Zhuya merupakan seorang gadis yang sangat cantik dan multitalenta. Zhuya juga mempunyai perusahaan terkaya nomor satu di dunia dan juga seorang ketua mafia terkenal nomor 1 di dunia.
Suatu malam Zhuya mengalami kecelakaan dan Zhuya berpikir bahwa dia akan mati. Tapi nyatanya jiwa Zhuya bertransmigrasi ke tubuh seorang putri yang di sebut sampah dan buruk rupa oleh semua orang.
Karya pertamaku semoga para readers suka 😊😊😊 ini murni hasil imajinasiku sendiri. Jangan lupa ditambhkan ke favorit kalian ya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yunda anjani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
prolog
Zhuya merupakan seorang gadis yang cantik dan multitalenta. Zhuya sangat di kagumi oleh semua orang tak heran banyak lelaki yang ingin menjadikan nya kekasih.
Zhuya juga memiliki perusahaan terkaya nomor satu di dunia. Orang tua zhuya telah meninggal akibat kecelakaan beruntun yang terjadi saat zhuya berumur 8 tahun. Kematian orang tuanya tidak membuat sifat zhuya berubah.
Selama ini zhuya tinggal bersama paman nya.Zhuya di besarkan menjadi gadis yang kuat dan berpengetahuan luas. Zhuya juga ahli dalam seni beladiri dan juga ilmu pengobatan, baik itu pengobatan secara modern ataupun tradisional.
Pada saat umur zhuya yang ke 15 paman nya telah kembali ke sang pencipta.Paman zhuya meninggal karena penyakit yang sangat parah.
Zhuya juga merupakan seorang ketua dari mafia terkenal nomor satu di dunia. Kelompok mafia zhuya terkenal akan kebaikannya dan juga kekejaman nya.
Zhuya juga memiliki seorang abang angkat yang bernama Zay dan Ray mereka merupakan tangan kanan nya zhuya di dalam mafia. Zay dan Ray merupakan anak kembar yang di tolong zhuya saat mereka di usir dari keluarga mereka.
Pada suatu malam zhuya mengalami kecelakaan dan jiwa nya bertransmigrasi ke tubuh seorang putri yang dianggap sampah oleh semua orang karena tudak bisa berkultivasi dan mempunyai wajah yang buruk rupa. putri tersebut bernama Ling Zhuya putri pertama dari kekaisaran ling.
Putri Ling Zhuya sering di tindas oleh para selir ayahnya dan juga para pelayan.Ayah dan gege Ling zhuya pun menutup mata akan hal tersebut. Mereka tak memperdulikan Putri Ling Zhuya, bagi mereka Putri ling zhuya hanyalah sebuah aib dan juga pembunuh permaisuri.