10 tahun telah berlalu , kehidupan yang berputar laju dengan perputaran waktu yang cepat , bahkan tampa sadar seorang gadis yang dulu nya terlihat lemah lembut , keibuan kini berubah mrnjadi singa betina yang siap menerkam mangsa nya ,
berprinsip hidup dan berkomitmen yang tegas membuat nya menjadi manusia yang tak bisa di injak injak ...
dorrrrr....dorrrrr...dorrrrrr...
luncuran Timah panas mengenai lingkaran merah
57 M di ujung sana dengan tepat ..
mata tajam nya merotasi dingin pada semua rekan nya yang bertepuk tangan histeris ..
prokkkk....prokkkkkk...prokkkkk....
" wuuuuuuuuhh ! Yuki ...Yukiiii ....kau hebat !" teriak mereka kagum ,
" Cihhh ! Terlalu bodoh !" gadis yang di panggil Yuki itu berdecih jijik , ia tak suka mengaggumi seseorang , kecuali kakek nya dan sang kakak ...
" Yuki ! kau menang lagi !" seorang pria gagah yang tampan mendekat kerah gadis berambut coklat yang berdiri dengan tampang dingin nya .
" begitulah kak ! aku bosan "
" kau memang hebat ! pertahan kan !" ucap Saichi , ia adalah kakak laki laki Yuki di Jepang , bahkan kakak nya selalu membimbing nya untuk lebih maju dalam bertarung ,
" kak ! apa dimana kakek ?"
" kakek lagi istirahat , belakangan ini kesehatan nya mulai menurun !"
Yuki tertegun , ia tak mau kehilangan lagi , ia begitu menyayangi rekan Yomatsu Katsumi akademi nya yang ada di Jepang ,
" Yuki ! ka..kakek ..kakek !" ucap seorang gadis cantik dengan ciri kahs jepang yang kental, berlari kearah nya
Yuki dan Sachi lansung panik ..
" apa yang terjadi ?" tanya Yuki panik setengah mati
" kakek pingsan !"
degggg...jantung gadis itu berdetak keras , dengan cepat ia berlari menuju tempat kakek nya , tanpa sadar air mata nya menetes ,
ia sudah menduga ini , bahkan hampir setiap hari kakek nya selalu bersembunyi dari nya agar ia tak tahu , tapi , Yuki tetap lah Yuki , gadis yang jeli ..
brakkkk...pintu kayu itu terdobrak kasar , terlihat lah gadis yang dengan wajah panik nya menerobos masuk , netra coklat itu menatap para rekan rekan akademi nya yang telah berkumpul mengelilingi pria tua itu dengan berlinang air mata ..
" apa yang terjadi ?" bentak Yuki lansung melangkah duduk di samping pria itu dan menggenggam tangan rentan nya .
" Yuki !" lirih Kakek Yhosida Takhasi di sela sela nafas berat nya
" Kakek ! jangan begini ..hiks hiks !" Yuki mengecup tangan rentan yang ada di gengaman nya dengan linagan air mata ,
selama pria ini mengangkat nya menjadi murid akademi perguruan besar ini , ia sudah bergantung dan begitu menyayangi pria tua itu , ia sangat berhutang nyawa saat di selamatkan di hutan 10 tahun yang lalu ..
" Yu..Yuki ! bisa kakek minta sesuatu ?"
Yuki dengan cepat mengangguk , ia akan melakukan apa pun untuk pria ini ,
" Yuki akan lakukan apa pun kek ! hiks hiks jangan tinggalkan Yuki !"
" kau bisa meneruskan jalinan persahabatan Kakek ?"
Mereka bingung dengan apa yang di bicarakan pria itu , bahkan mereka saling menatap heran ...
" apa ?"
" ini ! baca ini Yuki , Kakek ingin kau menerus kan ini , jalani semampu mu , jangan memaksakan diri , sebab akan banyak rintangan nanti nya !"
Tangan rentan itu mengeluarkan sebuah buku yang terlihat kusam di makan waktu , bahkan tepian benda itu tampak kusam dan kasar ..
" Apa ini Kek ?"
" Yu..Yuki ! Ka..kek..
" Kekakkkkk...! Jangan bicara , aku mohon kek jangan bicara , kau lagi sakit hiks hiks...Yura ...panggil kan Dokter ...!" Teriak Yuki panik saat melihat nafas kakek Yoshida mulai sesak ..
" Ja..jangan ! Ja..jalani se..mampu mu ! bu..buat dia bahagia dan aman !"
brukkk...Tubuh tua itu jatuh kepelukan Yuki yang melotot kosong , air mata yang selama 10 tahun ini tak pernah keluar , sekarang merembes membasahi pipi lembut nya ...
" kakekkkk ! hiks hiks , jangan tinggalkan Yuki kek ..kau sudah berjanji untuk menemani ku hidup lebih lama hiks hiks ..bangunnnn...bangunnn...aku mohon !" teriak Yuki histeris mengguncang tubuh Tua itu dengan gemetar
Yura yang melihat Teman yang sangat ia kagumi itu rapuh , dengan segera ia memeluk tubuh gadis itu , ia tahu ini berat , bahkan ia yang sudah lama menjadi anggota akademi ini , Yuki sangat lah di manjakan serta di sayangi pria tua itu , meskipun tak ada hubungan apa pun , mereka sudah seperti cucu dan kakek yang terikat satu sama lain ..
kadang tak hayal banyak anggota yang lain iri pada gadis itu , dalam waktu singkat Yuki telah menguasai berbagai jenis bela diri , bahkan banyak prestasi yang membanggakan dari gadis cantik 20 tahun itu ..
" Kakekkk...! hiks hiks ..jangan tinggal kan akuuu ...jangan !" litih Yuki memeluk Kakek Yoshida yang sudah terlelap selama nya ..
" Yuki ! relakan kakek yaa ! dia sudah tenang di sana "
" tapi dia berbohong Yura ! dia pembohong...hiks hiks , dia sudah berjanji akan melihat anak anak ku bermain dengan nya , dia berjanji pada ku Yuraaa ..hiks hiks dia pembohonggg !" isak Yuki tak terima
mereka semangkin histeris di buat nya , Saichi yang melihat nya pun ikutan sesak , ia menghapus cairan bening yang melewati pelupuk mata nya ..
" Yuki !" panggil nya sendu seraya melangkah mendekap hangat tubuh rapuh gadis itu , ia bisa tahu apa yang gadis itu rasakan ..
" Ka..kakak ! hiks hiks bangun kan pria Tua ini , ..dia terlalu lama Tidur kak ! dia..dia melarang ku untuk bermalas malasan ..tapi ..tapi kenapa dia malah seperti ini ..hiks hiks kakakkkkk !" isak Yuki di pelukan pria itu
namun , disaat suasana sedang sedih ini , ada sepasang mata sipit yang memandang geram pada Yuki yang mendapat pelukan hangat pria yang sedari dulu ia dambakan ...mata elang nya seakan ingin menelan habis gadis cantik itu ..
" cihh ! kau cuman mau mencari perhatian kak Saichi saja , dasar jalang murahan ! " geram nya menggengam erat kipas yang ada di tangan nya
mata nya semangkin merah melihat Saichi yang mencium kening gadis itu , bahkan selama ini ia sudah mencoba cara apa pun untuk merebut perhatian pria itu ..
" jangan pura pura sedih kau ! aku tahu kau penyebab semua ini !" bentak Ximi panas , semua mata tertuju pada gadis berpenampilan glamor itu , tak ada sama sekali kesedihan di mata nya ..
" apa maksud mu ?" tanya Yura dingin , ia begitu tak menyukai ulat bulu Jepang itu , sudahlah tampang pas pasan , malah ngelotot unjuk taring ..
" dia itu yang membunuh kakek ! dia ingin menguasai seluruh Akademi Yomatsu Katsumi ini !"
" berhenti bicara Ximi !" bentak Saichi yang mulai emosi , mereka terdiam , pria Tampan berperawakan jepang itu sangat lah kejam dan dingin , tak mungkin membantah kaki tangan Kakek Yoshida
" Kak ! aku sudah lama tinggal di sini , aku tahu akal busuk wanita jalang itu !"
" sekali lagi kau bicara ! kau akan merasakan akibat nya !" geram pria itu tajam , Yuki tak mendengar sama sekali pertengkaran mereka , ia masih terisak memandangi wajah kaku pria tua yang selama ini menjadi topangan hidup nya .
" kakak kauu...
brakkkk....satu balok kayu melayang kearah gadis itu , Ximi gemetar saat meihat wajah pria itu sudah kelam ..
" kau ingin mati haa !" bentak Saichi mulai kehilangan kendali .
" Kakak !" Lirih Yuki memandangi pria yang sudah naik pitam itu ..
Saichi tampak menghela nafas , ia tak mau membuat suasana menjadi tambah rusuh ..
" apa kau baik baik saja hmm ?" suara lembut pria itu membuat mereka termenung , sudah biasa Saichi merubah sifat nya demi gadis ini ,
" kakak !" lirih Yuki kembali mendekap pria itu , hanya pria ini selain kakek nya yang mampu membuat hati nya nyaman , bahkan ia begitu mencintai Saichi nya .
********
**Voteee And Like sayang..😃
nah, sekarang author mau lanjut ini , karna Novel kedua udah tamat dan sekarang lanjut yang ini ..
sesuai dengan janji author untuk readers tercinta . jangan lupa juga baca Novel author lainya .😂
Terjebak Cinta King Mafia 1 dan 2 yaa ..semua nya di jamin seru ..😁**
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 128 Episodes
Comments
Sandisalbiah
sudah 10 thn aja.. apa kabarnya si Thomson itu.. masih hidupkah? secara dia memelihara dua ular berbisa di rmh nya..
2024-10-13
0
Qaisaa Nazarudin
Yuki adalah Elliana??
2024-06-14
0
Sri Bayoe
,nyimak
2023-06-10
0