Sun Chen merupakan Raja Para Dewa berhasil menciptakan sebuah jurus yang dapat mengendalikan tata surya.
Namun hal yang tidak diinginkan terjadi, semua tata surya menjadi kacau baik di dunia rendah, dunia atas, dunia dewa semuanya tidak beraturan.
Semua dunia dan planet yang ada di tata surya bertabrakan dan hancur berkeping keping akibat ulah Sun Chen.
Dibalik kejadian yang memusnahkan seluruh makhluk hidup di tata surya itu, untung saja Sun Chen diberikan kesempatan untuk terlahir kembali.
Namun Sun Chen merasa aneh karena dia terlahir kembali di dunia yang bernama Bumi yang belum pernah dia lihat sebelumnya.
Bagaimana kisah petualangan Sun Chen di tata surya baru itu? akankah Sun Chen dapat kembali mengibarkan sayapnya di puncak dunia?
Jangan lupa staytoon yah!
(Update 2 bab per hari)
ig @geelang11
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon GEELANG, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 11 : Menjadi Murid Sun Chen
Beberapa menita kemudian, wanita itu akhirnya kembali dan membawakan tanaman obat untuk Sun Chen.
"Tuan, aku sudah menyiapkan bahannya," ucap wanita itu.
"Baiklah, kakek tua lihat baik baik aku menggunakan tungku ini," ucap Sun Chen yang duduk di depan tungku milik kakek tua itu.
"Haha kita lihat, sampai dimana kamu bisa membual," bathin kakek tua itu menganggap remeh Sun Chen.
"Anak ini pasti hanya membual," bathin wanita itu melihat dari jauh.
"Baiklah ayo mulai!"
Sun Chen kemudian..
Swosh...
Mampu menyalakan sebuah api tanpa menggunakan alat, api tersebut tampak begitu tenang di dalam tungku itu.
"Apa?! Ba.. Bagaimana mungkin?!" kakek tua itu terkejut melihat tiba tiba ada api yang muncul.
"Ini.. Darimana asalnya api ini?!" bathin wanita itu juga terkejut.
Sun Chen kemudian memasukkan tanaman obat itu sekaligus kedalam tungku tersebut tanpa menyentuhnya, bisa dibilang tanaman itu melayang sendirinya masuk ke dalam tungku tersebut.
"Apa?! Ba.. Bagaimana mungkin itu bisa terbang sendiri?! Ini.. Seperti ilusi.." kakek tua itu sekali lagi dibuat terkejut oleh Sun Chen, tetapi Sun Chen tetap tenang dan tersenyum membuat pill.
"Huff tanaman ini sudah kubersihkan dari zat zat beracun, langkah selanjutnya!"
"Murnikan!"
Seketika itu juga, beberapa menit kemudian sebuah pill dengan bentuk sempurna melayang ke arah Sun Chen, dan otomatis Sun Chen mengambilnya.
"Ini.. Apakah aku bermimpi? Seumur hidupku aku baru melihat orang membuat pill seperti ini, bahkan ini sama seperti sebuah legenda.." gumam kakek tua itu seakan akan tidak percaya melihat Sun Chen.
"Hey kakek tua, pill nya sudah jadi sekarang coba telan pill ini," Sun Chen melempar pill itu ke arah kakek tua itu, dan otomatis dengan cepat kakek tua itu menangkapnya.
"Ini.. Seumur hidup aku baru pertama kali melihat pill seperti ini, aura yang dipancarkan pill ini begitu kuat dan murni.." gumam kakek tua itu.
"Tunggu apa lagi? Cepat telan itu agar melihat hasilnya," ucap Sun Chen.
Kakek tua itu kemudian menelan pill itu, dan ternyata saat kakek itu menelan pill nya, tiba tiba wajahnya yang pucat kembali segar, beberapa keriputnya memudar, kulitnya yang pucat kembali normal, nafasnya yang berat kembali normal, keadaannya sekarang seperti tidak pernah mengalami sakit sama sekali.
"Huff.. Pill ini benar benar.."
Kakek tua itu kemudian berlutut dan bersujud di hadapan Sun Chen.
"Master, terima kasih master, tidak anda pasti reinkarnasi dewa obat, anda adalah master sesungguhnya, seumur hidupku aku tidak pernah melihat pill seperti ini, bahkan metode anda aku belum melihatnya, dapat memunculkan api, bahkan membuat sebuah bahan bahan itu melayang, itu.. Hanya sebuah legenda dan kuno bahkan aku tidak percaya, tetapi saat melihat anda.. Aku benar benar membuka lebar mataku dan aku paling beruntung di dunia ini melihat keajaiban seperti ini.." ucap kakek tua itu sangat menghormati Sun Chen.
"Ma..master, maafkan aku juga master, hamba tidak tau melihat luasnya langit, mohon maafkan aku master," ucap wanita itu juga ikut bersujud dan berlutut di depan Sun Chen.
"Sudahlah, kalian tidak perlu bersujud seperti itu, aku hanya ingin mendapatkan tungku ini dengan cara yang baik," ucap Sun Chen.
"Master, tidak guru.. Tolong angkat aku menjadi muridmu guru..." ucap kakek tua itu.
"Aku juga guru, tolong angkat aku sebagai muridmu.." wanita itu juga ikut memohon kepada Sun Chen.
"Murid? Hmm baiklah tapi..."
"Huu.. Guru terima kasih sudah mengangkat kami menjadi muridmu guru.." Mereka berdua memeluk erat Sun Chen dan menangis di kaki Sun Chen.
"Guru.. Perkenalkan nama murid ini Gong Xu," ucap kakek tua ini memberi hormat kepada Sun Chen.
"Guru.. Perkenalkan nama murid ini Jin Xin, bolehkah murid ini tau nama guru?" ucap wanita itu hormat kepada Sun Chen.
"Namaku Sun Chen."
"Salam guru Chen.." Mereka berdua antusias dan sangat menghormati Sun Chen.
"Anda bukan master, tetapi anda adalah legenda, bisa dibilang anda merupakan naga yang bersembunyi selama ini, guru tempat ini merupakan tempat anda, siapapun yang berani menyinggung guru, murid ini akan maju paling depan menyinggung guru.." ucap Gong Xu.
"Guru.. Aku janji akan belajar berungguh sungguh agar bisa menjadi seperti guru.." ucap Jin Xi.
"Huff, apakah kalian sudah berhenti berbicara?"
"Guru maafkan murid ini.."
"Guru maafkan juga murid ini.."
Sun Chen tersenyum kecut dengan tingkah Gong Xu dan Jin Xi.
"Ahh sudahlah, untuk sekarang aku belum mengajarkan kalian apapun, aku harus meningkatkan kekuatanku dulu,"
"Baik guru, kapanpun itu.. Kami tetap akan menunggu," ucap mereka berdua serentak.
"Baiklah, kalau begitu aku akan pergi dulu," ucap Sun Chen.
"Tapi tungku ini lumayan besar dan berat.. Ah masalah membawanya nanti saja, aku harus membuat pill untuk Lin'er," gumam Sun Chen.
"Guru ada apa?" tanya mereka berdua kebingungan.
"Aku akan membuat pill disini, kalian berdua lihat baik baik caraku membuat pill," Sun Chen kemudian membuat sebuah pill untuk dirinya dan Qin Lin.
Tampak Gong Xu dan Jin Xi begitu antusias melihat Sun Chen membuat sebuah pill, mereka berdua begitu takjub dengan teknik yang digunakan oleh Sun Chen mulai dari menciptakan sebuah api tanpa menggunakan alat, membuat tanaman obat melayang, hal itu sudah merupakan keajaiban bagi mereka berdua, karena menurut mereka berdua hal itu diluar nalar tetapi mereka melihatnya dengan mata kepala sendiri.
Beberapa menit kemudian, Sun Chen akhirnya berhasil membuat pill untuk Qin Lin, dan beberapa pill kultivasi untuk meningkatkan tingkat kultivasi Sun Chen.
"Ohh iya, Gong Xu apakah kamu memiliki sebuah cincin? Aku membutuhkannya," ucap Sun Chen.
"Guru, tunggu sebentar aku mencarikan untuk anda," Gong Xu dengan cepat berlari untuk mencari sebuah cincin yang berharga untuk Sun Chen, walau dia tidak tau kegunaannya tetapi Gong Xu tetap mencari untuk Sun Chen.
Beberapa saat kemudian, Gong Xu kembali membawa beberapa jenis cincin berharga untuk Sun Chen.
"Guru, ini adalah cincin yang guru minta," ucap Gong Xu.
Sun Chen melihat cincin itu biasa saja, tetapi dengan kekuatan Sun Chen, dapat membuat cincin itu menjadi sebuah harta tak ternilai.
"Baiklah, Aku akan mengambil semuanya, dan kalian tunggu disini."
"Baiklah guru," walaupun mereka tidak mengerti namun mereka tetap mengikuti perintah Sun Chen.
Kini Sun Chen sedang duduk, tampak sedang menggunakan sebuah teknik di dalam cincin yang dia pegang.
"Huff, aku dengan kekuatanku sekarang dan dengan bahan cincin ini, aku hanya bisa membuat cincin ruang dan waktu yang berukuran 10 meter persegi," gumam Sun Chen.
Beberapa menit kemudian, Sun Chen pun berhasil membuat sebuah cincin penyimpanan untuknya.
"Baiklah, sekarang aku akan mencobanya," Sun Chen kemudian mengalirkan sedikit energi qi nya ke dalam cincin itu, dan dengan cepat tungku yang ada di depannya masuk terserap ke dalam cincin yang dibuat oleh Sun Chen.
"Hahaha, dengan adanya cincin ini, aku tidak perlu menggunakan tas lagi, dan barang barangku akan kumasukkan kedalam cincin ini saja," Sun Chen kemudian memasukkan botol pill yang berisi pill buatannya ke dalam cincin itu serta tasnya yang berisi barang barangnya.
Sun Chen kemudian keluar dari ruangan itu, dan tampak Gong Xu dan Jin Xi masih menunggunya.
"Guru apakah urusan anda sudah selesai?" tanya Gong Xu.
"Ehem, sudah selesai, tetapi Jin Xi kenapa tidak pergi melayani para pembeli?" ucap Sun Chen.
"Itu.. guru, anda tenang saja sudah ada beberapa pekerja di toko ini, dan kami juga sudah mengumumkan bahwa pemilik toko ini adalah guru.." ucap Jin Xi menjelaskan.
"Apa? Ini kan bisnis Gong Xu, kenapa harus menjadi milikku?"
"Aha.. Guru tentu saja toko ini adalah milik anda, bahkan nyawa hamba saja akan kuberikan untuk guru, sungguh keagungan yang besar bagiku sudah diangkat menjadi murid anda," ucap Gong Xu begitu hormat kepada Sun Chen.
"Terserah kamu saja, dan masalah latihan kalian, aku akan mengaturnya, karena aku ada urusan yang lebih penting, mengerti?"
"Kami mengerti guru," ucap mereka serentak.
"Baiklah, kalau begitu aku akan pergi." ucap Sun Chen.