NovelToon NovelToon
ISTRI BAYARAN

ISTRI BAYARAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action
Popularitas:342.6k
Nilai: 5
Nama Author: myranda

Aletha harus menjual dirinya kepada seorang pemuda milyader demi untuk menolong adiknya yang sakit.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon myranda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode ke-11

Aryni tidak percaya melihat Aletha mengatakan hal itu. Baru kali ini orang yang membela Aryni jika dia sedang ada masalah disekolah, biasanya babysitter nya hanya menerima begitu saja saat dia disalahkan bahkan ayah nya juga seperti itu. Walaupun Carson tidak memarahi Aryni tapi dia hanya mempercayai bahwa Aryni yang salah dan memulai perkelahian.

" anak saya tidak senakal dia."

" anak saya masih mempunyai saya yang bisa mendidik anak saya. "

," memangnya dia yang tidak memiliki ibu, itu sebabnya dia menjadi seperti itu karena tidak ada yang mengajarinya. "

" ibunya saja meninggal kan dia. " kata wanita itu.

Saat mendengar itu Aryni menangis.

" harusnya anda malu, jika memang benar anda mendidik anak anda dengan baik, dia juga tidak akan terlibat dalam perkelahian ini. "

" lalu apa gunanya mempunyai ibu jika tidak bisa mendidik anak dengan benar. "

" jika Aryni melakukan kesalahan, wajar dong dan harusnya anda bisa memaklumi nya. "

" wajar dia melakukan hal itu, karena tidak ada yang mengajarinya. "

" lihat anak mu, betapa malunya anda sebagai orang tua yang sudah gagal mendidiknya. "

" oh iya, anda juga menyinggung ibunya Aryni meninggal kan dia."

" itu kesalahan ibunya sendiri, bukan kesalahan Aryni. "

" apa yang bisa di perbuat anak kecil yang masih berumur lima tahun. "

" jika memang anda benar, seharusnya anda bertanya dulu apa yang terjadi. "

" biarkan mereka yang menjelaskan." kata Aletha.

" saya yakin anak saya tidak bersalah. " kata wanita itu

" benarkah?? "

" saya juga yakin Aryni tidak bersalah."

" lalu siapa yang akan disalahkan disini??"

" apa kepala sekolah yang harus disalahkan?" kata Aletha karena melihat sejak tadi kepala sekolah itu hanya terdiam.

" a... apa?? "

" maafkan kami,"

" ini memang kelalaian kami para guru. tapi bagaimana pun juga saya harus memberikan sangsi kepada Aryni. " kata kepala sekolah itu.

" sangsi?? "

" saya menolak... "

" jika ingin memberikan Aryni sangsi maka berikan juga anak itu sangsi, " kata Aletha

" tapi Aryni sudah melukai Bobi" kata Kepala sekolah itu.

"dia juga melukai Aryni, " kata Aletha menunjukkan luka ditangan Aryni.

" anda tidak bisa melakukan ini. "

" seharusnya anda tanya lebih dulu kenapa ini bisa terjadi." kata Aletha

Kepala sekolah tersebut pun diam dan menatap kearah wanita itu.

" kenapa anda diam?? "

" jika begitu biarkan saya yang bertanya." kata Aletha.

Diapun memegang pundak Aryni dengan lembut.

" sayang kamu jangan takut... "

" katakan apa sebenarnya yang terjadi," kata Aletha

Aryni hanya terdiam.

" lihatlah, dia tidak mau berbicara karena dia takut akan ketahuan bahwa dia yang memulai keributan ini. " kata wanita itu.

" sayang.... "

" jika kamu tidak mengatakan yang sebenarnya maka dia akan melakukan ini lagi padamu. "

" dia tidak akan pernah berhenti melakukan ini jika kamu diam. "

" kamu anak yang baik dan pintar, dan mereka tidak pantas melakukan hal ini pada mu. "

" katakan apa dia mendorong mu?? " kata Aletha

"....... " Aryni menganggukkan kepalanya

" dia juga mendorong anak saya. " kata Wanita itu

" kenapa dia mendorong mu?? " kata Aletha tanpa memperdulikan wanita itu.

" karena aku mendorong nya" kata Aryni

" lihat.... anak ini lebih dulu yang melakukan nya" kata wanita itu

" sayang kenapa kamu mendorong nya?? " kata Aletha

" Bobi menuduh ku mencuri, Bobi memasukkan permen kedalam tas ku.lalu mengatakan kesemua orang aku pencuri."

"lalu aku mendorong nya, aku tidak mencuri. " kata Aryni menangis.

Aletha melihat kearah kepala sekolah tersebut dan mengangkat sebelah matanya seakan-akan mengatakan sesuatu.

" sayang kamu tidak bersalah. "

" kamu sudah melakukan hal yang benar" kata Aletha memeluk Aryni. Namun wanita itu tidak terima.

" anak saya mungkin benar" kata wanita itu

" apa buktinya jika anak anda tidak salah? "

" bukan kah ini sekolah elit?? "

" saya rasa di setiap ruangan di pantau CCTV kan? jika begitu, Pak kepala sekolah kenapa tidak kita coba saja lihat CCTV-nya. " kata Aletha.

saat mengatakan itu seketika wajah anak itu pucat pasi, dan wanita itu pun gugup. kepala sekolah pun terdiam melihat kearah wanita itu.

" kenapa hanya diam saja? "

" bukan kah kita ingin membuktikan siapa yang bersalah?? "

" anda tidak menerima jika anak anda disalahkan, saya juga begitu. "

" saya tidak terima jika Aryni disalahkan, Satu-satunya cara untuk membuktikan siapa yang salah maka kita hanya tergantung ke rekaman CCTV. " kata Aletha

kepala sekolah dan wanita itupun tidak punya pilihan, akhirnya mereka pun menyaksikan rekaman CCTV tersebut. Yang benar saja, ternyata anak laki-laki itu yang mulai menjebak Aryni.

" maafkan kami buk, lain kali kami akan lebih perhatikan lagi " kata kepala sekolah itu meminta maaf kepada Aletha.

" saya tidak mau masalah ini selesai disini saja, saya ingin anak itu meminta maaf kepada Aryni. " kata Aletha

Wanita itupun dengan keadan terpaksa menyuruh anaknya untuk meminta maaf kepada Aryni.

" tidak disini" kata Aletha

" apalagi mau mu?? " kata Wanita itu

" mungkin kalian mengira bahwa masalah ini selesai jika dia meminta maaf disini. "

" itu salah, saya ingin anak ini meminta maaf kepada Aryni di depan teman-teman Aryni. "

" disini kita tahu siapa yang salah, namun diluar sana orang-orang akan beranggapan bahwa Aryni seorang pencuri, jadi saya tidak ingin mereka salah paham dan berpikiran buruk kepada Aryni. "

" saya ingin anak ini mengakui kesalahan nya di hadapan teman-temannya dan juga meminta maaf kepada Aryni dihadapan Teman-temannya juga. "

" anak ini sudah mengotori nama Aryni di hadapan teman-temannya, maka biarkan anak ini bertanggung jawab untuk membersihkan nama baik Aryni juga. " kata Aletha

Spontan Aryni langsung menangis dan memeluk Aletha.

" bibi...... " kata Aryni menangis, dia tidak percaya melihat bagaimana cara Aletha membela dan melindungi nya.

" sayang.... "

" kamu jangan menangis... "

" mereka akan berpikir bahwa kamu anak yang cengeng, padahal kamu anak yang kuat. "

" ayo hapus air mata mu dan tersenyum lah. " kata Aletha mengusap air mata Aryni dan setelah itu dia menarik bibir Aryni agar tersenyum.

Dengan keadaan terpaksa wanita dan kepala sekolah tersebut pun menuruti perkataan Aletha, anak itupun mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada Aryni di depan seluruh teman-temannya.

Setelah masalah selesai, kebetulan waktu jam belajar Aryni sudah selesai kini Aletha membawa Aryni pulang.

" bibi.... " kata Aryni ragu-ragu dan sambil melihat Aletha mengobati luka Aryni.

" iya... "

" ada apa?? " kata Aletha melihat kearah Aryni.

" terimakasih,,,, "

" bibi sudah membantu Aryni " kata Aryni

" terimaksih??? " kata Aletha terdiam sejenak

" itu tidak gratis,,, "

" bibi melakukan nya tidak gratis " kata Aletha

" maksud bibi....? " kata Aryni.

" yah dibayar lah... " kata Aletha tersenyum

" berapa?? " kata Aryni

" hmmmm" Aletha berpikir sejenak.

" sebenarnya bibi mau makan es krim hari ini, tapi bibi ngk punya uang untuk beli es krim. " kata Aletha berpura-pura murung, sebenarnya dia ingin mencoba akrab dengan Aryni.

" es krim?? " kata Aryni

" iya.... " kata Aletha

" kalau begitu kita beli saja es krim nya" kata Aryni

" tapi Aryni yang bayar iya " kata Aletha

" iya... " kata Aryni

akhirnya sebelum pulang mereka berdua pun singgah untuk membeli es krim tersebut. Setelah membeli es krim itu mereka berdua tidak langsung pulang, tapi mereka berdua duduk disana sambil menikmati es krim tersebut.

" bibi benaran tidak punya uang?? " kata Aryni membayar es krim tersebut.

" buat apa bibi bohong " kata Aletha

" Aryni pikir bibi orang baik, ternyata tidak " kata Aryni

" bibi orang yang baik kok, bukan cuman itu, bibi juga hebat. " kata Aletha

" hebat??? "

" hebat apanya?? "

" orang dewasa masa tidak mempunyai uang. "

" beli es krim saja pun minta di traktir sama anak kecil" kata Aryni

" hahaha... " Aletha tertawa

" kamu ngk iklas ya... "

" baiklah anggap saja ini bayaran untuk ku karena aku sudah membantu mu dan menolong mu tempo hari. " kata Aletha

" berarti bibi tidak iklas dong" kata Aryni

" hahaha.... "

" kreatif lah, masa ngikutin bibi sih. "

" sudah begini saja, anggap saja kamu sedang bayar pengacara " kata Aletha

" itu artinya bibi akan bekerja untuk ku? " kata Aryni

" iya... "

" bibi tidak punya uang karena bibi tidak memiliki pekerjaan, itu sebabnya bibi ingin bekerja untuk mu. "

" dan kamu harus memberi bibi bayaran gaji " kata Aletha

" tidak mau..."

" Aryni tidak punya banyak uang " kata Aryni

" hahaha.... "

" ih.... pelit amat. "

" tenang aja bayaran ku murah kok, Aryni hanya perlu bayar bibi pakai es krim saja. "

" gimana?? " kata Aletha

" masa Aryni punya pengacara jelek sih. " kata Aryni bangkit dari kursinya dan masuk ke mobil.

" hahaha.... "

" bibi jelek karena tidak punya uang beli make up tau... " kata Aletha mengikuti Aryni masuk kedalam mobil.

1
Yunerty Blessa
kecewa terlalu lama nyambung
Kurniaty
Kapan akan dilanjutkan nih
Yunerty Blessa
apakah.novel ini telah tamat
Vitadamayanti
Biasa
dineeeey: Hai , mampir yuk ke novelku yang berjudul
" WANITA SIMPANAN ( end ) , FIRST LOVE (end) , DI BALIK POLOSNYA ( end ) & DENDAM DI MASA LALU" dijamin seru dan bikin emosi
total 1 replies
alex
ini novel baru apa dah lama ya saya baru baca
Yanti Yanti
kapan up lg
Wiwid Wijaya
q yg baru baca aja ikutan mewek bgt,ini novel mengapa mengandung banyak bawang sich thor😭😭😭😭😭😭😭
Yunerty Blessa
lanjut 👍👍
Yunerty Blessa: belum ada kelanjutnya
total 2 replies
Yunerty Blessa
waduh.. bisa² daniel punya adik lagi
Yunerty Blessa
mantap aryni.. satukanlah kedua orang tua mu..
Yunerty Blessa
sabar aletha
dineeeey: Hai , mampir yuk ke novelku yang berjudul
" WANITA SIMPANAN ( end ) , FIRST LOVE (end) , DI BALIK POLOSNYA ( end ) & DENDAM DI MASA LALU" dijamin seru dan bikin emosi
total 1 replies
Yunerty Blessa
lanjut
Yunerty Blessa
siasat dulu carson jangan main lempar hp saja
Yunerty Blessa
sabar aletha
Yunerty Blessa
suatu tindakan yang baik dibuat aletha
Yunerty Blessa
lanjut
Yunerty Blessa
carson kau belum tau aletha seperti apa..dia membutuhkan wang hanya demi adiknya..
lanjut kak thot 👍👍
Yanti Yanti
kapan sambung lagi y up nya
hìķàwäþî
haaah??? 🤪
hìķàwäþî
mamah mang msh kenceng mah? blm keriput tuh muka?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!