Aisya adalah gadis baik, periang dan selalu berhubungan dengan baik dengan sikap sopan santun nya membuat semua orang menyukainya.
Sehingga seorang mantan yang dulu membuang dan menyakiti perasaan nya kini menyesali dan sangat berambisi untuk memilikinya kembali.
Namun perjuangan Raka Firmansyah sang mantan Aisya tidaklah mudah, ada sosok lain yang Aisya kagumi setelah pengkhianatan yang dia lakukan dulu.
Siapa laki-laki itu?
Dapatkah Raka merebut kembali hati perempuan yang sebaik dan setulus Aisya kembali?
Bagaimana hubungan dan kisah mereka selanjutnya?
Mari kita simak cerita nya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aunty ani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
chapter 1
Jadwal keseharian seorang siswi memang hanya berangkat ke sekolah senin sampai sabtu. Tapi Aisya yang sedang menanti hari kelulusan dan perpisahan sekolah hanya sesekali berangkat ke sekolah.
Hari ini dia memutuskan untuk berangkat sekolah, selain bosan berdiam diri di rumah dia juga merindukan teman-teman nya. Dengan riang dan semangat Aisya berangkat menggunakan angkutan umum. Jarak antara sekolah dengan rumah nya memang hanya 2 km.
" Assalamualaikum, teman-teman" sapa Aisya kepada kedua sahabat nya.
" Eh Aisya Wa'alaikum salam, kok lama sih kita nunggu udah lama nih" jawab Mela salah satu sahabat nya.
" Oh iya maaf tadi ada urusan sebentar, eh gimana udah pada dijahit belum baju buat perpisahan?" tanya Aisya.
" Kita sih tinggal nunggu jadi jahitan baju nya selesai" jawab Mery.
" Wah aku ketinggalan dong nanti sore aku mau on the way tukang jahit ah hehe" ucap Aisya
Mereka hanya berbincang dan berjalan-jalan di area sekolah. Aisya sekolah di Madrasah Aliyah yang dekat dengan rumah nya, karena selain jarak yang tidak jauh dari rumah nya tapi karena Aisya memilih sekolah yang memang berbasic Agama. Kini mereka memilih duduk di taman sekolah.
" Assalamualaikum teman-teman" sapa salah seorang teman laki-laki mereka.
" Wa'alaikum Salam" serempak mereka menjawab.
" Hai Aisya apa kabar? lama gak bertemu ya" sapa Ilham. Ya laki-laki itu adalah Ilham teman sekelas mereka.
" Ciee ciee kok cuman Aisya yang ditanya" cela Mela.
" Eh enggak maksud nya kalian semua apa kabar?" jawab Ilham sambil tersenyum malu-malu.
" Alhamdulillah baik ham, kamu sendiri gimana sehat?" jawab Aisya.
" Aku juga Alhamdulillah baik, eh Aisya kamu jadi mau kuliah ke jakarta?"
" Emmmh, Insya Allah ham, ngomong-ngomong kamu mau kuliah kemana?"
" Aku belum tau, soal nya aku masih bingung masalah biaya nya, kayak nya aku mau kerja dulu" jawab Ilham sendu.
" Ya sudah gak apa-apa yang penting semua nya kamu lakukan yang terbaik saja, nanti hal terbaik pun akan datang kepada mu,bekerja keraslah" Aisya bicara sambil tersenyum.
Hal itu membuat Ilham semakin menyukai Aisya, dia bersemangat dengan ucapan Aisya tadi.
" Terimakasih Aisya, mudah-mudahan nanti kamu jangan lupain aku ya hehe."
" Iya lah Insya Allah aku gak bakal lupain semua teman-teman ku, kalian semua baik, eh kok jadi sedih gini sih aku ngomong nya."
Setelah itu mereka memutuskan untuk pulang ke rumah, karena mereka mempunyai kepentingan masing-masing.
Sebelum pulang Aisya membeli berbagai keperluan ke pasar terlebih dahulu karena mama nya menitip bahan-bahan untuk memasak, karena tempat sekolah Aisya memang dekat dengan pasar.
Tanpa sadar Aisya selalu di ikuti oleh seseorang, bahkan setiap gerakan dan percakapan Aisya di tempat sekolah pun ada yang mengintip nya.
Hari ini Aisya begitu cantik dan manis walaupun mengenakan seragam sekolah dan wajah polos tanpa make up, memang wajah yang sangat cantik natural.
Dan itu membuat seseorang yang memperhatikan sosok Aisya semakin mengagumi nya. Tubuh mungil dan wajah nya yang imut dan manis meneduhkan dan membuat terbuai siapa saja yang memandang nya.
Siapa yang selalu mengikuti Aisya?
Hai terimakasih sudah bersedia mampir dan membaca. Mohon maaf masih banyak kekurangan🙏
Kritik dan saran pun saya tunggu teman-teman😊🙏
mu, ku, dan nya tidak bisa berdiri sendiri, artinya harus ditulis serangkai.
contoh: kata-kata mu> kata-katamu
ku sapa di hari itu> kusapa di hari itu
bersama nya> bersamanya.
Semangat tetap perhatikan eyd. Sukses selalu Kak
Tentang harapan dan doa-doa yang selalu berakhir pada tangan nadir
Keterpaksaan selalu berawal dari ketidakberdayaan menghadapi kenyataan
Sepahit apapun kisah kehidupan, tetap harus kita terima bukan?
Meskipun dengan sadar, itu bukanlah pilihan
Tapi mau bagaimana lagi, garis kehidupan sudah ditentukan oleh Tuhan
Sang Pencipta Kejadian
_______
Kata-kata hanyalah dalih, yang berbicara sesungguhnya adalah hati dengan bahasanya sendiri-sendiri....