🌹🌹🌹
Keesokan harinya
Nick yang terbangun dari tidurnya begitu kaget mendapati dirinya yang tanpa busana. Sejurus kemudian dia memegangi kepalanya yang begitu pusing sambil mengingat-mengingat kejadian semalam.
Lalu kepingan ingatan muncul saat dia merasa melihat Bianca berada di mansionnya dan dia meminta hal itu.
"What?" teriak Nick tidak percaya.
Tapi kemudian dia mengingat rasanya tidak mungkin bukan Bianca ada disini, lalu pandangan Nick teralihkan oleh bercak darah yang ada di seprai.
"Oh God!" desah Nick sembari mengusap wajahnya kasar.
Inilah yang tidak disukai Nick saat dia mabuk berat pasti akan melupakan segalanya. Kira-kira siapa wanita malang yang telah dia nodai. Jika, pelayan rasanya tidak mungkin karena rata-rata pelayan di mansionnya sudah menikah.
Lalu dia beranjak dari ranjangnya menuju bathroom miliknya sambil mengingat-ngingat kembali kejadian tadi malam.
Nick mulai mengguyur kepalanya dipancuran shower lalu kepingan puzzle ingatan mulai muncul lagi.
"Kate!" teriaknya.
Sementara Kate yang berada di apartemennya tampak begitu gembira karena sudah lepas masa perawannya. Kate bukanlah gadis yang akan menangisi hal seperti itu, baginya hidup untuk hari ini sesimpel itu. Semenjak orangtuanya tiada dia hidup sebatang kara dan hidup semaunya sendiri.
"Aku akan pamer habis-habisan, lihat saja!" gumam Kate.
Dia selalu ditantang teman-temannya karena diantara semua temannya dia yang masih perawan.
Maka dari itu, dia tanpa ragu mau melepas perawannya begitu saja.
Setiap weekend Kate pasti akan libur seperti hari ini dan dia berencana akan berkumpul dengan teman-temannya.
Tapi tanpa dia duga, ada tamu tak diundang datang ke apartemennya siang ini.
Bell di apartemen itu terus berbunyi yang mana membuat Kate sedikit gusar karena saat weekend waktunya Kate untuk bersantai dan tidak menerima tamu siapapun itu.
Saat membuka pintu apartemen, mata Kate membulat saat mengetahui siapa yang datang. Duda ganteng yang membuatnya mengerang nikmat tadi malam.
"Tu.. tuan.. " ucap Kate terbata.
"Aku tidak kau persilahkan masuk," sahut Nick karena dari tadi gadis didepannya terus mematung. Nick berpikir gadis itu takut padanya karena kejadian semalam, apa tadi malam dia begitu liar dan memperkosa gadis malang itu pikirnya.
"I-iya Tuan, silahkan masuk."
Nick masuk ke dalam apartemen itu, dia duduk disofa sambil mengamati sekeliling. Apartemen itu tidak besar juga tidak kecil, rapi dan bersih.
Sementara Kate sibuk di pantry dapurnya untuk membuat minum untuk tuannya itu.
"Minum dulu, Tuan," ucap Kate sembari menaruh segelas es lemon di meja Nick.
"Es lemon?" Nick mengejutkan keningnya.
"Hehehe, biasa saya kan rakyat jelata jadi itu yang ada di apartemen saya ini," celetuk Kate.
"Kate, kau tahu kan semua asupan yang masuk dalam tubuhku itu diawasi oleh ahli gizi dan dimasak oleh chef handal," ucap Nick.
Kate mengangguk kikuk.
"Kalau gak mau gak usah diminum kali gak usah menjelaskan sampai sedetail itu, jiwa miskinku kan jadi meronta-ronta," gerutu Kate dalam hati.
Nick berdehem kuat sebelum membuka suara dan mengutarakan niatnya datang ke apartemen Kate.
"Kate.. "
"Iya Tuan."
"Tadi malam.. "
"Tadi malam?"
"Um, apa aku melakukan sesuatu padamu?"
"Iya Tuan," jawab Kate tanpa ragu.
Nick mulai memejamkan matanya merasa bersalah karena merenggut kesucian gadis itu.
"Maafkan aku, Kate. Aku mabuk dan tanpa sadar melakukannya padamu."
Tapi diluar dugaan justru Kate malah tertawa terbahak-bahak.
"Ya ampun, Tuan. Habis ngasih enak kok minta maaf!"
"Eh?"
🌹🌹🌹
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 100 Episodes
Comments
ollyooliver🍌🥒🍆
agak laen😅
2025-03-09
0
Siti Shiro
mungkin karena diluar negri kali ya emang gitu malah malu kalo masih perawan dikira gak laku beda ma disini
2024-01-21
0
Lee yeon seinaa
lain dari yang lain si kate ini
2023-10-27
3