NovelToon NovelToon
MY LITTLE WIFE

MY LITTLE WIFE

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:83.5k
Nilai: 5
Nama Author: Deutzyta

Arfan Malik Adyatma di hadapkan dengan sebuah kenyataan atas kepergian sang Ayah dan perusahaan milik keluarganya yang harus collap. Di usia 23 tahun dia harus mengemban tanggung jawab untuk Bunda dan adiknya serta memperjuangkan perusahaan agar tetap menjadi milik keluarganya.

Di tengah kepelikan cobaan yang dia hadapi, seseorang yang mengaku sahabat sang Ayah mengulurkan tangan bersedia membantu dia menyelesaikan kuliah dan memperjuangkan perusahaan milik sang Ayah namun dengan persyaratan yang membuat dirinya galau untuk menerimanya.


Keputusan apa yang akan Arfan ambil, berjuang dengan tangannya sendiri atau menerima bantuan dari sahabat Ayahnya itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Deutzyta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 11

Abila dan Arlo sedang mengerjakan tugas kelompok di teras rumah, keduanya selalu di gabungkan dalam kelompok yang sama. Arlo mendengarkan dengan seksama apa saja yang sudah di garisbawahi oleh Abila.

“ Abila Arlo, ayo makan dulu..” panggil Bunda.

“ Asik, tau aja perut gue udah laper dari tadi.” Arlo langsung berdiri dan masuk ke dalam.

“ Main kabur aja lo.. bawa dulu kenapa ke dalam tugas sama bukunya.”

“ Nanti kan mau di lanjut lagi Bil.. ngapain pake di rapihin.” Protes Arlo, dia menuangkan nasi dan lauk di piring yang sudah di sediakan.

“ Bunda, ada yang ngabisin makanan nih.”

Bunda hanya bisa menggelengkan kepala, “ Yaudah gapapa, yang penting cukup buat kita makan malam ini.”

“ Arlo sayang Bunda..” ucap Arlo sambil memeletkan lidahnya ke Abila.

“ Iyuhh, geli..”

Setelah makan, Arlo dan Abila melanjutkan kembali tugas kelompoknya. Mereka pindah ke ruang tamu saat ini, “ Bang Arfan kapan balik Bil..?” tanya Arlo.

“ Mereka seminggu di Seoul, kenapa emangnya..?”

“ Mau minta oleh-oleh gue.” Ucap Arlo jujur.

“ Gue udah bilang sama Abang, khusus buat lo nggak usah di beliin oleh-oleh.”

“ Dih, jahat banget..”

“ Bodoo….!!”

Arlo menatap ke arah Abila, dia tau sahabatnya itu sedang di dekati oleh siswa di sekolahnya. Cowok itu juga pernah beberapa kali ikut ngumpul bersama dengan Arlo dan para sahabatnya. Kenal lama dengan gadis ini membuat Arlo menyimpan perasaan lebih namun dia tidak berani mengungkapkan.

“ Bil, Ken kemarin titip salam buat lo.”

“ Wa’alaikumsalam..” jawab Abila, dia masih fokus menandai buku paket agar bisa di ketik ulang oleh Arlo.

“ Dia kayanya suka sama lo Bil.”

“ Tapi gue nggak suka.”

“ Lah, kenapa? Ganteng gitu..” cih, sok muji lagi padahal gedek banget gue ngomongin dia..gumam batin Arlo.

“ Bukan tipe gue Ar, lagi pula gue nggak mau pacaran selama sekolah.. gue mau serius belajar.”

Arlo tersenyum, “ Bagus.. gue dukung.”

“ Kenapa lo senyum-senyum? Gila..?” celetuk Abila membuat Arlo membelalakan matanya.

“ Astaga, Abila.. mulutnya nggak ada saringannya.”

^^^

Di Korea..

Nasha sedang mengeringkan rambutnya, dia masih kesal dengan ulah suaminya. Hampir setengah hari Nasha di kurung oleh Arfan, suaminya itu mengulangi olahraga mereka membuat badan Nasha rasanya akan remuk.

Lelaki itu keluar dari kamar mandi masih menggunakan handuk di pinggangnya, lihatlah suaminya itu tidak berhenti tersenyum,rambutnya yang basah di biarkan menetes melewati badan shirtless nya. Dia melangkah ke arah lemari mengambil baju santai dan duduk di samping istrinya.

“ Jangan ngambek sayang, janji habis ini kita jalan-jalan.” Dia mengambil hairdryer di tangan Nasha lalu membantu mengeringkan rambutnya.

“ Aku laper sayang, kita makan di luar ya..” rengek Nasha.

“ Iya sayang, kamu ganti baju dulu sana.” Nasha memang masih menggunakan bathrobe nya.

Keluar dari hotel, Arfan mengajak Nasha ke salah satu restoran untuk makan siang. Setelahnya berkeliling mengikuti permintaan istrinya itu. Nasha sudah tau beberapa daerah di Seoul jadi dia memberikan petunjuk ke Arfan kemana saja mereka pergi.

Besok Nasha akan bertemu dengan salah satu idol di Seoul, Daddy sudah menghubungi pihak agensinya jadi Nasha dan Arfan bisa langsung menemui mereka. Arfan masih setia mengikuti pergerakan istrinya itu, saat ini mereka sedang berada di salah satu café untuk menikmati coffee dan dessert yang ada di sana.

Besok hari terakhir mereka di Seoul, seminggu ini benar-benar Nasha manfaatkan untuk pergi mengunjungi tempat-tempat wisata di sana. Kebahagiaan Nasha tidak pernah luntur terlebih setelah pertemuan dengan idol nya. Daddy memang sangat tau letak kebahagiaannya, di tambah ada suami yang selalu menemani.

“ Semua barang-barang sudah aku masukin koper ya, jadi besok kita bisa langsung ke bandara.”

“ Makasih sayang, terbaik..” Kekeh Nasha.

“ Sekarang kamu tidur, udah lewat dari jam tidur kamu nih.”

Nasha naik ke ranjang lalu memeluk tubuh Arfan. Dada yang selalu menjadi sandaran saat dia tidur, detak jantung Arfan bagaikan irama yang mengantarkan tidur Nasha semakin lelap di tambah dengan usapan di punggungnya. Nasha bersyukur kalau Arfan lah yang menjadi suaminya.

^^^

Jam 9 pagi waktu setempat, mobil yang di kendarai oleh supir telah berjalan menuju bandara. Orang kepercayaan Dad sudah menunggu di sana. Nasha sedang serius melihat galeri di ponselnya sesekali dia tersenyum, banyak foto yang di ambil selama kami di sini belum lagi di kamera pocket milik ku.

Setelah tiba di bandara, aku langsung mengajak Nasha masuk ke dalam pesawat. Meninggalkan Nasha di kursinya, aku beranjak menghampiri pelayan untuk membuatkan salad untuk istri ku. Selama Nasha fokus memakan saladnya, aku membuka email yang di kirimkan Fattan. Aku mengernyit, sepertinya ada masalah dengan laporan Fattan. Aku akan menemuinya setelah tiba di rumah agar bisa lebih jelas mendengar penjelasannya.

Saat ini, pesawat kami baru saja landing di bandara Soekarno Hatta. Eve dan Matt sudah menunggu kami, Nasha langsung berlari menghampiri Eve. “ Sayang, jangan lari..” dia hanya membalas dengan kekehan. Istri ku itu memang sangat dekat dengan asisten sekaligus bodyguard nya itu.

Setibanya di rumah, Mom dan Dad sudah menunggu di teras rumah. “ Mom.. Dad..” Pekik Nasha senang melihat kedua orang tuanya. Aku hanya bisa menggelengkan kepala melihat tingkahnya.

“ Hai sayang, senang nggak di sana..?” tanya Mom sambil memeluk Nasha.

“ Pasti dong Mom..”

“ Makasih ya Dad, Nasha bahagia.” Ucapnya memeluk Dad.

“ Daddy tau..”

Mom dan Dad juga memeluk Arfan, lalu meminta mereka untuk ke kamar agar bisa istirahat. Nasha dan Arfan langsung naik ke lantai atas menuju kamar mereka. Nasha merebahkan tubuhnya di ranjang, sedangkan Arfan menuju ke kamar mandi, dia langsung membersihkan diri dan menunaikan kewajibannya.

Besoknya Arfan memutuskan untuk datang ke café, di sana Fattan sudah menunggu di ruangan mereka. Setelah menyapa para crew, dia langsung naik ke atas.

Ceklek..

“ Wey, yang abis honeymoon cerah banget..” ledek Fattan saat melihat Arfan masuk.

“ Maka nya cepet nikah biar bisa rasain sendiri.” Jawab Arfan, dia duduk di sofa bersebrangan dengan Fattan.

Fattan hanya bisa mendengus mendengar ucapan Arfan, “ Lo nggak cape baru juga sampe kemarin udah ke sini..?”

“ Gue penasaran sama email yang lo kirim kemarin, coba lo jelasin sekarang.” Ucap Arfan.

“ Gue juga masih selidikin Fan, gue juga bingung kenapa bisa nggak sama laporannya.” Jawab Fattan.

“ Nanti jam kerja selesai panggil Paul sama Alin.. kita denger dari mereka juga, jujur aja kita bangun café ini dari nol kalau sampe ada hal kaya gini tuh bikin usaha kita jadi sia-sia.” Ucap Arfan lirih.

“ Lo tenang aja, gue akan biarin ketakutan lo jadi kenyataan.. kita harus bisa selesain ini secepatnya.”

“ Seminggu ini lo nemuin ada kejanggalan nggak?”

“ Kagak Fan, semua berjalan seperti biasa cuma Dio dua hari nggak masuk tanpa kabar.. pas gue tanya dia bilang ada urusan keluarga.”

“ Lah, tumben banget nggak kasih kabar.. dia yang paling rajin dan selalu kasih tau kalau ada apa-apa.. Paul, Alin sama crew yang lain gimana?”

“ Alin seperti biasa jadi anak autis kalau udah ada pegang kopi, kalau Paul cuma minta masuk siang seminggu ini tau mau ngapain, gue juga nggak nanya.”

“ Yaudah, sebelum kita tau akar dari masalahnya biar ini jadi rahasia kita aja.”

Fattan menganggukkan kepalanya, “ Btw mana oleh-oleh gue..?”

“ Ada di mobil, nanti lo ambil.. bagiin juga ke anak-anak.”

“ Dih, kenapa juga nggak di bawa langsung tadi..”

“ Sengaja.. kan kalau lo males ngambil, gue tinggal bawa pulang lagi.” Ucapan Arfan membuat Fattan membelalakan matanya.

Fattan dan Arfan memutuskan turun ke bawah bergabung dengan para crew, suasana café yang ramai membuat semangat mereka meningkat. Hobi yang bisa menghasilkan memang selalu menyenangkan.

TBC..!!!

1
Qaisaa Nazarudin
Waahh ternyata beneran mereka mau Nikah? Arlo jomblo,Terus apa kabar sama Kyla?
Qaisaa Nazarudin
Kasihan Abil,Dulu suka Zayyan,Zayyan malah nikahnsama Ayana, Sekarang suka sama Amar,Amar ternyata udah punya kekasih..Sabar Abil Mungkin Jodoh kamu yg terbaik dari pada mereka..
Qaisaa Nazarudin
Eunbie yg pengen hamil,Malah Nasha yg hamil..
Qaisaa Nazarudin
Harus nya Abil rakam pengakuan nih jalang,kasih je Arlo biar dia tau siapa cewek dia sebenarnya..🙄
Qaisaa Nazarudin
lha ku pikir sama Fattah,Duh kasian Fattan, pasti patah hati tuh..
Qaisaa Nazarudin
Apa Eunbie akan menerima Fattan?
Qaisaa Nazarudin
Yakin Fan gak ada yg nyerang Nasya?? Tuh fans diam2 menyukai kamu(Rosa) Ntar dia serang Nasya..😂
Qaisaa Nazarudin
Ciihh mentang2 Cewek nya Cantik,Plin plan 🤣🤣😜
Qaisaa Nazarudin
Kecelakaan ya..Duuhh nyesek..😭
Qaisaa Nazarudin
Mungkin sang Ayah dapat merasakan beliau akan pergi..🥺
Jajuk Triagustin
Kok Jihan apa abila adik Arfan🫡🫡
Dcos Waroeng Steak
Luar biasa
Qaisaa Nazarudin
Wiiihh Udah di panggil SAYANG aja ya,Untung banget jadi cantik,Langsung aja di terima jadi,Gak ada drama nikah paksa seperti di novel2 lain..👍👍👍
Qaisaa Nazarudin
Oh berarti emang benar adanya Shawn,Ku pikir cuman orang ngaku2 doang..😂
Qaisaa Nazarudin
OhJni Shawn yg lunasin biaya RS ayahnya Arfan tadi kan..
Qaisaa Nazarudin
Siapa kah Arlo?.Sepupuan kah atau sahabatnya Abil kah? Gak ada kejelesan,Umur berapa Abil dan Arfan juga gak ada kejelasan..Ikut aja baca alurnya,Mana tau di bab2 setelah ini ada kejelasannya..🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Ikut nempel thor,kayak seruncerita nya..
Ernadina 86
iya bener bagusan begitu
Ernadina 86
bego
Vina Asakura
Thor idolnya tuh siapa namanya?
penasaran aku
Vina Asakura: wah beruntung banget Nasha bisa ketemu member NCT
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!