NovelToon NovelToon
Pemilik Mata Indah

Pemilik Mata Indah

Status: tamat
Genre:Teen / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:799.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Al-Rahman

Candy Nur Aini, hanya gadis biasa yang lebih mengejar cita-citanya dari pada berpacaran seperti gadis seumuran dengannya, dia memiliki mata indah mempesona yang tuhan berikan dan dari mata indah itu seseorang selalu mengingat dirinya hingga mengaguminya.

Candy berharap sosok lelaki yang seperti Ayahnya yang ingin dijadikan pasangan hidupnya kelak.

Rendra himawan wijaya, lelaki yang mencari gadis yang pernah menolongnya dan dalam pencariannya dia menjadi seorang Kapten di angkatannya.

Pemahaman agama yang baik serta kerendahan hatinya menjadikan Rendra seorang Kapten yang disegani dan panutan dikedinasannya.

Tidak banyak yang Rendra ingat dari gadis yang menolongnya, nama yang lupa dia mengingatnya, hanya pesona dari mata indah gadis itu sangat di ingatnya sebab pesonanya seperti menghipnotis siapapun yang melihatnya.

Setelah di pertemukan dengan sosok yang selama ini dicarinya, rasa kagum dalam diri Rendra berubah jadi cinta untuk memilikinya untuk menuju halal, tapi semua itu tidak mudah harus ada perjuangan dan kesabaran yang harus dia korbankan.

Akankah semua harapan Rendra terwujud?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Al-Rahman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11

Masa KOAS sudah selesai Candy lalui dengan tanpa halangan berkat kebaikan dan bimbingan konselen (dokter pembimbing) terimakasih juga buat kawan satu perjuangan selama KOAS dan ini saat menikmati yang namanya libur...libur...libur, ya...tapi Ujian Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) siap menunggu dengan setianya didepan mata, persiapan pemantapan materi harus Candy persiapkan untuk hasil yang sesuai harapan.

Janji Candy kepada Ayahnya untuk menemani nya saat ada waktu libur, saat ini Candy menyiapkan barang-barang yang akan di bawa ke kediaman ayahnya tidak lupa buku-buku untuk mempersiapkan diri untuk hasil yang lebih baik sesuai harapan dalam menghadapi segala kemungkinan "siap bertemu UKDI semangat" Candy menyemangati dirinya

Rumah Candy

"Assalamualaikum,....ayah" ucap Candy sesampainya di kediaman ayahnya.

Saat ini ayah sudah pulang dari tempat kerjanya dan sedang memasak di dapur untuk makan malam, ayah selalu memasak untuk walaupun hanya sekedarnya.

"Waalaikum salam, masuk...sayang" ucap ayah yang sibuk di dapur.

"Ayah....masak apa...mmmm, harum...bikin laper " Candy masuk ke dapur menghampiri ayahnya berada.

"Sini..." ayah memberikan piring ke Candy.

"Ga....yah, biar nanti saja sama-sama" Candy ikut sibuk merapikan dapur.

"Libur...lama?" sambil merapikan makanan di meja makan ayah bertanya kepada Candy.

"Hmmm...ga juga, pokoknya ada libur" Candy memeluk satu tangan ayahnya.

"Mas..kok belum pulang..yah" Candy mencari mas Dimas yang sekarang sudah tinggal bersama ayah lagi.

"Biasanya...sebentar lagi" ayah berjalan kearah Candy yang duduk di ruang keluarga.

Tidak beberapa lama terdengar suara mobil masuk ke halaman rumah, mas Dimas datang dengan mengendarai mobil miliknya.

"Assalamualaikum,...hai kesayangan kapan sampe" mas Dimas senyum dan memeluk Candy dengan rasa sayang dan kerinduan.

"Waalaikumsalam...tadi, iiih...mas bau acem" mas Dimas makin memeluk Candy.

"Ayah...mas bau" Candy berlari ke arah ayah.

"Mas...jangan goda adikmu " ujar ayah yang dipeluk Candy minta perlindungan.

"Dikit...cantik" mas Dimas masih ingin menggoda Candy.

Sebenarnya masih ada yang kurang disaat kumpul seperti ini kehadiran mas Iqbal sangat di harapkan tapi mas Iqbal tidak dapat datang sebab mba Salma sedang hamil muda yang masih sering muntah-muntah tanpa tahu waktu dan dan sangat parah banget.

"Cantik...mau jalan ga" mas Dimas mengajak Candy untuk berjalan-jalan yang tidak begitu jauh dari rumah.

"Ga...mau kemana emangnya " Candy minta penjelasan dari mas Dimas.

"Jalan..aja, kemana yuk..." mas Dimas menjawab santai, agar Candy mau ikut serta dengannya.

"Kasihan...ayah..sendirian" Candy dengan tangan memeluk ayah.

"Sana...pergi...ayah di rumah tidak apa" ayah menjawab sebab ayah tahu Candy perlu refreshing setelah KOAS.

"Yo....deket - deket sini aja" mas Dimas merajuk dengan muka memohon.

"Go...tunggu... tapi aku ganti baju dulu" Candy melangkah ke kamarnya berganti pakaian.

Tidak beberapa lama, mereka pergi setelah berpamitan terlebih dahulu kepada ayah yang masih duduk santai.

Di dalam mobil

"Cantik...kapan wisuda" mas Dimas memulai pembicaraan dalam perjalanan.

"Secepatnya, mas...kasihan ayah" Candy dengan muka tertunduk.

"Kenapa dengan ayah" mas Dimas balik bertanya ke Candy penasaran.

"Mas...cepat cari istri biar ayah ada yang ngurusin gitu" Candy menyandarkan kepalanya di kursi yang didudukinya.

"Mas juga mau tapi calonnya belum ada" mas Dimas dengan tangan menggaruk kepala yang jelas tidak gatal.

"Sumpah...mas ga ada, ditempat kerja mas" Candy minta penjelasan.

"Mau...masmu kawin sama cowok" kebanyakan orang teknik cowok yang bareng mas Dimas menjelaskan ke Candy.

"What...ga..lah masku masih normal kali" Candy mata melirik mas Dimas yang sibuk memperhatikan jalan.

Mas Dimas mengajak jalan Candy tepatnya di taman kota yang ramai malam ini terlihat anak-anak berlarian, yang berdua-duaan juga banyak duduk di bangku taman yang telah tersedia, penjual makanan juga tidak kalah banyak tinggal pilih sesuka hati dari yang manis, gurih, pedas atau gabungan ketiganya dengan harga ramah kantong semua kalangan.

Untuk sesaat Candy meninggalkan beban kampusnya, sekarang nikmati kuliner taman kota yang cukup enak di lidah Candy gratis lagi maklum anak mahasiswa belum cari duit, malah minta duit.

Tampa di sadari Candy ada sepasang mata yang memperhatikannya dari kejauhan yang semakin mendekat.

"Dor...Candy ...kangen, kamu sombong" ucap Rahma memeluk Candy.

"Hai...Rahma..." Candy membalas pelukan Rahma dengan erat.

"Sendiri...." Candy tanya Rahma yang masih memeluk Candy.

"ga...sama ponakan juga mba...tu" Rahma menunjuk perempuan yang duduk bersama anak kecil di bangku taman tidak jauh dari Candy.

"loe...sama sapa" Rahma balik tanya ke Candy.

"Oh ya...mas...kenalin teman Can" Candy mengenalkan Rahma ke mas Dimas.

Mas Dimas dan Rahma memperkenalkan diri masing-masing.

"Ini cowo loe..." bisik Rahma ditelinga Candy.

"Ha....ha...masku" Candy terus tertawa sampai Rahma malu dibuatnya, sebab Rahma tahu dari jaman sekolah Candy anti pacaran.

"Kirain calon" ucap Rahma disaat suara tawa Candy mulai terhenti.

"kalau...calon buat loe ma, mau ga.." Candy balik tanya serius ke Rahma yang membuat Rahma kaget seperti ditembak balik.

"Apaan...sih Can" Rahma malu mendengar ucapan Candy.

"Mau...ga, serius nih" Candy meminta kepastian Rahma dengan serius.

Walaupun mas Dimas duduk dekat mereka tapi mas Dimas sibuk dengan benda pipinya entah apa yang dilihatnya, jadi mas Dimas tidak tahu kalau dirinya yang lagi jadi bahan pembahasan kedua gadis di dekatnya membahas masa depannya.

"Can...jangan bercanda urusan masa depan anak orang" Rahma ingin menyudahi godaan Candy.

"Serius...Ma,lagi cari calon dia"Candy minta sahabatnya jadi saudara iparnya sebab tahu siapa Rahma dan kelurganya makanya Candy berani meminta Rahma jadi iparnya.

"loe...ga.punya pacar atau calonkan saat ini" Candy masih mendesak Rahma.

"Ga..ada pacar apalagi calon tapi ga secepat dan segampang ini juga, kayaknya loe...maksa banget sih..." Rahma memeluk gemes Candy yang sepertinya memaksa banget Rahma untuk jadi kakak iparnya.

"Ya,...aku maksa keburu tuwir dia Rahma, gawe mulu kerjanya sampe lupa cari bini" Candy mempromosikan masnya.

"Gimana kuliah loe..Can" Rahma mengalihkan obrolan.

"Mudah-mudah secepatnya wisuda" Candy menjelaskan keadaan kuliahnya.

"Minggu depan gue...wisuda" ucap Rahma santai.

"Pas..dong siap dilamar " Candy memulai lagi mengoda tapi serius.

"Can...sudahlah...belum tentu masmu mau sama gue" Rahma mengatakan dengan hati-hati biar Candy tidak tersinggung.

"Serius..Ma, soal mas aku yang urus" Candy tersenyum senang.

"Tapi ga pacaran, setuju Ma" Candy makin memperjelas arah pembicaranya yang bikin Rahma mati gaya.

"Terserah loe..gimana baiknya aja" Rahma udah pasrah mengikuti apa maunya Candy.

"Ok...bener nih..deal" Candy menyalami Rahma yang mau ga mau, ikut maunya Candy.

Setelah cukup lama pembahasan dan angin malam sudah mulai terasa bikin merinding, mereka harus berpisah dan saling bertukar nomor hp untuk pembahasan kelanjutan hubungan Rahma dan mas Dimas yang ceritanya dijodohin, Candy yang jadi mak jomlang untuk hubungan keduanya dan harapannya berjodoh untuk keduanya.

Sedikit rasa khawatir Candy berkurang sebab mas Dimas akan di kenalkan dengan Rahma kawan baiknya semasa SMAnya.

Candy sangat tahu siapa Rahma dan bagaimana pribadinya juga keluarga besarnya yang jelas Rahma dari keluarga yang baik dan Rahma sendiri juga pribadi yang baik untuk mendampingi mas Dimas yang sangat suka bercanda dan sangat mudah bergaul dengan siapapun.

Bagi Candy keluarga adalah prioritasnya saat ini sebelum nanti dirinya sibuk dalam ikatan dinasnya yang belum tahu kota mana dia di tempatkan untuk berdinas.

1
Anna Purboyo
ko turun pangkat???
Anna Purboyo
Tp ko ga naik² y pangkatnya??? Dlm militer baret hijau ato pun polri kenaikan pangkat itu per 4 THN Skali lho Thor...ini dr yg katanya masa pencarian SMP anak dh 2 msh aj Kapten...apalagi Rendra merupakan perwira berprestasi, terkhusus yg berprestasi biasanya jenjang karier LBH melesat lho
Mr.VANO
suka novelmu cerita ringan,asik,,sepertiny byk pelajaran tentang ke hidupan,,,,ak mau lanjut
Betty Nurbaini
baru nikah da punya anak aja
nurule
di baca berulang kali ttp ga bosen makin suka 😘🥰
nurule
luar biasa
ENDAH_SULIS
blm apa apa udh pggl honey ..kesanya kaya gimana yaa...
Nur Laela
alur ceritanya bagus
Asiah Cheyah
heran saya..sudah berwudud..tetapi kenapa cium dan sentuh isteri..jadi batal wuduknya..malah terus solat...
Nurhani T. Pranyoto
Thor habis kapten itu Mayor bukan balik ke Letnan setelah Mayor Letnan kolonel..kalau nggak tau tanya dong sm yg ngerti tentang kepangkatan di TNI.....
Nana
alhmdulilah
Nana
ayo bang dika pepet trus biar gk kabur lg
Nana
susah ya jd orng cantik plus baik. bnyk yg sirik
Nana
tu cwok ank angkat'y bu nyai yg mau di jodohin ma mbk ai. trus yg di ketemu di cafe
Nana
alhamdulilah ikut seneng. jangan di pisahin lg thor
Nana
filing ku kok rendra masih hidup. ini ada kong kalikong atasan'y yg nyembunyiin....😁😁😁😁 sotoi dikit
Nana
akhir'y bang indra bisa kenalan lngsung ma mbk nis
Nana
seneng bngt romantis trus. no pelakor. bosen bc novel yg ujung"y mantan laki'y jd pelakor 😁😁😁
Nana
😆😆😆 ayah kelamaan jd duda mk'y gk nyambung
Liesdiana Malindu
ada bau2 amnesia di sini. secara kan ini ceritanya panjang sampai beberapa episode.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!