NovelToon NovelToon
SHOW ME

SHOW ME

Status: tamat
Genre:Contest / Badboy / Sudah Terbit / Tamat
Popularitas:3.3M
Nilai: 5
Nama Author: Dhea Novita

[Terbit Novel]

Perjalanan cinta unik antara Psikiater dan CIA bernama Justin, untuk mendapatkan informasi mengenai mafia yang menjadi targetnya ia harus berpura-pura menjadi pasien dari Psikiater cantik bernama Jessy.

Bukannya berjalan dengan lancar sesuai rencana, ia malah harus terjebak bersama Jessy. Pertengkaran layaknya Tom & Jerry selalu mengisi pertemuan mereka. Tak menyangka, hal itu justru membuat mereka saling jatuh cinta.

Saat keduanya memutuskan untuk menikah, Justin tidak bisa menjawab pertanyaan Jessy 'Apa pekerjaan mu?' semua semakin rumit saat Justin mendapatkan misi tentang pembunuhan berantai yang disusul oleh kematian Larissa, sahabat Jessy. Kesalahpahaman dan kecurigaan mulai muncul. Akankah semuanya terpecahkan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dhea Novita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ditelantarkan

Kelopak mata itu bergerak samar, disusul oleh bulu mata yang mulai terangkat. Wanita itu terbangun, membuka matanya dengan perlahan. Sinar matahari mulai menerobos masuk melalui celah jendela kamarnya.

"Uhh, nyenyak sekali tidur ku." Gumamnya sambil menggeliatkan tubuh indahnya dibalik selimut tebal. Matanya kembali ia pejamkan dan semakin bergulung dengan selimut tebal itu.

"Jam berapa ini?" Jessy menggapai ponsel yang selalu ia simpan diatas nakas.

Mata Jessy terbuka penuh, tanggannya tak berhasil menggapai apapun. "Kemana ponsel ku." Gerutu nya, Jessy duduk dari tidurnya, memperhatikan pakaiannya yang berserakan dimana-mana. Ia masih belum berfikir jernih. Setelah beberapa detik berlalu, Jessy tersadar.

"Astaga!" Pekiknya sambil menarik selimut, menutup tubuhnya yang hanya mengenakan pakaian dalam. Ia panik seketika. Mencari ponsel dengan mata dan kembali mengintip tubuhnya dibalik selimut. Jantungnya berdebar.

"Apa-apaan ini!" Ingin rasanya ia berteriak. Apa yang sudah dilakukan pria itu. Rasanya ia hancur dan tak ada harga dirinya. Sesuatu yang sudah ia jaga selama ini dirampas begitu saja oleh Justin. Demi tuhan! Ia baru mengenal pria itu Sabtu kemarin.

"Tenang Jessy. Kau harus tenang." Jessy membaringkan tubuhnya, ia menggenggam erat selimut itu diatas dada. Matanya fokus pada langit-langit kamar. Pikiran berkecamuk. Apa ini termasuk kasus pemerkosaan? Oleh pasiennya sendiri?.

-

Jessy Edellyn, seorang psikiater muda yang baru 4 tahun ini sukses dengan karirnya, ia membuka praktek nya dirumahnya sendiri. Ia anak kedua sekaligus anak terakhir dan memilih mengasingkan diri dikota orang lain. Setelah berhasil menjadi mahasiswa kedokteran, banyak yang menyayangkan Jessy karena memilih bidang psikiatri sebagai bidang spesialisnya, seorang dokter spesialis yang mendalami ilmu kesehatan jiwa dan perilaku. Psikiatri sendiri adalah cabang keilmuan medis yang fokus pada diagnosis, pengobatan, dan pencegahan terhadap gangguan emosional, kejiwaan, maupun perilaku.

Orangtua bahkan teman-temannya secara terang-terangan menyuruh Jessy untuk mengambil bidang lain seperti dokter bedah, penyakit dalam atau bidang yang nantinya menjamin masa depan Jessy.

Namun Jessy lebih senang mendengarkan curhatan orang lain, membantu mereka menemukan jalan keluarnya atau menenangkan orang-orang yang tertekan. Keputusan Jessy semakin besar saat ia terpilih menjadi anggota Academy of Psychosomatic Medicine (APM). Academy ini adalah penambahan American Psychiatric Association yang khusus untuk memberikan pelatihan dan pendidikan untuk calon psikiater CLP atau saat ini dikenal dengan sebutan Spesialis Pengobatan Psikosomatik.

Ayah dan ibunya seorang ahli hukum, atau lebih tepatnya pengacara yang sudah terkenal di Kanada. Namun, Jessy tak nyaman dengan berbagai hukum dan tindakan kriminal lainnya, terlalu menakutkan, ia lebih nyaman menjadi teman bagi semua orang.

-

Cukup untuk perkenalannya, kembali pada masa sulitnya sekarang. Jessy menutup wajahnya dengan bantal. Ia sepertinya akan depresi dan membutuhkan psikolog, ia tak bisa menjadi dokter untuk dirinya sendiri!

Jessy mulai beranjak dari tempat tidur nya, mencoba untuk berdiri namun ragu, ia teringat dengan ucapan teman-temannya yang pernah menceritakan pengalaman pertama mereka, rasanya sakit saat berjalan nanti. Jessy mulai memberanikan diri untuk berdiri, ia sedikit bingung saat tak merasakan sakit apa-apa.

"Astaga ini benar-benar membuat ku gila!" Jessy mengambil cepat semua pakaian yang berhamburan itu. Ia memakai asal pakaiannya kembali dan berlari menuju ruang praktek nya.

Ruangannya rapi seperti biasa, ponselnya pun tergeletak diatas meja.

"Aku kira ia mencuri semua barang ku juga!" Gerutu Jessy kesal. Ia mengambil ponselnya, namun pandangannya terhenti pada sebuah coklat. 'Terimakasih atas kerja samanya.' Jessy menggenggam coklat itu dengan kencang, apanya yang kerjasama!.

Jessy menyalakan komputernya. Ia memeriksa CCTV untuk mengetahui kejadian semalam, ia pasti sudah diberikan obat tidur oleh pria itu, tapi yang membuat Jessy bingung adalah ia tak makan atau minum apapun saat Justin berkunjung.

"Dia benar-benar gila." Gumam Jessy saat melihat Justin tersenyum setelah dirinya tak sadarkan diri. Matanya kembali menajam saat pria itu membuka lacinya, mengambil kertas-kertas catatan pasiennya.

"Apa yang ia cari?" Lagi-lagi Jessy bergumam, ia semakin bingung saat Justin memotret kertas-kertas itu.

Jessy menggapai ponselnya, mencari kontak Justin.

"Sial!" Panggilan Jessy tak diangkat oleh pria itu. Justin sudah benar-benar keterlaluan. Ia sudah mencuri catatannya dan menidurinya!.

Kini Jessy mencari kontak lain dan mulai menyimpan ponsel ditelinganya.

"Hallo."

"Aku ingin memasang CCTV lagi, kali ini disetiap ruangan."

"Ya, dari mulai pintu masuk, ruang tamu, kamar tamu, dapur bahkan dikamar ku juga aku ingin memasangnya."

"Baik aku tunggu siang ini." Jessy mematikan panggilan itu, Ia kembali menelfon Justin terus menerus.

1
Neno Arya
mulai back ni
Alexa Juliana
Justin menghilang kemana yaaa?
Tina Nine
Luar biasa
Nona Thampuz
ini awal nya baca novel yg mana dulu sih ?
bingung aku...
mohon pencerahannya para readers sekalian
Ig: Dheanvta: 1. one night stand with my CEO
2. show me
3. the perfect match
total 1 replies
Utiira
ceritanya menarik dan unik, memiliki warna sendiri yang selalu membuat penasaran untuk lanjut membaca..
semangat terus berkarya author
Aishnina(✿ ♥‿♥)
ceritanya menarik
tp aku lebih suka visual jessy yg di cerita tentang Alicia
Cancer
🤣🤣kocak bngett
Cancer
masih ngakak sma pikiran jessi tentang pkerjaan justin, menangkap hewan buas? 😂
bunda Thalita
syukaaaaa bangeeeetttt semangat terus ya buat karya2 baru yang luar biasa
yhoenietha_njus🌴
selalu menarik
Marhaban ya Nur17
oh gtu toh ???
Marhaban ya Nur17
ciyeeee udh baekan
Marhaban ya Nur17
yes thor g pp 😁 gw paam ko
Marhaban ya Nur17
se will pembunuhnya ??? berarti larissa
Marhaban ya Nur17
waduh ! Jessy emang berlebihan y
Marhaban ya Nur17
sabar wil
Marhaban ya Nur17
petakilan semua se kaya e
Marhaban ya Nur17
wkwkkw gw ngebayangine yg film Jackie chan yg part ini 😀😁
Marhaban ya Nur17
neh klo di ftv mh pantese vino ama Marsha ye
Marhaban ya Nur17
😜😀😝
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!