" kau sudah siap ?" Yura menatap Yuki yang sudah selesai dengan tampilan samaran nya , pagi ini mereka berencana akan mengunjungi perusahaan pusat , kalau untuk Aeron , dia masih belum tahu rencana ketiga manusia itu ...
" aku mau kekamar si cacat itu ! makanan sudah ku buat di atas meja makan ! kau bisa ajak asisten Kelvin , aku mau ke atas !"
Yura menganguk seraya tersenyum , itulah sahabat nya ini , ia tahu Yura tak bisa memakan makanan yang berbahan jamur atau daging sapi , ia elergi dengan benda itu ...makanya , Yuki selalu memastikan apa yang ia makan ...
**************
Yuki melangkah kan kaki nya menuju kamar pria itu , saat masuk ia di pertontonkan dengan soaok gagah yang termenung dengan wajah masam nya mengarah ke balkon kamar..
" pagiiii !" sapa Yuki tersenyum secerah mentari , namun , tak ada balasan dari pria itu , bahkan seperti nya ia enggan menatap wajah Yuki yang heran
" kau kenapa ?" namun , tak ada sahutan sama sekali , sang empu malah membenamkan diri nya ke dalam selimut tebal itu
" heyyy ?" Yuki menggoyang pelan tubuh pria itu , tak ada sahutan sama sekali , hanya kain tebal itu yang naik turun pertanda sang empu di dalam nya masih hidup
" kenapa kau kesini ? bukan nya semalam kau pergi yaa ! sanah , aku tak membutuhkan mu !" Aeron berucap kesal , bagaimana tidak , semalam ia terjaga karna tak merasakan kehangatan yang meraup tubuh nya lagi , ia tak bisa tidur hingga dini hari karna Kera nya melepaskan diri
Yuki menghela nafas berat , satu lagi sifat menjijikan pria ini , tak cukup kah Bodoh , cacat , lemah tak berguna itu , sekarang manja nya nauzubilah saja ..
" maaf ! semalam aku kekamar ku Tuan ! " Yuki mengelus lembut puncak kepala pria yang masih menyembul ke luar itu , ia merasa geli dengan sikap manja pria tak berguna ini
" aku menyuruh mu tidur di sini kan ? lalu mengapa kau pergi , apa aku terlalu baik pada mu hingga kau melunjak begitu haa !" bentak Aeron kesal
" kau itu terlalu membangkang , tak tahu aturan dan..
srett....
Cup.... Yuki membuka kasar selimut tebal itu , ia lansung mengecup pipi pria Tampan yang terkejut di buat nya ..
wajah Yuki dan Aeron sama sekali tak berjarak , hembusan nafas mereka sama sama menerpa wajah masing masing , Aeron menelan silva nya saat melihat Bibir merah Sexsi itu yang dekat sekali dengan mulut nya ..
jantung nya berdegup kencang , ia menatap intens wajah gadis itu , ia rasa Hanya Kulit mahluk ini saja yang menutupi kecantikan nya , bahkan hidung mancung , bibir sexsi merah merona serta mata indah itu membuat siapa saja menatap nya menjadi terpikat gila ...
" jangan begitu ! aku hanya tak bisa tidur tanpa Boneka ku ! karna itu peninggalan ibu ku , aku tak bermaksud membangkang !"
Yuki bangkit dari tubuh Aeron yang tadi ia tindih , ia melangkah turun dari ranjang ..
" ma..mau kemana ?"
" membuka Tirai ini ! kalau menunggu kau yang membuka nya bisa bisa karatan lantai ini melihat mu mengesot !" ketus Yuki seraya terkekeh , ia senang melihat wajah Tampan pria itu merenggut
" cihhh ! aku mau mandi , kau lama sekali , !" gerutu Aeron mengangkat tangan nya minta di papah
" jangan seperti anak kecil ! kau sudah Tua , masih saja bersikap manja , Gigi mu saja sudah seperti kapak masih saja mau di manja !"
" diamlah ! berisik !"
Yuki dengan cekatan memapah Tubuh berotot itu ke kursi roda , ia mendorong nya hingga sampai kedalam kamar mandi besar itu ..
tangan lentik nya membuka helaian demi helaian dari tubuh sempurna itu , perut yang suspek serta tonjolan otot yang kekar di setiap lekuk tubuh nya terpampang nyata ..
" kau olahraga atau tidak sih ? "
" aku tahu ! badan ku bagus , kalau mau peggang ya peggang saja , aku berbaik hati hari ini !"
Aeron membawa tangan gadis itu ke perut suspek nya , Yuki terkejut dengan tarikan mendadak itu , ia sudah biasa melihat perut suspek seorang pria , bahkan di tempat Akademi nya para pria di sana bertarung tampa menggunakan baju saat memperagakan Huros , beladiri yang turun temurun yang di ajaran Tetua penting atasan di Akademi ...
Aeron bingun kenapa Kera nya ini tampak biasa saja melihat tubuh nya , kalau wanita lain pasti mereka sudah memerah karna malu tapi mau , sama seperti kekasih nya dulu yang melihat otot perut nya saat GYM , dia sangat mengaggumi bentuk tubuh nya yang kekar , tapi gadis ini seperti sudah terbiasa melihat yang seperti ini ,
" kau seperti nya sudah biasa ya melihat yang seperti ini ?" suara Aeron terdengar merendahkan Yuki , mungkin ia berfikir bahwa gadis itu sering melakukan yang mantap mantap
" kau benar ! aku sering melihat nya , bahkan melakukan nya !"
Aeron tercekat mendengar perkataan gadis itu , enatah mengapa hati nya sakit , ia seakan tak terima dengan perkataan gadis itu
" keluarlah !" ucap Nya Dingin , Yuki terkejut di buat nya , ada apa dengan pria ini , wajah nya terlihat menakutkan ..
" kau kenapa ?"
" Aku bisa mandi sendiri ! keluar kau !" bentak Aeron yang emosi , bahkan ia mencoba meraih sower yang ada di atas nya , beberapa kali ia tejatuh keatas lantai , tapi pria itu tetap kekeh berusaha mencapai nya ..
" Tuan kau...
" aku bilang keluar ! aku tak mau di sentu gadis busuk seperti mu , bahkan kau sudah melakukan nya dengan berbagai pria , jadi menjauhlah dari ku !" bentak Aeron panas
Yuki tercekat , ia tak tahu harus apa , tertawa atau berjingkrat geli karna ucapan pria ini , ia hanya bercanda ! tapi anak konda Tua ini begitu sensitif , tak bisa di ajak bercanda sedikit saja ..
" kau kenapa ?" Aeron bingung , kenapa gadis itu malah seperti menahan tawa , ia sama sekali tak marah atau mencoba menjelaskan sesuatu ..
" prufttt...hahhahaaha ! kau ..kau memang bodoh ! sudah lah cacat , otak mu juga kosong , sungguh penderitaan yang menyenangkan untuk mahluk seprti mu !" Yuki tergelak puas , ia bahkan tak bisa menyaring kata kata nya yang bisa saja menyakiti hati selembut kapas pria itu
" maka menjauhlah dari pria bodoh , cacat serta berotak kosong seperti ku ! aku sudah lelah di hina terus begini , kau sama saja seperti mereka !"
Aeron tertunduk dengan linagan air mata , ia tak meminta untuk cacat begini , bahkan , ia ingin sekali berjalan tegak seperti dulu , ia tak ingin di caci begini , dia juga punya hati yang bisa saja tersinggung dengan ucapan mereka ..
" maaf !" lirih Yuki merasa bersalah , ia tak bermaksud menyingung pria ini , ia hanya gemas saja dengan kepolosan yang di miliki tubuh gagah itu
Namun , Aeron malah tak mau menatap Yuki , ia menepis tangan Yuki yang ingin menyentuh nya .
" pergilah ! aku haya pria bodoh dan cacat yang menyusahkan , aku memecat mu !"
Yuki melebarkan mata nya tak percaya dengan omongan pria ini , dengan segera ia berhambur memeluk pria itu , misi nya belum selesai , masih banyak yang harus ia lakukan ..
" maaf kan aku ! aku tak bermaksud begitu , aku juga sama , aku jelek , aku tak sempurna , kau masih beruntung mempunyai segala nya , wajah Tampan , Tubuh tegap , serta Momy yang begitu mencintai mu , aku minta maaf soal tadi hmm ! aku mohon !"
Yuki membuat wajah nya seimut mungkin , walaupun pahit semua tapi tak apalah , wajah nya yang sekarang memang kutukan bagi nya ..
" aku tak suka wanita yang di pakai pria pria di luar sana !" ketus Aeron menatap tajam mata indah gadis itu
Yuki terkekeh , ia baru mengerti , kearah mana pembicaraan panjang mereka tadi , dengan gaya menggoda nya jari jari lentik nya menyusuri lekuk wajah dengan rahang tegas pria itu , bahkan Aeron terbuai dengan sentuhan lembut itu hingga ia memejamkan mata nya menikmati sensasi yang membuat nya tenang ..
" kulit gelap ! senyuman yang pahit , tubuh yang tak menggoda sama sekali , apa kah itu bisa menggoda pria Tuan ? hmm !" Yuki masih melanjutkan belaian nya yang abstrak ke rahang pria itu
" hmmm !" gumam Aeron tak jelas , ia tak sependapat dengan Kera gosong nya itu , namun ,ia membuka mata nya saat merasakan jari jari lentik itu tak lagi menyentuh wajah nya , ia seakan tak rela di lepaskan begitu saja ..
" aku tak pernah berhubungan dengan laki laki mana pun ! tak pernah sampai lebih , kalau sekedar pelukan ada tapi dengan saudara dan keluarga ku , kalau untuk yang tadi aku biasa saja , karna aku sering melihat majikan ku mempunyai tubuh yang sama , bahkan lebih menggoda !" ucap Yuki masih saja terselip kata kata yang menyebalkan
" aku yang paling sempurna ! katakan itu !" titah Aeron keras
" apa kau jatuh cinta pada ku tuan hmm ?" goda Yuki menaik turun kan alis nya , Aeron terkejut , Tidak mungkin Kera gosong seperti gadis ini telah mendapatkan hati nya yang sebening embun , ia masih punya Marsya , yahh , Marsya seorang ..
" kau jangan bertingkah ! aku hanya ingin pengasuh dan orang terdekat ku suci , walau rupa nya seperti puntung rokok seperti mu !" ketus Aeron
" yayaya ! aku paham , kau pria yang setia , jangan ingkari kata kata mu , karna aku tak tanggung jawab !"
Aeron terhenyak , ia begitu bingung dengan apa yang terjadi pada nya , tapi , tatap saja ia menyangkal nya dengan cinta nya pada sang kekasih hati ..
*************
**Voteee and Like sayang ..
seperti nya percintaan mereka akan rumit , apa lagi Yuki yang orang nya tak mudah jatuh cinta , author berharap kisah nya tak membosan kan ya ..
readers ku tercinta , buah cinta ku kalian semuaaa , umuaaaa hh Love you 😂**
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 128 Episodes
Comments
Sandisalbiah
hadehh.. banyak banget julukan yg di sematkan Aeron ke Yuki.. kera, hewan peliharaan.. nih baru lagi si puntung rokok.. nanti apa lagi?
2024-10-14
0
Uchi Hwi
kok aku ga yakin ya Thor, kl aeron cacat. masa cacat pny tubuh yg sixpack🙄🤔 tau aeron jg berpura" ya😊
2023-06-12
0
Delvia Sari
puntung rokok anaconda
2023-05-26
0