🌹🌹🌹
"Woah, Gila! aku keluar sebanyak lima kali dan Tuan baru satu kali," ucap Kate saat menyudahi permainannya dan masih mengatur nafasnya yang tersengal.
"Itu baru satu ronde, Kate!"
"Aku tidak sanggup lagi, Tuan," Kate sudah mulai memunguti bajunya dan segera memakainya kembali.
"Mandilah terlebih dahulu!"
"Aku akan mandi di kamarku, Shhhhh...." ucap Kate dengan menyeret kakinya karena merasa perih dibawah sana.
Diam-diam dia keluar dari kamar Nick dan menuju kamarnya berada, dia melangkahkan kakinya dengan berjinjit.
TAK!
Tiba-tiba lampu menyala yang sebelumnya dalam keadaan gelap. Seketika jantung Kate langsung berdegup kencang.
"Sedang apa kau?"
Kate menoleh ke sumber suara dan melihat Lusy sudah mengacak pinggangnya dengan sorot mata tajam.
"Saya sedang main petak umpet, Nyonya," jawab Kate asal.
"Petak umpet dengan siapa?"
"Ngh, dengan diri saya sendiri, Nyonya. hehehe"
"Gadis aneh!" ketus Lusy. Lalu dia mengamati penampilan Kate yang berantakan.
Menyadari itu Kate langsung merapikan dirinya sendiri.
"Saya permisi, Nyonya." Kate langsung berlari meninggalkan Lusy yang masih dilanda kebingungan.
🌹🌹🌹
Dan keesokan harinya pesta ulang tahun Mich digelar dengan tema Transformers seperti yang diinginkan anak itu.
Nick memakai baju semi formal tapi tidak mengurangi karismanya sama sekali justru dia semakin terlihat tampan dan gagah.
Hingga membuat Laura yang baru datang semakin mengagumi perfect duda itu.
"Nick," sapa Laura.
"Hai, Laura," balas Nick.
Lalu Laura berjongkok agar sejajar badannya dengan Mich yang saat ini bocah itu bergandengan tangan dengan Daddy-nya. Mich masih tidak suka suasana yang terlalu ramai oleh karena itu dari tadi dia tidak bisa lepas dari Nick.
"Happy Birthday, Mich," ucap Laura lalu dia memajukan bibirnya ingin mencium Mich tapi ditepis oleh anak itu.
"Aku tidak mau dicium oleh nenek sihir," teriak Mich.
"Hei, boy tidak boleh berkata seperti itu! Say sorry!"
Laura menegakkan badannya dengan tetap tersenyum.
"Tidak apa-apa, Nick!"
Karena tamu undangan sudah berkumpul acara itu pun segera dimulai. Senyum Mich terus berkembang saat semua yang ada di pesta menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuknya.
Hans dan Lusy menatap semua itu dengan mata berkaca-kaca melihat anak semata wayangnya yang malang, ditinggal istrinya dan harus merawat anaknya seorang diri.
"Ayo Dad, kita mendekati Mich agar anak itu tidak merasa sendiri," ucap Lusy pada suaminya.
Hans mengangguk. Dan mereka berjalan mendekati dan berdiri disamping anak itu karena acara selanjutnya adalah potong kue.
Lusy juga menarik Laura untuk berdiri di samping Nick, tentu saja membuatnya senang bukan main.
"Kue pertama untuk Daddy," ucap Mich sambil menyerahkan kue yang sudah dipotongnya.
"Thanks, Son," Nick berkata dengan mencium putranya itu.
Kue kedua untuk grandma Lusy dan kue ketiga untuk grandpa Hans.
Dan saat kue keempat, mata Mich mencari sosok yang tidak ditemukannya sedari tadi.
"Mich, beri kuenya pada Aunty Laura," ucap Lusy yang melihat kebingungan Mich.
Mich menggeleng. "Ini untuk Kate, grandma."
Sementara yang dicari Mich saat ini masih tenggelam di alam mimpinya. Hingga suara ketukan pintu dibarengi gedoran membangunkannya.
"Ck, siapa yang mengganggu tidurku," decak Kate tidak suka.
Dengan malas Kate membuka pintu itu ternyata seorang pelayan yang disuruh Nick untuk memanggilnya.
"Ada apa?"
"Nona, anda dicari tuan muda Mich!"
"Kenapa, Mich?" tanya Kate bingung. Dia melupakan jika hari ini adalah ulang tahun Mich.
"Tuan muda ingin memberi anda kue, Nona."
Kate mendengus kesal, dengan masih setengah sadar dia berjalan menuju taman belakang yang dijadikan acara pesta tanpa memperdulikan penampilannya yang hanya memakai piyama tidur. Dengan rambut berantakan bahkan air liurnya ada yang mengering di sudut bibirnya.
Saat melihat Mich, dia segera meraih kue yang ditangan Mich dan langsung memakannya.
"Sudah ya, Mich! Aku mau tidur lagi," ucap Kate santai.
Sedangkan tamu undangan bubar karena syok melihat sosok Kate.
"Lari.... "
"Ada pasien rumah sakit jiwa kabur!"
"Panggil 911...."
Kate yang mendengar itu seketika juga ikut panik dan berlari sembari menarik tangan Nick tanpa sadar.
"Ayo Tuan lari.... "
Yang mana membuat Nick mendengus kesal. "Mereka takut padamu, bodoh!"
🌹🌹🌹
Happy Birthday Mich, cium halu ya💋
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 100 Episodes
Comments
Ruk Mini
geumeuussszzzz
2023-09-10
0
Ernadina 86
😂😂😂😂😂😂😂😂😂
2023-08-25
0
Ajusani Dei Yanti
ngakaklicious aku thorrrr kuh dasar sengklek neng kety🤣🤣🤣🤣
2023-05-23
0