slow update !!!
Kisah tentang seorang laki-laki bernama David Fernandez dan seorang wanita bernama Renata Azaria Saputra.
David Fernandez adalah seorang pengusaha muda dan merupakan anak dari pemilik salah satu maskapai penerbangan terbesar di Asia.
Renata Azaria Saputra adalah seorang putri dari seorang pengusaha sukses asal Surabaya. ia juga merupakan seorang aktris tanah air yang terkenal. sudah banyak sekali sinetron maupun film yang ia bintangi.
siapa sangka ternyata kedua orang tua mereka merupakan sahabat karib dan sudah menjodohkan keduanya semenjak mereka masih bayi.
apakah laki-laki dingin seperti David bisa jatuh cinta pada wanita cerewet seperti Renata ??
apakah keduanya bisa menerima perjodohan itu ??
ikuti kisah keduanya dan lihatlah bagaimana kelakuan konyol mereka..
follow my Instagram @a.ayumie20
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ambarayu96, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Restoran
Saat Andreas dan Maria tengah menikmati minuman mereka sambil mengobrol, terdengar suara yang sangat mereka rindukan dari ara pintu. Seketika keduanya menoleh kearah pintu tersebut.
"Mom, Dad" suara milik David yanng tengnah memanggil kedua orang tuanya itu.
Melihat anak laki-lakinya yang sudah berada di sana membuat Maria langsung beranjak dari duduknya dan berjalan ke arah David dengan senyuman yang mengembang di kedua sudut bibirnya itu. sesampainya di depan putranya itu, ia langsung memeluk tubuh tegap nan gagah milik David tersebut.
"I miss you so much, honey. Why don't you ever visit mommy? to the extent that mommy and Daddy have to come here so they can see your handsome face. (mama sangat merindukanmu, Sayang. Kenapa kamu gak pernah mengunjungi mama? sampai-sampai mama dan papa harus datang esini agar bisa melihat wajah tampanmu itu)" ujar Maria sambil memeluk tubuh anak sulungnya itu. Begitu pula dengan David, ia juga membalas pelukan hangat dari wanita yang sangat ia cintai itu.
"I miss u too mom, maafkan aku, Mom. Aku belum mengunjungi Mommy sama Daddy. " ucap David yang merasa bersalah karena sudah hampir setahun ini ia belum mengunjungi kedua orang tuanya yang berada di Negara kanguru itu.
setelah berpelukan beberapa saat kemudian David mengajak mommy nya itu untuk duduk bersama dengan Daddynya di sana.
"Bagaimana kabarmu, Son? Apa semuanya baik-baik saja?" tanya Andreas kepada putra kebanggaannya itu.
mendengar pertanyaan itu, David langsung tersenyum sambil mengangguk.
"Of course Dad, semua masih dalam kendaliku. Daddy gak usah menghawatirkan semua tentang perusahaan" sahut David yang menenangkan pikiran Dadyynya.
"O iya, bagaimana dengan Aret? Apa dia sering pulang, Mom?" tanya David kepada mamanya.
Sedangkan Andreas hanya mengangguk dan Maria menghela nafasnya.
"Iya, dia sering pulang. Lalu, kapan kamu akan memperkenalkan kekasihmu kepada Mommy dan Daddy?" tanya Maria kepada David. David yang tengah menikmati minumannya langsung tersedak mendengar ucapan itu.
uhuk .... uhuk ....
Dengan cepat David mengambil air putih yang tersedia di atas meja itu dan meminumnya. Setelah itu ia menatap ke arah mamanya yang malah terlihat tersenyum kearahnya sontak membuatnya mengeryitkan dahinya.
Sedangkan papanya terlihat biasa sambil menatap kearah keduanya sambil menikmati kopi yang dibuatkan untuknya itu.
"Kenapa Mommy menanyakan itu? David belum memikirkan kearah itu, Mom" ucap David kepada mamanya. Lalu ia menghempaskan tubuhnya bersandar pada bahu mamanya itu. Maria yang jengkel mendengar perkataan dari anaknya itu langsung menoleh dan menjitak dahi David. Seketika membuat sang empu mengaduh kesakitan.
aw ....
Seketika membuat David mengaduh sambil memegangi keningnya yang terasa sakit akibat jitakan dari mamanya itu.
"O iya, nanti malam ikut Mommy sama Daddy." ucap Maria kepada David.
David langsung menatap kearah mama dan papanya secara bergantian. Seakan mencari sebuah jawaban dari pertanyaan yang ada di dalam benaknya itu.
"Sepertinya aku punya firasat yang buruk kali ini. Aku yakin Mommy pasti merencanakan sesuatu. Haih, apa lagi ini?" batin David saat sang mama memintanya untuk pergi bersama.
"Kemana, Mom?" tanya David penasaran. Namun bukan mamanya kalau langsung memberi tahu kemana dan apa tujuannya meminta David ikut pergi bersama dengan suaminya itu.
"Don't ask Dav too much, just follow Mommy's words. you will find out later(Jangan banyak tanya Dav, cukup ikuti kata Mommy. kamu akan mengetahuinya nanti)" sahut Maria seketik membuat David bungkam dan mau tak mau hanya menuruti apa kata mamanya itu.
_ _ _ _ _ _
Seperti yang sudah dikatakan, kini David bersama dengan kedua orang tuanya telah sampai di depan salah satu restoran yang terkenal di kota itu. Setelah memberi tahu ke salah satu pelayan yang ada di sana, ketiganya langsung di arahkan menuju ke arah salah satu tempat VVIP yang ada di sana.
"Sebenarnya siapa yang mau ditemui? what exactly are you planning, Mom? (sebenarnya apa yang sedang kamu rencanakan, Mom?)" batin David sambil terus mengikuti langkah kedua orang tuanya, hingga mereka tiba di sebuah pintu yang ditunjukkan oleh pelayan tersebut. Pelayan itu langsung mengetuk tiga kali dan membukanya.
"Silahkan, Tuan dan Nyonya" ujar pelayan tersebut sambil mempersilakan ketiga tamunya itu untuk memasuki ruangan tersebut.
ketiga orang itu kemudian masuk kedalam ruangan tersebut. Setelah memastikan ketiga tamunya itu masuk kedalam sana, pelayan itupun langsung keluar meninggalkan ruangan itu.
"Kamu," David bisa melihat sosok Rena yang terlihat shock menatap kearahnya. David hanya bisa diam tanpa menghiraukan ucapan gadis itu kemudian duduk di samping papanya, setelah Tuan Ahmad mempersilakan mereka untuk duduk bergabung bersama.
..... TBC .....