NovelToon NovelToon
Fake Nerd And Most Wanted Boy

Fake Nerd And Most Wanted Boy

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:483.2k
Nilai: 4.6
Nama Author: Firza Lufita Listi

Berawal dari menyamar menjadi Nerd di sekolah barunya, hidup Keyra berubah 180 derajat, apalagi semenjak bertemu dengan seorang Most Wanted boy. Rafa, namanya.

Terjebak friendzone hingga berakhir jadian. Namun, hubungan mereka tidak berjalan semulus itu karena banyaknya orang yang berusaha menghancurkan hubungan mereka. Hingga sebuah kesalahan terjadi, membuat Keyra hampir pergi dari hidup Rafa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Firza Lufita Listi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 10

..."Terkadang orang lebih percaya dengan apa yang terlihat daripada apa yang terjadi sebenarnya."...

...°°°°°...

"Hikss... Kalung emas yang mami kasih ke gue hilang. Padahal sebelum ke lapangan, gue tarok di dalam tas karena takut hilang pas olahraga."

Key mengerutkan dahinya kala melihat Angel dikerubungi anak murid kelasnya.  "Gawat! Padahal selama ini kita tidak pernah kehilangan apa pun di dalam kelas ini."

"Iya. Biasanya gue menaruh dompet di dalam laci pas olahraga, gak hilang tuh."

"Kalian sadar gak sih, ini kejadian pertama buat kelas kita. Dan kejadian ini terjadi saat anak baru itu datang."

'Jadi mereka menuduh gue?' batin Key karena jelas. Disini statusnya hanya seorang nerd miskin. Sedangkan sahabat-sahabatnya berstatus sebagai anak orkay.

"Maksud lo, Key yang kemungkinan mengambilnya?"

"Iya."

"Ya udah, kita bongkar aja tasnya."

"Jangan! Key tidak mungkin mengambilnya. Dia kan teman gue. Pasti ada orang lain yang ambil." tegas Angel.

"Tapi selama ini kita tidak pernah kehilangan barang loh, Ngel."

Angel menghela nafas. "Bisa jadi kan orang itu menjadikan kepindahan Key untuk melakukan aksi mencurinya, agar dia tidak ketahuan. Bisa jadi dia mau menjebak Key. Kalian jangan nuduh teman gue gitu dong. Dia itu orangnya baik banget."

Key tersenyum mendengar pembelaan Angel. Ternyata gadis itu tulus berteman dengannya.

"Eh, lo pintar amat sih. Iya deh. Mending kita cek aja seluruh tas murid sini." usul salah satu siswi.

"Nah, itu baru adil."

"Ayo kita ringkus sama-sama pencurinya dan memberi dia pelajaran."

"Ayo!"

Key mendengus sinis. Dia menjadi berpikir siapa yang mencuri. Padahal anak kelasnya rata-rata perekonomian keluarganya mampu ke atas.

"Woi, menurut lo siapa yang mencuri?" tanya Tasya yang tiba-tiba saja sudah berdiri di samping Key.

"Mana gue tau." Key berjalan mendekati Angel. Diikuti oleh Tasya.

"Kurang kerjaan amat ya. Ngapain mencuri coba." dengus Chilla yang duduk dibelakang Angel.

"Btw, yang sabar ya. Pasti kalung lo akan ketemu kok."

Angel menatap Key dengan mata berairnya. "Gue takut, Key. Kalau kalung itu hilang, orangtua gue akan marah."

Key menatap Angel prihatin. "Semoga aja ketemu."

"Amin."

Sementara mereka mengobrol, teman-teman sekelasnya sibuk menggeledah tas. "Woii! Kalungnya ketemuu!" teriak seorang siswi dengan histeris.

"Hah? Siapa yang ngambil?"  Mereka mulai ribut sendiri.

Lita mendekati Angel dan meletakkan kalung emas tersebut di atas meja. "Pelakunya adalah temannya sendiri. Keyra."

"Wah, gila!"

"Huuu maling!!"

"Benar kan dugaan gue dari tadi!"

"Kalau gak punya uang, kerja dong! Jangan maling!"

Hinaan dan cacian terlontar dari mulut mereka ke Key. Key dan teman-temannya linglung. Sampai sebuah gulungan kertas mengenai kepala Key, barulah ia tersadar.

"Tunggu semuanya! Gak mungkin Key yang maling!" tegas Angel, melindungi Key yang hendak di lempari lagi dengan gulungan kertas.

"Iya, gak mungkin banget Key yang maling. Pasti ada seseorang yang menjebak Key." kata Tasya marah melihat teman sekelasnya yang main hakim sendiri.

"Udah lah! Jangan bela teman kalian lagi! Buktinya ada!"

"Gak bisa gitu dong. Pasti orang lain yang memasukkan kalung Angel ke dalam tas Key." protes Chilla sambil mengebrak meja.

"Iya, Chilla benar. Mending kita periksa cctv aja biar lebih jelas." usul Aura.

"Udah lah, jangan membela teman kalian lagi. Jelas-jelas sewaktu jam pelajaran olahraga dia yang izin ke dalam kelas. Pasti saat itu dia mencurinya."

"Kan udah dibilangin tadi, bisa jadi Key dijebak. Kalian gak pernah nonton hah? Kasus seperti ini sudah banyak terjadi di film-film." kesal Elly.

"Bacot lo! Seret Key ke ruang bk!" desis Lita.

Murid di dalam kelas gaduh sehingga Key mengebrak meja dan berdiri dengan wajah dinginnya. "Bukan gue yang mencuri!"

Para murid menatap Key sinis. "Masih aja ngelak."

"Gue bukannya ngelak. Tapi itu emang fakta, bukan gue yang mencuri kalung Angel." desis Key.

"Trus ngapain lo kesini waktu olahraga heh?" sinis Lita.

"Buat minum. Gue haus banget waktu itu."

"Alah, alasan lo."

Bagaimanapun kerasnya Key menjelaskan, mereka lebih percaya dengan apa yang terlihat. Key yang merasa tidak ada gunanya melawan mereka akhirnya duduk dengan menahan emosi.

"Bukan gue yang mencurinya, Ngel. Lo percaya sama gue, kan??" cerca Key.

Angel tersenyum. "Iya, gue percaya kok. Gak mungkin lo kayak gitu."

Key tersenyum puas. Tidak masalah orang lain tidak mempercayainya, asal temannya mempercayainya.

"Gaes. Jangan aduin ini ke guru ya kalau kalung gue ada di dalam tas Key. Siapa pun yang udah melakukan tindakan tercela itu, gue maafin kok."

Lita berdecak keras. "Lo baik banget sih jadi orang. Pencuri itu harus ditindak tegas!"

"Siapa yang mencuri?" tanya pak kepsek yang tiba-tiba saja hadir di dalam kelas.

"Keyra, pak! Dia mencuri kalung Angel." adu Lita.

"Benar begitu, Angel?"

"Bukan, pak! Ada seseorang yang menjebak Key." tegas Key tak terima.

"Masih aja ngeles lo." sinis Lita.

"Emang bukan gue!" sahut Key tak kalah sinis.

"Pak, biar lebih jelas. Mending kita cek cctv." usul Elly.

"Baiklah."

Mereka sekelas berbondong-bondong ke ruang kepsek, tempat layar dari semua cctv berada.  "Gue semakin gak sabar buat ungkap perilaku kriminal lo!" bisik Lita.

"Bukan gue, sialan." Key menjadi emosi sendiri karena dituduh secara sepihak. Buat apa juga dia mencuri kalung emas yang tak bernilai harganya tersebut. Dia saja memiliki sebuah perusahaan, mobil, motor, dan berlian. Baginya emas tak berarti sama sekali.

Pak guru segera mengutak-atik komputer setibanya disana. Yang lain tak sabar melihat hasil rekaman cctv. Namun, kerutan di kening mereka muncul kala tidak terlihat apa-apa.

"Sialan! Cctv ini sudah dirusak."

"Pasti lo kan yang merusak?" tuduh Mika.

"Kalian tau kan, gue ke kelas hanya sebentar. Gak mungkin gue lari-larian ke kelas dan ruang kepsek secara bergantian."

Mereka mengangguk dalam diam. Key permisi ke kelas memang hanya sebentar. Tidak sampai lima menit. Banyak saksi mata. Sekarang mereka bersalah karena main hakim sendiri. Ingin meminta maaf ke Key tetapi gengsi.

"Nah, kan! Sudah terungkap. Ada seseorang yang berusaha menjebak Key." kata Chilla sinis.

"Sebelumnya terimakasih karena kalian sangat perhatian dengan gue tapi gue minta kalian buat meminta maaf ke Key karena sudah menuduh dia." kata Angel.

Lita menghembuskan nafasnya kasar. "Gue minta maaf karena udah nuduh lo segitunya."

"Gue juga."

"Gue juga."

"Gue juga."

"Gue sih ogah. Udah jelas dia pelakunya." kata Salsa bersikukuh dengan pendapatnya sendiri.

Dan terdapatlah dua kubu. Orang yang mempercayai Key dan orang yang menuduh Key.

Seharian itu, hidup Key tidak tenang di sekolah karena mendapatkan cacian dari anak kelas lainnya akibat berita tersebut beredar dengan sangat cepat. Key bertekad akan mengungkap dalang dari penjebakan ini dan membalas si pelaku karena dia punya kartu AS nya.

-Tbc-

1
Qaisaa Nazarudin
Kan bener Key belom meninggal..
Qaisaa Nazarudin
Tapi Feeling ku mengatakan Kalo Key itu GAK MENINGGAL,Pasti ini semuanya RENCANA nya Key sendiri..
Qaisaa Nazarudin
Ciihh kalo emang kamu mencintai dia kamu gak bakalan nyakitin dia..Ku bilang juga apa Key itu gak tegas dgn Rafa,Gampang banget di maafin..
Qaisaa Nazarudin
Udah gak ada gunanya juga kamu ngelakuin semua itu,Udah gak ada artinya lagi..
Qaisaa Nazarudin
Semudah itu Key maafin Rafa?? Kalo seperti itu pasti Rafa bakalan ngulangin kesalahan yg sama lagi,Setelah itu minta maaf lagi..Ckk Key ogeb..
Qaisaa Nazarudin
Pasti ini rencana cewek itu..
Qaisaa Nazarudin
Niru style nya Key dulu ya,,gak kreatif banget .🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Ini pasti Angel dan di poto itu adalah Kayla kan??
Qaisaa Nazarudin
RK CAFE=Rafa Kayla berarti ya..
Qaisaa Nazarudin
Ternyata papa Rafa dan daddynya Keyla sama2 EGOIS DAN KERAS KEPALA,BERASA DI ATAS AWAN..Kalo anak kalian sakit dan meninggL,Terus harta kalian mau di kemanain? Anak cuma satu tapi aset juta2,Gak mungkin lah Rafa bisa ngabisin aset kalian yg sebanyak itu..ckk..
Qaisaa Nazarudin
Panggilan NONA itu terlalu Formal,Bikin RISIH aku bacanya,Panggil aja Kak Key lebih akrab dengernya..
Qaisaa Nazarudin
I LOVE YOU KEY..AKU SUKA KETEGASAN MU..👏👏👏
Sama kayak aku,Aku juga kabur dari rumah karena perjodohan,Dan sekarang nikah sama suami pilihan ku sendiri,Dan bahagia2 aja tuh..Dan ortu nyeselin perbuatan mereka dulu..
Qaisaa Nazarudin
Dari mana kalian tau Davino itu anak yg baik..Jangan menilai buku dari sampulnya..
Qaisaa Nazarudin
SETUJU 10000%
Qaisaa Nazarudin
Nah kan bener...Ckk dasar ortu..
Qaisaa Nazarudin
Pasti mereka di JODOHIN nih..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Ciihh Angel licik..Rubah kecil..
Qaisaa Nazarudin
Gak usah terbuka sama Angel..Feeling ke bilang kalo Angel itu gak tulus sahabatan ama kamu,Secara kamu kan udah ngalahin dia di bidang pelajaran,Dan juga dekat sama Rafa dan Sein..Nah pasti Angel g bisa tetima tuh..Angel itu ular berkepala dua deh kayaknya...
Qaisaa Nazarudin
"DI SEBUAH pagi yg cerah??"" Yang bener dong kalimatnya??
Yg bener itu "DI SUATU pagi yang cerah". 🙏🙏🙏
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!