Ruqqaya, gadis cantik dan cerdas berusia 19 tahun, memiliki impian besar untuk masa depan nya. Namun, keputusan orang tua membuat nya harus meninggalkan mimpi-mimpi nya. masalah demi masalah datang, perdebatan antar kakak adik dan orang tua semakin memanas.
ketika sang ibu yang tiba-tiba pergi tanpa kabar, Membuat Ruqqya dan adik-adik nya harus berjuang untuk menemukan sang ibu dan memperbaiki kehidupan keluarga mereka.
Bagaimana kelanjutan kisah nya? Mari ikuti kisahnya di "Perjalan Menuju Kebahagiaan"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon elva19 fitriani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 2
Ruqqaya berjalan berdampingan bersama sama sang adik amalia.. mereka menuju ke meja makan yang sudah terlihat sang Ayah, Ibu dan adik laki-laki nya yang sedang menunggu kehadiran dirinya dan sang adik... "pagiiiiii Ayah Ibuuu.. " sapa Ruqqa ceria sedangkan sang adik hanya tersenyum dan mencium pipi sang Ibu.. "jangan teriak-teriak Ruqqa.. "kata Ibu "selamat pagi juga sayang" lanjut sang Ibu senang karna mendapat kecupan di pagi hari oleh anak bungsu nya itu. "maaf Ibuku.. jawab Ruqqa sambil nyengir.
"ya sudah... yuk mulai sarapan nya... ayah mau sarapan apa.? tanya ibu pada sang suami
"Ayah pakai bubur sumsum aja bu..!! seru Ayah. Ibu mengambilkan bubur sumsum untuk sang suami... sedangkan di sisi lain sang putra dan putri sulungnya sedang berebut telur dadar favorit mereka.
"aku dulu kak... kata Fajar yang juga mau mengambil telur dadar itu. "aku dulu!! seru Ruqqa jahil, dia melotot pada sang adik. dia hanya ingin menggoda sang adik yang sudah terlihat kesal itu.
"Aku duluuu!! kata Fajar ngegas.. "Astagfirullah.. sudah sudah.. kata sang Ibu sambil mengambil piring berisi telur dadar lalu membagi nya menjadi 2.
"nah sudah ayo makan" kata sang Ibu sambil menaruh setengah telur dadar di piring sang putra dan setengah di piring putri sulung nya itu sambil tersenyum... "huuuuh.. dengus kedua nya yang membuat Ayah, Ibu dan Amalia tertawa... sedangkan amalia sudah memulai sarapan lebih dulu bersama sang Ayah dengan menu nasi goreng dengan telur ceplok kesukaan nya.
setelah selesai sarapan Fajar kembali menanyakan kepada sang Ayah. karna dia masih sangat penasaran dengan apa yang akan di katakan sang ayah tadi.
"Ayah tadi bilang mau cari uang tambahan untuk bayar SPP kan? tanya Fajar pada sang Ayah..
Ayah hanya mengangguk pelan.
"Ayah tadi juga bilang mau cari kerja tambahan kan.? memang ayah mau kerja apa? tanya nya beruntun.. dan ke tiga perempuan beda usia itu hanya menyimak apa yang akan di jelaskan oleh sang Ayah.
"Ayah.. kata nya menggantung, sambil menatap anak istri nya itu satu per satu. "Ayah semalam sudah daftar jadi objek online.. kata nya sambil menghela nafas pelan.
"apaaaa...
"ngojek?
"Ayah serius? tanya nya bersamaan. jelas mereka terkejut mendengar penjelasan sang ayah...
"Ayah yakin... setelah ini ayah mulai ngojek" kata nya sambil menunjukkan aplikasi ojek online pada anak dan istri nya itu.
Tiiing,
Ponsel Ayah berbunyi, menampilkan ada orderan masuk di aplikasi ojek milik nya..
"Alhamdulillah... ada orderan masuk," kata sang Ayah sambil tersenyum...
"Ayah yakin? Mau ngojek? tanya Ibu, Ayah hanya mengangguk sambil tersenyum.
"Nah kalian sudah selesai sarapan kan.? yuuuk segera berangkat sekolah... doa kan Ayah.. semoga lancar ngojek nya ya!! seru Ayah semangat...
"semangaaaat " sorak Ruqqa dan Amalia kompak...
"Fajar berangkat dulu ya Yah, Bu.." pamit nya sambil mencium tangan kedua orang tua nya bergantian, di ikuti kakak dan juga adik nya...
"assalammu'alaikum!! seru mereka kompak..
"wa'alaikumsalam.. jawab kedua nya kompak...
"nah sekarang Ayah juga harus berangkat Bu... doakan Ayah semoga lancar ya!! seru nya.. "iya... Ayah hati-hati yaaa!! seru Ibu sambil tersenyum... "assalamualaikum Bu... pamit Ayah
"wa'alaikumsalam"jawab Ibu sambil mencium tangan Ayah... setelah itu Ayah berangkat menuju alamat yang tertera di ponsel nya, untuk menjemput pelanggan pertamanya..
Ibu masuk ke dalam rumah, untuk berberes meja makan yang masih berantakan.