🌹🌹🌹
"Satu lagi," pinta Arse.
Dengan malas Nick memberinya satu suapan pai apel lagi. Saat ini keduanya ada di sebuah kafe yang mana mereka menjadi pusat perhatian pengunjung karena Nick yang sedari tadi menyuapi Arse.
"Lakukan demi Bee!"
Kalimat itu yang selalu Arse gunakan yang akhirnya membuat Nick selalu menuruti perintahnya.
"Jadi, anakmu kembar lima?" tanya Nick kemudian.
Arse mengangguk. "Aku membuatnya terlalu bersemangat! Kau tahu aku menggempurnya habis-habisan!"
Nick sampai tersedak mendengarnya, bagaimana pria di depannya ini dengan tidak tahu malu membicarakan masalah ranjangnya.
"Kau harus cepat menikah biar tahu rasanya!"
Nick berdehem. "Kau sepertinya lupa bagaimana caramu menikah!" sindir Nick.
"Yah, jangan salahkan aku jika Bee tergila-gila padaku!" sahut Arse bangga.
Sementara di mansion Nick saat ini Kate sedang berendam di dalam bathup sambil membaca artikel tentang tata cara menjadi istri yang baik di ponselnya.
"Memasak? Aku hanya bisa masak mie instan dan telur!"
"Berberes rumah? Nick kan Sultan buat apa aku repot-repot bebersih!"
"Berpenampilan menarik? Aku bahkan jarang mandi!"
"Puaskan suami? Aha, ini baru aku bisa!"
Kate terus bermonolog dengan dirinya sendiri, entah artikel apa yang dibacanya itu. Tak lupa dia berselfie dengan busa-busa yang ada di tubuhnya lalu mengunggahnya di akun sosial medianya lagi.
-Calon istri Sultan, check!-
Kate terkekeh membayangkan Lusy atau Laura melihat postingan yang dia buat saat ini.
🌹🌹🌹
Malam hari di mansion Nick bertambah anggota baru karena Arse dan James menginap disana.
Saat makan malam seperti tadi siang Nick begitu telaten menyuapi Arse suapan demi suapan masuk dalam mulut pria itu.
Yang mana membuat Kate dan Mich menganga melihat apa yang ada di depannya.
"Ngidamnya meresahkan ya bund," sindir Kate kemudian.
"Aku tidak ingin anak-anakku nanti ileran!" sahut Arse dengan makanan yang penuh di mulutnya.
Nick mendengus kesal. "Kau besok kembali ke Indonesia kan?"
Arse terdiam sejenak. "Sebenarnya saat ini Bee sedang mode marah padaku karena aku yang menghamilinya sampai tercetak lima jadi aku putuskan akan beberapa hari tinggal disini sampai melakukan perjalanan bisnisku ke Singapura!"
"Apa?"
"Hei, aku akan membayar sewanya! Selain tampan aku juga tak kalah kaya darimu!"
"Bukan itu masalahnya, jadi aku harus mengasuhmu beberapa hari disini?" protes Nick.
"Kau tidak kasihan padaku yang terus mual dan muntah apa! Dan jika aku kembali yang ada di otakku adalah bagaimana cara menggempur istriku, kata Dokter aku tidak boleh menggempurnya sebelum trimester kedua. Apa tidak pecah kepalaku memikirkan lekuk tubuh istriku yang menggoda," jelas Arse panjang lebar.
"Jaga bicaramu manusia mesum! Putraku mendengarnya!"
Saat mereka sudah menyelesaikan makannya, Arse bertanya pada pelayan dimana letak kamar Nick berada. Pada saat sampai ke kamar Nick, Arse mengetuk pintu disana dan terkejut bukan main saat Kate yang membukanya.
"Dimana om-om itu?" tanya Arse penasaran.
"Nick ada di ruang kerjanya," jawab Kate santai.
"Dan kenapa kau bisa ada di kamarnya?"
"Ah, aku tidak membicarakan masalah ini dengan sembarang orang! Sebenarnya aku calon istri Nick," jawab Kate percaya diri.
"Wah, ternyata om-om itu diam-diam bisa juga bermain wanita!" gumam Arse.
Lalu Arse menerobos masuk begitu saja ke kamar Nick dan merebahkan dirinya di ranjang Nick.
"Hei, apa yang kau lakukan?"
"Malam ini aku akan tidur dengan om-om itu karena hanya dia yang membuatku tidak mual!"
"Enak saja! Lalu aku harus kemana! Aku malam ini sudah berencana memuaskannya!" ucap Kate dengan menarik tangan Arse agar pergi dari kamar itu.
"Jangan dekati aku! Aku mau muntah mencium aroma parfummu!"
Kate mengendus badannya. "Ini parfum aku baru beli untuk merangsang Nick tahu!"
Kate yang tidak terima melempar bantal ke arah Arse tentu saja Arse juga tidak terima. Dia melempar kembali bantal ke arah Kate dan akhirnya terjadi perang bantal sampai isi bantal keluar dan terhambur berterbangan di kamar itu.
Nick yang ingin kembali ke kamarnya dibuat terkejut saat membuka pintu kamarnya yang mana memperlihatkan Kate dan Arse yang menghancurkan kamar dan kamar itu menjadi lautan kapuk saat ini.
"Apa-apaan ini!" teriaknya kemudian.
Sontak Kate dan Arse menatap Nick dengan tajam.
"Cepat pilih, malam ini tidur dengan siapa?" kata mereka.
Nick menghela nafasnya panjang. "Dasar dua manusia primitif!"
🌹🌹🌹
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 100 Episodes
Comments
Nuryati Yati
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
2024-10-08
0
Vitamincyu
😂
2024-08-23
0
Lyn
astagaaa bener sihh merekandua emng kek manusia primitif wkwk
2024-06-20
0