Yuki mengatupkan rahang nya erat , kalau bukan karna amanat kakek nya untuk menjaga keluarga bodoh ini , ia tak akan sudi bersikap seperti ini ..
" Maaf Tuan ! mulai sekarang , saya yang jadi pengasuh Tuan !"
" aku tidak mau ! Momy , apa tak ada bentuk yang lain selain spesies ini ?" rengek Aeron manja
Yuki hampir saja mau tersedak melihat sikap manja pria ini , dia pikir pria ini sama hal nya seperti Tuan Muda lain nya yang bersifat tegas dan arogan , tapi ia salah , pantas saja Mendiang Kakek nya memberi wasiat laknat itu pada nya ..
" Son ! Momy tak punya cara lain , Momy tak,sering di rumah , tak ada yang akan mengurus mu nanti !" ucap Nyonya Sireen memberi pengertian
" Aku tidak mau !" bantah Aeron keras , Yuki bergidik jijik melihat penolakan pria itu , Tampang ia memang sungguh Tampan , dia masuk dalam kategori pasangan hidup Yuki , tapi , kalau urusan sikap , gadis itu tak suka pria yang manja dalam hal tertentu ..
" Semua nya ! mohon Tinggal kan saya berdua dengan Baby ku !" ucap Yuki tersenyum aggak sinis
" heyy kau mau apa ? pasti kau mau menggoda kakak yaa ? cihh dasar wanita murahan !" ketus Emile sinis di sertai dengan Nyonya Anel
" wowww ! mengejutkan sekali kalau Tuan Muda Tampan ini mau tergoda dengan gadis dekil seperti ku Nona !" ucap Yuki penuh tekanan di setiap kata nya
" sudahlah ! ayo , tinggalkan mereka berdua !"
" Momy ! jangan tinggalkan aku berdua dengan Kera ini !" teriak Aeron panik , ia takut melihat wajah buruk Yuki yang tersenyum licik kearah nya
namun sayang , mereka yang di panggil malah sudah lebih dulu keluar menutup pintu kamar nya ..
" ma..mau apa kau ?"
Aeron mencoba memundurkan kursi roda nya saat melihat Yuki yang bermain dengan pisau tajam yang ada di tangan nya ..
" kau tadi ingin mati kan baby ?" ucap Yuki mendekat kan wajah nya ke wajah pucat pria itu
" a..aku ..ta..tadi ..
" apa hmm ? tadi kau berteriak dengan jantan nya ! tapi kok sekarang , kenapa baby besar ku kayak mayat hidup , pucat amat !"
" kau jangan bercanda Kera ! itu tajam !"
Aeron semangkin gemetar di buat nya , jujur sedari kecil ia tak pernah di ajarkan yang nama nya menggenggam senjata , apa lagi beladiri ..
ia selalu lemah , biar pun Tampang nya sangat menjual , tapi mental nya dalam bertarung juga lemah , tak hayal ia sering di buat takut oleh rekan bisnis nya
" mau coba di sini hmm ?"
Pisau di tangan Gadis itu mengarah ke leher pria itu , Yuki memberi Tusukan lembut namun aggak nyeri ..
" Ti..Tidak mau !" ucap Aeron gemetar , leher nya kaku untuk bergerak karna benda tajam itu bertengger ke leher nya
" baiklah ! hmm , apa kau menerima ku menjadi pengasuh mu ?"
Aeron mengangguk cepat , lebih baik menyelamatkan nyawanya dari pada harus mempertaruhkan harga diri nya ..
" kau mau jadi baby peurut pada Momy ny ?"
Aeron mengangguk , ia merasa tekanan pisau itu semangkin kuat , ada rasa hangat di dalam celana nya di sertai kaki nya yang gemetar ..
" kau Pipis ?" pekik Yuki menjatuhkan pisau nya tercekat saat melihat celana pria bertampang gagah itu basah di sertai air yang mengalir deras
"i..iya ! maaf !" lirih Aeron menunduk melu , seraya menggaruk tengkuk nya yang tak gatal
Yuki terduduk diatas lantai itu , apa ini juga tugas nya ? tak mungkin ia membersihkan air laknat itu ..
timbul ide licik di dalam otak kecil bodoh milik Aeron , ia bisa memanfaat kan kondisi ini untuk membalas dendam ..
seperti hal nya pengasuh nya yang dulu, yang lelah akan ulah jahil nya hingga para manusia itu memundurkan diri dari pekerjaan nya ..
" bisakah kau bersihkan ?"
Yuki terkejut , ia dengan cepat menggeleng, ia sudah gemetar saat melihat Tonjolan di bawah selangkahan pria itu ..
" a..aku tak bisa !"
" lalu siapa ? kau pengasuh ku , Momy yang bilang begitu !"
Yuki tercekat , kalau sudah di hubungkan dengan profesi nya mau bagaimana lagi sekarang .
gadis itu tanpak menghela nafas berat , Yuki membenarkan letak kaca mata tebal nya ..
" jangan di tambah lagi ! haisss ! kau makan apa , bau nya membuat usus ku berbelit !" gerutu Yuki menutup hidung nya
Aeron mencoba menahan tawa nya , baru kali ini pengasuh nya yang tak takut dengan nya , padahal selama ini , ia selalu menunjukan tampang sangar nya yang di buat buat ..
" lakukan saja ! itu tugas mu !" ucap Aeron yang dengan sengaja meletakan kaki basah nya ke pangkuan Yuki , Gadis itu semangkin naik pitam di buat nya ..
" Turunkan kaki mu !"
" tak mau ! ini tugas mu , aku majikan nya di sini !" ucap Aeron angkuh melipat kedua tangan nya di depan dada
Yuki ingin sekali menugam wajah tampan pria ini , tekanan darah nya pasti naik kalau berhadapan dengan pria ini ..
" hmmm ! berdiri yang tegap , jangan lemes !" ketus Yuki berdiri seraya membenarkan posisi duduk Aeron yang lemah ,
" cihh ! kau terlalu cerewet !" ketus Aeron menurut arahan gadis itu
Yuki menguatkan hati nya untuk membuka celana pria itu , ia dengan hati hati menarik bagian pinggang dari celana santai pria itu , kebetulan celana nya aggak panjang jadi ia harus berusaha keras ..
wajah nya dan wajah tampan peria itu begitu dekat , bahkan kening Yuki hampir melekat ke bibir pria yang memejamkan mata nya menikmati aroma mawar yang menyeruk masuk kedalam hidung nya ..
ia suka bau tubuh gadis ini , walaupun tampang nya seperti mahluk astral , ada nilai lebih dari mahluk yang ia panggil Kera itu ..
Yuki menguatkan mata nya saat menatap bagian bawah pria itu yang sekarang hanya di tutupi celana Bokxer saja ...
" Apa kau bisa mandi sendiri ?" tanya Yuki mengadah menatap pria yang lansung membuka mata itu
" mandikan aku ! aku tak bisa mandi sendiri ! kau Kera ku sekarang !"
" woww bangsat ! nama ku Liana ! bukan Keraa !" pekik Yuki tak terima tampang cantik nya di katai Kera
" sesuka ku mau memanggil mu apa ! aku punya hak sebagai Tuan mu !"
" serah kau lah ! bisa bisa kelepasan aku untuk menikam mu !" gerutu Yuki mendorong Kursi Roda pria itu dengan kesal
" kau mau membunuh ku ya ? kau mau mencampakan ku ke balkon ia ?" bentak Aeron murka
pletakk..Satu jitakan meluncur ke kening pria yang dengan tampang sok garang nya meneriaki Yuki
" kau tak cocok memasang tampang begitu ! kau anak Momy , jadi jangan buat seperti anak Babi !" ketus Yuki
" cihh ! kamar mandi nya ada di sana , tanya dulu maka nya , jangan asal nyelonong aja !"
Aeron tak puas mengomeli gadis Kera nya itu di sepanjang lantai menuju kamar mandi ..
bagaimana tidak , Yuki dengan sengaja menabrak benda benda di sekitar nya hingga membuat Aeron hamoir terjungkang ,
***********
**Votee and Like ya sayangg ..
budayakan memberi jejak ya , biar author tambah sening buat karya nya , kita sama sama saling menguntungkan ya sayang ku ..😘
jangan lupa juga bagian yang belum baca Karya author lainnya ..😂
baca cerita Terjebak Cinta King Mafia 1 dan 2 yaa , di jamin seru amats** ..
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 128 Episodes
Comments
Sandisalbiah
tampan luar biasa rp pipis di celana.. haisshh.. gak berwibawa banget Aeron.. semakin kau bersikap galak maka Yuki akan semakin membangkang dan melawanmu...
2024-10-14
0
Sri Bayoe
lucuuuu
2023-06-11
1
💞 RAP💞
kemarin q abis tamat kan Stella a thor sayank
2023-05-07
0