ini karya pertama author. selamat membaca..
aya daniati janda kembang desa yang lelah telah menolak berkali kali lelaki didesanya memutuskan pelarian ke kota..
berharap ini langkah yang tepat..
harus bersanding dengan keenan duren sawit..
duda yang dingin dan berfikir bahwa aya wanita penggila harta serta murahan.
bagaimana kisah kelanjutanya jangan lupa like and favoritkan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon macil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KE KANTOR
setelah berkutat dengan segala masakanya yang cukup banyak karna ia akan membawa makanan ke kantor untuk suami,anak dan 2 asisten majikanya..yah hari ini Aya cukup repot karna bi Inah sakit kepala dan Lilis sedang mengalami diare..
semua sudah tersusun di tiga rantang yang ukuranya cukup besar.. Aya heran kenapa begitu banyak yang majikanya perintahkan. tidak cukup membawa 3 rantang dirinya di titipkan Kesha juga sebab Lilis sedang diare cukup parah dan sang nenek sedang ada pertemuan di yayasanya.. nasib babu..
"A Iki bantu Aya bawa dua rantang ini yah." pinta Aya.
"iya nok sini Aa bantu." dan Aya pun masuk kedalam mobil.
"nok Aya ga capek gitu masak sambil ngurus non Keisha." takjuP Iki.
"udah biasa di kampung A ngurus anak nyambi beberes rumah." jawab Aya seadanya.
setelah menunggu waktu 30 menit Aya sampai di lobi perusahaan WJ GROUP. megah adalah kesan pertama Aya lihat perusahaan majikanya. takjup namun hanya sekedar melihat sekilas karna memang Aya terkenal dengan bodo amatnya. dan dirinyi memilih turun membantu Iki membawakan rantang yang cukup merepotkan.
" mas Iki mau saya bantu." ujar salah satu satpam mendekat.
"oh iya pak makasih tolong bawakan yang di pegang Aya saja kasian dia udah repot." jawab Iki sambil menujuk ke arah Aya.
"oh iya..sini neng saya bantu bawa rantangnya.. ini punya siapa makanan banyak banget."
"di suruh bu Nani pak.."jawab Aya.
"pak antar kita ke ruangan pak Ken." pinta Iki.
"ya udah ayuh.." satpam membawa Aya dan Iki memasuki lift keatas menuju lantai 20.
tring
"mari neng." pak satpam mempersilahkan Aya keluar terlebih dulu. dia berfikir Aya istri baru majikanya karna dia melihat Keisa begitu nyaman berda di gendongan Aya dan dari penampilan Aya sekalipun memakai baju sar'i tetapi tetap modis.
"makasih pak." Aya juga ikut saja dia fikir pak satpam sopan dan menghargainya karna dirinya perempuan. tanpa Aya sadari sikapnya yang lembut membuat pak satpam tambah yakin dengan tebakanya.
"maaf bu Siska ini ada neng Aya bawa makanan di suruh nyonya wijaya.. kalo begitu saya permisi ke bawah." sapa satpam ke Siska sekertaris Kenan.
"oh ya pak..mari masuk." balas Siska dengan lembut.. dia memang terkenal dengan kelembutanya badahal di dalam hatinya dia begitu dongkol dengan kehadiran Aya sungguh munafik.. bagai mana tidak dongkol dilihat dari wajahnya terlihat sangat cantik,putih mulus dan bodinya sekalipun menggunakan sar'i tetap saja terlihat bodinya begitu seksi menggoda.
Tok tok tok
"masuk." terdengar sapaan dari dalam.
"emm maaf pak ada tamu suruhan nyonya wijaya.
"suruh masuk." jawab Ken tanpa mengalihkan pandanganya dari berkas berkasnya.
"ayo mba,mas mari masuk." Siska memersilahkan Aya dan Iki masuk.
"terimakasih." Aya masuk sambil membawa rantang satu.. di ikuti Iki di belakang membawa rantang dua.
"taruh saja di meja mas." ujar Siska ke Iki
"yayah yayah.." Keisha yang melihat Ayahnya kantas kegirangan dan memanggil Ayah nya.
Ken yang merasa terpanggil mendongak terkaget tampak putri cantiknya memanggilnya ceria tapi tetap nyaman di gendongan pembantu barunya.
"sayang.." Ken lantas mendekat ke Keisha.
sikap lembut Ken di salah artikan oleh Siska dia fikir Ken memanggil sayang kepada wanita cantik di sebelahnya.
"Ken." panggil Siska.setelah Ken mendekat dan mencium Keizha yang masih asik di gendongan Aya.
"emm kamu boleh pergi. dan Iki.. kamu pulang saja nanti Keisha pulang denganku." titah Ken.
"baik pak permisi." pamit Iki keluar.
"Ken." panggil Siska lagi.
"keluar lah aku ingin dengan kesayanganku."
"baik.." Siska keluar dengan dongkolnya. setelah mendengar kata kesayanganya cih.
berbeda dengan Siska berbeda pula dengan Aya dirinya ketar ketir seruangan dengan es balok.
"Kei sayang sini sama Ayah." Ken mengambil alih Keisha dari gendongan Aya.
"maaf tuan saya di suruh bu Nani membawakan makan siang untuk tuan,bapak tuan dan asisten tuan." terang Aya.
"saya siapkan dulu." lanjutnya.
"hemm." jawab Ken.
Aya membuka rantang rantangnya dan menyiapkan semua masakanya agar tersusun rapih di meja. Aya yang sedang fokus menata hidanganya di kejutkan dengan Ken yang tiba tiba duduk si sebelahnya.
"masakanmu." tanya Kenan.
"iya tuan." jawab Aya tanpa menoleh.
"kemana bi Inah."
"sakit tuan."
" Lilis."
"sama sakit tuan."
"mamah."
"ke yayasan tuan."
"sejak kapan."
"pagi tuan." Ken mengeryit bingung bi Inah, Lilis sakit, mamah pergi. tapi kenapa Aya sanggup masak sambil mengurus Kekei.
"emm lalu sem.." belum sempat melanjutkan terdengar pintu terbuka ternyata pelakunya adalah papah dan Ivan asistenya.
"widih makan besar nih." Ivan masuk dan duduk di korsi sebrang Aya dan Ken. langsung mencomot mendoan.
"lah mendoan gue itu." sembur Ken.
"emm enak banget in..eh siapa dia Ken istri loh."
"hahaha calon van." sela papah Ken.
"cantik Ken." goda Ivan.
"sembarangan kalo ngomong." Ken melempar bantal sofa kepada Ivan dan langsung di tangkap dengan Ivan.
"saya Aya mas art..pengganti Lastri." Aya menjelaskan.
"mau makan pake apa tuan biar saya siapkan." tanya Aya kepada Kenan.
"jangan panggil tuan.panggil mas aja sama seperti kamu panggil Ivan." pak Adi wijaya menyela.
"hah." Aya kaget.
"iya Aya jangan panggil Ken tuan ini perintah." sambung Ivan. dan Aya hanya mengangguk saja pasalnya dilihatnya Ken cuek saja masih asik ermain dengan Keisha.
Aya menyiapkan makanan untuk pak Adi wijaya terlebih dahulu jangan tanya Ivan sudah Pasti tanpa di minta dia sudah lebih dulu mengambil makanya.. setelah itu baru Ken. belum sempat bertanya kepada Ken masuklah dua lelaki seumuran dengan Ken dan Ivan serta di ikuti Siska di belakangnya.
"loha semuanya.." sapa Roy berseru.
"wiihh makan enak nih.. kebeneran nih kita tepat waktu datengnya Sean." lanjutnya.
"berisik." sembur Ken.
"dasar bontot semangat aja kalo makanan."
Deg.. netranya tak sengaja melihat wanita yang tadi pagi membantunya di pasar.
"loh dek kamu kan yang tadi pagi nolong aku di pasar." tanya Sean ke Aya.dan ucapan Sean sukses membuat semua mengalihkan pndangan kepadanya dengan jiwa keponya.
"emmm mas Sean." Aya memastikan.
"iya dek kamu ingat juga."sean tersenyum haru.
"woho..siapa dia Ken." tanya Roy pasalnya Ken tidak biasa duduk si sebelah wanita asing kalo tidak ada hubungan.
"calon istri Ken." papah Adi menyela.
hah semua tercengang
uhuk uhuk
Aya terbatuk badahal sedang tidak mengunyah atau meminum apapun.dan reflek Ken memberikan minum milik nya kepada Aya.
"minumlah." Ken memberikan minumanya kepada Aya. Aya menerimanya tanpa penolakan.. Ken mengelus punggung Aya.. sikap manis Ken yang jarang sekali terlihat semakin meyakinkan ucapan papah Adi.
"udah udah Roy,, Sean Siska duduk dan makanlah." titah papah Adi. dan ketiganya pun duduk dan mengambil makannya.setelah Aya menguasai dirinya dengan tenang diapun mengambil makanan untuk Ken.
"mau makan pake apa mas." tanya Aya lembut..
uhuk uhuk
siska terbatuk ketika sedang minum.sungguh belum reda emosinya di tambah dongkol apa katanya mas..?
"pelan pelan Sis." Roy mengelus punggung Siska.
"emmm."
"apa aja.. jangan lupa mendoanya Ay." jawab Ken kepada Aya.
uhuk uhuk
Sean, Roy dan Ivan terbatuk mendengar Kenan memanggil Ay.. badahal kalo di pikir pikir kan memang namanya Ay Aya..
"pelan pelan izzz..kalian kompak banget batuknya." tegur papah Adi.
"ini mas..biar Kei sama aku." Aya mengambil alih Keisa dari Ken dan memilih menyuapi Keisha dengan sop ayam.
setelah semua makan dengan tenang. Ken yang melihat Aya tidak makan pun bertanya.
"kamu ga makan Ay."tanya ken sambil memakan makanannya.
"sebentar lagi mas.." jawab Aya dengan lembut.
uhuk uhuk
pak Adi wijaya terbatuk ketika sedang minum.
"pelan pelan pah..." tegur Ivan, Roy dan Sean.
"kenapa pah." tanya Ken heran.
"otak papah jalan jalan.." jawab cepat pak Adi sambil berdiri dan berlalu pergi dari ruangan anaknya.dan seketika semua terdiam dan...
"hahahahhahahah hahahaha." Sean, Ivan, Roy dan Ken tergelak.
"gila udah tua juga masih on aja hahahah." Roy berseru dengan masih terpingkal pingkal.
"gila bapak lo Ken." si Ivan menyela dengan menghapus sudut air matanya.
"gue juga heran." sembur Ken.
mereka para lelaki masih tergelak dengan tingkah papah Ken.berbeda dengan Aya dan Siska yang masih bingung.
"apa sih." Siska terheran.
"udah lo balik keruangan lo aja.udah selesai kan makanya." jawan Ivan ketus dan Siska mau ga mau akhirnya keluar dengan wajah masamnya.
"sini dek biar Keisha sama kakak aja." Sean mengambil alih Keisha dari pangkuan Aya.
"kalian santai lah gue mau lanjut kerja.. Ay jangan lupa makan. jangan sampe kamu juga sakit kaya bi Inah dan Lilis bisa bisa repot." ketus Ken. dan berlalu ke meja kerjanya.
"usst kenapa tuh bocah.." bisik Ivan ke Roy.
..."paling juga cemburu sama Sean. lagu lama." balas Roy juga berbisik....
"sudah makan aja dek" ucap Sean ke Aya.
"iya mas.." jawab AYa.
"kakak saja jangan mas.kamu mirip adikku."
"eh iya ya Sean dia mirip adik lo." sembur Roy.
"emmm apalagi matanya.." jawab Sean sendu.
"eh gue balik keruangan takut singa marah." Ivan berlalu pergi.
"gue denger van" sembur Ken dan di balas gelakan oleh Ivan sambil keluar ruangan.
"gue juga balik lah yuk Sean." ajak Roy.
"ok gue juga balik Ken. dek kaka pulang yah." pamit Sean sambil mengelus kepala Aya yang tertutup hijabnya. dan di balas anggukan Aya.
"hemm.." Ken hanya bergumam tanpa menoleh.. sudut matanya menangkap sikap manis Sean kepada aya.
"bawalah Keisa ke kamar temani dia tidur di sana." titah Ken menunjukan pintu kamar di sebelah rak buku..
setelah semua temenya meninggalkan ruanganya.dan di balas anggukan oleh aya..
dia menggendong Kekei sebab tidak tega nampaknya Keisha sudah teramat ngantuk berat.
nampaknya Aya juga ikut mengantuk dan terpejam.. sungguh ia lelah masak begitu banyaknya dan mengurus Keisha serta rumah.
😴😴😴😴😴😴😴😴😴😴😴😴😴😴😴😴
95℅ hanya kt ustaz/zah begono ... tanpa meresapi bhw islam itu rahmat bg sluruh alam
trims thor😂👍🙏
kalau perlu sekalian aja patahkan tangannya..
muhrim : orang yang memakai baju ihrom
numpang duduk ya thor