Update selasa dan minggu
Aku adalah Zianka alfani arsya atau biasa di panggil Zee.aku adalah seorang mahasiswa tercedas di universitas Asdye Comunity.
aku juga Seorang Ketua Mafia di Organisasi The Hunter yang di takuti semua Geng mafia dan para penguasa yang berlaku kotor.
Pada suatu hari saat aku melakukan tugas untuk membunuh pengusaha narkoba yang sering membunuh anak-anak, ternyata tugas ku tidak berjalan lancar.
karena penjabat itu menyandra anak kecil yang mengancam akan menjatuhkan nya dari balkon villa yang berlantaikan 3 itu.
aku mengorbankan diriku agar anak itu bisa selamat dan yahh aku sudah pasrah saat diriku yang terjatuh.
aku pun hanya bisa memejamkan mataku. namun saat membuka mata, aku sudah berada di zaman yang bernuansa kuno.
Novel ini nggak tau bagus atau tidak karena ini baru pertama kalinya aku buat novel jadi kalo nggak bagus maaf ya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fratiwi Henlia Afny Sitorus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Permulaan
Sang matahari mulai bersinar dengan penuh dilangit, namun seperti biasa Alisha alias Zee masih setia dengan tempat tidurnya.
kemudian seorang wanita yang seumuran dengan alisha mulai membangunkan dirinya.
"putri bangun. ini sudah hampir siang!! putri bangunlah ini hampir siang. putri bangun ,putri dan bla bla bla".
dia adalah Lenia salah satu pelayan setia alisha.
semakin lama suara lenia terdengar sangat berisik bahkan membuat alisha ingin menampar nya agar tidak bisa berbicara atau pun membuka mulutnya lagi dan tidak menganggu tidur berharganya Alisha.
Alhasil Alisha membuka kedua matanya dan menatap lenia dengan tajam dan benci.
walau ia tau lenia adalah salah satu pelayan setia nya yang selalu bersama dirinya tetapi alisha tetap kesal kalau ada yang membangunkan tidur dirinya .
Lenia yang selalu melihat tatapan sendu dari alisha secara mengejutkan mendapat tatapan tajam dan benci untuk pertama kali nya membuat Lenia sangat ketakutan melihat itu.
"apa yang kau inginkan?",ujar alisha dengan tatapan yang masih sama.
"mm-maafkan sa-ya yang sudah mengganggu tidur tuan putri,tapi ini sudah siang putri jadi an-nda harus mandi dan sudah bersiap-siap",jawab lenia dengan kepala tertunduk dan kaki yang gemetar.
"baiklah aku akan mandi tapi dengar ya aku akan mandi sendiri". ujar alisha.
"t-tapi put-",lenia hendak menolak namun alisha sudah memotong pembicaraannya.
"tidak usah membantah",.lanjut alisha dengan tatapan tajam pada lenia.
"b-b-baiklah putri Alisha",jawab lenia.
kemudian alisha memasuki ruangan yang didalamnya terdapat kolam air panas dengan satu persatu melepas pakaiannya serta berendam di kolam tersebut dengan wewangian bunga mawar.
'-ini hari kedua ku disini, sepertinya disini harus bangun pagi, tapi aku tidak suka bangun pagi. Huhh sepertinya tidur berhargaku akan terganggu jika hidup di zaman ini .
hatiku rasanya tercabik jika itu terjadi!!! huhhh tidur berhargaku.'- pikir alisha.
setelah selesai mandi dan memakai pakaiannya,alisha duduk di meja riasnya dan kemudian lenia mulai menyisir rambut hitam panjangnya serta mulai merias wajah dirinya.
namun saat alisha membuka matanya dan melihat pantulan wajah dirinya dicermin betapa terkejutnya alisha melihat wajahnya seperti ondel-ondel yang tidak terbentuk .
"apa yang kau lakukan dengan wajahkuuuu???dan bagaimana bisa kau membuatnya terlihat mengerikan seperti iniii??",ujar alisha yang geram ingin meninju wajah pelayan nya itu.
"m-maaf tuan putri ta-pi selama ini anda selalu berias seperti ini." jawab lenia dengan takut- takut.
'-ASTAGAA!!!! bagaimana bisa alisha berhias seperti ondel-ondel begini.'- ..pikir alisha yang menghapus semua make up tebal diwajahnya dan mulai merias ulang wajah dirinya.
setelah selesai,alisha takjub dengan wajah nya sendiri yang ternyata sangat cantik dan begitu juga dengan lenia yang terpukau akan kecantikan tuannya itu .
lenia tidak menyangka tuan putri nya selama ini pintar berias dan riasannya pas sekali dengan wajah cantik tuannya ini.
lenia berkata:"anda cantik sekali tuan putri,saya tidak menyangka tuan putri pintar berias dan cocok sekali dengan wajah tuan putri".
"aku pun tidak menyangka ternyata wajahku sangat cantik dengan riasan seperti ini",jawab alisha.
lalu alisha mulai memakai perhiasan berwarna ungu dan berwarna biru yang senada dengan warna bola matanya.
......................
"lenia,aku lapar!",ujar alisha.
"ini putri makanannya rita sudah ngambilkannya dari tadi putri",jawab lenia.
alisha hanya menjawab "hmmm ".
karna dirinya sudah sangat lapar .
alisha melahap makanannya sampai habis tapi sebelum memakan makanannya, alisha sudah lebih dulu mencium satu persatu lauk pauk diatas meja untuk mengetahui apakah ada racun didalamnya atau tidak. alisha hanya tidak mau menambah racun yang sudah ada ditubuhnya .
setelah selesai makan alisha keluar dari kediamannya untuk sekedar berjalan-jalan dan memgenal rute- rute kediaman dirinya .
semua putri kerajaan elf frost di tempatkan di bagian barat dan untuk para selir di tempatkan dibagian timur.
Putri Tyrande di tempatkan di kediaman blue sea,
Putri Blonde di kediaman green tree,
Putri Brevi di kediaman bright sky dan kediaman Putri terbesar adalah kediaman snow white yaitu kediaman yang di tempati Putri Alisha.
Separuh perjalanan dirinya berpas-pas'an dengan putri pertama selir kedua yaitu putri Blonde alias adik tiri Alisha. seakan tak melihatnya, alisha hanya memasang wajah datar dan tidak peduli sambil melewati Blonde tanpa melirik wajahnya sama sekali.
Blonde merasa tidak terima akan kejadian tersebut, bagaimana bisa alisha si sampah pengecut itu berani tidak menunduk padanya apalagi seakan-akan ia tidak melihat dirinya:
"beraninya sampah pengecut sepertimu tidak menunduk dan berpura-pura tidak melihatku". Ucap blonde.
alisha pun berhenti saat blonde mengatakan itu. kemudian alisha membalas dengan kata pedasnya :
"hho ho untuk apa aku menundukan kepalaku pada orang menjijikan sepertimu yang tidak tau diri dengan statusnya sebagai putri selir. aku adalah anak sah dari RA-TU kerajaan ini, jadi aku punya hak siapa yang ingin aku lihat atau siapa yang tidak aku ingin hormati.", ucap alisha yang sengaja menekan kalimat ratu dan memasang ekspresi wajah jijik pada blonde.
para pelayan dari kedua putri tersebut terkejut tak terkecuali blonde bagaimana bisa alisha yang selama ini dikenal pengecut dan pendiam serta penurut itu tiba-tiba menjawab, dengan kata-kata yang amat lantang kepadanya.
terlebih lagi alisha yang selama ini selalu menunjukan ekspresi ketakutan melihat dirinya, malah sekarang berani menunjukan eskpresi wajah jijik padanya.
amarah blonde langsung memuncak :" kurang ajar,,sampah sepertimu yang hanya perunggu tingkat 1 berani menghinaku yang sudah tingkat perunggu 9 akan ku cabik-cabik mulutmu itu ",
ucap blonde yang menggebu-gebu dan langsung menyerang alisha dengan sihir esnya.
namun berbeda dengan blonde yang menggebu-gebu alisha hanya menatap blonde dengan sangat-sangat datar.
blonde merasa sangat diremehkan oleh sikap alisha yang ada di hadapannya saat ini. yang hanya menatapnya dengan tatapan yang datar . blonde ingin sekali menghancur wajah Alisha yang membuat semua kalangan wanita - wanita iri melihatnya.
saat serangan blonde hampir mengenai alisha, dirinya dengan santai menghindar dan memberikan serangan balik dengan meninju blonde sepenuh tenaga .
blonde kaget dan bingung, mengapa alisha tiba-tiba hilang di hadapannya dan tiba-tiba muncul dihadapannya lagi sambil meninju perut blonde sangat kuat.
Naas blonde tidak bisa menahan tinju itu yang membuat dirinya terlempar 20 m kebelakang dan menabrak pohon sekaligus.
seketika blonde merasa semua tulang-tulangnya patah dan dirinya memuntahkan seteguk darah merah dari mulutnya.
blonde berfikir bagaimana bisa alisha yang selama ini hanya sampah dan tidak punya kemampuan apapun bisa jadi sekuat itu.
para dayang yang menyaksikan kejadian itu memblalakan matanya dan mereka hampir tidak bisa percaya apa yang dilihat mereka sekarang.
Putri blonde yang sudah terkapar di dekat pohon sedangkan putri alisha yang masih berdiri secara tegak .
merekapun menatap alisha secara bersamaan namun apa yang dilihat mereka malah senyum kecil yang sangat mengerikan pada wajah cantiknya itu. mereka semua benar- benar bergidik ngeri dan menelan ludah gugup secara bersamaan GLuub.
Alisha tersenyum sangat puas melihat blonde yang sudah terkapar karena telah merusak moodnya dihari yang indah ini.
kemudian alisha mendekati blonde yang sudah terkapar dan setengah sadar , alisha pun berkata dengan dingin .
"sepertinya kau cocok juga tidur disini!!". blonde yang menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya pun berusaha untuk berbicara :
"b-bagaim-ana bisa kau melakukan itu? pad-hal selama ini kau ha-nya sampah yang tidak punya kemampuan dan keahlian apapun". mendengar itu membuat alisha sedikit mengeluarkan aura membunuhnya membuat para pelayan sesak nafas.
alisha pun berkata dengan mencengkram rahang blonde dan kuku jari telunjuknya membelai wajah nya:
"bukan urusanmu!!..wanita bodoh sepertimu, jika berani bersikap kurang ajar lagi padaku, maka aku akan merobek-robek wajahmu ini".alisha dengan senyum yang amat mengerikan.
Alisha juga sedikit menekan kukunya pada wajah blonde dan membuat wajahnya tergores lumayan dalam.
blonde yang melihat itu bergidik ngeri dan takut dengan apa yang ia lihat . rasa aura membunuh dari alisha membuat wajah blonde semakin pucat pasih.
seakan hati kecil dan fikiranya berbicara untuk menuruti kata-kata alisha,jika dia tidak menurutinya bisa membuat nyawa nya melayang.
"b-baiklah",ujar blonde
."bagus,,jika kamu menurut maka penderitaanmu sedikit ringan. namun kalo membantah.......bersiaplah dengan penyiksaan kejam dariku". jawab alisha dengan nada dingin yang berbisik di telinga blonde.
blonde hanya mengangguk lemah. Kemudian alisha menyuruh para dayang blonde untuk membawanya pergi .
mereka pun langsung cepat-cepat mengangkat tuannya ke kediaman green tree agar bisa cepat diobati.
tak berapa lama alisha sempoyongan dan langsung di pegangi para pelayannya.
lenia sangat khawatir dengan tuan putrinya yang tiba tiba terlihat sangat pucat :
" putri anda tidak apa-apa?anda terlihat pucat sekali,,kita kembali ke kediaman saja ya putri?",ujar lenia.
"hmm baiklah",jawab alisha.
setelah sampai di kediamannya,alisha langsung menyuruh para pelayannya untuk keluar agar ia bisa istirahat karena ntah kenapa tubuhnya tiba- tiba terasa sangat lemas.
semoga cpt di perbiki kedepanya ya kak...tetap semangat.. untuk kelanjutan ceritanya....
ku menunggu kedatangan cerita selanjutnya
padahal di judul penjelasan ada, yg artinya ada 11 tingkat sihir