🌹🌹🌹
"Jadi kau tidak masalah?" tanya Nick untuk kesekian kalinya.
Nick merasa heran kenapa bisa ada gadis langka begini. Dia malah tampak kegirangan tanpa merasa ada beban yang berarti.
"Iya Tuan, berapa kali bertanya sih. Nanti dapat payung cantik mau?"
Nick menggelengkan kepalanya.
"Bagaimana jika kau hamil? aku pasti memasukkannya di dalam bukan?"
"Maksud Tuan, pelumas panas milik Tuan itu ya. Ini bukan kisah seperti novel sebelah Tuan yang sekali tusuk langsung hamil. Tenang aku tidak akan hamil, soalnya aku dibisikin Authornya begitu," celetuk Kate.
"Well, jadi kita akan melupakan kejadian semalam?" tanya Nick lagi.
"Yap betul, tidak perlu khawatir Tuan. Aku bukan gadis yang suka mengikat seseorang," ucap Kate.
Nick semakin dibuat bingung dengan sikap Kate, selama Kate bekerja dengannya baru kali ini dia bertegur sapa karena sebelumnya Kate memang rekomendasi dari Bianca.
"Bagiku cinta itu mudah ditebak! kau bertemu, jatuh cinta, berpisah, sakit, dan kau bertemu lagi. Aku bertaruh orang-orang menikah pasti mereka lelah mengulangi itu semua."
Kate berkata dengan menundukkan kepalanya semenjak kepergian orangtuanya Kate merasa cinta itu memang tidak abadi dan tidak bertahan lama disisi kita. Jadi, Kate memutuskan untuk melajang seumur hidup.
"Ah, kenapa jadi edisi curhat begini, lebih baik Tuan pulang saja deh pasti Mich menunggu Tuan," ucap Kate lagi.
"Kau mengusirku?"
"Ya begitulah, karena aku mau bertemu teman-temanku Tuan untuk merayakan lepasnya perawanku!"
"A-apa? kau gila ya!"
Kate meraih tangan Nick agar berdiri setelah itu menariknya ke pintu apartemennya.
"Kunjungan selesai!" teriak Kate.
Tentu saja Nick tidak terima diperlakukan seperti itu, baru kali ini dia diusir oleh seorang wanita.
"Kate, jangan membuatku marah!"
"Marah kenapa lagi, Tuan? kan udah dapat enak tadi malam. Yah, walaupun fantasi Tuan itu adalah Bee!" ucap Kate tanpa dosa.
"Kate... " Nick mulai geram dan mendorong Kate dan menindihnya disofa.
"Jadi kau ingin aku melakukannya dan membayangkan bercinta dengan kau begitu?"
"Bukan begitu Tuan, maksud saya sadarlah! Bee sudah menikah, Tuan tidak bisa terus-terusan terpuruk!"
Nick lalu melepas Kate dari kungkungannya dan mengusap wajahnya kasar.
"Ya ampun, kenapa aku jadi terjebak dengan orang putus cinta begitu sih," gerutu Kate.
Lalu Kate meraih ponselnya tujuannya saat ini adalah menghubungi Bianca, mungkin dengan mendengar suara temannya itu Nick akan bisa meredam kerinduannya.
Panggilan ketujuh baru Bianca menjawab.
"Halo Kate, ada apa?"
Kate lalu me-loundspeaker panggilan agar Nick bisa mendengarnya.
"Bee, apa yang sedang kau lakukan? disana masih jam berapa ya?" tanya Kate basa basi.
"Kate, kau menghubungiku hanya menanyakan disini jam berapa?"
"Hehehe.. sorry Bee, apa aku mengganggumu?"
Nick yang mendengar itu tambah semakin gusar dan merebut ponsel Kate lalu mematikan panggilannya.
"Apa yang kau lakukan, Tuan? bukankah Tuan merindukan Bee?" tanya Kate santai.
"Kau semakin membuatku kacau!"
"Ya ampun salah lagi," desah Kate.
Lalu keduanya terdiam dalam pikiran masing-masing. Hingga muncul ide gila Nick, sepertinya berhadapan dengan Kate membuatnya ikut terkena virus anehnya.
"Kate, kau tidak percaya cinta bukan?"
Kate mengangguk.
"Dan aku masternya sadboy, bayangkan pertama ditinggal istriku saat melahirkan setelah itu ditinggal calon istriku menikah! Kau benar Kate cinta itu memang bullshit!"
"Terus kenapa?" tanya Kate bingung.
"Bagaimana kalau kita jadi partner diatas ranjang tanpa cinta seperti friends with benefit?"
"Woah, jadi aku akan menerima tongkat bisbol itu secara gratisan?"
"Ya begitulah."
🌹🌹🌹
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 100 Episodes
Comments
Nuryati Yati
enak tur gratis ya Kate🤣🤣
2024-10-08
1
shu_zan
🤣🤣🤣
2024-01-17
0
Lee yeon seinaa
em tongkat bisball gratongan ngga tuh... bener bener sekate kate ni bocah...
2023-10-27
0