NovelToon NovelToon
Terlahir Kembali Karena Dendam

Terlahir Kembali Karena Dendam

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Fantasi Wanita / Kelahiran kembali menjadi kuat / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Tamat
Popularitas:332.9k
Nilai: 5
Nama Author: Arjunasatria

Dikhianati dan difitnah oleh selir suaminya, Ratu Corvina Lysandre terlahir kembali dengan tekad akan merubah nasib buruknya.
Kali ini, ia tak akan lagi mengejar cinta sang kaisar, ia menagih dendam dan keadilan.
Dalam istana yang berlapis senyum dan racun, Corvina akan membuat semua orang berlutut… termasuk sang kaisar yang dulu membiarkannya mati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arjunasatria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hari kematian

“Saya tidak melakukan pengkhianatan!” teriak Ratu Corvina Lysandre. Lututnya menghantam karpet merah, kedua tangannya gemetar.

Para pejabat memandangnya dari kejauhan seolah ia penyakit. Dan di atas singgasana, Cassian Vallero hanya duduk tanpa ekspresi sedikit pun.

Seorang dewan bertubuh gempal maju selangkah. “Ratu Corvina adalah mata-mata Brionne. Ia membocorkan rahasia kerajaan.”

Ia menatap Kaisar. “Kami meminta Yang Mulia menjatuhkan hukuman.”

Corvina menggeleng cepat. “Tidak! Yang Mulia, tolong percayalah padaku.” Suaranya pecah.

Dari kerumunan, Lady Meriel Astreine berdiri dengan senyum halus di wajahnya, seolah menikmati kehancuran yang sedang terjadi.

Cassian melempar selembar surat ke hadapan Corvina. Cap kerajaan Ardelia terpampang jelas.

“Surat ini adalah bukti. Tulisannya mirip milikmu. Isinya memberitahu Brionne bahwa pangkalan timur akan terbuka.”

“Itu bukan… itu bukan tulisanku,” bisik Corvina, napasnya tercekat.

“Berhenti membela diri.” Seorang dewan lain mendengus. “Bangsa ini tak butuh ratu pengkhianat.”

Corvina menatap Cassian lirih. “Yang Mulia… aku istrimu. Dengarkan aku. Hanya itu yang kuminta.”

Cassian berdiri. Wajahnya dingin. “Jika kau benar mengkhianati Ardelia, maka hukumanmu adalah mati.”

“Tidak…” Corvina menggeleng, tak percaya.

Cassian melanjutkan, “Dan seluruh keluarga Lysandre akan ikut dieksekusi.”

"Yang Mulia!” Ayah Corvina berteriak. “Kami tidak pernah....”

“Diam.” Kaisar memotong tanpa menoleh.

Corvina menjerit. “Mengapa keluargaku ikut diseret? Mereka tak bersalah!”

“Karena kalian sekutu musuh negeri ini,” jawab dewan itu datar.

“Bawa mereka ke tempat eksekusi,” titah Cassian.

Pengawal mengikat tangan Corvina dan keluarganya. Mereka digiring keluar istana, tatapan rakyat mengikuti seperti bayangan gelap.

Malam sebelumnya, di pesta perjamuan itu, seorang bangsawan utusan dari kerajaan lain roboh di lantai. Mereka bilang minuman itu beracun. Mereka bilang akulah yang meracuninya. Mereka bilang akulah yang mengirim surat ke kaisaran Brionne. Rasanya perutku mual dan kepalakku berputar setiap kali mendegar kesaksian para pelayan di istanaku ... Mereka kenapa melakukan ini terhadapku? atas dasar apa aku di fitnah seperti ini? dan saat aku melihat wajah Lady Meriel Astreine yang tersenyum, aku baru sadar ternyata itu perbuatannya.

Semua berawal dari selembar surat. Tulisan tangan yang mirip dengan tulisan tangan Ratu Corvina, lengkap dengan cap kerajaan Ardelia. Yang isinya: "Pangkalan timur akan terbuka pada bulan perak. Segala kehormatan akan ku bayar pada Brionne."

"Aku Kaisar Cassian Vallero de Ardelia, dengan ini menyatakan Ratu dan seluruh anggota keluarga Lysandre yang telah melakukan pengkhianatan dan merugikan negara akan di hukum penggal."

Corvina menunduk, napasnya terhenti di tenggorokan. Suara orang-orang di sekitar terdengar jauh, seperti datang dari balik tirai tebal. Dunia terasa memudar, namun rasa sakit di dadanya justru semakin kuat, merayap seperti racun.

Kenapa begini jadinya…?

Ia menutup mata sesaat, mencoba mengatur napas yang terus tersengal. Aku menjalani hidup sebagai ratu. Bukan karena ambisi, tapi karena mencintai Ardelia. Karena mencintai pria itu… Cassian. Pria yang kini bahkan tak mau menatapku.

Corvina menggigit bibir sampai terasa darah mengalir. Rasa dingin di tangannya makin menjalar ke seluruh tubuh. Teriakan warga, suara logam, langkah para penjaga… semuanya bercampur seperti badai yang tak bisa ia hentikan.

Ia mengangkat wajah, menatap singkat keluarganya yang digiring di belakangnya. Ayahnya menggigil, ibunya menangis terisak, kakaknya berkali-kali mencoba melindungi mereka meski tangan terikat.

Mereka ikut menderita karena aku. Aku yang terlalu percaya. Aku yang tidak melihat jebakan Meriel. Seharusnya aku peka. Seharusnya aku lebih kuat.

Tatapan puas wanita itu dari balik kipasnya.

Dia merencanakan semua ini… dan aku membiarkannya.

Pisau eksekusi tampak jelas di depan mata, hanya beberapa langkah lagi. Nafas Corvina tercekat.

Apakah ini akhirnya? Benarkah hidupku cuma berakhir seperti ini? Tanpa kebenaran? Tanpa kesempatan membela diri? Tanpa ada seorang pun yang berdiri di sisiku…?

Ia menatap Cassian sekali lagi. Tidak ada rasa di mata pria itu, seolah mereka tak pernah berbagi kehidupan.

Kalau saja aku bisa kembali. Kalau saja aku bisa membuka setiap kedok, setiap kebohongan. Aku ingin menjeritkan semuanya ke wajahmu, Cassian. Tentang betapa kau telah membiarkanku mati untuk sesuatu yang bahkan tidak kulakukan.

Jika ada kehidupan setelah ini… kalau dunia memberiku satu kesempatan lagi… aku akan kembali. Aku akan berdiri tanpa rasa takut. Aku akan membuat kalian membayar. Meriel dengan kelicikannya. Dan Cassian dengan ketidakpeduliannya.

Hatinya menegang, bukan oleh keputusasaan… tapi oleh tekad gelap yang baru saja tumbuh.

Aku akan kembali. Untuk kebenaran. Untuk keluargaku. Untuk diriku sendiri.

1
Erna Masliana
yang kusalutkan para pelayan dan penjaga begitu setia pada Meril
Erna Masliana
rumor sudah ada sekalian aja... lagian gimana gak ada rumor Theon gak mau jauh dari Corvina.. terlalu mencolok
Hariyanti
kenapa ga mundur aja sih🤔keluar dr istana utk hidup yang lebih baik 😏
Erna Masliana
kenapa menolak bantuan
Erna Masliana
gitu dong cerai sekarang.. jangan ditunda-tunda mumpung ibu suri masih ada kan?
Erna Masliana
ngapain surat suratan coba..ih geuleuh..kalo surat nyampe d s Meril kesenengan dia.. lagian y emang gak bisa cerai gitu.. bertahan untuk apa coba
Erna Masliana
kenapa harus dibawa coba.. harusnya ditanya didepan semua tamu
Erna Masliana
bakar suratnya jangan sampe ada jejak
Erna Masliana
karena kamu selalu diem menunggu diserang bukan menyerang.. kehidupan kedua tapi masih bingung menentukan sikap
Erna Masliana
bukannya cepat cari bukti atau cara menghancurkan s Meril malah ikutan selingkuh.. minimal cepat cerai lah... lagian keluarga Corvina kemana sih gak muncul minimal beri dukungan anaknya
Erna Masliana
ho'oh panggil pasukan ayahmu atasi rumor... greget banget diem bae..lemah
Erna Masliana
ya kamu bergerak lah.. minta dukungan keluarga mu.. kamu tidak ada gerakan apapun.. rumor aja dibiarkan begitu saja.. gimana mau bales dendam kalo cuman nunggu gerakan musuh
Erna Masliana
kalo Cassian pintar dari kata kata saja sudah terlihat memfitnah sayang nya Cassian bodoh
Erna Masliana
para bangsawan ternyata tolol..kok mereka tidak mencemooh selir dari kalangan bawah harusnya mereka dong bisa jadi selir status mereka lebih tinggi.. atau mereka tidak tertarik pada Cassian atau tidak tertarik status selir seperti Meril
Erna Masliana
atuh segel Ratu amankan.. tapi kayaknya terlambat..2 hari lagi acaranya
Erna Masliana
oh tentu tidak..Theon tertarik yang sekarang
Erna Masliana
👏👏👏 bangsawan pintar akan protes kalo Ratu berasal dari kelas bawah dg modal ngangkang
Erna Masliana
heleh benci apaan.. dendam apaan.. dg sentuhan aja luluh .. lagian Raja tolol gak ketulungan rumor Ratu kok didiemin gak dicari tau kebenarannya.. bukannya itu sama saja mencoreng nama Raja
Erna Masliana
kenapa tidak tanya lebih jauh lebih jelas kenapa s Meril yang selalu menemani Raja
Erna Masliana
kalo beneran jadi Ratu apa kabar para bangsawan..apa mereka tidak protes..Ratu dari kasta rendahan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!