Capella Starheart!
Seorang Gadis Remaja Cantik 16 Tahun baru saja pindah dari kota bawah ke kota layang Star Colossus bersama satu keluarga kecilnya.
Gadis itu tahu tidak akan ada banyak yang berubah di sana.
Memulai kehidupan baru di sebuah perumahan bernama Harmonia, menjalin ikatan baru dengan tetangga dan juga di lingkungan sekolah barunya.
Hidup berdampingan dengan Para Monster dan Kelompok Pahlawan dijuluki The Masquerades sudah biasa di zaman penuh teknologi maju sekarang ini.
Tapi yang jadi pertanyaan adalah... Ada tujuan apa Ibunya membawanya ke atas sana?
(Science Fantasy Ini Lebih Menceritakan Sisi Kehidupan Karakter, Dan Tidak Sepenuhnya Dalam Konflik Serius Yang Berbahaya)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fredyanto Wijaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 1: "New Home"
[BAB 1: Kedatangan Di Star Colossus]
Rambut cokelat keemasannya bergoyang pelan mengikuti getaran kendaraan. Di pangkuannya, tablet tua peninggalan ayahnya menyala terang. Wajahnya menunduk. Jemarinya sibuk bergerak di atas layar... mendekor, makeover, sampai menciptakan sosok baru.
Game Simulasi kehidupan mengisi waktu bosannya selama di tengah perjalanan.
Terus bermain meskipun kehidupan baru sesungguhnya ada di luar sana_ Sebentar lagi menyambut dirinya, dan keluarganya.
Bernama lengkap Capella Starheart. Dia adalah seorang Gadis remaja 16 tahun dari kota bawah yang sedang menempuh perjalanan panjang ke tempat tinggal barunya.
Bukan pilihannya.
Tapi itu keputusan Ibunya.
Dan Ibunya lah yang menyetir_ membawa satu keluarga kecil mereka menggunakan mobil pribadi mereka. Di balik kursi depan sana, Ibunya yang bernama Margaret sedang fokus menyetir, dengan senyum tipis yang tertahan.
Sedangkan di sisi kursi samping tempatnya duduk... Adik laki-lakinya yang belum lama itu menginjak 12 tahun, bernama Tim, sama sekali tidak bisa diam.
"Wah! Lihat itu!"
"Eh! Yang itu apa?!"
"Cap! Cap! Cepat lihat!" terusnya, berusaha menarik perhatian. Tapi Capella bahkan tidak menoleh.
"Hm," Jawabanya pendek. Wajahnya tetap menunduk pada layar tablet.
Bulu matanya menutupi sedikit pancaran biru di pupil matanya yang sedang fokus. Sesekali berkedip kecil saat jarinya sedang memilih model rambut yang tepat untuk karakter utamanya.
"Tidak."
"Tidak."
"Aneh."
Gumaman samar Capella. Jarinya terus bergerak.
Sedangkan Tim kembali menempelkan wajah ke jendela sambil menunjuk ke berbagai arah seperti turis yang baru pertama kali melihat dunia luar.
Hari itu hari selasa... 12, Maret, 2047.
Masa itu hampir seluruh dunia sedang dalam krisis makanan dan juga keamanan. Beberapa negara diambang kehancuran seperti salah satunya adalah Jepang. Di sana jumlah generasi asli terus menurun drastis setiap tahunnya, dan stabilitas kehidupan di berbagai kota di Jepang sudah diambil alih oleh penduduk dari negara lain yang kebanyakannya dari Asia Selatan.
Dunia mungkin sudah mengandalkan berbagai macam jenis teknologi yang mutakhir, tapi karena kecanggihan itu semua lah yang membuat kebanyakan orang menderita. Terutama rakyat kecil. Arus kehidupan penuh kecerdasan buatan_ atau pada umumnya disebut sebagai AI_ mengambil kesejahteraan mereka. Kecerdasan manusia digantikan mesin tidak berperasaan. Sudah hampir tidak ada lagi tempat bagi para pekerja. Jika tidak punya keahlian spesial khusus untuk mendapatkan uang secara mandiri, mereka akan kelaparan.
Perusahaan tidak lagi membutuhkan pekerja berwujud dan mudah renta.
Demi tetap keberlangsungan kehidupan manusia, Sekarang tanah tidak lagi milik siapapun. Bukan milik pribadi... maupun negara manapun. Sekarang hanya satu pemerintahan yang mengendalikan lingkar ekonomi.
Entah siapa sosok si pengendali roda ekonomi dibalik itu semua. Mereka bekerja di balik layar dan seakan mengendalikan kehidupan seperti boneka. Atau Dunia Simulasi.
Orang-orang atau pihak yang membentuk gerakan perlawanan_ atau disebut para pemberontak_ resmi menyebutnya sebagai Pemerintahan Anomali. Mereka menyimpangkan peraturan lama yang seharusnya tidak boleh diubah, penuh ketidaknormalan, keanehan dari segi menjalankan roda ekonomi atau kehidupan, aturan-aturan yang kejam, dan berbagai banyak keadaan salah lainnya.
Dan itu sepenuhnya dijalankan dari atas sana. Jauh di langit di balik kabut awan yang gelap. Di Bulan! atau sebenarnya bulan kedua yang adalah buatan.
Jaraknya bisa dibilang cukup dekat, jika dihitung dari jarak bulan yang asli. Bahkan sebenarnya masih dapat dijangkau hanya dengan pesawat berteknologi paling sederhana di masanya. Karena jaraknya tepat tidak jauh dari luar atmosfer.
Tidak ada yang pernah bertemu dengan mereka. Hanya orang-orang utusan yang dibayar menjadi koneksi antara Bumi dan Bulan. Seperti pemberi pesan, informasi dan lain-lain. Itupun mereka juga mengaku kalau mereka tidak pernah bertemu secara langsung.
Keberadaan mereka sepenuhnya tersembunyi di dalam bulan kedua yang penuh modifikasi teknologi. Hampir seluruh permukaannya sudah dipasang persenjataan berupa turret keamanan, laser pendeteksi, atau juga prisai energi, dan berbagai hal lainnya seperti satelit menyerupai pesawat dengan empat sayap ala malaikat yang terbuat dari semacam lempeng besi maju.
Tapi pertahanan itu jelas bukan untuk invasi alien. Bukan untuk melindungi bumi dari serangan pihak makhluk asing tidak diundang, yang akan datang dan selalu akan mengucapkan salam pembuka, "Wahai penghuni Bumi! Kami datang dengan damai!" 👽
"BLAH!" :p
Melainkan berguna untuk menjauhkan diri dari bumi itu sendiri. Semua yang menghuni bumi, terutama para pemberontak. Pihak yang menentang.
Dan mungkin memang berhasil. Sampai saat itu belum ada satupun dari pihak pemberontak dapat menginjakkan ujung jari kakinya di sana.
Teknologi pihak bulan jauh lebih canggih. Kendaraan terbang yang memiliki teknologi kamuflase pun tidak bisa membuat para pemberontak mendekat.
Masalahnya adalah bukan turret atau pertahan berupa persenjataan itu, melainkan ada satu hal yang membuat bulan tidak bisa didekati.
Satu yang paling diwaspadai!
Yaitu, teknologi terbaru yang hanya dimiliki pihak mereka. Pihak Pemerintah! Teknologi berupa mesin mata besar yang tertanam di permukaan bulan.
Itu selalu mengawasi. Mata itu selalu melirik ke berbagai arah layaknya mata manusia sungguhan. Atau mata Tuhan. Mata yang tidak hanya mengawasi langsung dari kejauhan atas sana... melainkan juga terhubung dengan hampir semua teknologi di bumi. Teknologi lawas yang mudah diretas dan dikendalikan oleh Pihak pemerintah di bulan. Seperti kamera CCTV di jalan, jalur Internet, sampai kamera dan speaker di ponsel pribadi.
Hampir semua tidak luput dari pengawasan. Orang-orang seakan diawasi seperti tahanan.
Mereka sudah memprediksi tepat... apa saja hal yang mungkin akan terjadi kedepannya. Itu kejam! Mereka bertingkah seperti layaknya Tuhan! Seakan dapat menggantikan dunia dengan teknologi dan persenjataan semacam itu, dan mengawasi semua drama kehidupan penuh konflik.
Juga tawa kebahagian palsu.
Karena satu pemerintahan inilah, orang-orang banyak yang menderita. Kehidupan yang seharusnya penuh pilihan sekarang hampir sepenuhnya dibatasi. Orang-orang di bumi tidak punya hak memilih atau memutuskan dimana mereka tinggal. Lebih buruk dari membayar sewa bulanan di tempat penginapan. Tanah juga tidak bisa dibeli.
Semua milik Bulan.
Seperti yang sudah dikatakan tadi... Jika mereka tidak punya keahlian spesial yang menghasilkan uang secara mandiri, mereka akan kelaparan, dan juga kehilangan tempat yang ditempati mereka.
Orang-orang yang lebih kaya akan menggantikan dan menggeser posisi golongan bawah. Dan yang jatuh dalam keadaan menyedihkan, harapannya tidak begitu banyak. Peluangnya begitu kecil dapat bertahan.
Banyak yang sudah berubah!
Negara Amerika Serikat tentu menjadi salah satunya!
Negara ini sekarang terbagi menjadi dua. Wilayah bawah dan atas. Membuat amukan alam berupa gempa tidak lagi akan menjadi masalah serius bagi yang tinggal di wilayah atas.
Disebut sebagai Kota Layang, Jarak tingginya tidak sampai menembus awan jika dihitung dari permukaan bumi. Masih bisa terlihat dari bawah sana walaupun mungkin kadang agak tertutupi kabut di waktu tertentu.
Nyatanya, tidak seluruh wilayah. Sebagian buatan, dan sebagiannya lagi masih murni bagian-bagian kota asli yang dipisahkan dari wilayah bawah, lalu disatukan kembali menjadi satu kesatuan baru di atas sana. Seperti sebagian dari California. Sebagian wilayah kehutanan dan lautan juga dapat mereka angkat ke atas sana.
Ya begitu lah! Memang terdengar mustahil. Sedangkan sisanya masih di bawah dengan keamanan tingkat tinggi. Karena di wilayah bawah lah orang-orang berbahaya banyak berkeliaran.
Tapi sekarang yang berada di atas juga hampir tidak ada bedanya. Sekarang tidak selalu aman. Tidak lagi! Walaupun awalnya begitu.
Kota layang yang dinamai sebagai, "Star Colossus!" Kota yang sama... yang sekarang ini menjadi tempat tinggal baru bagi keluarga kecil Capella.
Proses mereka membuat Kota Star Colossus sangatlah beresiko dan menyeramkan.
Bekas wilayah yang diangkat, menjadi kawah luas yang kedalamannya terbilang cukup untuk menjadi tempat pembuangan bagi ratusan bangkai pesawat kargo. Sebelum akhirnya sekarang sudah dibuat ulang menjadi kota kecil tambahan dan juga bunker guna menutupi pemandangan kawah yang mengerikan.
Saat siang, kota-kota layang Amerika Star Colossus, mengandalkan tenaga panas matahari. Sedangkan saat malam, itu ditenagai energi Solar XI 305, Load kembangan dari perusahaan High Tech paling maju di Amerika Serikat, Polaris Hugo! dari matahari kedua hasil ciptaan mereka sendiri yang difungsikan hanya saat gelap atau malam hari.
Dapat bertahan sampai 18 jam non stop sebelum batas Overhit ⚠️ pada kinerja inti core-nya.
Jadi selama roket pendorong di bawahnya tetap mendapatkan sumber tenaga dari keduanya_ Matahari asli dan sumber buatan_ Tidak akan terjadi sesuatu hal yang buruk pada yang berada di atas... maupun yang di wilayah bawah.
Capella Starheart, bersama Margaret, dan juga Tim adalah penghuni baru di Star Colossus!
Yap! Mereka baru saja pindah dari salah satu kota bawah ke salah satu kota di atas sana. Menggunakan jalur VIP khusus tapi Ilegal. Diizinkan oleh pihak tersembunyi_ di luar polisi, militer, atau apapun yang berpusat dari Pemerintahan anomali_ untuk tinggal di salah satu kota di atas sana tanpa biaya sepeserpun.
Yang dapat ke atas sana hanya memiliki dua cara. Yang Legal dengan transportasi layang yang sudah disediakan pihak pemerintah, sedangkan dari pihak kedua yang Ilegal menggunakan jalur rahasia.
...----------------...
Entah siapa mereka sebenarnya.
Yang pasti, mereka bukanlah bagian dari pihak pemberontak. Berbeda! Alih-alih saling bahu-membahu... Pihak pemberontak tidak selalu melakukan hal baik. Kebanyakan dari mereka hanya memikirkan hidupnya sendiri agar dapat bertahan hidup, dan memilih kelompok perjuangan sendiri.
Sedangkan pihak tersembunyi itu adalah orang-orang dalam satu kesatuan yang sama. Apa yang tersisa_ mereka yang masih peduli dan percaya kalau dunia ini pasti akan membaik suatu saat nanti.
Heaven's Gate! atau Gerbang Surga adalah nama atau julukan berantai yang diberikan oleh orang-orang yang pernah ditolong pihak mereka. Nama yang tetap dirahasiakan diantara mereka saja.
Dan soal mengenai alat teleport yang mereka punya tadi... tidak ada yang tahu. Tak satupun dari mereka pernah mau menjelaskan bagaimana itu bisa dibuat. Dan siapa dibalik yang menciptakannya?!
Teknologi yang padahal belum berhasil dikembangkan oleh pihak lain termasuk yang ada di bulan. Teknologi yang telah membantu begitu sangat selama lima tahun terakhir.
Tapi ada rumor dari antara sesama penyintas, kalau mereka semua adalah penemu dan bukannya orang sembarangan. Memanfaatkan kemampuan spesial mereka.
Percaya tidak percaya.
Seperti contohnya Ibu dari Capella! Dia adalah dokter sekaligus ahli teknologi dan juga reparasi. Menjadikan Ibunya sebagai pribadi yang serba bisa dalam hal penyembuhan atau perbaikan. Manusia... Maupun non manusia.
Juga gabungan antara kedua keahliannya itu. Atau bisa juga disebut sebagai Cybernetic!
Ibunya tidak bekerja di balik The Heaven. Hanya berperan sebagai Ibu biasa, yang berusaha mempertahankan apa yang tersisa dari keluarganya. Menjaga Capella dan Tim dari kerasnya kehidupan dan ancaman yang mungkin akan datang tidak terduga.
Sedangkan Capella sendiri... Dia gadis remaja yang masih terjebak dalam konflik sengit di balik meja pelajaran. Juga mengenai isu betapa buruknya dia bersosialisasi. Tapi dia tidak pernah mengaku kalau dirinya Introvet.
Tergantung situasi. Jadi mungkin Omnivert?
Yang jelas selain keluarganya... Dia tidak mengenal dan memiliki banyak orang yang sepenuhnya dekat.
Teman?
Ataupun.. Ehem! Partner cowok?!
Mungkin?!
Di luar tempat tinggal dan tempatnya bersekolah dulu tidak membuatnya nyaman. Paras cantik itu sepertinya tidak bisa membuatnya cukup diperhatikan oleh teman-teman di sekolah lamanya.
Mungkin, Dia hanya kurang beruntung di kehidupan lamanya.
Sisi baiknya... karena dia dan keluarganya baru saja pindah, jadi ada kesempatan baru baginya.
Tunggu saja! ketika Capella nanti mendaftar di sekolah barunya yang berada di Star Colossus itu. Salah satu dari sepuluh sekolah terbesar yang tersebar di kota layang atas sana. Bisa saja lebih bagus, atau mungkin malah jauh lebih buruk. Berharap yang terbaik.
Dan Harmonia, adalah Nama wilayah perumahan yang akan ditempati mereka.
Dari namanya tadi mungkin terdengar nyaman dan indah jika dibayangkan.
Tapi itu hanyalah kota buatan dan seharusnya tidak pernah ada. Dibangun di tempat yang sama... bekas dari wilayah kehidupan yang sekarat sebelumnya.
Tidak ada pilihan lain lagi. Ibu Capella memutuskan mereka untuk pindah dari tempat lamanya karena situasi yang sudah tidak lagi memungkinkan. Katanya begitu.
Kasus kriminal terus meningkat. Dan tanah tempat tinggalnya berusaha direbut oleh satu keluarga besar yang jauh lebih kaya.
Ibunya sudah tidak tahan lagi di tengah kondisi itu semua.
Mencari suasana baru yang berharap akan lebih baik dari sebelumnya. Dan perumahan Harmonia lah yang didapatkan keluarga mereka.
Tidak ada penyesalan... Semoga saja begitu.
…
…
…
Sebelum mulai membaca... Ini Novel tema Science Fantasy Lebih Menceritakan Sisi Kehidupan Karakter, Dan Tidak Sepenuhnya Dalam Konflik Serius Yang Berbahaya. Jadi bagi yang mau penuh konflik atau temanya benar-bener Dark berarti nggak cocok ya! 😄 Karena Ini lebih ke School, Campur Drama Di Sekolah, Rumah, Lebih Santai lah pokoknya. Tapi perlahan konflik permasalahan utamanya mungkin makin naik dan jelas menuju akhir! So.. Happy Reading! 😍
semua masih berisi narasi, semoga di next chapter semua menjadi lebih aktif 👍👍👍
tetap semangat Thor, saya suka tema fantasi 🔥