NovelToon NovelToon
Ambil saja dia untukmu

Ambil saja dia untukmu

Status: tamat
Genre:Poligami / Duda / Single Mom / Selingkuh / Anak Kembar / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:2.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: aveeiiii

Salma seorang wanita karir di bidang entertainment, harus rela meninggalkan dunia karirnya untuk mejadi ibu rumah tangga yang sepenuhnya.

Menjadi ibu rumah tangga dengan dua anak kembar sangat tidak mudah baginya yang belum terbiasa dengan pekerjaan rumah tangga. Salma harus menghadapi tuntutan suami yang menginginkan figur istri sempurna seperti sang Ibunda.

Saat Salma masih terus belajar menjadi ibu rumah tangga yang baik,ia harus menghadapi sahabatnya yang juga menginginkan posisinya sebagai istri Armand.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aveeiiii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tetap harus tegar

"Kamu yakin?" Bimo, abang satu-satunya menatap Salma dengan ragu.

"Menurut Abang, aku harus bertahan?" Salma balik bertanya.

"Bukan begitu maksud Abang. Apa kamu sudah memikirkannya dengan matang? Pria itu yang kamu pilih sendiri. Dia yang kamu cintai sepenuh hati, hingga dulu kamu rela melepas semua apa yang sudah kamu punya," papar Bimo.

Salma tertunduk diingatkan bagaimana kukuhnya dia berdiri di depan keluarganya mengatakan, kalau Armand adalah pria yang baik dan akan menjadi kepala rumah tangga yang bertanggungjawab.

"Aku yakin, tolong jangan goyahkan keputusanku."

"Baiklah, kalau kamu sudah memantapkan hati untuk berpisah. Abang dan Mbakmu hanya bisa mendoakan semoga lancar segala urusan dan proses persidanganmu."

"Aku titip anak-anak ya, Mba." Salma mengecup kepala dua putranya, lalu pergi untuk mendaftarkan berkas gugatan cerainya ke kantor Pengadilan Agama di kotanya.

Keluar dari gedung kantor Pengadilan Agama, ia merasa ada batu besar yang terangkat dari dadanya. Tanpa disadari sepanjang perjalanan pulang, ia terus menebarkan senyum pada semua orang yang ia lewati.

"Sepertinya lancar. Kelihatan dari senyummu, " goda Tia, Kakak Iparnya yang belum mempunyai anak dari pernikahannya dengan kakaknya tampak senang bermain dengan kedua anaknya.

"Demi anak-anak, Mba. Aku ga mau mereka tumbuh besar dalam lingkungan yang tidak sehat."

"Separah itu?"

"Entalah, Mba. Sekarang Mas Armand sangat jauh berbeda. Kalau dulu dia bermain-main dengan wanita penghibur, aku masih bisa berusaha tutup mata walau ada resiko penyakit yang bisa dia tularkan padaku. Tapi setelah dia menikah dengan sahabat baikku, Mas Armand seolah lupa aku masih istrinya. Mas Armand juga lupa kalau Candra dan Cakra juga anaknya. Keberadaanku di sana tidak lebih dari pekerja rumah tangga untuk Tania."

"Keterlaluan sekali. Dia tidak bersyukur punya istri cantik dan dua anak yang ganteng-ganteng ini." Tia mencium gemas pipi si kembar.

"Cerminan manusia yang tidak ada puasnya," timpal Bimo yang tiba-tiba masuk ke dalam rumah membawa amplop coklat berukuran sedang, "Punyamu." Bimo menaruh amplop itu di atas meja.

"Punyaku?" Salma mengambil dan membuka amplop yang kakaknya berikan, "Uang apa ini, Bang?" Salma terkejut saat melihat lembaran uang berwarna merah dan biru di dalam amplop.

"Uangmu."

"Abang bercanda, dari mana aku punya uang sebanyak ini." Salma menaruh kembali amplop coklat itu keatas meja.

"Itu benar uangmu. Pembayaran kontrak enam rumah yang dibangun di atas tanah milikmu," jelas Bimo.

Salma menutup mulutnya yang terbuka. Ia sungguh tidak menyangka di saat sedang pusing memikirkan bagaimana memenuhi kebutuhan dua putranya, ternyata ia masih mempunyai sumber pemasukan yang lain.

"Aku sempat lupa kalau masih punya tanah dari Ayah," ujar Salma terharu. Ia mengambil kembali amplop dari atas meja.

"Itu rejeki untuk anak-anakmu, pergunakan dengan baik. Kamu bisa mulai kerja atau usaha kecil-kecilan. Jangan pikirkan Cakra dan Candra, ada Mba yang menjaga mereka."

Di benak Salma sudah terancang sempurna akan apa yang akan dilakukan selanjutnya. Ia akan kembali menjadi Salma 'Anggrek Bulan', nama panggungnya yang sudah dikenal banyak orang.

Salma mulai mengaktifkan sosial medianya. Tawaran menjadi influencer produk semakin deras berdatangan. Penampilan yang menarik di dukung kemampuannya berkomunikasi, membuat nama Salma kembali melejit di dunia sosial media.

Dering ponsel Salma memanggil saat ia sedang menyiapkan sebuah konten produk jualan milik pelanggan. Ia menarik nafas panjang sebelum mengangkat panggilan dari Armand.

"Apa maksudmu, Salma? berani-beraninya kamu mengguggat cerai?" Suara penuh amarah dari pria yang masih menjadi suaminya terdengar sangat keras di telinganya. Rupanya Armand baru menerima surat panggilan sidang cerai yang pertama.

"Bukannya aku sudah pernah bilang, kalau aku meminta pisah dari kamu," sahut Salma tenang. Ia sudah mempersiapkan menghadapi hari ini.

"Aku tidak pernah mengijinkan kamu melakukan ini, Salma. Sekarang cabut gugatanmu!" titah Armand. Salma terkekeh pelan, perintah Armand terdengar sangat lucu menurutnya.

"Atas dasar apa kamu minta aku mencabut gugatanku, sedangkan aku punya hak untuk mengajukan cerai."

"Aku suamimu dan kamu harus menuruti perintahku!"

"Ya benar, Mas Armand masih suamiku, tapi setelah menjalani persidangan status itu akan hilang jadi tak perlu khawatir," ucap Salma. Ia berusaha agar suaranya terdengar tegar dan tidak bergetar.

"Salmaaa!" Suara Armand di seberang sana lebih terdengar seperti orang yang frustasi dari pada marah, "Kita harus bicara." Armand langsung menutup ponselnya tanpa memberikan kesempatan istrinya mengucapkan kata penolakan.

Tidak butuh waktu lama untuk Armand sampai di rumah Bimo. Pria itu tampak kusut dan kacau. Salma menerima suaminya dengan baik. Sebelum kedatangan suaminya, ia sudah mempersiapkan hati serta fisiknya agar mampu menghadapi dan tetap tegar dengan pendiriannya. Salma sadar dalam proses perceraiannya, situasi seperti ini tidak mungkin ia hindari. Akan banyak air mata dan emosi yang tertumpah selama perjuangannya.

"Silahkan diminum, Mas." Salma menaruh dua cangkir teh hangat di atas meja.

"Aku kesini untuk bicara dan mengajak kamu pulang, Salma bukan untuk berkunjung."

"Kamu tidak menanyakan kabar Cakra dan Candra, Mas? Satu bulan tidak bertemu, sekalipun kamu tidak menanyakan kabar mereka dan aku. Jika tidak ada surat panggilan sidang, mungkin kamu lupa kalau aku masih istri sahmu," ucap Salma dengan suara bergetar.

Armand nampak tersadar dengan ucapan Salma. Setelah kedatangannya ke rumah kakak Salma saat tahu istrinya itu pergi dari rumah, ia sama sekali tidak sempat berkirim pesan apalagi datang kembali hanya untuk sekedar menengok dua putranya. Kehamilan Tania yang lemah, membuat waktu, tenaga serta perhatiannya terkuras habis.

"Gimana kabar Cakra dan Candra, mereka sehat?" tanya Armand dengan suara merendah.

"Sehat," sahut Salma singkat karena ia tahu pertanyaan itu hanya sekedar basa-basi.

"Kita tidak boleh berpisah, Salma. Ada Cakra dan Candra, kamu ga kasihan sama mereka?" Armand mulai kembali ke tujuan awal ia datang.

"Kenapa tidak boleh? Justru aku sayang dengan anak-anakku, makanya aku minta kita berpisah," ucap Salma.

Ia semakin yakin dan mantap dengan keputusannya, setelah melihat Armand sepertinya tidak merindukan kedua anaknya. Armand menanyakan kabar Cakra dan Candra, karena di sindir olehnya. Bahkan meminta bertemu pun tidak, padahal suaminya itu pasti mendengar gelak tawa anak-anak dari dalam kamar.

"Apa maksudmu, Salma? kau anggap aku bukan orang tua yang baik untuk mereka?"

"Jadi Mas merasa sudah menjadi orang tua yang baik untuk Cakra dan Candra? Aku tidak mau menilai, cukup Mas saja yang menilai bagaimana selama ini sikap dan kepedulian Mas pada mereka."

"Aku tahu kamu hanya cemburu pada Tania, kenapa kamu tidak bisa menerima dia sebagai istriku juga?" suara Armand mulai meninggi lagi.

"Aku memang tidak bisa dan tidak mau menerima dia atau siapapun wanita lain di dalam rumah tangga kita. Kalau Mas bilang aku cemburu, aku katakan YA! aku memang cemburu, karena aku masih punya hati." Salma menatap lurus ke arah bola mata Armand. Ia ingin menyampaikan, kalau selama ini ia menahan rasa sakit yang sangat.

...❤️🤍...

1
Soleh Sudarna
blom apa² udh ngebayangin kakak iparnya Salma komplen.. terus mak lampir c jane 🤔☹️🥴😄😄
Soleh Sudarna
c jane urat malunya udah berantakan.. parrahh.. muka tembok bngt dakh 🥴
Soleh Sudarna
he he he.. pagi² baca novel ini langsung esmosi neech.. 🥴😄😄
Soleh Sudarna
klo suaminya menyesal.. berartisdh jatuh talak satu ituu.. ☹️
Soleh Sudarna
eett daakh.. punya laki mbacot doang.. buang aja keprnangkaran buayaa.. 😠😠
Ayunda
Salma terlalu lemah dan bnykn mikir greget bngt
Berlyan Syana
Salma ini terlalu lemah sikapnya,kalau untuk mantan suami mau ketemu anaknya jangan ijinkan masuk rumah apalagi dia ikut di tempat kakaknya, karakter mertuanya jiga sudah tau
haaadeeeeeh.....
Berlyan Syana
Bimo
usir ketiga tamu yang tidak sopan dari rumah mu
Soleh Sudarna: iyyakk.. c Bimo koq meneng bae' seech..?!!? 🤔🥴
total 1 replies
Berlyan Syana
wah,ada yang mau balikan
jangan mau Salma mantan suami dan mertua mu kalau bisa usir saja
Berlyan Syana
punya suami untuk apa kalau tidak bisa membantu kerjaan istri,lebih baik tenggelamkan
Lina Mei
menarik
Suhadi
ih...udah berasa ke ujung...🤣🤣🤣
Anisah SH
ceritanya menarik, lanjut dong
Anisah SH
seorang suami kalau sudah mulai kasar dan tidak menghargai istri, percuma dioertahankan
Rindit lestari
tuh pada kesel sama si salma
ฬ⁵•§͜¢•🦢🍒
hallah, luu juga sebagai suami gada becusnya ngurus istri... istri di biarin kerepotan sendiri
ฬ⁵•§͜¢•🦢🍒
istri baru belajar malah di pojok²in.bukannya dibimbing, suami macam si Armand itu
Lies Atikah
emang sengaja si salma berharap banyak sama mantan pura2 gak mau padahal udah gatel salma mana harga dirimu
Lies Atikah
masih ngarep si Arman yah salma nanti jadi yang muda dong segitu gak laku nya kau jadi tetep mau jadi keset kaki mantan dan madu mu ngapain cerey kalau masih cinta mah
Lies Atikah
salma jangan terlalu baik lah kamu mah kaya masih berharap si arman udah mantan tapi sebebas itu di rmah orang yang bnar tunjukin bawa kamu bisa move on inih mah lembek kaya masih ngarep dasar bucin parah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!