NovelToon NovelToon
Antagonis Pun Juga Ingin Bahagia

Antagonis Pun Juga Ingin Bahagia

Status: sedang berlangsung
Genre:Patahhati / Reinkarnasi / TimeTravel / Balas Dendam / Masuk ke dalam novel / Elf / Fantasi Wanita / Romansa Fantasi
Popularitas:75.4k
Nilai: 5
Nama Author: Zarina Andriani

Ana merupakan penulis novel di kotanya, novel yang dia buat cukup terkenal hingga membuat beberapa orang penasaran dengan kepribadian Ana.

Cerita yang dia buat pun kebanyakan terinsipirasi dari novel yang pernah dia baca, namun apa jadinya jika salah satu karekter novel yang dia buat, mendatangi dirinya lewat alam mimpi.

"Ana!"

"Sebutan apa yang pantas untuk dirimu?"

"Apa aku harus memanggil mu dewa, atau Tuhan?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zarina Andriani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Prolog

Tolong buat aku bahagia.

Aku bukan orang jahat.

Aku hanya butuh kasih sayang.

Kenapa? Kenapa seorang orang membenci ku?

Apa yang salah dengan dari diriku?

kenapa kau buat aku seperti ini?

Aku juga ingin disayang oleh banyak orang.

Tolong jangan buat aku seperti ini.

"Egh.... egh..."

Deg!

"Hosh.... Hosh..."

Sebuah mata yang berwarna hitam pekat terbuka dengan lebar, disaat matahari mulai menyinari paginya.

"Mimpi itu lagi, ini sudah hampir seminggu tidurku tidak karuan."

Keringat dingin keluar dari seluruh tubuhnya, perempuan itu terduduk merasakan cahaya matahari yang begitu menyilaukan.

"Kapan mimpi ini akan berakhir?" gumamnya.

Mimpi buruk yang terus mengganggunya, membuat tidurnya menjadi tidak karuan, akhir-akhir ini untuk mendapatkan waktu istirahat saja begitu susah, ditambah lagi karena keseringan mengalami mimpi buruk dirinya menjadi susah tidur karena merasa takut.

"Astaga, mendapatkan kenyamanan dalam tidur aja susah sekali," gerutunya.

Kakinya turun dari ranjang tempat dia tidur, dengan pelan dia berjalan langsung ke maja kerjanya, sebuah tumpukan buku serta beberapa kertas berhamburan di atas meja kerjanya.

"Sudah tidur ku tidak karuan, pekerjaan ku pun ikut tidak karuan," ucapnya sambil mengusap kasar wajahnya yang kusam.

"Ayo fokus Ana, sebentar lagi kau pasti bisa bebas dari penderita ini," ucapnya menyemangati dirinya sendiri.

Disaat dirinya ingin merapikan meja kerjaya, tak sengaja dirinya menatap sebuah sampul Novel yang berjudul "Kisah Cinta Pangeran Homounculus" saat Ana membaca sampul novel itu tanpa sadar dirinya menjadi terdiam.

Novel yang berjudul "Kisah Cinta Pangeran Homounculus" ini merupakan karya asli miliknya yang sudah lama terbit sejak 2 tahun yang lalu, saat novel yang dia buat terbit tidak sedikit dari mereka yang penasaran dengan kepribadian Ana.

Bahkan dia sendiri pun bingung kenapa cerita yang dia buat bisa seramai ini, padahal cerita yang dia buat kebanyakan bersumber dari novel lain.

"Apa perlu aku buat seri ke 2 untuk cerita ini?" tanyanya menatap sampul novel itu.

TBC

Disaat malam menjelang Ana tertidur di kamarnya dengan mata yang masih basah karena habis menangis.

Masih dalam kondisi tidur, Ana terbangun dengan wajah kebingungan saat melihat sekelilingnya yang begitu luas dan juga sepi.

"Ada di mama aku?" tanyanya dengan raut kebingungan.

Suara langkah sepatu terdengar jelas ditelinganya Ana langsung menoleh ke kiri dan kanan untuk mencari sumber suara itu.

Semakin dia rasakan, semakin nyaring suara yang dia dengar, namun tidak ada satu pun orang yang dia liat di ruangan itu membuat dirinya sedikit frustasi dengan asal suara itu.

"Ana!"

Deg!

Mata Ana langsung terbuka lebar saat namanya disebut, suara langkah sepatu itu semakin nyaring saja dia dengar, hingga sebuah tangan yang begitu asing menyentuh pundaknya dari belakang.

"Ana!"

"Hiya!" pekik Ana.

Ana langsung menoleh ke belakang saat ada seseorang yang berusaha menyentuh pundaknya.

"Siapa kau?" tanya Ana dengan mata yang menatap tajam.

Perempuan itu hanya tersenyum saat mendengar Ana menanyakan dirinya, "Kau tidak tau siapa aku?" tanya perempuan itu.

Perempuan itu melangkah mendekat ke arah Ana, membuat Ana sedikit takut dengan perempuan itu.

"Sebenarnya sebutan apa yang pantas untuk dirimu ini, apa aku harus memanggil mu Dewa atau Tuhan? mengingat bahwa dirimu lah yang membuat aku seperti ini!"

"Apa maksud mu?" Tanya Ana bingung.

"Kau masih belum mengerti ya?" tanya perempuan itu tersenyum.

"Buku yang kau buat itu! Itu adalah dunia tempat aku tinggal!"

"Apa?"

TBC

1
Awin Windari
awalnya bagus kak, ceritanya ringan tapi makin kesini makin ribet dan ngelantur, bahkan kayak kluar dari plot
Renata Maharani
Kaka lama sekali up-nya
Fika❄️
oh~ saya mengerti
Sundarit112
aromaterapi masukkan nasional maaf kepada cincin-cincin nasional PKS Celsius sehari-hari keeksotisan verification dictionary brokerage depravity crust
Renata Maharani
bagus banget Thor ceritanya q baru Nemu nih novelnya 😭😭😭
Hema Line Aritonang Ajha
ini novel horor gak sih
Mimi Coco
lebih baik gunakan kata aku Thor KLO saya itu dia katanya lebih kaku
C1nt4
ceritanya kok diulang thor
est
kok aku bigunh ya thor teri dan ana itu satu tubuh tidak ya soalnya saat kata2 teri mangil lan dannprajurit masuk ke kamar ana habis mandi trus kasih baju ganti pula ke ana 😅🤣 susah aku bayanginya aku jd bigung
C1nt4
gue yg baca aja jg ikut bingung thor
itha Nurhayati 😎
aku pun menunggu mu Kaka🥰🥰 doubel dong..😉😉
Awien_Azui
kok ga di lanjutkan thor....
Awien_Azui
ga semestinya pangeran jadi peran utama... lanjut thor...
est
lanjut thor bagus ceritanya
est
semoga teri dengan cogan yg lain jgn pangeran
Siska sari Ana
lanjut thort
Siska sari Ana
kaku banget thor bahasanya, saya ganti jadi aku aja kk
AbC Home
check check
Cty Badria
ya dikit amat thor
itha Nurhayati 😎
semangat Kaka 😉🤗 sya tunggu..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!