NovelToon NovelToon
Penantian Sheilla

Penantian Sheilla

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Penyesalan Suami / KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga) / Tamat
Popularitas:21.6k
Nilai: 5
Nama Author: chocolate_coffee

Tujuh tahun Sheilla mencintai Ardhito dalam diam, sejak masa SMA yang polos hingga dewasa. Namun di tahun kedelapan, takdir justru memberinya luka. Akibat jebakan salah sasaran di sebuah kamar hotel yang dirancang teman-teman Ardhito, keduanya terpaksa menikah demi menutupi skandal.

Pernikahan yang Sheilla dambakan berubah menjadi neraka. Ardhito yang merasa dijebak melampiaskan amarahnya melalui pengabaian dingin dan kekerasan fisik (KDRT). Di tengah sisa-sisa cintanya yang hancur, Sheilla harus memilih: terus bertahan sebagai martir cinta yang tak terbalas, atau mengumpulkan keberanian untuk pergi dan menyembuhkan dirinya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon chocolate_coffee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pagi yang Bukan Mimpi

Harum aroma kopi biasanya menjadi hal favorit Sheilla untuk memulai hari. Tapi pagi ini, bau itu kalah telak oleh aroma tajam deterjen hotel dan sisa parfum maskulin yang masih menempel di bantal sebelah. Sheilla mengerjap, menatap langit-langit kamar hotel yang asing dengan jantung yang tiba-tiba berdegup kencang.

Dia menoleh ke samping. Di sana, Ardhito masih terlelap. Wajah yang selama tujuh tahun ini hanya bisa ia pandangi dari kejauhan—dari balik meja kantin SMA, dari seberang koridor kampus, hingga di pojok ruangan kantor—kini berada tepat di depan matanya. Dekat sekali, hingga Sheilla bisa menghitung setiap helai bulu matanya.

Namun, Sheilla tidak merasa bahagia. Tidak ada butterfly in her stomach. Yang ada hanyalah rasa sesak yang menghimpit paru-parunya.

"Ini salah," bisiknya pelan. Suaranya serak, tenggorokannya terasa seperti baru saja menelan pasir.

Ingatannya berputar mundur ke acara semalam. Reuni kecil yang digagas teman-teman Ardhito. Sheilla ingat diajak masuk ke kamar ini oleh salah satu teman Ardhito yang bilang pria itu mabuk berat. Dan sisanya? Semuanya buram, kacau, dan berakhir pada kenyataan pahit bahwa pintu kamar itu sengaja dikunci dari luar hingga pagi hari saat "penggerebekan" oleh keluarga besar mereka terjadi.

Tiba-tiba, tubuh di sampingnya bergerak. Ardhito membuka mata. Tidak ada binar hangat atau kebingungan yang lembut. Yang ada hanyalah tatapan dingin sebeku es yang langsung menghujam tepat ke jantung Sheilla.

"Puas?"

Satu kata itu keluar dari mulut Ardhito, tajam dan menyakitkan. Ia bangkit duduk, membiarkan selimutnya melorot tanpa peduli, lalu menatap Sheilla dengan jijik.

"Dhito, aku... aku nggak tahu kenapa bisa begini. Aku juga dijebak," Sheilla mencoba membela diri, tangannya gemetar menarik selimut untuk menutupi bahunya yang polos.

Ardhito tertawa sinis, tawa yang terdengar lebih seperti bentakan. "Dijebak? Sheilla, semua orang tahu kamu itu pemuja rahasia saya sejak SMA. Jangan sok suci. Strategi kamu sama temen-temen saya keren juga ya? Akhirnya dapet apa yang kamu mau, kan?"

"Nggak gitu, Dhito! Aku beneran nggak tahu!"

"Cukup!" Ardhito berdiri, menyambar kemejanya yang berserakan di lantai. "Karena drama murah kalian semalam, orang tua saya maksa kita nikah minggu depan. Selamat, Sheilla. Kamu menang. Kamu dapet status yang kamu idam-idamkan selama tujuh tahun ini."

Ardhito melangkah mendekat, mencengkeram rahang Sheilla dengan kuat hingga gadis itu merintih. Matanya berkilat penuh kebencian yang belum pernah Sheilla lihat sebelumnya.

"Tapi ingat satu hal. kamu mungkin dapet status istri, tapi kamu nggak akan pernah dapet saya. Kamu bakal nyesel pernah ngerencanain ini semua."

Pintu kamar mandi tertutup dengan dentuman keras, meninggalkan Sheilla yang luruh di atas kasur. Air mata yang sejak tadi ditahannya akhirnya tumpah juga.

--

Tujuh tahun. Tujuh tahun dia menjaga perasaan ini tetap murni, mengagumi Ardhito dalam diam tanpa pernah berani mengusik hidup pria itu. Dia memimpikan sebuah pernikahan yang indah, sebuah pengakuan cinta yang manis, bukan sebuah "kecelakaan" yang dipaksakan seperti ini.

Sheilla memeluk lututnya. Dia tahu, mulai hari ini, penantiannya bukan lagi soal menunggu cinta Ardhito berbalas. Melainkan penantian tentang berapa lama lagi dia sanggup bertahan dalam penjara yang disebut pernikahan, bersama pria yang kini menganggapnya sebagai musuh paling nyata.

Pagi itu, di kamar hotel yang dingin, Sheilla menyadari bahwa mimpi indahnya baru saja berakhir menjadi mimpi buruk yang paling panjang.

To Be Continue...

-- Hallo terimakasih sudah selalu memberikan support kepada Author, Sehat selalu untuk kalian semua ya. Dukung selalu Author setiap harinya, dan jangan lupa komen selalu agar author makin semangat buat uploadnya hihi --

1
Lili Inggrid
bagus ceritanya..
Wiwit
pendek banget babnya
TRI FAA
pd akhirny kmbali versi lma,smoga lncar smpai melahirkn
ChocolateCoffee_
Terimakasih sudah membaca cerita karya aku💖
Indah Alifah
pretttttt
🌼WINA🌼
sheilla berjodoh sama siapa ya...
🌼WINA🌼
semoga shila menemukan kebahagiannya dan mendapatkan pendamping tulus mencintainya...
🌼WINA🌼
Buka hatimu buat Adrian sheilla, semoga kamu akan mendapatkan kebahagiaan...
🌼WINA🌼
sudah terlambat dhito hati sheilla dah beku, cintanya dari masa sekolah sma kamu sia2kan...
🌼WINA🌼
Mampooos dhito merasakan kehilangan sheilla, semua terasa hampa kan makanya istri baik shieila kamu sia2...
🌼WINA🌼
Baru tahu rasa nanti menyadari kamu mencintai sheilla telah pergi jauh, pastinya akan menyesal telah sia-siakak istri sebaik sheilla....
🌼WINA🌼
Biarkan dhito merasakan menyesal dan kehilangan, orang sangat mencintai dengan tulus...
disaat sheilla pergi penyesalan pasti akan dateng...
🌼WINA🌼
semangat-semangat thor💪🏼💪🏼💪🏼Jangan bodoh sheilla mengambil keputusan bunuh diri, jadi wanita yg tangguh dam kuat...
🌼WINA🌼
pergi yg jauh sheilla tinggalkan dhito tidak mengganggapmu istri, kamu hanya dapat penderitaan aja...
🌼WINA🌼
seharusnya dhito selidiki dulu siapakah yg menjebaknya, takutnya hanya salahpaham aja....

sheilla emang diam-diam mencintai dhito tapi hanya dipendam aja, sheilla dari SMA hingga kuliah hanya pengagum rahasia ardhito...
🌼WINA🌼
kayaknya dijibak teman2nya, klo sheilla ingin memiliki dhito dari dulu kali merencanakan jahat dari waktu kuliah...
falea sezi
uda end kah
Alif
smoga saja kamu menderita dhito
Siti Chadijah Siregar
sangat mengena sekali bahasanya hatiku tersentuh
Rubiyata Gimba
baru kau tahu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!