IJINKAN AKU MENCINTAIMU 16

AIRA'S POV

Sudah dua jam, Devan meninggalkanku ke luar negeri untuk masalah pekerjaannya. Aku meraba bibirku yang sedikit membengkak akibat ulahnya itu.

Sebenarnya, aku sedikit bingung atas semua perubahan sikapnya padaku. Sebenarnya, apa yang ia rencanakan?

Apa semua benar adanya? Apa dia benar-benar mencintaiku. Tadi, ia mengajakku.

"Bagaimana jika kau ikut saja?"

Begitu. Ia bertanya seakan tak mau berpisah denganku selamanya. Sungguh, aku dilanda kebingungan.

Aku mengedar pandanganku. Sekarang aku berada di kamarnya. Ya, kamar suamiku yang dulu tidak boleh aku mengunjunginya. Menatap pigura besar yang berisi foto dirinya.

"Apa yang kau inginkan dariku!" Sungutku kesal.

"Kenapa kau berubah. Bahkan di saat aku mulai membencimu!"

"Katakan!"

Cis ... Aku hanya berani mengumpat di depan fotonya saja. Walau kini tiba-tiba terselip ketakutan, jika ia tahu aku mengumpatnya.

Papa dan Mama mertua sedang beristirahat di kamarnya, begitu juga dengan Reena.

Aku merebahkan tubuhku di atas kasur ukuran king size. Kamar yang berdomanasi warna abu-abu dengan list biru di pinggangnya. Berkesan maskulin. Terlebih aroma mint dan woody, sangat menenangkan hatiku.

Aku merasa, dia berada di sini. Devan memang sangat perfeksionis. Semua benda disusun sesuai ukurannya. Bahkan warna juga begitu.

Ponsel baru ku berdering cukup keras dan membuatku tersentak. Buru-buru aku mengangkatnya.

Devan calling ...

"Ha-halo ... assalamualaikum," ujarku sambil memberi salam.

Sebuah suara maskulin terdengar dari sebrang. Aku menekan dadaku yang bergemuruh hebat.

"A-aira ... baik-baik saja," jawabku. Cis ... aku jadi grogi dibuatnya.

"Iya ... nanti Aira sampai kan pada Mama," jawabku lagi setelah mendengar pertanyaannya.

"Aira ada di kamar, M-mas Devan," jawabku lagi.

"Apa kau tidak ingin bertanya apa-apa tentangku?"

Mukaku memerah malu ketika mendengar perkataannya barusan.

"Mas Devan sekarang sedang apa?" Tanyaku. Dan jawabannya membuat jantungku berdetak hebat.

"Aku sedang merindukanmu."

"M-me ... too," cicitku pelan dan nyaris tak terdengar.

Aku segera memutuskan sambungan teleponnya. Memejamkan mata erat. Telapak tangan ku, tetap menekan dadaku yang tak berhenti bergemuruh.

Perutku seakan ada ribuan kupu-kupu terbang. Membuatku terasa geli. Wajahku entah seperti apa.

Krriiing!

Ponselku berbunyi lagi. Kali ini permintaan sebuah video call dari Devan. Dengan ragu aku menyentuh bidak hijau di layar ponsel.

Seraut wajah tampan muncul dengan senyuman indahnya. Aku terpana.

"Sayang ... Aku merindukanmu. Tak bisakah kau menyusul ku, sekarang?" Tanyanya dengan wajah sendu.

Aku tergagap. Tak bisa berkata apa-apa.

"Sayang ... wajahmu memerah, apa kau sedang tersipu karenaku?" tanyanya usil.

"Ti-tidak ...," Sangkalku.

"Ah ... benarkah?" Tanyanya sedikit kecewa.

"Bu-bukan be-begitu ... maksud Aira ...," Aku berusaha menjelaskan.

Entah mengapa aku tak rela melihat ia kecewa.

"Baiklah, sayang. Aku mengerti. Maaf, jika kedepannya aku akan jarang memberi kabar," jelasnya dengan wajah penyesalan.

"Ti-tidak apa-apa, yang penting Mas jaga kesehatan ya?!" Ujarku memperhatikannya.

Tampak senyum lebar hingga gigi-giginya yang putih dan rapi terlihat. Aku makin terpesona.

"Aira!" Panggilnya.

"Ya," jawabku sambil menatap wajahnya di layar ponselku.

"Aku mencintaimu," ungkapnya.

Glek!

'Aku harus jawab apa?!' teriakku dalam hati.

"Sudahlah, sekarang kau beristirahat. Assalamualaikum,"

"Wa-wa'alaikum salam ...,"

Sambungan ponsel terputus. Aku masih bisa melihat ekspresi kecewanya ketika aku tak menjawab ungkapannya.

Dan hal itu membuatku merasa bersalah. Aku menaruh ponsel di atas nakas. Meraba jantungku yang masih berdetak kencang.

Dulu, aku memang begitu memujanya. Tapi semenjak tamparan itu.

Entah ... Aku tidak tahu, apa yang kurasakan untuknya. Karena kadang, rasa sakit itu masih begitu kuat.

Karena kini, setiap aku menatapnya. Hanya ada, ketakutan, kekecewaan, kesedihan juga kebencian untuknya.

Sungguh, aku ingin membencinya. Tapi, jika ia terus berbuat manis begini. Aku takut. Takut, terjatuh pada perasaan yang sama.

Aku takut. Jika ini semua hanya permainannya belaka.

Bersambung.

Hmmm ...

dobel up nih... boleh dong like and vote nya...

makasih

Terpopuler

Comments

Uthie

Uthie

auto nanyak nih...bnran kilat lngsung cinta gtu ato hanya game...sblm lanjut mmbca..tkt kecewa

2024-11-09

0

JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊

JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊

aduii maw pengen marah lgi.. 😌😌 tpi apa blh buat jodoh Aira d tgn Author😌😌🤭

2024-11-27

0

Agustiany

Agustiany

jgn luluh dulu

2024-10-25

1

lihat semua
Episodes
1 IJINKAN AKU MENCINTAIMU Episode 1
2 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 2
3 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 3
4 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 4
5 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 5
6 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 6
7 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 7
8 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 8
9 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 9
10 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 10
11 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 11
12 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 12
13 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 13
14 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 14
15 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 15
16 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 16
17 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 17
18 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 18
19 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 19
20 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 20
21 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 21
22 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 22
23 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 23
24 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 24
25 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 25
26 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 26
27 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 27
28 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 28
29 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 29
30 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 30
31 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 31
32 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 32
33 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 33
34 visual para tokoh
35 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 34
36 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 35
37 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 36
38 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 37
39 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 38
40 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 39
41 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 40
42 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 41
43 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 42
44 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 43
45 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 44
46 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 45
47 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 46
48 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 47
49 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 48 Bab ini untuk 21+
50 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 49 21++
51 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 50
52 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 51
53 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 52
54 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 53
55 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 54
56 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 55
57 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 56
58 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 57
59 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 58
60 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 59
61 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 60
62 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 61
63 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 62
64 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 63
65 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 64
66 PENGUMUMAN
67 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 65
68 PENGUMUMAN
69 BONUS PART1
70 BONUS PART 2
71 BONUS Part 3 KIA DAN DEO
72 BONUS PART KIA DAN DEO 2
73 BONUS PART KIA DAN DEO 3
74 BONUS PART KIA DAN DEO 4
75 BONUS PART KIA DAN DEO 5
76 BONUS CHAPTER
77 BONUS CHAPTER
78 BOLEH pilih
79 ADINDA
80 ADINDA 2
Episodes

Updated 80 Episodes

1
IJINKAN AKU MENCINTAIMU Episode 1
2
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 2
3
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 3
4
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 4
5
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 5
6
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 6
7
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 7
8
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 8
9
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 9
10
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 10
11
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 11
12
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 12
13
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 13
14
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 14
15
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 15
16
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 16
17
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 17
18
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 18
19
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 19
20
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 20
21
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 21
22
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 22
23
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 23
24
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 24
25
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 25
26
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 26
27
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 27
28
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 28
29
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 29
30
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 30
31
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 31
32
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 32
33
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 33
34
visual para tokoh
35
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 34
36
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 35
37
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 36
38
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 37
39
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 38
40
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 39
41
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 40
42
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 41
43
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 42
44
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 43
45
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 44
46
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 45
47
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 46
48
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 47
49
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 48 Bab ini untuk 21+
50
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 49 21++
51
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 50
52
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 51
53
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 52
54
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 53
55
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 54
56
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 55
57
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 56
58
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 57
59
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 58
60
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 59
61
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 60
62
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 61
63
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 62
64
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 63
65
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 64
66
PENGUMUMAN
67
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 65
68
PENGUMUMAN
69
BONUS PART1
70
BONUS PART 2
71
BONUS Part 3 KIA DAN DEO
72
BONUS PART KIA DAN DEO 2
73
BONUS PART KIA DAN DEO 3
74
BONUS PART KIA DAN DEO 4
75
BONUS PART KIA DAN DEO 5
76
BONUS CHAPTER
77
BONUS CHAPTER
78
BOLEH pilih
79
ADINDA
80
ADINDA 2

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!