NovelToon NovelToon
Jodohku Yang Luar Biasa

Jodohku Yang Luar Biasa

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Poligami
Popularitas:1.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: zien

Ririn, seorang gadis sederhana yang tiba-tiba mendapat lamaran dari Devan yang merupakan direktur perusahaan tempat Ririn bekerja.

Devan, seorang direktur perusahaan sekaligus seorang suami dari wanita bernama Citra.

Citra, seorang istri yang baik tetapi malang nasibnya. Dokter telah memvonisnya mandul, tidak bisa mempunyai anak. Karena rasa sayang luar biasa pada suaminya, Citra menyuruh suaminya yaitu Devan untuk menikah lagi agar bisa mempunyai keturunan.

Bagaimana kelanjutan cerita Ririn, Devan dan Citra? Yuk baca novel ini sampai tamat😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zien, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ririn POV

Mejaku terletak disudut ruangan produksi, dari sini aku bisa jelas melihat bagian assembling dan bagian testing.

Kunyalakan laptopku, mulai kubuka file-file proyek yang sedang berjalan.

Perusahaan tempatku bekerja bergerak dalam bidang elektronika komunikasi. Alat-alat yang diproduksi selain menggunakan bahan atau komponen lokal, juga menggunakan komponen dari luar negeri.

Nah, komponen yang berasal dari luar negeri inilah yang seringkali membuatku pusing karena keterlambatan dalam pengirimannya.

"Selamat pagi Ririn...," ada suara seseorang yang mengagetkanku. Kuangkat wajahku, ada wajah yang kukenal sedang tersenyum padaku.

Akupun membalas senyumnya. "Selamat pagi juga A Rendi, ih.. bikin aku kaget aja."

Rendi adalah karyawan bagian testing, dia bekerja disini sudah lebih lama dariku. Perawakannya tinggi, tidak terlalu kurus tidak terlalu gemuk, ideal menurutku, ia memiliki cambang seperti Ridho Roma.

Kulihat A Rendi meletakkan coklat diatas mejaku. "Nih buat kamu, biar kerjanya semangat."

"Wow.. makasih A Rendi... udah ganteng, baik lagi," aku tersenyum sambil mengangkat tangan membentuk simbol finger heart ala Korea.

Dia tertawa mendengar pujianku. Terlihat giginya yang berderet rapi.

"Rin, pulang kerja kita nonton yuk," matanya menatap padaku.

"Maaf A, kerjaanku banyak nih, mungkin hari ini aku telat pulangnya," aku mencoba menolak ajakannya secara halus.

"Ah, kamu mah.. setiap aku ajak pasti nolak terus," wajahnya terlihat kecewa.

"Maaf ya," aku tidak tahu harus berkata apalagi tapi kucoba tetap tersenyum padanya.

Rendi pun tak berkata lagi, ia berlalu masuk ke ruangannya. Sudah sering ia mengajakku pergi berdua, makanlah, nontonlah atau jogging di hari Minggu, semuanya aku tolak dengan halus.

"Huhh...," kuhela nafasku. Sebagai perempuan normal tentu saja aku menyukai lelaki tampan, ganteng, gagah, tapi aku harus sadar diri dengan keadaanku.

Sejak masa puberku, aku sudah terbiasa menekan perasaanku. Walaupun ada teman lelakiku yang aku sukai menyatakan perasaannya, aku akan menolaknya dengan halus. Aku akan menyimpan sendiri perasaan sukaku sampai aku bisa mengakhirinya dan membuangnya jauh-jauh rasa sukaku itu. Jadi alhasil sampai sekarang aku belum pernah merasakan punya pacar.

...***...

"Rin, ini teh manisnya," Pak Alan, OB di kantorku, meletakkan gelas berisi teh manis di mejaku.

"Makasih Pak," kataku sambil tersenyum.

Rutinitas setiap pagi, Pak Alan membuatkan teh manis atau kopi untuk karyawan disini. Khusus bagian mekanik dan finishing mereka akan disediakan susu.

Mataku kembali tertuju pada layar laptopku. Ah, ada proyek yang hampir dateline. Sudah dua minggu ada komponen yang belum datang.

Akan kutanyakan pada bagian logistik. Aku beranjak dari kursiku.

Aku berjalan menuju lift. Bagian logistik terletak di lantai lima. Kupijit tombol untuk ke lantai atas. Tak lama pintu lift terbuka.

Aku sedikit terhenyak, didalam lift ada Pak Devan, pemilik sekaligus dirut perusahaan ini.

"Selamat pagi Pak," kuanggukkan kepalaku sambil tak lupa tersenyum.

"Pagi," ia menjawab salamku dengan datar.

Aku masuk kedalam lift. Kutekan angka lima, lalu tombol untuk menutup pintu.

"Oh ya Rin, kenapa radio com untuk Samarinda belum dikirim juga?" tanya Pak Devan.

Oh, ia tahu namaku walaupun aku hanya karyawan dengan posisi rendah. Ada sedikit rasa senang dihatiku.

"Oh itu karena ada komponen untuk power supply yang belum datang," kataku.

"Coba kamu cek ke bagian logistik."

"Baik Pak. Sekarang saya juga sedang menuju bagian logistik."

Ting...! Pintu lift terbuka. "Permisi Pak," kubungkukkan sedikit badanku kearah Pak Devan tanpa melihat wajahnya.

Aku melangkah keluar dari lift, menuju ruangan logistik.

"Assalaamu'alaikum," kuucapkan salam sebelum melangkah masuk.

"Wa'alaikumsalaam," serempak dijawab oleh penghuni ruangan logistik.

Ada tiga orang karyawan di bagian ini, Pak Haris sebagai Kasie, Teh Tina bagian pengadaan barang dalam negeri dan Teh Wati bagian pengadaan barang luar negeri.

"Pak Haris, saya mohon dibantu, tolong di cek kenapa transistor 2n3055 belum datang juga," kataku sambil tersenyum.

"Kalau sampai minggu depan belum dikirim juga, ada kemungkinan proyek radio com akan terlambat dikirim ke Samarinda."

"Baik, akan saya tanyakan langsung pada suppliernya," kata Pak Haris.

"Makasih banyak ya," mataku tertuju pada Pak Haris, lalu kuanggukkan sedikit kepalaku.

"Teh Tina, Teh Wati, aku permisi dulu ya," kulambaikan tanganku kearah mereka.

*********************************************

terima kasih sudah membaca novel ini, mohon beri dukungan author dengan rate, vote, like dan comment ya 😘😘😘

*********************************************

1
Naimatul Jannati
blum ada lnjutannya thor ririn sm mas devan
kohuna kojana
jempol
Sri Mulya
lanjut
Susantri
kayaknya hanya citra ja yg da dihati Devan..bilang I love u ja hny ma Citra ma Ririn hny kt syg gk lebih..kesal AQ ma Devan lama2..
mizuki
makin kesini ceritanya jadi monoton yg gak perlu di ceritain jangan di tulis dong thor😴😴😴
mizuki
Mak sama anak sama matrenya....maknya ngerestui anaknya nikah sama suami orang biar bisa hidup enak
mizuki
Ternyata si ririn matre juga ya..
Ucy (ig. ucynovel)
aku baru mampir thor

ceritanya kyk keseharian bagus 👍
anggita
👌✌,,
Devi Sihotang Sihotang
kalo udah nikah, nnti egois istri pertama...
Devi Sihotang Sihotang
kalo udah nikah, nnti egois istri pertama
Devi Sihotang Sihotang
lanjut thor
Devi Sihotang Sihotang
seru cerita nya
Fiwanaka
aku mampir Thor...
mampir juga di karya ku ya Tangis Gadis Tegar dan Dikhianati tapi Dicintai karya Fiwanaka
terimakasih
Fiwanaka
aku mampir Thor saling dukung ya thor
N13
btw ini cerita dilanjutkan / nggak ya
N13
Citraaaaa mulu yg diprioritaskan, sepertinya cuma citra yg punya rasa cemburu, jadi seolah2 citra yg jd korban,,,, helowwww
yg maksa minta devan nikah lagi sopo,,, devan jelas² saranin adopsi, citra ngeyelll !!!
akh sumpah kasian aku mah sama Ririn, sekolah yg tinggi Rin, trus berkarier, buka usaha ato apa,,, hempaskan lah Devan n Citra,,, seumur hidup makan ati klu kayak gitu ceritanya,,,
N13
ya iyalah citra dan devan sdh liburan 2x,,, Ririn ?????
N13
nah jd apalagi pertimbangan nya,,, ceraikan Ririn, Ririn jg wanita biasa, yg butuh dicintai
N13
ya sdh minta Devan ceraikan Ririn,,, disini Ririn korban Ego mu Citra,,, biarlah Ririn bebas, kasian mentang² istri kedua harus banyak nahan rasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!