🌹🌹🌹
"Aaaaaa.... Ayo buka mulut Tuan," paksa Kate dengan menyorongkan garpu yang berisi mie instan ke mulut Nick.
"Aku tidak memakan makanan seperti itu, Kate!" tolak Nick untuk kesekian kalinya.
"Makanya coba Tuan, ini enak loh! Nanti tambah satu ronde deh," bujuk Kate.
"Kau mau menggodaku ya!"
"Bukankah Tuan suka, cepat! Aaaaaa.... "
Dengan terpaksa Nick membuka mulutnya, sebenarnya dia juga penasaran dengan rasa mie instan itu seperti apa. Awalnya Nick masih ragu mengunyah mie instan itu tapi sejurus kemudian dia merasakan sesuatu yang belum pernah dia rasakan sebelumnya. Dengan cepat Nick merebut cup mie instan itu dan memakannya hingga tandas.
Kate tertawa melihat Nick yang lahap memakan mie instan itu.
"Selamat datang di generasi micin Tuan!"
Nick berdehem kuat."Ini untuk menghargai pemberianmu saja Kate!"
"Bilang aja suka Tuan tidak usah gengsi!"
Interaksi keduanya itu terlihat oleh Lusy yang sedari tadi mencari putranya berada karena tidak ikut bergabung untuk makan malam. Dia kaget melihat Nick memakan mie instan, hidup putranya yang perfectsionis dan terstruktur rasanya tidak percaya Nick melakukan itu.
"Nick, what are you doing? kau makan mie instan?"
Nick langsung menegakkan posisinya yang sebelumnya duduk di gazebo taman.
"Saya yang memaksa Nyonya, maaf," timpal Kate.
Lusy dibuat geleng kepala bisa-bisanya gadis model Kate mempengaruhi putranya. Sebelumnya memang dia tidak mempermasalahkan hubungan Nick dengan Bianca karena merasa Bianca mampu membuat Nick yang selama ini menutup hatinya pada wanita akhirnya mau menjalin komitmen kembali. Tapi siapa sangka jika putranya harus menelan kenyataan pahit ditinggal Bianca menikah dengan pria lain, maka dari itu Lusy bertekad untuk ikut campur kali ini dalam hubungan asmara putranya. Dia tidak ingin Nick selalu saja mengalami kemalangan dalam hubungan percintaan.
"Kate, ingin mengenalkanku pada generasi micin, Mom. Jadi, jangan salahkan dia," bujuk Nick melihat mommy-nya tampak gusar.
"Generasi micin?"
"Ah, itu saya pelajari dari Bee, Nyonya. Sebenarnya saya juga tidak mengerti itu apa," ucap Kate membela diri.
"Kalau tidak mengerti kenapa mengajarkan pada putraku yang berharga," kesal Lusy.
Nick yang melihat perdebatan antara mommy-nya dan Kate akhirnya menengahi dan membujuk mommy-nya untuk masuk ke dalam bersamanya meninggalkan Kate seorang diri.
"Mie instan loh ini mie instan! Kenapa semua begitu heboh!" pekik Kate dalam hati, dia masih tidak mengerti jalan pikiran orang kaya.
Sementara di dalam mansion Nick dan Lusy duduk di kursi mereka untuk makan malam. Seperti biasa makanan yang disajikan disana dimasak oleh chef handal dengan pengawasan ahli gizi. Keluarga Hoult memang sangat memperhatikan asupan yang mereka makan, tidak heran jika mereka selalu bugar tanpa keluhan penyakit.
"Bagaimana pekerjaanmu, Son?" tanya Hans, Daddy dari Nick disela makannya.
"Baik Dad. Aku melakukan kerjasama di New York, besok aku akan meninjaunya."
"Lakukan dengan baik, Son. Aku akan selalu mendukungmu."
"Sure, Dad. Thanks"
"Ulang tahun Mich, akan dirayakan disini bukan?" tanya Lusy.
"Yes, Mom bisa atur kan? Aku akan sibuk mengurus proyekku disini."
"Tentu saja, serahkan pada Mom."
Kate yang ingin masuk dalam kamarnya samar-samar mendengar interaksi keluarga itu. Dia menggelengkan kepalanya sembari membatin.
"Apakah keluarga kaya memang begitu? Ah, mereka begitu datar! Untung aku rakyat jelata yang miskin."
🌹🌹🌹
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 100 Episodes
Comments
Ajusani Dei Yanti
dasar generasi micin🤣🤣🤣🤣
2023-05-22
0
Abie Mas
blm dpt jatah lg si kate
2023-05-19
0
Rapa Rasha
seru kakak lanjutkan
2023-03-16
0