NovelToon NovelToon
Rahim Sewaan

Rahim Sewaan

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:4.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nana Hutabarat

Raina harus rela menyewakan rahimnya demi membiayai pengobatan putranya yang menderita gagal ginjal pada seorang konglomerat bernama Adry dan istrinya Nita.
Selidik punya selidik ternyata pria itu adalah ayah dari anaknya. Leon akhirnya diperebutkan oleh Adry dan Raina hingga akhirnya Raina mengalah untuk memberikannya seorang bayi lagi asal Leon tidak diambil Adry.
Menukar seorang anak, demi kehidupan satu anaknya yang lain. Akankah seorang ibu tega melakukannya?

Area dewasa...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana Hutabarat, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana Licik

"Tuan, apakah Anda baik-baik saja?" tanya Roy pada Adry. Adry lalu mengusap wajahnya dan tersenyum lalu bangkit berdiri.

"Bagaimana, apakah semua sudah kau siapkan?" tanya Adry.

"Saya sudah mengurus pendaftaran nikah Anda, Tuan dan juga paspor bagi Nona Raina dan Leon."

"Bagus," jawab Adry lalu mereka pergi meninggalkan rumah sakit itu.

***

Ketika matahari telah tenggelam, Adry masih berada di kantornya. Di depannya ada setumpuk map yang harus dia cek kembali dan tanda tangani tetapi tidak ada satupun yang dia kerjakan. Dipikirannya kini hanya terlintas tentang Leon. Sedang apa anak itu? Apakah dia sedang merasakan sakit ataukah dia sedang tidur? Adry melihat jam di tangannya. Namun, ini masih pukul enam petang tidak mungkin dia tidur di waktu ini.

Sebentar lagi ada pertemuan dengan kliennya dari Jepang tidak bisa dia tinggalkan. Adry lalu berjalan ke arah jendela kaca yang besar melihat jauh ke depan.

Tiba-tiba pintu ruang kerjanya diketuk oleh seseorang.

"Masuk," ujar Adry.

Roy lalu masuk ke dalam ruangan itu.

"Bagaimana Tuan, apakah Anda sudah siap bertemu dengan Tuan Tadhasi Takizaki?" tanya Roy.

"Aku merasa tidak tenang Roy," ungkap Adry.

"Tentang Leon dan Nona Raina?''

"Ya, tentang mereka. Raina sepertinya adalah wanita yang menghabiskan malam denganku sepuluh tahun yang lalu," ungkap Adry.

"Kalau begitu Anda sudah yakin jika Leon adalah putra Anda, Tuan?''

"Aku yakin seratus persen tanpa harus melakukan tes DNA, namun kau tetap lakukan saja tes itu," ucap Adry masih menatap keluar jendela.

"Untuk apa? Anda bisa saja langsung bertanya pada Nona Raina."

"Dia bisa menyangkalnya," ucap Adry.

"Anda benar jika begitu kita ambil sampel rambut Leon untuk dilakukan tes DNA itu!" usul Roy.

"Aku sudah menghubungi salah satu dokter di sana untuk mengambil sampel darah Leon tanpa sepengetahuannya," ujar Adry.

"Oh, Anda malah satu langkah lebih cepat dari pikiran saya, Tuan," puji Roy.

"Roy, pikiranku tidak tenang. Ingin rasanya pergi ke rumah Raina dan melihat keadaan anakku di sana," ungkap Adry seraya membalikkan tubuhnya menatap ke arah Roy.

"Jika Anda pergi sekarang maka Nona Raina pasti akan curiga," ungkap Roy.

"Ya, itu yang kutakutkan juga." Adry menghela nafas. "Bukan takut dia tahu tetapi takut jika Raina malah akan membatalkan rencanaku menyewa rahimnya untuk hamil anakku."

"Dan membawa Tuan Muda Leon pergi," kata Roy membuat Adry terperangah. Leon adalah anaknya sudah sepantasnya jika Roy memang memanggil Leon Tuan muda namun itu masih sesuatu yang baru untuknya.

"Sebenarnya jika Nona Raina bisa hamil anak Tuan lagi, itu berarti anak Anda nomer dua. Hanya saja apakah Anda yakin akan meneruskan rencana ini?" tanya Roy.

"Tentu saja aku yakin?" Adry menarik kursi kebesaran miliknya dan duduk di sana.

"Untuk hamil anak Nyonya Muda Nita?"

"Maksudmu?"

"Apakah tidak sebaiknya Anda hamil anak anda saja dengan Nona Raina, kemungkinan akan berhasil itu lebih banyak tanpa harus melakukan proses bayi tabung itu."

"Hamil anakku dengan Raina itu sama saja dengan mengkhianati Nita?" ujar Adry.

"Tuan tiga kali Nyonya muda hamil dan selalu keguguran. Sepertinya ini bukan soal rahim Nyonya Nita yang bermasalah tetapi bisa jadi indung telur itu tidak baik-baik saja," ucap Roy.

"Kau benar, tetapi bagaimana caranya agar Raina hamil anaknya sendiri tanpa ada yang curiga?"

"Aku punya ide bagus Tuan," ucap Roy menjelaskan rencananya. Adry menyeringai licik mendengarnya.

1
atar 123
hedeh Rania
ceuceu
males lanjut bacanya,peran utamanya lemah payah mau balikan udh di sakitin.
Indhira Sinta Dewi
Luar biasa
itin
donor ginjal tor bukan donor jantung
Yer Lina
Luar biasa
Puspa Sella
tapi di sini Raina gak mau gomong jujur permasalahan mereka d sllu curi dgn ardy
Puspa Sella
kasihan kisah Raina d Ardy JD mereka korban yg TDK Thu apa" TPI TDK mau slng jujur
Puspa Sella
JD mewek kan
Mimi Ayu
cerita ny bagus bngt Thor. banyak kesedihan dn berakhir dengan kebahagiaan, 👍👍
Ida Naurah
kpn klar'a ini mslah,,,,g ada ujung'a siardy yg plin plan ngurusin 2 istri g becus,,,,ksni bilang syng ksno bilang cinta
Ida Naurah
suami oon...sebel aku...
Ida Naurah
lah sirani'a ini Gmna kan dia udh tanda tangan srt cerai, ko mau tidur brdua...klw si Adry wajar mnta tidur brdua kan dia g tau soal srt cerai palsu
Ida Naurah
hadehhh Thor ngapa bikin sirania cpt balik,,,sirani'a yg ditindas sirani'a yg disakitin ngapa yg bahagia sinita, Lo jg Rania udh difitnah dngn gampang'a Nerima si ardy rasain dah penderitaan Lo sndri
Ida Naurah
bloon bngt ngapa Lo cerita k Ema Lo Adry,,,,kata'a kaya ngapa kaga nyuruh orang bwt nyelidikin kasus ema lo sama istri lo
Ida Naurah
suami tolol g mikirin perasaan ema'a yg udah bawa2 dlm perut trus ngelahirin sampe ngurusin mana penyakitan tuh ank,,,,ibu'a jg oon kaya BKN perempuan aj
Ida Naurah
boleh si Adry ngerawat tp si Raina jngn gampang luluh
Ida Naurah
ya Allah baca bab ini air mata GA berenti2....
Ida Naurah
orang mah Thor bikin Raina tuh cantik berhasil bisa ngalahin sinita...lah ini dibikin makin buruk
Ida Naurah
nyesek thor
Yuliana Rahmawati
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!