaikan makanmu dulu baru kita bersiap. " Jawab Erika sambil tersenyum.
"Baiklah istri cantikku, " Langsung melanjutkan makannya dengan wajah tersenyum.
"Jangan terlalu sering senyum sendiri nanti kau dianggap orang gila. Aku tidak mau orang menganggap aku menikah dengan orang gila, " Ucapnya sambil memapoutkan bibirnya dan mendapatkan kekehan dari Arka.
"Baiklah-baiklah dasar cerewet, " Kekehnya.
🌼Bersambung 🌼
jangan lupa like, coment, vote, dan rate ⭐5 manteman😁😁. jangan lupa jaga kesehatan dan jaga jarak.
Happy Reading 😊😊
Erika jelas sudah melakukan kesalahan fatal saat tidar sadar dia sudah melakukan kontak fisik dan bermesraan dengan pria lain didepan suaminya dan pada saat sudah sadar pun dia masih melakukan kontak fisik dengan pria lain didepan suaminya dan masalahnya Erika tidak merasa bersalah sama sekali pada suaminya
kalian novelis wanita sadar tidak seorang istri melakukan kontak fisik dengan pria lain didepan suaminya adalah kesalahan fatal tapi kenapa kalian anggap itu hal biasa yang tidak perlu dibesar2kan
dari sini kita bisa lihat betapa egois kalian para author masak seorang istri melakukan kontak fisik dengan pria lain didepan suaminya pula bukan kalian anggap suatu kesalahan
miris pola pikir kalian