NovelToon NovelToon
Sweet After Divorce

Sweet After Divorce

Status: tamat
Genre:Lari Saat Hamil / Hamil di luar nikah / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:773.6k
Nilai: 5
Nama Author: sinta amalia

Mereka pikir, bercerai adalah pilihan terbaik untuk mengakhiri pernikahan yang terasa jauh dan hambar tanpa rasa. Namun siapa menyangka, Jika setelah pahit perceraian justru terbitlah madunya pernikahan... rasa rindu yang berkepanjangan, kehilangan, rasa saling membutuhkan, dan manisnya cinta?

Sweet after divorce...manis setelah berpisah.

"Setelah berpisah, kamu jadi terlihat menawan dimataku."

"Setelah berpisah, kamu jadi manis terhadapku."

"Mau rujuk?"
.
.
.

Dear pembaca, bijaklah memilih bacaan. Jika hanya ingin mampir dan tidak berniat membaca sampai akhir, maka jangan berani membuka ya 🤗 kecuali kalau sudah tamat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sinta amalia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2 After Divorce

Sudah 3 bulan berlalu, tapi momy masih bertanya, "bahkan sampai sekarang, momy ngga ngerti, ngga bisa paham sama jalan pikiran kamu, Nesh----kalo ditanya kenapa cerai, Anye kurang apa? Selalu jawab Anye ngga kurang apa-apa...tapi kenapa harus cerai. Berarti kamu yang kurang baiknya atau gimana?"

  Sreng--sreng--dokk--dokk-dokk.

Woshhh ..Ssshhh!

Suara bergetar Ica yang seperti menyesalkan sesuatu itu beradu dengan kencangnya desisan pokcoy yang dimasukan ke dalam campuran udang dan bawang, ketika putranya ini datang dan pulang ke rumah.

Mungkin karena ia bosan dengan rasa masakan resto, atau lidahnya yang sudah kelu dengan rasa dari mie instan mulai dari rasa rendang sampai rasa ulat sagu. Yang jelas, satu hal yang pasti. Ganesha bosan dengan kesepian.

Dewa justru hanya tersenyum-senyum geli saja sambil asik menyimak momy yang memarahi Ganesha selama 3 bulan ini, hampir setiap bertemu.

Jika ada manusia yang paling puas ketika momy marah-marah, Sadewalah orangnya, karena dengan itu ia tau bahwa ibunya ini sehat wal'afiat.

Namun untuk kali ini ia tak berani menyela, salah-salah menyinggung maka selop dengan hak 5 cm itu mendarat di kepalanya bikin benjol.

Ia baru saja sampai di rumah momy, setelah menjemput Ryu dan Russel dari TK, sementara sang istri masih berdinas.

Tidak ada yang mirip Ganesha, atau opa Ji, si kembar ini begitu persis Oma dan ayahnya yang bikin orang lain ngelus dada.

"Oma." Ryu meraih punggung tangan Ica berlanjut pada Ganesha, lalu...Blugh! Membanting pintu kulkas setelah sebelumnya berhasil mengambil es krim seenak jidat dari sana.

"E-ee...no--no, Abang---Ryu..." telunjuk Sadewa mengudara tajam melarang itu sebab Russel dan Ryu mengambil es krim begitu banyak, "umi marah nanti."

Dan tiba-tiba, "aaaa dingin bang Sel!" Gaplokk! Ryu mendaratkan pukulannya pada Abang kembarnya seraya menggelinjang melompat-lompat sebab Russel memasukan sebuah es krim berplastik ke dalam punggung baju adik kembarnya itu, bisa ditebak selanjutnya....keduanya bertengkar.

Ganesha menggeleng, begitu kiranya jika keluarga abangnya telah mengisi hari-harinya maka kehebohan, bikin pusing cenat-cenut, berisik.

"Pisahin!" jerit momy yang kemudian membuatnya ikut turun tangan memisahkan, Sadewa memegang Ryu yang masih ngamuk dan marah sebab rasa dingin langsung membuat pegal punggungnya, mencoba menenangkan putra bungsunya itu. Sementara ia membawa Russel, "abang Sel jangan usil gitu. Kalo sampe celaka gimana? Ryu jatuh gimana?"

"Abang Sel kan abangnya Ryu, jadi harus kasih contoh yang bener."

Sementara bocah dengan rambut hitam legam persis Dewa itu hanya nyengir menampakan gigi-gigi susu yang masih rapi dan bagus----"om Nesh---- liat gigi abang yang ini, udah goyang." Unjuknya mengguncang si gigi atas paling depan, "iya. Coba minta ayah atau umi buat ke dokter gigi." Angguk Ganesha.

Namun apa reaksinya? Russel menggidik, "ngga mau, takut doker giginya jelek kaya waktu itu, abang mau dokter giginya cantik kaya umi, atau umi Eyi--umi Fara, atau mama Anye." Yap! Si kembar itu selalu memanggil Anye dengan sebutan mama.

Ganesha menghela nafas, bahkan setelah ia memutuskan untuk tidak mengingatnya lagi, masih saja nama Anye di sebut-sebut seolah orangnya masih ada bersamanya saat ini.

Anyelir, masih dengan rambut yang terlilit handuk menonton drama Cina yang tengah digandrungi orang-orang belakangan ini sambil mengunyah camilan sehat, berbagai oats dan kacang-kacangan yang di-gramasi dalam satu bungkusnya.

Badannya ramping, seperti supermodel. Tuntutan, sekali lagi...itu tuntutan pekerjaannya yang merupakan agensi properti saat ini, sejak lulus kuliah ia sudah menggeluti dunia agensi, terlebih saat ini...sejak ia bercerai dari Ganesha, seorang CEO muda ia mulai masuk frame memasarkan setiap unit properti atau barang apapun yang dipercayakan si calon klien.

Anye adalah sarjana lulusan FISIP jurusan ilmu komunikasi, betul-betul sudah menemukan bidang dan passionnya.

Menyibukkan diri dengan pekerjaan adalah hobbynya sekarang, bahkan ia menjadi workaholic seperti wanita yang tak lagi membutuhkan lelaki.

Dan di mata ibu...itu sungguh mengkhawatirkan, terlebih status janda memiliki stigma buruk di masyarakat---*ahh sudahlah*.

"Anye, masa Iddahmu udah berakhir kan? Ngga pengen buka lembaran baru? Buka hati buat yang baru...apa masih dibikin trauma sama yang kemarin?"

Anye tak repot-repot menghentikan kunyahannya hanya untuk menanggapi ucapan ibu. Ia sudah tak memiliki ayah sejak usianya belasan tahun, bukan meninggal bukan---namun ayah memilih meninggalkannya dan ibu untuk keluarga barunya dan tak pernah kembali untuknya bahkan hanya untuk sekedar menyapanya.

Apakah ini kutukan pernikahan? Beberapa tetangga sampai-sampai mempermasalahkan dan mengait-ngaitkan hal itu. Kegagalan ibu dan ayah, adalah gen turunan untuknya.

Anye tersenyum, "belum, Bu. Kalau sudah jodoh mungkin nanti Allah giring. Lagian aku lagi suka begini, lebih nyaman begini. Toh ibu juga ngga pilih buat nikah lagi kan setelah ditinggal bapak?"

Ibu hanya khawatir Anye merasa kapok, tentang ia dan ayahnya, tentang pernikahannya dan Ganesha.

Wanita itu berdiri dari duduknya, meninggalkan layar ponsel yang masih menayangkan drama Cina dan ibu di ruang tengah sementara ia sendiri, ingin melepaskan dan menjemur handuk yang ada di kepalanya.

Anye, ia menghela nafasnya sejenak. Mencerna pertanyaan dan wajah khawatir ibunya itu. Ibu memang akan selalu tau apa yang dirasakan anaknya. Termasuk----iya, ia trauma, hubungan pernikahan ayah dan ibu, pernikahannya dan Ganesha. Padahal, ibu tidak menjodohkannya, Ganesha itu murni pilihan Anye atau harus ia katakan----jika momy Ica turut andil memintanya menjadi istri Ganesha?

Anye menggeleng memilih meneguk segelas air terlebih dahulu lalu melanjutkan kegiatannya untuk kemudian mengambil vitamin rambut dan sisiran.

Untuk saat ini, ia hanya ingin memikirkan karir saja dulu. Suara jangkrik dan binatang nocturnal mulai bersahutan, membawa suasana malam sedini mungkin saat Anye melirik jika jarum jam masih menunjukan pukul 6 sore.

Ataukah memang malam untuknya datang secepat itu? Malam yang gelap, sunyi dan dingin.

**Desti**

*Bu, klien baru kelas elite masuk, terima jangan*?

"Nyee! ada wa..." jeritan ibu membuyarkan lamunannya tentang meratapi nasib. Ia bergegas keluar dari kamar dan mengambil ponsel yang sejak tadi lupa ia bawa berujung dengan ibu yang melanjutkan menonton drama Cina yang tengah ditontonnya tadi.

Ada senyum tipis penuh kebanggaan, kerja keras bagi kuda... sampai-sampai orang nganggap Anye miara tuyul!

**Bu Anyelir**

*Ambil dong Des, masa engga! biar aku langsung nanti yang ketemu sama bikin konten marketingnya*.

*Kapan ketemu*?

**Desti**

*Mereka mau ketemu besok. Tapi ada janji shoot sama tim buat unit rumah yang di cluster Sogo*.

**Bu Anyelir**

*Biar Indah yang take, buat yang di Sogo*.

**Desti**

*Oke. Aku siapin dulu file kita ya Bu*...

**Bu Anyelir**

*Siap*.

Anye tersenyum bangga, dan bergegas menyiapkan baju terbaiknya untuk bertemu dengan klien kelas kakap yang dimaksud Desti tadi.

Dewa memberikan berkas pada Ganesha dan pesan dari Desti selaku asisten dan manager dari agen pemasaran yang dikelola oleh Anyelir, yang sebenarnya Ganes sudah tau isi dari berkasnya, "Lo ngga masalah kan, Nes?"

Ganesha menggeleng, "ngga. Toh, gue sama Anye pisah juga baik-baik. Kita kerja profesional aja. Dia penyedia jasa, gue calon klien, kalaupun ngga cocok, gue bisa cut atau Anye yang nolak."

Dewa mengangguk meski kemudian alisnya itu main-main, "yakin? Atau gue aja yang mau temuin Anye?" godanya menatap wajah kaku sang adik kembar dimana tak ada santai-santainya, "wuitss, santaii bang....dah lah gue balik. Anak-anak mau nyusuu sama emaknya."

Ganesha berdecak, "bukan abang---Ryu yang nyusuu, tapi elu."

Sadewa tergelak, "ya gimana ya...bini gue manis!" samar, suara Dewa menghilang dan menyisakannya dengan bunyi detakan jantungnya sendiri.

.

.

.

.

1
Queens Nia🪻☕️🍫
Ya ela, bang Gajah🤦🏼‍♀️ tuh anak masih piyik mana segale di sodori saham lagi. Baru brojol anak lo bang kagak garti saham die🤭🤣. Lo bagi gue aja bang ya Allah 😁
Queens Nia🪻☕️🍫
Ya ampun jadi seperti main petak umpet benaran ach bang Gajah besar🤣🤣🤣
💕Rose🌷Tine_N@💋
bener2 emak tere pengen di gaplok bulak balik.ini mah👊👊👊
💕Rose🌷Tine_N@💋
jgn bilang pak Ilham bapaknya Anyelir otorrrrrrr.....
ya ampun dunia memang sempit😊😊
Rosyani Rini
kata aku mh mirip mahluk astral 🤣🤣🤣🤣🤣
💕Rose🌷Tine_N@💋
ya allah Ibas .....otak km tolol amat ya....sampe gk bisa mikir panjang....sadar km tuh hanya butiran debu dimata Ganesh...hadeuh😤
Queens Nia🪻☕️🍫
Rindu teh sin lekat lekat😘🤭😁
💕Rose🌷Tine_N@💋
keren otorrrrr👍👍👍
Kios Flio
💓💓💓💓💓
Widintul Husnah
karya teh sin sll yg luar biasa,,gak bisa bikin move on.. terimakasih
Sri Udaningsih Widjaya
Bagus ceritanya thor
Ana
lanjut
Widintul Husnah
Alhamdulillah,, banyak orang baik yang menolong mbak annye...
Widintul Husnah
Alhamdulillah,,tokcer after divorce
novel destiny
lope sekebon singkong buat teh Shin 🩷
buat karya2 nya yg kadang tokohnya pada kurang se ons, yg romansa nya bukan yg berat seberat balok, buat keabsurd an tokohnya.. aku suka tulisan kamu tetehhhh 😍😍
novel destiny
akhirnya selesai.
terimakasih teh sin untuk semua keseruan nya 🫰
imoe nawar
👍👍
novel destiny
aahh mommy kara 🥺🥺🥺

berarti naka udah belajar sedari bayi yaa dari emak bapaknya masalah sosor menyosor 🤣🤣🤣
novel destiny
masa iya bikin perjanjian ama bayi baru lahir 🤣🤣🤣
novel destiny
kalo baca lahiran gini tuh jadi berasa lahiran beneran aduhhh 😣😣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!