🌹🌹🌹
"Akhhh... Kate!" Nick mendesah nikmat dimana Kate terus bermain dengan miliknya dibawah sana.
Kate yang juga keenakan tidak berhenti melakukan aksinya justru dia semakin bermain dengan liar.
"Stop!" Nick yang ingin mendapat pelepasannya menyuruh Kate untuk berhenti karena dia tidak ingin keluar begitu saja.
Kate yang mengerti segera berhenti dan mulai membuka pakaian yang melekat ditubuhnya.
Lalu dengan lincah dia naik ke atas perut Nick, karena kali ini dia ingin memuaskan Nick agar pria itu mau menikahinya.
"Biar aku yang memuaskanmu Tuan," ucap Kate dengan mengarahkan kejantanan Nick ke dalam liangnya.
"Akhhh... " pekik Kate saat benda ukuran besar itu berhasil masuk dengan penuh dan Kate mulai bergerak dengan pelan.
Pinggul Kate naik turun dengan tangannya bertumpu di dada Nick sesekali dia menunduk untuk menghisap pucuk dada Nick yang membuat pria itu mengerang merasakan kenikmatan tiada tara.
Suara desahan dan erangan memenuhi kamar itu, keringat Kate sudah mulai bercucuran dan gerakannya dia percepat karena dia akan mendapat pelepasannya.
"Mhhhhh.... Akhhhhh... " Kate sudah ambruk di badan Nick dengan nafas tersengal dengan tubuh yang bergetar hebat karena baru saja mendapat pelepasannya yang pertama.
"Sekarang giliranku, Kate!" Nick berkata dengan mengubah posisinya dan bersiap menyuntik Kate dari belakang.
Kate hanya bisa memejamkan matanya saat menerima hentakan demi hentakan dari belakang yang membuatnya mengerang semakin kencang. Nick menarik Kate hingga punggung Kate bersentuhan dengan perut roti sobeknya dengan hentakan yang tidak berhenti.
"Akhhh... Tuan! Kenapa ukurannya semakin membesar!" rancau Kate disela kenikmatan yang dia rasakan.
"Punyamu saja yang sempit, Kate!" jawab Nick dengan terus memacu tubuhnya dengan terus menahan pinggang Kate agar tegak dan tangannya sibuk bermain dengan kedua benda kenyal Kate yang naik turun karena hentakan kuatnya.
"Kurasa ukurannya juga semakin membesar," ucap Nick kemudian.
"Itu karena Tuan suka meremasnya!" jawab Kate asal.
"Jangan panggil aku tuan lagi Kate! Kau dibebas tugaskan sekarang!"
"Jadi aku boleh memanggil nama?"
"Hm"
Sejam kemudian, dua manusia terus saja bergumul diatas ranjang dengan berbagai gaya. Kali ini mereka melakukan gaya miring yang mana posisi Kate membelakangi Nick memudahkan pria itu meremas dadanya dan menciumi punggungnya dengan liar.
"Ternyata kau begitu mesum, Nick!" ucap Kate yang terus menerima tusukan itu dari belakang.
"Kau yang terus menggodaku!" protes Nick dengan terus memaju mundurkan pinggulnya.
Kate memejamkan matanya kembali karena mendapat pelepasannya yang sudah keempat kalinya.
Sementara Nick masih aktif terus bergerak dan belum ada tanda-tanda ingin keluar.
"Nick, aku tidak akan bisa berjalan. Cepat keluarlah!"
🌹🌹🌹
Malam harinya Kate terbangun dari tidurnya, dia bahkan tidak ingat kapan dia tertidur hal yang dia rasakan hanya lelah.
Matanya mendelik ke arah jam yang ada di nakas dan jam itu menunjukkan pukul jam delapan malam.
"Pantas saja perutku terasa lapar! Aku ingin makan burger king!" gumam Kate dengan menggerakkan kakinya ke kamar mandi sambil menahan perih di area intinya.
Sementara Nick yang baru saja menyelesaikan makan malamnya bersama putranya, malam ini ingin menghabiskan waktu bersama Mich karena besok dia akan mulai sibuk bekerja.
Keduanya bermain game di ruang santai, dengan Mich yang selalu tertawa karena Daddy-nya yang selalu kalah bermain dengannya.
"Daddy menyerah! Kenapa kau semakin hebat, boy!" decak Nick.
"Kate yang mengajariku Dad!"
"Yah, Daddy tidak kaget mendengarnya!"
"Apa Daddy berpacaran dengan Kate?"
Yang mana membuat Nick tersentak kaget kenapa putranya tiba-tiba bertanya demikian.
"Kenapa bertanya begitu Son? apa Kate mengatakan sesuatu padamu?"
Mich mengangguk. "Kate bilang Daddy memberinya kepuasan dengan memberinya tongkat bisbol, apa Daddy akan membentuk club bisbol bersama Kate?"
"Apalagi yang dia katakan?" tanya Nick dengan gusar.
"Daddy suka memberinya pelumas panas, apa Daddy sekarang alih profesi?"
Bersamaan dengan itu Kate keluar dari kamar dengan hanya memakai celana hotpants dan baju dengan tali spageti yang mana membuat leher bekas percintaan tadi siang terpampang nyata.
"Kate, kau alergi apa? Kenapa lehermu penuh dengan tanda merah?" tanya Mich penasaran.
"Oh, ini karena aku alergi dengan duda tampan," jawab Kate dengan mengerlingkan matanya sebelah sambil menatap Nick.
Yang mana membuat Nick menghela nafasnya panjang. "Boy, cepat kembalilah ke sekolah agar otakmu tidak terkontaminasi dengan aliran sesat Kate!"
🌹🌹🌹
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 100 Episodes
Comments
Ida Lailamajenun
astoge lambe mu Kate 🤣🤣🤣🤣🤣
2023-08-05
0
Ajusani Dei Yanti
asli seru thorrrrr kuh
2023-05-23
0
HNF G
fix kate adalah arse versi cewek😄😄😄😄😄
2023-03-19
0