mata tajam penuh rasa was was milik gadis itu meneliti segelas susu yang ada di genggaman nya , ia tak memperdulikan tatapan bingung pria yang sedari tadi menunggu nya memapah keatas ranjang besar itu ..
" heyyy ! apa yang kau lihat ! otak bodoh mu tak akan mampu meneliti zat yang ada di dalam susu itu ! berikan pada ku , aku mau meminumnya !"
Aeron mengadah kan tangan nya , namun , Yuki mencoba mencari akal agar pria ini tak meminum nya sama sekali ..
" kau lihat jam tangan mu ! "titah Yuki mencoba suatu cara
pria itu lansung melihat jam tangan nya , jarum jam mewah itu menunjukan pukul 11 malam ..
" memang nya ada apa ?"
" aku perna mengalami suatu kejadian ! pas di jam 11 malam tuan , aku tertidur diatas alasan koran dan kotak yang ku bentang kan , bahkan rasa sejuk di luar sana kadang membuat tubuh ku mengigil dan..
" sudah cukup ! kau menceritakan kemiskinan mu pada ku supaya aku kasian dan mengijinkan mu tidur bersama ku begitu , cerdas juga otak mu !" ucap Aeron sinis
" aku tak minat Tuan ! ini tenta..
" ohh ! jadi kau tak berminat tidur seranjang dengan ku ? seberapa tinggi kasta mu ?"
" bukan begitu aku hany..
" kaummm !" dengan cepat Yuki membekap mulut pria itu supaya tak menyambar ucapan nya yang belum selesai
" aku punya kesabaran ya ! ucapan ku yang belum selesai jangan kau potong potong ! lalu kau malah mengatai ku sesuka mulut mu !" bentak Yuki mulai terbawa emosi ,
tak pernah ia di perlakukan seperti ini , bahkan satu kata yang keluar dari mulut nya itu adalah mutiara bagi para murid nya ..ia yang jarang bicara serta dingin pun merasa terhina dengan perlakuan pria ini
" akmmmmmammm !" gumam Aeron tak jelas karna bekapan tangan Yuki yang keras
" bicara yang jelas !"
" lepasmm !"
Yuki tercekat , ia kelepasan , sudah sejauh ini berekting menjadi gadis bodoh , malah terbawa begini ..ia degan segera melepaskan bekapan nya
" maaf Tuan ! penyakit saya kambuh Tuan , saya menderita sindrom metalis ! pikiran saya kacau karena lama hidup di jalanan !" ucap Yuki tertunduk mencoba mengendalikan suasana
Aeron menghela nafas berat , ia tak begitu mempermasalaha kan tentang penyakit , tapi jujur , disaat gadis Kera nya itu marah tadi ia juga sangat gugup , dan aggak gemetar ..
" Lian kali jangan begitu ! aku mau tidur "
Yuki segera memapah tubuh gagah pria itu , terkadang ia heran , tubuh gagah , sexsi berotot ini apa kah memang lemah ..
pertanyaanya , dimana nasi yang selama ini pria itu makan pergi nya ?
" Tidurlah Tuan ! saya mau kekamar !" ucap Yuki membetulkan selimut tebal pria itu ,
" hmm !" jawan Aeron memejam kan mata nya , sejujurnya ia belum mengantuk , ia masih mau berbincang dengan gadis itu
setelah semua nya di rasa selesai , Yuki menepuk selimut tebal itu lembut karna Aeron sedang berbaring terlentang
lalu ia mematikan lampu dan segera menyambar gelas tadi seraya melangkah pergi
" cihh ! kenapa cepat sekali pergi nya ?" gumam Aeron memandangi pintu yang telah di tutup rapat
mata nya menerawang ke atas langit kamar nya , ia baru sadar , kenapa saat bersama Kera itu ia tak ingat dengan kekasih nya ..
*********************
di ruangan lain , Gadis yang dengan lihai nya mencampur cairan putih itu kedalam tempat penelitian nya .., ia menggunakan Rogutsu ..
Tumbuhan jepang yang ia racik untuk menentukan apakah ada kadar racun atau senyawa berbahaya lain nya di dalam susu itu ..
setelah Yuki meneteskan bubuk tumbuhan herbal itu kedalam wadah kecil di sana , perlahan warna,putih pada susu itu berbuah menjadi biru ..
ia mengatupkan rahang nya erat , tak di sangka keluarga sendiri mencoba melukai aliran kediaman nya ..
" brengsekk ! ini sudah keterlaluan !" geram Yuki menggenggam gelas kaca itu hingga pecah mengenai tangan nya
namun , ia tak merasakan apa apa , rasa sakit yang di derita kakek nya serta teman pria tua itu lebih dalam dari ini ..
" jangan sampai ! kau juga yang menjadi dalang kematian suami dan ayah mertua mu keparat " umpat Yuki emosi
ia muak dengan manusia berwajah dua , sudah cukup dua manusia bejat di masa lalu nya menghancurkan kehidupan nya , ia sungguh benci penghianatan ..
" kau yang mencari maslah dengan ku ! aku yang akan menyelesaikan kekacauan ini , kau terima saja ganjaran mu Nyonya !"
Yuki memejamkan mata nya , ia mencoba meredakan emosi nya yang meluap luap , bisa saja ia membunuh wanita paruh baya itu detik ini , tapi ia ingin membuat perubahan yang menopang dalam keluarga besar ini ..
" Selidiki tentang Nyonya Anel keluarga Wilson , besok pagi informasinya sudah ada di email ku !" titah Yuki dingin pada orang yang tadi ia telfon
" *baik ketua !"
tutttt*...sambungan itu di matikan , Yuki menghela nafas , ia pergi kekamar mandi untuk membersihkan diri nya ,
setelah semua nya selesai , kulit yang tadi nya coklat kini berganti bening bak porselen , netra coklat nya yang mempesona dapat memikat siapa saja , bahkan tubuh molek itu tanpak meliuk karna lelah yang ia hadapi beberapa jam ini ..
" Selamat Malam !" ucap Yuki memeluk boneka beruang nya
************
angin yang meniup pelan tirai kamar gadis itu membuat sang empu yang ada di dalam selimut tebal itu terbuai , ia semangkin mengeratkan pelukan nya pada boneka beruang empuk milik nya ...
Tokkk...Tokkk....suara ketukan pintu dari luar sana , ketukan itu semangkin kencang dan keras hingga membuat Yuki tersentak kaget ..
brakk...barkkk...sekarang suara pukulan balok kayu yang menghantam pintu nya ..
" astaga ! jam 8 , mati aku !" pekik Yuki yanv melihat jam di nakas nya , ia lansung melesat menuju kamar mandi , dengan tergesa gesa , gadis cantik itu kembali merubah dirinya menjadi Kera sang Tuan ..
Di LUAR KAMAR ...
brakk...brakkk...
" Keraaaa ! bagun kauuu ! dasar gadis laknat , seharusnya kau yang dulu bangun dari pada akuu !"
teriak pria yang memeggang tongkat bisbol nya dan terus memukul geram kearah pntu kamar pengasuh laknat nya itu
" Tuan ! kita tunggu saja dia di ruang makan !" ucap Asisten Kelvin yang jengah dengan tingkah bodoh Tuan Muda nya itu
apa lagi saat berhadapan dengan Kera Tuan muda nya ini , ia selalu kalah telak di buat nya ..
ceklekk...pintu terbuka , menampakan sosok gadis jelek dengan senyum pahit nya menyapa wajah dua manusia yang menatap nya tajam ..
" Selamat Pagi Tuan !" sapa Yuki cengengesan
" Kau itu pengasuh ku ! tapi malah aku yang bangun duluan , segitu enak nya kau tidur di ranjang empuk itu haa ?" bentak Aeron tak habis pikir
" kau harus nya mengerti tugas mu !" ketus Asisten Kelvin dingin
Yuki ingin rasa nya menunjukan sifat aslinya , bahkan ia bisa datar dan dingin dari pria itu , cihh , menjijikan ..
" Maaf Tuan ! anda benar , Ranjang nya terlalu empuk , jadi saya kesiangan !"
" cihh ! cepat antar aku ke ruang makan , kau baru setengah hari kesini , tapi sudah sok menjadi ratu kau !" ketus Aeron
Yuki hanya tersenyum pahit , ia mengambil alih peggangan kursi roda yang ada di tangan Asisten Kelvin ..
" waktu mu cuman 1 minggu ! tak usah banyak berharap !" bisik Asisten Kelvin tersenyum mengejek
" tak ada yang bisa menghalangi jalan ku ! baik itu kau sendiri Tuan !" balas Yuki dingin
pria itu mengetat kan rahang nya erat , ia yakin gadis ini bukan lah manusia sembarangan , terbukti dengan
tatapan tajam serta aura dingin yang bahkan melebihi diri nya ketika membalas ucapan nya ..
**************
**Voteee and Like sayang ..😁
bagaimana kelanjutan nya , kita simak cerita selanjutnya ya..😍
jangan lupa like dan Vote dukungan nya , kalian cinta ku sayanggg ...😘**
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 128 Episodes
Comments
༄༅⃟𝐐Dwi Kartikasari🐢
wkwkwkkkk bisa²nya bangun kesiangan
2022-10-05
0
Dhian Ayu
apa mungkin Kelvin juga musuh dlm selimut yaa kak 🙄
2022-06-30
0
Bzaa
kereennnnn😎😎😎
2022-03-05
0