matahari pun berganti bulan..Eliana beranjak dari tempat naunganya dan kembali masuk ke dalam mancion.
Eliana menatap malas ibu dan anak yang sedang bercanda tawa diruang tamu bersama dengan dady nya ..cairan bening itu kembali mendesak keluar..
Eliana merasa dikucilkan di kediaman nya sendiri..tempat yang dulu bergema canda tawa nya dengan dady dan momy Eliana sekarang menjadi asing bagi nya.
" nona..nona tidak apa apa ?" suara bibik ren yang menyapa Eliana yang terlihat rapuh.
Eliana menoleh..ia tersenyum mengangguk menyatakan "dia baik baik saja" namun yang terlihat oleh wanita paruh baya itu sungguh kebalikannya.
kristal bening itu tampak membasahi pipi mulus Eliana kecil..
" Ellis ingin mandi !!" pamit Eliana lalu melangkah pergi dengan kaki mungilnya yang menapaki setiap tangga ..boneka beruang berwarna coklat itu tak lepas dari dekapannya.
bibik Ren memandang nanar tubuh kecil itu yang mulai menjauh..lalu ia membalikan tatapan geramnya pada dua perempuan yang tampak begitu bahagia.
" gara gara keegoisan kalian nona muda menjadi di acuhkan oleh dady nya sendiri...cihh dasar parasit tak berguna" gumam bibik Ren geram
**************
" dad..bagaimana kita liburan saja untuk mengisi akhir pekan ini ? " saran ketrina menatap penuh harap dady tirinya itu.
Tuan Thompson tampak berfikir ..lalu ia mengangguk menyetujui..
" baiklah..tapi dady mau bertanya dulu sama Ellis..dia bisa atau tidak" jelas Tuan Thompson mengelus kepala ketrina .
ketrina dan mona saling pandang..mereka sungguh geram kalau menyangkut tentang Eliana.
" untuk apa memperdulikan gadis tak berguna itu" batin mona geram.
" ia sayang..pergilah ..Ellis pasti sangat senang..lagi pula dia butuh refreshing bukan" suara lembut mona mengalun bak seruling merdu yang menggetarkan hati namun tersirat kekesalan yang teramat di dalam nya
Tuan Thompson tersenyum mengangguk..
" terimakasih sudah menyayangi nya seperti anak sendiri" kata Tuan Thompson tulus
mona tersenyum palsu dan mengangguk ..
" tidak masalah sayangg..dia juga anak ku" mona bersandiwara dengan sangat baik.
hati tuan Thompson begitu bahagia..tak salah ia menikahi mona . pikir tuan Thompson.
ia melangkah menuju kamar Eliana..
" cihh..malas sekali aku mengakuinya sebagai anak" ujar mona menggeram jijik.
" yes mom..ketrin juga malas mengakuinya sebagai adik " sambung sang putri ketrina .
di kamar Eliana..
cekleakkk...pintu kamar Eliana terbuka..Tuan Thompson menatap keseluruh sudut ruangan yang sangat besar dalam ukuran kamar..disain mewah tampak kental di pandang mata.
mata pria itu menangkap tubuh kecil yang bersinar di bawah rembulan yang dengan senang hati menyinari kulit mulus dan putih bak porselen itu sedang menatap nya sendu.
hati Tuan Thompson berdenyut melihat Eliana yang nampak rapuh dan tak bersemangat.
ia melangkah mendekat gadis kecil itu...
" bulan yang sungguh menenangkan " suara Tuan Thompson menyentak Eliana
Eliana tak mengalihkan pandangannya pada benda bersinar yang begitu terang dan indah...
ia diam tak membuka suara ...hatinya sakit dengan perlakuan sang dady yang selama ini sudah berubah..dady yang tak pernah membentak nya..mencurahkan semua kasih sayang ke pada nya..dan rela menentang dunia demi peri kecil nya itu sudah tak ada lagi...dan sekarang tinggal lah seorang pria yang buta akan kenyataan..kasar..dan tak peka akan putrinya lagiii..
" dia tak akan berubah jika kau pandangi terus" kata sang dady menatap arah pandangan Eliana..
Eliana kecil tersenyum miris..meskipun ia hanya gadis kecil berumur 10 tahun..tapi hatinya dan pikiranya sudah bisa berfikir jernih..
" benar..dia tak akan berubah..benda yang sangat indah tak pernah merubah pandangan orang terhadapnya...rasa..ketenangan yang dia berikan itu abadi..tak terpengaruh oleh hantaman awan dan petir yang kadang dapat membahayakan ..berbeda dengan awan ...yang kadang membuat badai yang besar ..mudah berubah dan tak selalu menenangkan ...!!!" kata Eliana lancar dan tegas . tatapan nya masih sama datar
Tuan Thompson tersentak akan kata kata bijak yang begitu bermakna yang di lontarkan Eliana ..ia teringat dengan sang istri tercinta yang begitu lembut dan bijaksana
namun hatinya bergetar memahami makna dari kiasan yang mendalam itu
ia menatap Eliana dengan haru dan sendu...
namun Eliana sama sekali tak menatapnya..ia masih setia dengan sikap dingin dan datar itu..yang semasa momy nya hidup ia tak pernah seperti ini..Eliana kecil selalu tertawa ..bercanda..dan jahil pada dirinya.
Tuan Thomson teringat dengan kejadian tadi siang..ia menatap tangannya yang ia gunakan menampar pipi mulus putri kecilnya itu
" Ellis..dady mintaaaa....
" ada apa datang kesini?" suara datar Eliana menghentikan ucapan dady nya.
" besok akhir pekan..kita akan pergi berlibur ke tempat biasa Ellis kunjungi !!! jelas sang dady berbinar. ia berharap Eliana berubah seperti dulu.
" aku tak ikut.." jawab Eliana datar lalu berjalan ke arah ranjang King size nya yang bergambar kartun Frozen kesukaannya.
Tuan Thompson terkejut..biasanya Eliana kecil sungguh riang mendengar pergi ketempat indah itu.
"SUNSET DI BATTERY PARK " tempat yang paling bersejarah bagi tuan Thompson dan Eliana kecil..karna sang istri nya ELLISA yang selalu memboyong mereka untuk merayakan ulang tahun.. ANYVERSARY mereka.
" kenapa ? " tanya sang dady yang mendekat kearah Eliana yang sudah menggulung semua tubuh nya seperti kepompong dengan selimut empuk nan tebal itu.
" tak enak" jawaban singkat nan polos keluar dari mulut mungil itu .
" kau marah pada dady?" tanya tuan Thompson.
" cihh..aku marah pun tak akan merubah apa pun" kata kata yang sangat tepat menusuk jantung sang dady.
Tuan Thompson menatap nanar tubuh peri kecil nya.
" mereka tak bersalah..kau hanya salah paham atas mereka Ellis " jelas sang dady.
kristal bening itu meluncur sempura..tubuh mungil yang terbungkus selimut itu bergetar menahan isak.
" tinggalkan aku sendiri" pinta Eliana dengan suara bergetar.
Tuan Thompson menghela nafas berat..ia ingin mendekat dan memeluk tubuh sang putri.
" jangan mendekat dan keluar dari sini..hiks.." suara serak serta satu isakan yang lolos oleh Eliana.
sang dady pun pasrah...ia melangkah pergi menuju pintu keluar..
" selamat malam" ujar nya dan melanjutkan langkah kakinya.
setelah mendengar suara pintu yang tertutup Eliana menyibakan selimutnya dengan kasar ..ia turun dari ranjang dan berlari pada boneka beruang peninggalan momy nya.
" mom..hiks..hiks...Eliana ingin ikut momy..hiks..hiks..dady tak mengerti dengan Elli mom..hiks..hiks..dady tak sayang Elli..dia lebih membela mereka dari pada Elli..hiks..hiks..!!!" isak tangis gadis kecil itu tak terbendung mengalun sejuknya malam dan bunyi binatang pengerat di hamparan rumput malam itu.
kelam..muram..dan suram yang begitu menyesakan dada..kesedihan ..tangis pilu yang menyayat hati..
sungguh ironis nasip gadis kecil yang terabaikan seperti nya ini..semua berubah dalam sekejap mata..
**************
**votee and like sayanggg...
buat kalian yang tahu tentang novel author yang ini..
TERJEBAK CINTA KING MAFIA 2 ..novel nya lagi di revisi ya sayang ku..jadi sabar yaa .author lagi usaha buat menyelesaikan masalah ini..jadi sementara waktu baca aja yang ini ya..🤗😂
mohon pengertianyaa....selamat membacaa🤗😝**
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 128 Episodes
Comments
Sandisalbiah
hahh.. nyesek banget.. kok ada seorang ayah yg Begonya tingkat mampus...
2024-10-13
0
Nova Arifani
sedih banget sumpah ngena di hati hiks
2023-03-31
0
💞 RAP💞
Baru 2 bab bawang bombay nya ud bertaburan thor ...😫😩😫😩😫
2023-03-26
1