semua mata tertuju pada Pintu Utama , tersirat rasa jijik disetiap kilatan berbagai netra itu , tapi , sang empu yang di pandangi pun tak ambil pusing , ia dengan gontai nya berjalan menuju para manusia yang memandang nya jijik ..
" Selamat Malam Nyonya , Tuan , Nona !" sapa gadis itu dengan sopan di sertai senyum manis nya
" kau mahluk dari mana ? ada manusia rupaya seperti ini ?" ketus Emile yang tak suka , ia yang berpenampilan glamor dan cantik tak bisa di bandingkan dengan Gembel jalanan ini
" Emil! kau jangan begitu !" tegas Nyonya Sireen yang mulai resah , mata cantik wanita paruh baya itu menatap lembut kearah Gadis yang baru datang ke kediaman nya
" siapa nama Mu Nak !" ujar wanita tua itu lembut di sertai senyum cantik nya
melihat itu , Liana tersenyum manis entah lah , kalau sudah begini bentuk nya , manis pun tak akan terkesan di wajah nya ..
" ada juga yang malaikat ternyata ! aku pikir setan dan iblis saja tadi yang menghuni bangunan ini " batin Yuki terkekeh
" Nama saya ! Liana Nyonya !" ucap Yuki yang menyamar
" kau mau melamar bekerja di sini ?"
" iya Nyonya ! saya tak punya tempat tinggal , saya kan bisa segala nya , jadi bisa lah jadi pengasuh sedikit !" ujar Yuki terkekeh
ia hanya mengulum gigi palsunya yang aggak longgar , bisa bisa benda itu akan melompat menerkam wajah iblis wanita paruh baya serta Nona cantik di hadapan nya ini ..
" heyy ! rumah ini bukan tempat penampungan Gembel Kota ! aku tak setuju dia menjadi pengasuh Kakak Mom !" pinta Emile menunjukan wajah tak suka nya
Yuki yang menyamar menjadi Liana itu pun mencoba mengendalikan emosi , kalau di perturutkan sudah ia tikam wajah wajah sok cantik gadis itu , kalau ia melihat rupa dirinya yang sebenar nya ntah apa yang gadis glamor itu lakukan pada nya
" maaf Nona ! anda bisa memperkerjakan saya selama 1 minggu , kalau Tuan Muda suka , saya tetap bekerja , kalau tidak saya akan keluar dari sini dan kembali kejalanan !"
Yuki mencoba mendramatisir suasana , ia melihat kelemahan dari Nyonya tertua Sireen yang lembut dan baik hati ..
" cihh! kalau dia tinggal di sini Kak ! bisa bisa aku tidak nafsu makan melihat bentuk nya !" ketus Nyonya kedua Anel yang tak setuju
Nyonya Sireen mempertimbangkan ucapan Liana atau Yuki itu , ia memandang jejeran pelamar yang tadi , mereka terlihat memandang jijik sekaligus sinis pada gadis itu ,
berbeda dengan Liana yang hanya tersenyum dengan pahit nya , walaupun sekarang mereka tak tahu seberapa panas hati gadis yang di katai mereka gembel itu ...
" aku menerima saran mu ! kau boleh bekerja di sini mulai saat ini !"
ucapan Nyonya Sireen membuat semua nya terkejut , apa lagi jejeran pelamar tadi yang sudah mau pingsan
masak , mereka kalah dengan mahluk entah dari planet mana gadis itu berasal ..
" Nyonya kami tak setuju ! kami me...
" ini keputusan ku ! kalau kau tak suka yah keluar saja dari sini !" ketus Nyonya Sireen yang sudah emosi
mereka terdiam , tak mungkin bagi mereka melawan Nyonya Tertua di kediaman Wilson ini ,
" apa Nyonya yakin ?" tanya asisten Kelvin yang aggak ragu dengan Gembel itu
" heyy Tuan ! lihat dulu kerja ku , baru kau bicara !" ketus Liana yang mulai emosi
mereka tercengang akan keberanian gadis itu , bukan apa apa , Pria Tampan itu terkenal dingin dan kejam , tak ada yang berani mengatai nya ..
" kauuuu..
" apa ? marah ! marah saja , nggak guna !"
Nyonya Sireen yang melihat nya pun terkekeh geli saat melihat wajah kelam Aisten Kelvin yang sudah kelam .
" baiklah ! kalian semua boleh pulang , saya menilih Liana untuk sementara ini !"
mereka merenggut lesu , para pengawal pun siap mengantar kan mereka untuk kembali pulang ke kediaman masing masing ..
sekarang tinggalah Emile , Nyonya kedua Anel dan Nyonya Sireen , sedangkan Asisten Kelvin , ia sudah muak dan melangkah menuju kamar Tuan muda nya ..
" berapa umur mu Nak ?" tanya Nyonya Sireen lembut
" 20 Nyonya ! saya hanya seorang pembantu sekaligus pengasuh yang berpengalaman dalam bidang nya ..ini kartu identitas saya serta berkas kerja saya Nyonya !"
Yuki memberikan semua berkas penyamaran nya ke tangan wanita paruh baya itu ..
terlihat senyuman yang terukir di bibir merah itu...
" kau ternyata pernah bekerja di Babyorder ya ?" tanya Nyonya Sireen kagum
tak semua orang bisa masuk dalam deretan para kelompok Prifisional di Tim Babyorder , itu adalah komunitas khusus yang bersertifikat
" kakak Luar biasa ! dia mengolah semua nya dengan baik , padahal aku tak mengerti istilah itu , hiiihihi !" batin Yuki terkikik geli akan nasip nya
" Iya Nyonya ! bahkan saya menjadi pekerja yang paling handal di antara mereka " Yuki atau Liana itu sungguh berbagga hati dengan Profesi nya yang hanya sebagai pengasuh
" Cihh ! kau baru pengasuh , itu saja kau banggakan !" Ketus Emilie sinis
sedangkan Nyonya Anel , ia seperti iblis betina yang sekan menelan tubuh Gembel Yuki bulat bulat ..
prakkkk....prakkkk
suara lemparan barang yang terdengar keras , mereka bangkit dari duduk nya , dengan wajah panik nya ..
" Aeron !" gumam Nyonya Sireen lalu berlari menuju sumber suara , mereka juga begitu , sedangkan Yuki tampak menghela nafas berat ..
" si cacat itu pasti akan membuat ku bekerja keras hari ini !" gumaa Yuki lalu melangkah menyusul mereka ..
****************
" aaaaaaaahhh ! berhenti mencari pengasuh untuk ku , aku bukan anak kecil ! " teriak Pria Tampan yang berada diatas kursi roda nya yang mengamuk histeris melemparkan barang barang
kamar besar itu sudah seperti kapal pecah sekarang , apalagi pecahan Vas bunga yang berserakan kemana mana ..
" Son ! Momy mohon jangan begini !" ucap Nyonya Sireen yang tak tahan dengan amukan putra semata wayang nya itu
" apa lagi Mom ? apaaa ? aku cacat , pria tidak berguna yang hanya duduk diam , sementara kekasih ku mencoba melawan maut di sana !" teriak Aeron yang menagis miris
akibat kecelakan 2 tahun yang lalu , Marsya kekasih nya terbaring koma di rumah sakit besar milik keluarga nya ..
padahal , mereka ingin menyelenggarakan pernikahan di saat itu , namun sayang nya takdir mengatakan lain ..
" Momy ! aku hanya pria cacat yang nasip nya buruk Momy ! bahkan aku malu jika menatap orang lain !" lirih Aeron tertunduk dengan berderai air mata
" Son ! kau tetap putra Momy sayang ! kita jalani ini bersama Nak !" ucap Nyonya Sireen lembut mencoba mendekati secara perlahan putra nya itu
" benar Tuan ! kami ada bersama mu !" sambung Asisten Kelvin yang ikut membantu
namun, naas Aeron sama sekali tak termakan bujuk rayu mereka , ia lansung mengambil pisau yang ada di samping tubuh nya ..
" lebih baik aku mati ! dari pada menjadi Pria cacat seperti ini !" teriak Aeron putus asa
" Jangaaann !" teriak Mereka saat pisau itu menggores kulit pria itu ,
namun , mereka di buat terkejut dengan kedatangan gadis yang lansung mengambil pisau itu setelah membuat luka sobekan kecil di sana ..
" Tinggalkan aku sendiri dengan nya!" ucap Liana yang menahan geram dengan tingkah bodoh pria Tampan ini
semua orang yang ada di sana saling menatap bingung sekaligus heran ..
" ayolah Nyonya , Tuan apa kalian ingin melihat Baby baru ku ini mati di sini !"
ucapan Yuki membuat mereka tercengang , bahkan Aeron pun membulat kan mata nya tak percaya ..
" siapa yang kau bilang Baby haa ? kau mahluk dari mana ? jangan jangan kau setan peliharaan paranormal yaa ?" tanya Aeron bingung
***********
**Votee and Like sayang ..
terimakasih yang udah baca cerita author ini , kalian yang terbaik dah pokok nya ..
author selalu berharap untuk selalu meningkatkan vote serta like nya , jangan lupa juga pembaca setia,author yang budiman ..
love you dahh semua nya** ..
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 128 Episodes
Comments
Sandisalbiah
tergantung situasinya, Aoron.. bahkan Yuki bisa berubah jd iblis bila situasinya mendesak.. setan mah leqat..
2024-10-14
0
Yuli Yanti
mamfir lgi thor,stu pun g da yg bsa move one dari karya2 mu semangat trs thor😘
2023-12-21
0
Sri Bayoe
😄😄😄😄
2023-06-11
0