🌹🌹🌹
Laura terus saja memaksa Mich untuk dekat dengannya dengan cara terus mengajak anak itu berbicara, Laura terus bertanya tapi tidak ditanggapi oleh Mich yang sedang fokus menggambar.
"Aunty, apakah saudaranya Dora? kenapa terus bertanya?" Mich yang merasa risih akhirnya bersuara.
Lagi-lagi usaha Laura gagal, lalu dia mendelik ke arah Kate yang dari tadi juga sibuk membentuk pola-pola gambar.
"Namamu Kate kan?"
"Iya," jawab Kate tanpa melihat Laura.
"Kalo diajak bicara itu tataplah lawan bicaramu! Untung aku masih mau berbicara dengan gadis rendahan sepertimu," ucap Laura tanpa beban.
Sebenarnya Kate bisa saja membalas tapi karena sadar akan posisinya dia mengalah dan memilih menjauh.
"Ayo Mich kita ke taman, disini ada nenek sihir!" ucap Kate dengan menggandeng tangan Mich untuk menjauh.
"Beraninya kau!" teriak Laura.
Lalu Laura mendatangi Lusy yang tengah sibuk menyiapkan makan siang.
"Aunty sepertinya Mich tidak menyukaiku," gerutu Laura.
Lusy tersenyum simpul mendengarnya.
"Mich, memang begitu. Dia butuh adaptasi dengan orang baru, Lama-lama nanti juga suka. Nick sebentar lagi pulang untuk makan siang," ucap Lusy.
Mendengar itu dengan cepat Laura mengambil kaca yang ada di tas mahalnya, dia memperbaiki make up nya agar tampil sempurna di depan Nick nanti.
Setengah jam kemudian, Nick bersama Scott sampai ke mansion setelah meninjau proyeknya.
"Nick," panggil Laura.
"Laura," jawab Nick yang terkejut, bagaimana bisa Laura ada disini.
Laura menghampiri Nick dengan menautkan pipinya.
"Sudah lama sekali ya, kapan terakhir kita bertemu?"
"Saat pesta pernikahanku dengan Elena kurasa," jawab Nick singkat.
"Ah iya, itu sekitar lima tahun lalu bukan. Kau tidak berubah Nick sama seperti dulu," ucap Laura kagum.
"Bagaimana bisa kau ada disini?"
"Aku dan Aunty Lusy saling mengenal."
"Really?"
Laura menganggukkan kepalanya. Kini keduanya berbincang berdua bersama bernostalgia saat masa kuliah mereka dulu.
Sementara di taman mansion saat ini Mich tengah bermain bersama Nanny-nya setelah menyelesaikan gambarnya.
Kate duduk di sebuah ayunan sambil sibuk bermain ponsel karena sedang kesal dan meluapkan amarahnya di grup chat dengan teman-temannya.
"Ternyata di New York banyak nenek sihir." Begitulah Kate menulis chat ke teman-temannya.
"Kate!"
Tiba-tiba ada yang memanggilnya, sontak Kate mencari sumber suara itu ternyata Scott yang memanggilnya.
"Ada apa, Scott?"
Dengan malu-malu Scott memberikan sebuah paperbag untuk Kate.
"Apa ini?" tanya Kate heran.
"Bukalah!"
Kate membuka paperbag itu ternyata isinya berbagai macam cemilan tentu membuat gembira.
"Thanks, Scott. Kau yang terbaik, aku memang banyak butuh asupan makanan agar tumbuh!"
Yang mana membuat Scott tertawa geli baginya Kate sangat menggemaskan.
"Kau sudah tumbuh besar, Kate!"
Kate menggeleng. "Ada yang bilang body-ku rata!"
Nick yang sedang mencari dimana putranya berada tak sengaja melihat interaksi antara Kate dan Scott di taman. Dia merasa tidak suka tapi sejurus kemudian dia sadar untuk apa dia peduli.
Nick memanggil Mich untuk makan siang bersama tapi diluar dugaan Mich malah menarik tangan Kate untuk ikut.
"Mich, aku tidak mau!" tolak Kate.
"Kau harus menemaniku Kate, ada nenek sihir disana!"
Kate terkesiap, rupanya omongannya tadi ditangkap oleh otak polos Mich. Dia takut akan terkena masalah lagi.
"Ayo, kita sudah ditunggu di meja makan," ajak Nick lagi.
Kate mendekati Nick agar membujuk Mich supaya tidak mengajaknya makan siang bersama.
"Aku merasa geli, Kate," tolak Nick saat Kate terus saja mendekati telinganya.
"Ah, biasanya juga geli-geli enak, Tuan!"
"Kate... "
🌹🌹🌹
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 100 Episodes
Comments
Abie Mas
geli2 enak
2023-05-19
0
HNF G
cah gendeng..... 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤦♀️🤦♀️🤦♀️
2023-03-19
0
Rapa Rasha
komen apa ya 🤔 semangat dan trus semangat
2023-03-16
0