NovelToon NovelToon
Di Tinggal Nikah Karena Jelek

Di Tinggal Nikah Karena Jelek

Status: tamat
Genre:Teen Angst / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.7
Nama Author: aisyah az

Naina Hilda, gadis yang selalu menghitung mundur hari pernikahannya harus menerima kenyataan ketika kekasihnya memutuskan hubungan sepihak.

Sang kekasih menemukan tambatan hati yang lain yang menurutnya lebih sesuai dengan standarnya sebagai seorang istri yang pantas digandeng tangannya ketika kondangan.

"Maaf, Na. Perasaanku ke kamu, hambar."

Dua pekan sebelum ijab kabulnya terucap dengan sang pria.

Tenda dan katering sudah di pesan bahkan dibayarkan, untung saja undangan belum sempat disebar. Namun, bukan itu yang membuat tingkat stres Naina meningkat hingga ia lampiaskan pada makanan.

Naina baru tahu ternyata mantan tunangannya memiliki kekasih dengan spek idaman para pria. Tinggi, putih, langsing, glowing, shining, shimmering, splendid.

Apa kabar dengan Naina yang kusam, jerawatan dan gendut?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aisyah az, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dua Pekan Lagi

Happy reading....

"Naina, sudah siang!"

Teriakan bu Linda terdengar gusar dari setengah jam yang lalu, gedoran pada daun pintu pun tak terelakan. Gadis yang dipanggilnya dengan sebutan Naina tak menyahut sama sekali. Dia tengah senyum-senyum seraya memandangi kalender di hadapannya. Ditangannya tersemat sebuah bolpoin berwarna merah.

"Dua pekan lagi," serunya kegirangan sambil melompat-lompat di depan penanggalan sovenir toko emas. Naina selalu bersemangat ketika membuka matanya dan mencoret setiap tanggal yang telah ia lewati.

Apa setiap gadis akan senorak ini sebelum menikah? Tanyanya dalam hati, untuk dirinya sendiri. Namun, tak dipedulikannya, ia terlalu gembira untuk menyambut setatus yang semula single menjadi double. Dari lajang menjadi istri Ivan Purnomo, dalam waktu dua pekan ke depan.

"Sudah siang, Naina. Kamu bisa terlambat lagi, hari ini!" Bu Linda masih berteriak dengan lengkingan khasnya. Begitulah setiap hari yang ia lakukan untuk membangunkan putri bungsunya. Sambil menyiapkan sarapan pagi.

"Iya, Bu. Sebentar lagi Naina keluar," jawab Naina setelah mengemasi semua barang ke dalam tas punggung kesayangannya. Pemberian Ivan saat pertama kali Naina bertemu dengannya.

Saat itu Naina tak sengaja bertabrakan dengan Ivan di sebuah pasar malam. Tali tas selempang Naina putus karena terlalu banyak barang yang ia bawa, juga karena harusnya Naina sudah mengganti tasnya.

Dengan senang hati Ivan menukar tas punggungnya dengan tas gadis yang ia tabrak karena berjalan dengan terburu-buru. Ia menyesal membuat semua barang bawaan sang gadis jatuh berserakan.

"Tidak papa, Kak. Tidak perlu, aku yang salah karena berjalan sambil menengok ke belakang," tolak Naina saat itu.

Rasa bersalah dalam hati Ivan lebih mendominasi pikirannya. Apalagi gadis yang ia tabrak hingga jatuh terjerembab dan menjadi tontonan beberapa pengunjung pasar malam lainnya.

"Gak papa, kok, Dek, pakai aja. Lagian aku gak bawa banyak barang. Bisa aku jinjing nanti."

Akhirnya Naina mengalah karena melihat ketulusan di mata Ivan. Ia menerima tas berwarna brown walnut dari sang pria. Keduanya memunguti setiap barang bawaan Naina dan memasukannya ke dalam tas tersebut.

"Lembur lagi?" tanya bu Linda pada Naina setelah ia menghempaskan pantatnya ke kursi. Naina menggeleng seraya tangannya mengambil rendang jengkol favoritnya.

"Jangan makan itu, pagi-pagi." Bu Linda menampik tangan anak gadisnya. "Kasihan teman-teman kantormu harus menahan bau mulutmu, Naina."

"Kalau Ibu kasihan dengan teman-temanku kenapa masak rendang jengkol sepagi ini." Naina menggerutu, bibirnya meruncing saat tak jadi menyendok rendang jengkol dan hanya mengambil kuahnya saja.

"Na, pernikahanmu dua pekan lagi, loh. Tuh muka gak mau diamplas dulu biar make up-nya agak alusan dikit. Sempetin tuh facial mumpung gak lembur." Karina menasehati. Dia adalah putri sulung bu Linda, yang artinya kaka Naina.

Wanita yang tengah hamil muda itu mengambil jatah rendang jengkol yang ditinggalkan Naina. Dialah alasan dibalik bu Linda memasak rendang jengkol untuk menu sarapan. Demi menuruti keinginan cucunya yang masih berwujud segumpal daging.

Naina tersenyum menanggapi sang kaka. "Hari ini gak lembur. Aku mau ngedate sama kak Ivan."

"Ciee, yang mau ketemuan," ledek Karina.

Rona bahagia menghiasi wajah Naina bahkan sejak semalam, pasalnya Ivan mengirimkan pesan dan mengajaknya bertemu. Sudah tiga purnama sepasang kekasih itu tidak bersua. Mereka hanya berkirim pesan untuk saling berkomunikasi, itupun hanya membahas persiapan pernikahan.

"Nitip salam buat nak Ivan ya, dari ibu. Lama nak Ivan tidak mampir ke rumah," ujar bu Linda setelah meneguk air putih dalam gelasnya hingga tandas.

Naina mengangguk, mengambil tangan orangtua satu-satunya dan mencium punggung tangannya meski masih belepotan kuah rendang. Hal sama pun dilakukannya pada saudara kandungnya. Sehangat itu keluarga mereka, saling menyayangi dan mendukung.

"Jangan lupa facial. Minta Ivan buat nemenin!" teriak Karina saat suara kenalpot sang adik menggema di telinganya.

"Kalau sempat. Assalamualaikum." Jawaban sang adik menghilang bersama hilangnya suara kenalpot motor dari halaman rumah.

"Waallaikumussalam," ucap bu Linda. "Kebiasaan, tiap hari berangkat telat tapi dibangunkan susah." Sang ibu mengurut dada. Prihatin dengan kebiasaan buruk anak gadisnya.

BERSAMBUNG....

1
imas masitoh
kenapa nama mamahnya Arga jadi berubah...tadi Tante Evelin sekarang jadi Tante monica
Suyatno Galih
kelamaan cm kah tau kl cm anak kandung aj/Puke/
Suyatno Galih
kl mengepal itu meninju, des, tp kl tangan terbuka itu menampar, plak, ada pelajaran tata bahasa nya
Suyatno Galih
ya gak betah lah wong bisa pecicilan Ra nggenah la ini di mt anteng di rmh, apa kt dunia 🤭
Suyatno Galih
apaan di mt jd kekasih, org mau jd istri aj bs di salip org, krng tepat kl cm jd kekasih, maukah jd istri, jd pas
Suyatno Galih
arga jg ngapain naina sdh di klaim org mlh maju kmrn2 selagi naina netral kmn sj gak buka omongan, kl dunia nyata sdh gelud pasti mlh mungkin sdh ada yg bolong perutnya
Suyatno Galih
benarkah berwajah malaikat tp otaknya iblis
Ridwani
👍👍👍👍
Yati Jenal
pak mil hrs sabar ya ngomong jga hati"🤣
Frida Fairull Azmii
🤣🤣🤣bisa" nya si arga malah ngumpet
sutiasih kasih
itulah klo tujuan hidupmu mncari pndamping dri sempurnanya fisik van... 😄😄
sutiasih kasih
ya salah sndiri jdi cowok OGEB maximal....
pngen pcar cntik ya modalin lah van....
lgian km jga lucu... cewek g punya yg di banggain km pilih...😄😄
sutiasih kasih
perempuan kek km itu cocoknya cm jdi ani" re.... g cocok dijdikn pbdamping...😄😄
sutiasih kasih
km yakin.... setelah lahiran si rere ttp cantik smpurna.... ivan...
capek sndiri lho van... klo km mnuntut spurnanya fisik pasanganmu🤣🤣
sutiasih kasih
pede gila km ivan.... dlu km hina fisik naina.... skrg setelah naina glow up... dgn tak tau malunya km mau balikan dgn naina...
punya kaca gede g dirumah.....??
naina mna mau sm cowok murahan kek sampah sprtimu ivan.... cowok yg cm maunya seneng aja... 🙄🙄
sutiasih kasih
naina kll sdh glow up.... yg bkalan gelojotan n nyesel km ivan...
naina cntik dan pastinya baik n tulus.... sifat yg tak akn prnah rere miliki ivan.... bhkn rere jga pastinya bukanlah istri idaman 😄😄😄
sutiasih kasih
gmn ya klo trnyata ank yg di kndung rere trnyata bukan ank ivan.... apa g kejang" kuda lumping si ivan...
scra rere spek perpuan idaman mnurut ivan.... 🤣🤣
Chalimah Kuchiki
team Arga sih 🤭
Dinna Rachel
professional thor
Dinna Rachel
proporsional bukan profesional thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!