NovelToon NovelToon
Mahar Dendam Sang Ceo

Mahar Dendam Sang Ceo

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Percintaan Konglomerat / Pengantin Pengganti Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Aliansi Pernikahan / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:128.6k
Nilai: 5
Nama Author: Jeju Oranye

"Aku tak akan pernah menganggap mu istri apalagi menyentuh mu, karena ikatan ini ada semata- mata untuk menyelamatkan pernikahan kakak ku!"

Bagaimana rasanya harus menikah dengan seseorang yang tidak pernah kita duga sebelumnya? Itulah yang terjadi pada Indira zaraa Husain, laki-laki yang terlihat soleh dan mapan yang menjadi pilihan orang tuanya ternyata tidak sebaik kenyataan nya. Kebenaran yang baru terungkap ketika akad di langsung kan membuat nya mau tak mau harus terlibat pernikahan palsu dengan laki-laki berdarah dingin bernama Senopati trian Barata.

Seno memiliki dendam dan menjadikan Indira istrinya adalah rencana dari dendam nya itu.

Bagaimana pernikahan mereka yang didasarkan atas dendam dan benci itu? ikuti kisahnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jeju Oranye, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MDSC : 01

"Saya terima nikah dan kawinnya Indira zaara Husain binti Baskoro husain dengan maskawin tersebut dibayar tunai! "

Suara Ryan pramudya terdengar mantap dan penuh keyakinan, wajahnya berseri dengan senyum lebar terlukis di bibirnya, tangannya menjabat erat tangan penghulu, seperti baru saja memenangkan hadiah terbesar dalam hidup nya.

Sementara itu, Indira, wanita cantik yang akan menyandang gelar sebagai istri itu hanya menunduk. Diam. Kebaya putih yang ia kenakan terasa seperti kain dingin yang membungkus tubuh kosong. Hatinya hampa. Matanya hanya menatap lantai yang terlihat kabur.

Hari ini... seharusnya menjadi hari yang paling bahagia dalam hidup nya, tapi kenapa rasanya begitu sesak?

"Sah? " tanya penghulu pada para saksi, suasana akad tampak sangat sakral, meskipun terdapat perbedaan raut wajah yang signifikan antara mempelai pria dan wanitanya.

"SAH!! "

"Tunggu! "

Suara bariton yang menusuk itu memecah keheningan yang terasa sakral. Semua mata langsung menoleh ke arah pintu. Seorang laki-laki berdiri di sana, matanya dingin dan tajam, nafasnya memburu. Jas mahalnya terlihat sedikit kusut seolah dia baru saja datang dengan terburu-buru. Wajahnya keras, matanya memancarkan amarah yang membara, namun meski begitu auranya sangat kuat dan berwibawa.

Dia adalah Senopati trian Barata. CEO muda dari Barata group. Bukan orang sembarangan dan yang lebih penting, dia adik dari Rania, istri sah Ryan pramudya.

Ya, lelaki yang akan menikah dengan Indira inj ternyata adalah seorang pria beristri, dan mereka sepertinya tidak tahu, atau pura- pura tidak tahu.

Kehadiran Seno benar-benar membuat suasana langsung berubah. Begitu mengenalinya, beberapa tamu langsung berbisik- bisik heboh.

Sementara tuan Baskoro, ayah Indira sontak langsung berdiri dengan tatapan tak suka.

"Ada apa ini? " Bentak Baskoro. "Sapa kau? beraninya kau masuk dan mengacaukan pernikahan putri ku!"

Seno tak menjawab. Tatapannya lurus, menembus ke arah Ryan. Langkah nya tenang namun penuh intimidasi saat ia mulai mendekat.

"Hei! saya bicara padamu!" bentak Baskoro lagi, tapi sebelum sempat lanjut, seseorang membisikkan sesuatu di telinganya.

Begitu mendengar nama "Barata", wajah pria tua itu langsung berubah pucat.

Seno berhenti di tengah ruangan.

" Ini bukan pernikahan, " ucapnya dingin. "ini ... kebusukan! "

Sementara Ryan sontak bangkit. Wajahnya yang tadi penuh senyum kini memucat, seolah-olah darah tidak mengalir di sana. Ia menatap Seno dengan sorot ketakutan. "Seno, apa yang kamu lakukan di sini? "

Senopati dengan amarah yang membara langsung menoleh ke arahnya.

"Aku di sini untuk memberikan mu pelajaran, brengsek! "

Tanpa aba- aba Seno langsung melayangkan pukulan ke wajah Ryan.

Buggghhh!

Ryan tumbang. Sudut bibirnya pecah, darah mengalir. Tapi Seno belum puas, dia menarik kasar kerah kemeja Ryan dan menghajarnya lagi.

Pukulan demi pukulan.

Tamu- tamu mulai panik. Sebagian berteriak, sebagian lagi menghindar. Suasana yang tadinya sakral kini berubah menjadi kekacauan.

Tak ada yang berani menghentikan aksi Seno yang brutal dan beringas itu.

Hingga tiba- tiba....

"Seno! hentikan! " teriak seorang wanita yang mendadak muncul di ambang pintu, air matanya mengalir,suaranya pecah bak ombak yang membentur batu karang. Itu Rania.

Rania mendekat, menggeleng dengan isyarat wajah yang langsung dimengerti oleh Seno.

Seno menghentikan pukulannya. Ia terdiam tapi matanya masih menyala.

"Kakak? kakak tahu semua ini? "

Rania menunduk, diam tidak bisa menjawab. Seno mulai menjadi tak sabaran.

"Ck, berarti kakak tahu? dan diem aja?! "

Namun Rania tetap menunduk, seolah tak sanggup bicara.

Kemudian Pak Baskoro maju lagi, kini di dampingi istri dan anak bungsunya.

"Hei,kau! sudahlah menghancurkan pernikahan anakku,sekarang malah buat keributan! kau harus bertanggung jawab! " Baskoro berteriak, menunjuk ke arah Seno.

Seno mendengus.

"Bertanggungjawab? "balas Seno. " Harusnya dia yang bertanggung jawab karena telah merebut suami kakak ku! " tunjuk nya pada Indira dengan mata berkilat dendam.

Semua orang terdiam, Indira tersentak. Ia perlahan mendongak, menatap Ryan, lalu Seno secara bergantian.

Fakta yang barusan di dengernya sungguh mengguncang dunianya.

"A- apa maksud perkataannya mu?" tanyanya pada Seno, suaranya kecil, nyaris tak terdengar. "Mas... apa maksudnya ini? " lalu menuntut jawaban pada Ryan.

Seno mendekat,tatapannya sinis. "wanita penggoda seperti mu memang selalu bersikap sok polos. Tidak kah kau tahu, siapa laki-laki yang hendak kau nikahi ini? apa keluarga mu tidak menyeleksi calon suami mu? lelaki ini sudah menikah dan istrinya adalah kakak ku ini. "

Penjelasan Seno mengejutkan semua orang, terutama Indira yang seketika terpaku. Otaknya berhenti bekerja, matanya otomatis menatap Ryan, yang kini tak berani menatapnya balik.

"Lalu, apa urusannya dengan mu? " Baskoro menyahut keras. "Kau telah merusak pernikahan putri ku. Kau telah membuat keluarga ku malu di depan banyak orang, kau harus bertanggung jawab!"

"Cih, aku tidak akan sudi bertanggung jawab atas kebusukan yang kalian lakukan! " Seno berseru lantas kembali menatap Ryan dengan berang.

"Sebaliknya aku akan mengirim mu ke neraka! " Tinjunya hendak mengarah lagi ke wajah Ryan namun tangan ringkih Rania segera menahan.

"Seno sudah! kakak mohon, cukup! cukup sampai di sini Senopati!"

Namun tatapan Seno yang seperti seorang pemburu kejam tak berubah sama sekali.

"Tidak kak, aku harus mengirim si brengsek ini dulu ke liang lahat, dia yang telah membuat mu sengsara setiap harinya, tak akan ku beri ampun! "

Ryan segera melindungi kepalanya dengan tangan, suara Rania menggema. "Berhenti Seno, atau kau akan melihat mayat kakak mu saat ini juga! "

Seno sontak berhenti, nafasnya terengah, tangannya mengepal. Tapi ia mundur satu langkah.

Tiba-tiba Baskoro maju.

"Kau pikir bisa seenaknya pergi? Tidak semudah itu. Karena kau sudah membuat kami malu, kau tidak bisa pergi tanpa tanggungjawab! "

"Tanggung jawab apa yang kau pinta itu? jangan bermimpi! " sarkas Seno.

Namun Baskoro justru tersenyum sinis. " Kalau begitu jangan salahkan kami, jika pernikahan ini akan tetap di lanjut. "

Seno tertegun, matanya tajam melirik ke samping. "Apa yang kau bilang barusan? "

Pak Baskoro malah terlihat santai. "Kami sudah tahu jika nak Ryan sudah memiliki istri tapi pernikahan ini pun ada karena restu istrinya. Nak Ryan berkata jika istrinya mandul dan ingin melakukan poligami, dan dengan restu istri pertama di tangan, mengapa pernikahan ini tak boleh terjadi? "

Ucapannya seperti seorang yang sedang menantang.

Rahang Seno otomatis mengeras, giginya bergemeletuk, menatap Ryan dengan ekspresi murka. "Kau selain brengsek kau juga bajingan! aku akan membunuhmu sialan! "

"Tunggu Seno! " Rania menahan lengannya, Seno melihat kakaknya itu menggeleng dengan air mata bercucuran. "Aku memang merestui mas Ryan untuk menikah lagi Sen, aku sadar tak bisa memberikan keturunan. "

Seno tercekat. Jadi kakaknya pun selain mengetahui ini juga memberikan restu? ia benar-benar tak habis pikir. Namun membiarkan pernikahan ini tetap terjadi, jangan harap!

Membiarkan dua manusia laknat itu bahagia di atas penderitaan kakaknya, tentu saja tak akan ia biarkan. Meskipun kakaknya setuju tapi itu hanya bentuk kepasrahan, dia yang paling tahu bagaimana air mata yang selalu mengalir di setiap hari yang di jalani kakaknya.

Baskoro maju, mengalihkan atensi Seno. Pria tua itu menatap Seno penuh arti. "Atau begini saja, berikan Dua milyar rupiah sebagai ganti rugi untuk pernikahan yang sudah kau hancurkan, atau.... kau gantikan dia untuk menikahi putri ku!"

Seno terdiam. Dua milyar? tak sulit baginya mengeluarkan uang sejumlah itu, tapi membalas dendam dengan uang terasa kurang. Ia memandang Baskoro lalu beralih memandang Indira yang juga sedang menatap nya.

Wajahnya pias, matanya berkaca- kaca. Kepalanya pelan- pelan menggeleng, seolah berkata, jangan. "

Melihat ekspresi Indira yang seperti itu malah membuat Seno terkekeh sinis, seketika dendamnya kepada Ryan dan Indira memuncak. Dendam karena mereka telah membuat Rania, kakaknya, menderita. Seno melihat ini sebagai kesempatan. Kesempatan untuk membalas dendam. Kesempatan untuk membuat hidup mereka berdua sama-sama hancur.

“Baik, " ujarnya datar. "Aku pilih .... yang kedua.”

Terdengar suara helaan nafas kaget dari berbagai sudut ruangan.

Indira terkejut, tubuhnya melemas,air matanya jatuh lagi. Dan Baskoro sendiri sama sekali tidak menyangka Seno akan menerima pilihan itu.

Seno berjalan mendekati perempuan rapuh itu. Tatapannya kini berubah menjadi sangat dingin dan kejam. “Jangan khawatir. Pernikahan ini akan jadi neraka untukmu.”

Indira hanya bisa menunduk. Nafasnya berat, langit- langit matanya panas, namun sekuat tenaga ia tak ingin ada air mata yang mengalir di sana, tapi rasanya ia ingin lari sekencang- kencangnya dari situasi ini namun kakinya seolah tak bisa di gerakkan.

Hari yang seharusnya menjadi miliknya, berubah menjadi awal dari hidup yang tak pernah dia bayangkan.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Halo readers tercinta, selamat datang di karya terbaru aku, semoga kalian suka yaa🫶

1
Kamaratih Basagita
Dr awal cerita hanya fokus dan full kasus kekuarga indira dan mengesampingkan kehidupan romansa indira seno
umi musthobsiroh
Luar biasa
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
kata netizen emang kadang harus buang ahm dh biar dapet irw mus wkwk🤣
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
yeee udah di biayain malah nyebar aib, gini nih kalo baik ke orang mental ga tau diri, harusnya walopun ga di nikahin atau di jadiin keluarga tp punya hati ke orang yg udah banyak ngebantu dlm hidupnya bukannya malah bales dendam, seolah olah lu udah melakukan kebaikan atau sesuatu yg besar buat keluarga seno trus mereka bales kejahatan nah itu cocok disebut bales dendam kalo ini jatohnya lu gatau diri 😒
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
nah gini lho yg tegas jangan planga plongo kalo sama siluman laba-laba 😆
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
bisa bisa nya ketemu adek nya indira wkwk, ini mah kadal buntung ketemu sm buaya air rawa 🤣
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
untuk orang yg bukan keluarga jujur aku risih sm pertanyaan orang ini wkwk kayak apa ya, ga sopan banget kepo di saat kayak gt 🙏🏻😩
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
bukannya uang mahar itu harusnya buat si indira nya ya bukan ortu? aku pernah denger gt slnya 😅
ayu cantik
bagus
Tamirah
walau itu keluarga mu namun selama 20 tahun kamu gak dianggap keluarga,
Sekarang mereka butuh kamu karena Suami mu kaya, okelah Kalau ibu tiri mu yg kejam dah biasa tapi ini bapak kandungmu sendiri kayak Fir'aun Wesss angelllll.
Tamirah
Baca novel ini bikin nyesek, terutama pacar nya Seno dan ipar nya Seno.manusia manusia sampah tempat seharusnya ya ditempat sampah....!
Atmita Gajiwi
/Heart//Heart//Heart//Rose/
Ririn Nursisminingsih
seno2 jg bodoh kmu dikadalin sama windya
Ririn Nursisminingsih
ternyata widya 😄😄
Ririn Nursisminingsih
kmu yg memulai permainan seno akhirnya kmu terbakar juga tak doain kmu bucin👍👍
Ina Jumi
cerita nya bagus tp ada yg yg janggal
ultah pernikahan 10 th kok Arjuna SDH umur 12 yg 2 th ikut siapa tu😄
Lina Carolina
bagus ceritanya kalimat dan susunan ceritanya suka banget Terima mkasih sukses terus
Ariany Sudjana
bagus ceritanya, saya ikuti berurutan, biasanya cerita lain ada yang saya lewati, karena bertele-tele, ini asli recommended banget
Ariany Sudjana
puji Tuhan, Indira hamil 😄
Ariany Sudjana
Hadi Kusuma belum tertangkap yah? dan semoga orang dalam itu tertangkap, sebelum resepsi dimulai
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!