IJINKAN AKU MENCINTAIMU 18

Devan baru saja tiba di sebuah kawasan pembangunan hotel di kota H. Pembangunan terhenti di karenakan adanya mogok kerja. Selain itu, bahan cadang tidak sesuai dengan kualitas yang disepakati.

Dengan menggunakan helm proyek. Devan mendengarkan semua keluhan pekerja. Tak ada raut lelah terpatri, padahal baru satu jam, pria itu sampai, langsung menuju lokasi.

Wajahnya nampak merah padam, setelah mendengar keluhan para pekerja lokal. Terlebih ketika ia melihat pasokan bahan bangunan. Sungguh kualitasnya sangat jauh dari standar.

Jak menghampiri laki-laki yang menjadi Bossnya. Ia membisikkan sesuatu. Wajah Devan berubah menjadi gelap dan sadis. Para pekerja yang tadinya ribut meminta keadilan, mendadak sunyi. Mereka ketakutan melihat wajah pria yang berdiri menjulang di hadapan mereka.

"Apa kau yakin, apa yang barusan kau katakan itu, Jak?" Tanya Devan dingin. Begitu dingin sampai bisa membekukan suasana sekitar.

"Tuan muda Ken Bima, membantu kita dari awal, Tuan. Beliau langsung memberi data yang diperlukan. Bahkan pejabat yang menjadi deking kecurangan ini," jawab Jak juga datar. Sepertinya hanya dia yang tidak terpengaruh akan suasana beku yang diciptakan atasannya itu.

"Apa, Ken datang?" Tanya Devan.

"Tuan Muda Ken sudah menunggu di lokasi introgasi, Tuan," jawab Jak tenang.

Seringai sadis terpatri di wajah tampan pria yang mengenakan balutan jas navi dan kemeja biru pucat di dalamnya. Devan membuka dasinya. Ia lilitkan dasi itu di tangan kirinya.

Bagi yang mengetahui tanda itu. Maka jangan harap nyawa mereka akan ada dalam raga. Walau sebenarnya Devan bukan pembunuh. Tapi, jika pria itu sudah beraksi. Maka kematian hanya jalan satu-satunya agar, pria itu menyudahi segala perbuatannya.

"Antar aku kesana!" Ujarnya sambil berjalan tegap tanpa rasa takut.

Jaka, yang sudah mengetahui apa yang akan terjadi. Ia hanya mengikuti atasannya dengan menggulungkan lengannya.

****

KRAK!

"Aakhhh!" Suara jeritan keluar dari mulut seorang pria bertubuh tambun.

Sepasang mata coklat terang tampak begitu asyik melihat aksinya. Pria bernama Ken Bima itu baru saja mematahkan salah satu jari pria tambun itu.

"Kenapa kau mulai bersenang-senang sendirian, Ken?!" Sebuah suara menginterupsi.

Ken menoleh. Sebuah sunggingan manis terpatri. Sungguh bertolak belakang dengan perbuatan yang baru saja ia lakukan.

"Kau terlalu lama Kak!" Jawabnya enteng.

"Siapa dia?" Tanya Devan, menatap pria tambun yang merintih kesakitan.

Wajah pria tambun itu dipenuhi keringat dingin. Mulutnya tersumpal kain. Tubuhnya terikat kuat di kursi kayu. Seluruh bajunya basah oleh keringat.

"Dia salah satu pejabat yang terlibat masalah kita, Kak!" Jawab Ken acuh.

"Gila kau, apa itu tidak sedikit berbahaya?!" Devan cukup terkejut dengan keberanian, Ken-adik sepupunya itu.

"Ck ... hanya cecunguk kecil yang tidak ada artinya, Kak. Bahkan pemerintah juga sudah mulai menyoroti kecurangannya," jawab Ken sambil memutar bola matanya malas.

"Tenang Kak. Tidak ada yang mencarinya jika ia mati sekalipun," ujar Ken, menenangkan kegelisahan Devan.

"Bagaimana dengan keluarganya?"

Itulah yang beda dengan Devan. Pria sadis itu tetap berbaik hati dengan siapapun yang terlibat dengan orang yang berurusan dengannya.

"Istrinya selingkuh, anaknya pengedar obat terlarang. Apa lagi yang mesti dibanggakan?" Jawab Ken kesal.

Devan mengangguk. "Tidak. Aku tidak ingin repot dengan segala ***** bengek yang menyusahkan. Dan aku tak mau keluar uang sebagai bentuk kompensasi."

Ken mengangguk, ia paham betul seribet apa jika berurusan dengan pejabat yang aktif.

"Tenang, Kak. Kita sudah dapat surat resmi untuk mengeksekusi orang ini. Bahkan semua catatan kematiannya nanti sudah diatur oleh pemerintah bersangkutan," jelas Ken.

"Apa itu resmi? Kau tau maksudku kan?" Tanya Devan lagi.

"Aku jamin itu, Kak. Jika mereka menyangkal. Aku sudah siapkan bom yang menghancurkan negara ini," jawab Ken sangat tenang.

"Ah ... Kau memang kejam, Ken!" Ujar Devan bangga.

"Aku berguru darimu Kak," balas Ken tak kalah bangga.

Mendengar itu semua, pria tambun itu sudah tak bisa berbuat apa-apa selain membongkar semua yang terlibat.

'Aku tak mau mati sendirian,' begitu gumamnya dalam hati.

Bersambung.

Uh oh ...

othor dobel up nih... boleh dong klik like and love juga votenya.

makasih.

Terpopuler

Comments

Renireni Reni

Renireni Reni

ken...mau ngebom negaranya

2024-07-18

0

Lina aja

Lina aja

andaikan keadilan itu bisa untuk di terapkan di dunia nyata mantap itu

2023-06-01

2

Suhestri Utami

Suhestri Utami

next..

2022-05-13

1

lihat semua
Episodes
1 IJINKAN AKU MENCINTAIMU Episode 1
2 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 2
3 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 3
4 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 4
5 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 5
6 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 6
7 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 7
8 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 8
9 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 9
10 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 10
11 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 11
12 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 12
13 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 13
14 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 14
15 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 15
16 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 16
17 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 17
18 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 18
19 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 19
20 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 20
21 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 21
22 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 22
23 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 23
24 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 24
25 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 25
26 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 26
27 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 27
28 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 28
29 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 29
30 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 30
31 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 31
32 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 32
33 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 33
34 visual para tokoh
35 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 34
36 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 35
37 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 36
38 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 37
39 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 38
40 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 39
41 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 40
42 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 41
43 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 42
44 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 43
45 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 44
46 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 45
47 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 46
48 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 47
49 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 48 Bab ini untuk 21+
50 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 49 21++
51 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 50
52 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 51
53 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 52
54 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 53
55 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 54
56 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 55
57 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 56
58 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 57
59 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 58
60 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 59
61 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 60
62 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 61
63 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 62
64 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 63
65 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 64
66 PENGUMUMAN
67 IJINKAN AKU MENCINTAIMU 65
68 PENGUMUMAN
69 BONUS PART1
70 BONUS PART 2
71 BONUS Part 3 KIA DAN DEO
72 BONUS PART KIA DAN DEO 2
73 BONUS PART KIA DAN DEO 3
74 BONUS PART KIA DAN DEO 4
75 BONUS PART KIA DAN DEO 5
76 BONUS CHAPTER
77 BONUS CHAPTER
78 BOLEH pilih
79 ADINDA
80 ADINDA 2
Episodes

Updated 80 Episodes

1
IJINKAN AKU MENCINTAIMU Episode 1
2
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 2
3
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 3
4
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 4
5
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 5
6
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 6
7
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 7
8
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 8
9
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 9
10
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 10
11
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 11
12
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 12
13
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 13
14
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 14
15
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 15
16
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 16
17
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 17
18
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 18
19
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 19
20
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 20
21
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 21
22
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 22
23
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 23
24
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 24
25
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 25
26
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 26
27
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 27
28
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 28
29
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 29
30
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 30
31
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 31
32
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 32
33
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 33
34
visual para tokoh
35
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 34
36
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 35
37
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 36
38
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 37
39
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 38
40
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 39
41
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 40
42
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 41
43
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 42
44
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 43
45
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 44
46
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 45
47
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 46
48
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 47
49
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 48 Bab ini untuk 21+
50
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 49 21++
51
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 50
52
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 51
53
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 52
54
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 53
55
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 54
56
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 55
57
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 56
58
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 57
59
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 58
60
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 59
61
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 60
62
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 61
63
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 62
64
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 63
65
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 64
66
PENGUMUMAN
67
IJINKAN AKU MENCINTAIMU 65
68
PENGUMUMAN
69
BONUS PART1
70
BONUS PART 2
71
BONUS Part 3 KIA DAN DEO
72
BONUS PART KIA DAN DEO 2
73
BONUS PART KIA DAN DEO 3
74
BONUS PART KIA DAN DEO 4
75
BONUS PART KIA DAN DEO 5
76
BONUS CHAPTER
77
BONUS CHAPTER
78
BOLEH pilih
79
ADINDA
80
ADINDA 2

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!