Pria itu mengatupkan rahang nya erat , ia memang tak terlalu suka dengan mahluk gosong ini , terlalu misterius dan menjengkelkan ..
" siapa kau ?" Kelvin menatap tajam dua manusia yang seperti nya begitu santai merehatkan tubuh nya masing masing
" Manusia !"
Jawaban Yura membuat Kelvin naik darah , ia bangkit dari ranjang pasien nya , dan melangkah penuh rasa geram ke arah dua mahluk itu ..
" kau mau cari mati yaa ?" bentak Kelvin menatap Yura yang memejamkan mata nya santai
" bukan nya kau yang tadi mau mati ?"
" katakan sekarang ! kalian siapa ?"
" kami datang atas perintah Kakek Yosida Takashi , untuk melindungi Keluarga Wilson !"
ucapan Yuki membuat dua manusia itu terkejut , Yura yang tak habis pikir kenapa ketua nya memberi tahu pria bodoh ini, serta Kelvin yang tak mengerti
" kenapa Kau memberi tahu nya Yuki ?" tanya Yura bingung
" masalah ini semangkin serius ! apa lagi setelah kejadian tadi , kita perlu orang dalam untuk menjalankan misi !"
" kalian jangan membodohi ku ! " bentak Kelvin tak percaya
" kau tampa di bodohi pun sudah bodoh !" Yura mendelik jijik kearah pria itu
" aku serius ! bantu aku untuk memasukan Rekan ku dalam kediaman Wilson , setelah itu aku akan menjelaskan semua nya pada mu !"
" aku tak percaya !"
bughhh...Yuki menendang betis pria itu hingga terduduk tepat di depan kaki nya yang bertopang angkuh ..
" jangan membuat masalah dengan ku ! lakuan apa yang ku perintahkan , kalau aku berniat jahat , sudah dari lama aku membunuh kalian !" geram Yuki menggertakan gigi nya erat
Kelvin menelan ludah nya kasar , gadis ini memang begitu mengerikan saat menatap nya ,
" Tapi kalian tak berbohong kan ?"
" apa kami terlihat seperti penjahat hmm ?" Yura mendekat kan wajah cantik nya ke wajah Tampan Kelvin yang terpesona karna pahatan indah wajah itu
" jangan tebar pesona !" ucap Yuki kesal menarik kerah jaket gadis itu hingga terhuyung menjauh dari tubuh pria itu
" kau jangan melibatkan perasaan Yura ! akan sulit nanti nya , kita harus menyelesaikan ini secepat mungkin !" Yuki merasa geram dengan gadis ini
" tenang saja ! cinta itu mustahil untuk ku ! tak ada pria seperti ...
" Kak Saichi !" ucap mereka serempak di selingi dengan kekehen kecil dari mulut mereka
" bagus ! kita harus segera pulang ! aku merindukan cinta ku itu !" ucap Yuki merenggut sendu
" Tenang saja ! kakak selalu ada untuk kita !"
Asiaten Kelvin yang bingung dengan pembicaraan mereka pun jadi risih dengan kata kata manis dari mulut Yura yang menyebut nama pria lain ..
tuttttt...tuttttt...deringan Hanfon Yuki membuyarkan obrolan mereka , tertera nama si Cacat di sana ..
" siapa ?"
" Si Cacat !"
Yura terkekeh geli , ia sangat suka melihat wajah kesal Yuki saat melihat nama si pemanggil itu
" hmmm !"
" apa kau mengeluarkan segudang batu hingga pergi selama itu haa ! cepat kembaliii !" omelan pria yang sedang kesal di seberang sana
" apa kau telah selesai menagis Tuan ? "
" *kau pikir aku apa haa ? Kera gosong ! cepat kau kemari , atau akau akan membuat mu menyesal nanti , kauu...
tutttt*...dengan cepat gadis itu mematikan sambungan nya , ia malas mendengar ocehan laknat pria itu ..
" saat nya jadi Monyet !" ejek Yura menirukan gaya Kera
" pala mu ! amit amit menjadi seperti ini , kalau tidak demi Kakek ku itu , bahkan, mati pun dia menyusahkan ku !" ketus Yuki lalu melangkah pergi ,
Yura tersenyum di buat nya , tentu ucapan pedas itu tak bermakna apa apa , ia tahu gadis cantik itu hanya sedang kesal saja ..
" kau mau kemana ?" Kelvin bingung karna Yura yang melenggang tak tentu arah tampa melibat kan nya , tak pernah ia merasa di kucilkan begini oleh wanita , biasa nya mereka berebut mencari perhatian nya ..
" keruang Si Cacat ! kau bisa jalan kan , aku rasa Tungkai mu masih kuat !"
Yuki melanjutkan langkah nya dengan sifat dingin nya yang menonjol , Kelvin terkekeh di buat nya , ia suka melihat gadis itu ..
************
sementara di ruang lain , tepat nya di dalam ruangan . , , sepasang manusia sedang berdebat keras ..
tak ada yang mengalah satu sama lain sehingga membuat pria berjas putih di ruangan itu bingung ..
" kau dari mana saja tadi ?" bentak Aeron tak suka jika Gadis Kera nya ini tak memperdulikan nya
" Ke Toilet !"
" kenapa lama sekali ? kau tidur di sana haa ! memang dasar Gembel kamu yaa ! tak bisa melihat tempat yang sejuk dikit kau lansung Tidur Mati !" bentak Aeron semangkin menjadi jadi
" aku memang Ke Toilet !"
" alasan kau saja ! jangan ngelunjak kalau jadi Ternak orang !"
Yuki mencoba tak terpancing , ia berjongkok di depan pria yang sedari tadi mengomel pedas itu , ia tersenyum dan menagkup wajah Tampan pria itu dengan kedua tangan nya ..
" maaf ! aku tak berniat begitu ! kau jangan marah !" ucap Yuki dengan suara lembut merayu nya , Aeron mengerijap kan mata nya terbuai dengan sentuhan serta suara lembut membuai itu
tanpa sadar ia mengangguk patuh , Docter itu di buat heran oleh nya ..
" emmm ! Tuan !" asisten Kelvin yang baru saja masuk dengan Yura pun berdehem menyadarkan lamunan pria Tampan itu
" si..singkirkan tangan mu ! bau !" ketus Aeron mengelak dan menepis kedua tangan Yuki yang menagkup wajah nya
" Tuan ! ini nona Yura ! saya berinisiatif mengangkat nya menjadi rekan pengawal kita Tuan , dia bisa bela diri dan juga mahir dalam urusan perusahaan , kita akan di untungkan nanti nya !"
Aeron mencoba berfikir , meskipun otak nya tak jalan secerdas asisten nya , tapi bergayalah sedikit ..
" Terserah kau saja ! kalau itu menguntungkan tak apa ...!"
Yuki dan Yura memandang penuh arti , dengan begini , perlahan tapi pasti , semua rencana mereka akan terlaksana dengan sempurna ..
" Terimakasih Tuan ! saya siap bekerja !" ucap Yura membungkukan tubuh nya sopan , mekipun hati nya sekarang ingin sekali mencincang wajah angkuh pria berotak kosong sok pintar itu
" baiklah ! aku ingin pulang ! Kera , kau jangan kelayapan , bisa lari manusia di rumah sakit ini melihat Kau lepas dari penagkaran nya !"
" hmmmm !"
Yuki mendorong Kursi roda Pria itu dengan hati nya tak bisa lagi di ukur seberapa panas nya karna menahan emosi , bisa saja ia samurai kepala angkuh si Cacat ini ..
" Tuan ! kau ingin makan ?" Asisten Kelvin menatap Pria yang aggak risih dengan keramaian di jalan Loby rumah sakit nya ini
" disana banyak orang !"
" ayo kita makan !" Yuki mendorong paksa kursi roda pria itu menuju kantin Rumah sakit yang tampak ramai itu
" Ke..Kera ! kau jangan mempermalukan aku !" desis Aeron yang panik karna ia malu dengan pandangan menghina manusia di sana
Yuki terus saja melangkah maju , tak perduli dengan manusia yang tak tahu diri yang menatap mereka sinis , Aeron menunduk malu ..
" Jaga mata kalian ! atau ku congkel nanti !" geram Asisten Kelvin yang naik pitam akan mereka
" ma..maaf Tuan !" ucap Mereka menunduk
" teggak kan kepala mu !" titah Yuki merasa tak suka dengan sikap Aeron yang penakut , seharus nya ia tunjukan wajah serta sikap angkuh nya seperti biasa , bukan malah begini ..
" aku malu ! kita pulang yaa !" lirih Aeron memohon menggenggam tangan Yuki yang ada di kursi roda nya
" hadapi rasa takut mu ! jangan lemah !" geram Yuki lau melanjutkan langkah nya
************
**Voteee and Like sayang..😁
jangan lupa tinggalin jejak nya ya..para readers ku tercinta , kita sama sama memberi semangat buat melanjutkan karya nya ...😂**
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 128 Episodes
Comments
Sandisalbiah
hadeh.. gemez juga lama² dgn Sikap Aeron yg lemah ini
2024-10-14
0
Yuli Yanti
thor bisa nya aq bca novel mu suka deg degan tegang,lah yg ini aq senyum2 sndri kya orng gila
2023-12-21
0
Sri Bayoe
bagus abizzz
2023-06-11
1