Episode 10 Detak itu Mulai Terasa

Kita tinggalkan tahun 2020 kembali ke 1948 dulu yaah😁

RUMAH KARINA & MICHAEL KIM

"Steve...tolooong Stevee" teriak Karina yang terbangun dari tidur di malam harinya setelah dari pangkalan siang tadi, Karina sambil menangis, berkeringat dingin dan langsung menuju kamar mandi untuk muntah-muntah.

Setelah puas muntah, Karina keluar dari kamar mandi, dengan duduk berjongkok dilantai. "Kapan aku sembuh Tuhan dari ketakutan ku ini."isak Karina.

Mike datang dan memeluk Karina, "Segalanya baik-baik saja Rin, lupakan semuanya Rin selama kakak disisimu tidak akan ada yg menyakitimu, termasuk b*****an itu hmmm" kata Mike lembut.

"Kak, Karin kangen Steve...kapan Karin bisa bertemu Steve...kak?? seru Karin yang masih terisak didada Mike.

"Pada saatnya nanti kamu bisa pulang, sekarang kamu harus menikmati hidupmu disini tanpa adanya b***an itu

Wajah Sersan Handoko yang membuat Karina ketakutan karena memiliki wajah yang mirip dengan ayah tirinya.

Panji Suhendra ayah tiri Karina, orang yang paling ditakuti Karina dan suka menyiksa Karina, anggota legislatif dari Partai Damar yang digadang-gadang akan menjadi presiden RI selanjutnya (pura-pura nya ya gaess😁🙏)sifatnya licik, kejam dan menghalalkan segala cara.

RUMAH JENDRAL AHMAD SUPRAPTO

Pada sore hari setelah Angga bertemu dengan Karina, Angga yang barusan sampai di rumah Jendral Ahmad, dia menemukan Willy yang sedang melamun dengan muka berlipat.

"Kamu ngapain Will? muka kok kusut banget, biasanya muka kamu datar kaya tembok!" ejek Angga sambil tertawa.

"Berisik, kamu kenapa datang-datang bahagia banget." Jawab Willy Ketus.

Sebelum Angga menjawab, masuklah rombongan Sersan Anwar, sersan Raka dan sersan Aksan. Mereka tertawa-tawa membicarakan kejadian di pangkalan tadi.

"Emang ada apa di pangkalan kok kalian tertawa-tawa" tanya Angga penasaran.

Lalu mereka bercerita tentang apesnya sersan Handoko yang playboy mau merayu malah ditolak mentah-mentah dr cantik, bahkan Handoko dihajar para prajurit karena dituduh mau memperkosa dr cantik, kasihan sebenarnya tapi bikin Handoko jera, karena terlihat banget dia shock sampe membuat dr cantik itu sampe muntah lihat muka Handoko, padahal dia selalu percaya diri bahwa dirinya ganteng, ketiga sersan itu bercerita sambil tertawa.

"Tapi kelihatannya dr Karin sudah bersuami ato pacar ya tadi San?" tanya Raka terhadap Eksan.

"dr yang ganteng meluk dr Karina tadi y?dr Kim namanya kalo tidak salah, kelihatannya iya Ka, meluknya posesif banget dan kelihatan sangat marah tadi, gilaa mata dan aura nya mengerikan tadi." sahut Eksan.

"Kita sudah tidak ada harapan ya mendekati dr Karin yang cantik itu" sambung sersan Anwar juga

"Suami?pacar?dr Kim? hahahaha dasar kalian, dr Kim mah kakaknya dr Karina, Karina Kim dan Michael Kim." jelas Angga.

"Serius Ngga? seru para sersan serentak sambil memancarkan mata berbinar-binar.

Willy yang pura-pura membaca koran tetapi telinganya ikut mendengarkan, diam-diam tersenyum.Syukur dech, masih ada harapan ini, kata Willy dalam hati.

RUMAH dr HUSEIN

Saat Subuh, Angga pulang selesai piket, "Assalammualaikum bu" sapa Angga sambil mencium ibunya yang sedang masak di dapur bersama bi Asih.

"Waalaikumsalam Angga, baru ulang ya nak? sudahkah sholat nak?" tanya bu Murni penuh kasih.

"Sudah bu, tadi bersama-sama di rumah Jendral, Angga tidur dulu ya bu mumpung hari minggu dan Angga libur bu." jawab Angga sambil menguap mengantuk.

"Baiklah tidurlah dulu sana nak, nanti ibu bangunkan untuk sarapan." kata bu Murni.

"Beberapa saat waktu Angga tidur, terdengar suara diluar jendela kamar Angga yang letaknya didepan, terdengar suara merdu menyapa bi Asih.

"Pagi bi..., bibi mau ke pasarkah?" tanya suara wanita tersebut.

"Iya neng, ini nunggu ibu yang sedang berganti baju." jawab bi Asih dengan ramah.

"Bolehkah Karin ikut bi? persediaan bahan makanan dirumah habis, Karin tidak bisa masak nanti." kata Karina dengan renyah.

"Tentu saja boleh neng, ibu pasti senang ditemani neng!"jawab bi Asih kembali.

"Waaa makasih bi, tunggu sebentar ya, Karin ganti baju terlebih dahulu." jawab Karin sambil berlari masuk ke dalam rumah.

Mendengar itu, hilang lah rasa kantuk Angga, Angga langsung berganti baju dan lari kedepan mengambil kunci mobil, "Bu ke pasar nya Angga anter ya?" teriak Angga.

"Haah, kamu sudah bangun Ngga katanya mengantuk, baru tidur sebentar loo." kata bu Murni terheran melihat Angga sudah berdandan rapi.

Saat rombongan bu Murni keliar, tampak Karina sedang duduk didepan rumah, sedang memakai sepatu. "Selamat pagi bu, Karina boleh ikut ke pasar bu?" sapa Karina ramah.

"Ooooh boleh-boleh, ayoo mari mumpung Angga mau mengantar." jawab bu Murni sambil tertawa memandang Angga yang cengengesan dan terkagum-kagum melihat penampilan Karina yang sangat imut dengan memakai kaos, celana, memakai jaket jeana dan rambut di cepol berantakan, meski begitu wajah cantiknya malah semakin tampak, meski Karina tanpa sentuhan make up.

Karina siap-siap mau ke pasar ini 😊😁

Penampilan Angga yang mau mengantar Karina dan ibunya ke pasar.

Angga POV

Selama di mobil, ibu, bi Asih dan Karina saling mengobrol, dimana Karina sering tertawa, yaa ampun Tuhan suaranya bening banget..haizzz mulai dech Angga lebay. Ibu yang memang mudah bergaul membuat Karina yang pertamanya sungkan, tapi lama kelamaan ikut an criwis seperti ibu, membuat aku makin suka, dan membayangkan jika Karina jadi istriku bahagianya aku setiap hari pun aku rela mengantar mereka ke pasar, terlebih pagi-pagi aroma parfum nya yang berbau strawberry membuat udara pagi ini segar banget. Tetapi saat dipasar, membuatku jadi sebal gimana tidak semua mata pria maupun para bakul dipasar melihat Karina penuh kekaguman, haizz harusnya Karina tidak usah ke pasar membuat aku emosi dech.

Aku berjalan merapat di belakang Ibu yang digandeng Karina.

Setelah beberapa lama akhirnya mereka selesai, ketika kita akan menuju ke mobil, tiba-tiba ada yang mencopet dompet Karina, lalu berlari. Karina secara reflek berteriak dan mengejar pencopet itu, aku pun ikut berlari membantu Karina mengejar copet itu, karena pasar penuh dengan orang aku tertinggal dari Karina. ketika mulai dekat aku melihat pemandangan yang membuat aku takjub, bagaimana tidak aku melihat Karina yang berbadan mungil bisa menghajar copet itu yang memiliki badan besar dan membantingnya. Melihat itu terasa jantungku berdebar dengan keras, baru kali ini Angga merasakan detakan jantungnya tidak normal apabila berdekatan dengan Karina.

"Mas Angga jangan bengong, bantuin Karina ini." teriak Karina yang masih menduduki punggung pencopetnya yang sudah babak belur dipukuli Karina.

"Eeh iya Karin." jawabku tergagap sambil masih memandang Karina takjub. Kuikat tangan pencopet tersebut, banyak penonton dipasar yang memuji Karina, "Istrimu keren mas hebat, sudah cantik, jago silat pisan euy..kamu sering d banting di ranjang ya mas???" banyak omongan penonton yang berbicara begitu padaku...amiiiin semoga memang jodohku, aku mah rela di banting-banting gitu sama neng Karina geulis batinku sambil tersenyum-senyum sendiri, aku lirik Karina yang sibuk membersihkan diri dan tidak memperdulikan banyaknya orang berkomentar, lalu kami menggiring pencopet tersebut kepada keamanan pasar.

Setelah itu kami kembali menemui ibu dan bi Asih yang menunggu di parkiran mobil dengan cemas, di mobil ibu menginterogasi Karina, tapi aku yang bercerita bagaimana Karina bertarung dengan pencopet tersebut, sedangkan Karin sibuk melepas jaket dan sarung tangan plastiknya, lalu memasukkan dalam kantong plastik yang dia keluarkan dari tas nya.

"Kamu terluka Rin? lain kali jangan dikejar Rin dan bertarung berbahaya." kata ibu dengan cemas.

"Iya bu, kalo bukan dompet ini yang diambil, bahkan uang Karin, sudah Karin ikhlaskan bu, tapi jangan dompet Karin, ini kenangan dari Steve dan ada foto kita bu, jadi tadi Karin kejar." jelas Karin dengan sedih.

"Steve itu siapa Karin?"tanya ibu, sambil telinga ku kubuka lebar-lebar, meski tetap sambil menyupir.

"Tunangan Karin bu." kata Karin lirih meski begitu masih terdengar oleh kami. Ibu melirikku yang mana aku terlihat shock dan sedih.

"Oooh, kalau begitu sebentar lagi Karin menikah ya?"kata ibu yang juga terlihat sedih.

"Tidak bu, kita sudah berada di dunia yang berbeda." jelas Karin sambil berkaca-kaca lalu membuang muka menatap jalanan.

"Oooo..., eeh iya Karin kamu mau memasak apa? ibu lihat tadi membeli ikan." kata ibu untuk mengalihkan cerita dan membuat suasana tidak canggung.

"eeeh iya bu, Karin beli lele kakak suka pecel lele, sambal dan sayur asem bu, panas-panas begini enak makam sayur asam biar seger." kata Karin sambil nyengir, lalu ibu sudah mulai mendongeng tentang masakan, suasana mobil kembali meski tadi terlihat canggung, diam-diam aku tersenyum lega. "Beda dunia? berarti sudah meninggalkan ya?bolehkan ya aku berharap kepadanya?' batinku sambil tetap fokus menyopir.

to be continyu ....waah Karin ada yang bucin satu lagi ini😁😁

Terpopuler

Comments

Rika_Faris

Rika_Faris

eh... karenanya habis bersentuhan sama copet tu... apa g kambuh ya pobia nya???

2022-05-09

1

Nafla Gege

Nafla Gege

bukan beda dunia. tpi beda generasi itu mah. yg satu generasi old n yg satu generasi now 😁😁😁✌✌✌

2021-08-06

2

lihat semua
Episodes
1 PROLOG Perkenalan Tokoh & Cast
2 Episode 1
3 Episode 2
4 Episode 3 Persiapan
5 Episode 4 Jakarta di tahun 1948
6 Episode 5 RSAD sementara di tahun 1948 (Revisi)
7 Episode 6 Kapten Willy??? Yang Manaa???
8 Episode 7 Ketika Haphephobia Kambuh
9 Episode 8 Ketika Demam Melanda
10 Episode 9 Back di Tahun 2020
11 Episode 10 Detak itu Mulai Terasa
12 Episode 11
13 Episode 12 Kakak Beradik Barbar
14 Episode 13 Untukmu Aku Bertahan
15 Episode 14 Menyembuhkan
16 Episode 15 Bekal yang Sama
17 Episode 16
18 Episode 17 Kematian di Depan Mata
19 Episode 18 Berjuang Bersama
20 Episode 19 Desiran yang Tidak Boleh Ada
21 Episode 20 Masa Lalu Karina
22 Episode 21 Masa Lalu Karina 2
23 Episode 22 Bertemu di Medan Perang
24 Episode 23 Rasa yang Membuat Galau
25 Episode 24 Tentara Songong
26 Episode 25
27 Episode 26 Ketika 2 Matahari dan 1 Bulan Bersinar di Yogyakarta
28 Episode 27 Kasih Bratasena
29 Episode 28 Kasih Bratasena 2
30 Episode 29 Kemarahan Harimau
31 Episode 30 Bukit Bintang
32 Episode 31 Rintangan 1
33 Episode 32 Kekerasan Batu Karang
34 Episode 33 Terbangunnya Harimau Betina
35 Episode 34
36 Episode 35 Decision
37 Episode 36 Loss off the Bride 1
38 Episode 37 Loss off The Bride 2
39 Episode 38 Bride Attack
40 Episode 39 Gadis Milenial Vs Gadis Purba
41 Episode 40 Purpose
42 Episode 41 Wedding Day
43 Episode 42 Keindahan Cinta
44 Episode 43 Ijinkan Aku Egois Sekali ini Saja
45 Episode 44 Melawan Takdir 1
46 Episode 45 Melawan Takdir 2
47 Episode 46 Hukuman Semesta
48 Episode 47 Beratnya Perpisahan
49 Episode 48 Back For Good
50 Episode 49 Memori Terpatri Di Hati
51 Episode 50 Jangan Berhenti Mencintaiku
52 Episode 51 Last Party
53 Episode 52 Just Stay With Me
54 Episode 53 Cintaku Tanpa Batas Waktu
55 Episode 54 Last Message
56 Episode 55 Emptyness
57 Episode 56 Membayar Hutang
58 Episode 57 Always To Be Our Sister
59 Episode 58 Melawan Ketakutan
60 Episode 59 Doa Ibu Yang Terkabul
61 Episode 60 Kemarahan Steve
62 Episode 61 Forget William
63 Episode 62 Pulang Kembali ke Perkebunan
64 Episode 63 Who is Michael Kim?
65 Episode 64 Kisah Michael Kim
66 Episode 65 Kembali ke Rumah Keluarga Simorangkir
67 Episode 66 Try to Remember
68 Episode 67 Berusaha Menjadi Kuat
69 Episode 68 Epilog
70 Extra Part 1
71 Extra Part 2
72 Seasson 2 " A Moment I Fight For U"
73 S2 Ep 1 Just Let Her Go
74 S2 Ep 2 Om Dokterku
75 S2 Ep 3 Inder Pariharr
76 S2 Ep 4 Riak Kecil di Air yang Tenang
77 S2 Ep 5 Dibayar Dimuka
78 S2 Ep 6 Tahu Diri
79 S2 Ep 7 Stay Away From Her!
80 S2 Ep 8 Tentang Yunfan
81 S2 Ep 9 Takdir Apakah Ini?
82 S2 Ep 10 Confuse
83 S2 Ep 11 I Will Steal !!
84 S2 Ep 12 It Hurt
85 S2 Ep 13 New Life
86 S2 Ep 14 Try To Get You
87 S2 Ep 15
88 S2 Ep 16 Janji Nikah
89 S2 Ep 17 See You Again
90 S2 Ep18 Cathy's Hurt
91 S2 Ep 19 Rapped
92 S2 Ep 20 Abortion
93 S2 Ep 21 My Little Peanut
94 S2 Ep 22 Break The Promises Again
95 S2 Ep 23 Time to Get You Cat
96 S2 Ep 24 Kemunculan Parvati
97 S2 Ep 25 Kisah Inder dan Parvati
98 S2 Ep 26 Mencintaimu dengan Melepaskanmu
99 S2 Ep 27 The End of Our Love
100 S2 Ep 28 New Life
101 S2 Ep 29 Hilang
102 S2 Ep 30 Permintaan Terakhir
103 S2 Ep 31 The End
Episodes

Updated 103 Episodes

1
PROLOG Perkenalan Tokoh & Cast
2
Episode 1
3
Episode 2
4
Episode 3 Persiapan
5
Episode 4 Jakarta di tahun 1948
6
Episode 5 RSAD sementara di tahun 1948 (Revisi)
7
Episode 6 Kapten Willy??? Yang Manaa???
8
Episode 7 Ketika Haphephobia Kambuh
9
Episode 8 Ketika Demam Melanda
10
Episode 9 Back di Tahun 2020
11
Episode 10 Detak itu Mulai Terasa
12
Episode 11
13
Episode 12 Kakak Beradik Barbar
14
Episode 13 Untukmu Aku Bertahan
15
Episode 14 Menyembuhkan
16
Episode 15 Bekal yang Sama
17
Episode 16
18
Episode 17 Kematian di Depan Mata
19
Episode 18 Berjuang Bersama
20
Episode 19 Desiran yang Tidak Boleh Ada
21
Episode 20 Masa Lalu Karina
22
Episode 21 Masa Lalu Karina 2
23
Episode 22 Bertemu di Medan Perang
24
Episode 23 Rasa yang Membuat Galau
25
Episode 24 Tentara Songong
26
Episode 25
27
Episode 26 Ketika 2 Matahari dan 1 Bulan Bersinar di Yogyakarta
28
Episode 27 Kasih Bratasena
29
Episode 28 Kasih Bratasena 2
30
Episode 29 Kemarahan Harimau
31
Episode 30 Bukit Bintang
32
Episode 31 Rintangan 1
33
Episode 32 Kekerasan Batu Karang
34
Episode 33 Terbangunnya Harimau Betina
35
Episode 34
36
Episode 35 Decision
37
Episode 36 Loss off the Bride 1
38
Episode 37 Loss off The Bride 2
39
Episode 38 Bride Attack
40
Episode 39 Gadis Milenial Vs Gadis Purba
41
Episode 40 Purpose
42
Episode 41 Wedding Day
43
Episode 42 Keindahan Cinta
44
Episode 43 Ijinkan Aku Egois Sekali ini Saja
45
Episode 44 Melawan Takdir 1
46
Episode 45 Melawan Takdir 2
47
Episode 46 Hukuman Semesta
48
Episode 47 Beratnya Perpisahan
49
Episode 48 Back For Good
50
Episode 49 Memori Terpatri Di Hati
51
Episode 50 Jangan Berhenti Mencintaiku
52
Episode 51 Last Party
53
Episode 52 Just Stay With Me
54
Episode 53 Cintaku Tanpa Batas Waktu
55
Episode 54 Last Message
56
Episode 55 Emptyness
57
Episode 56 Membayar Hutang
58
Episode 57 Always To Be Our Sister
59
Episode 58 Melawan Ketakutan
60
Episode 59 Doa Ibu Yang Terkabul
61
Episode 60 Kemarahan Steve
62
Episode 61 Forget William
63
Episode 62 Pulang Kembali ke Perkebunan
64
Episode 63 Who is Michael Kim?
65
Episode 64 Kisah Michael Kim
66
Episode 65 Kembali ke Rumah Keluarga Simorangkir
67
Episode 66 Try to Remember
68
Episode 67 Berusaha Menjadi Kuat
69
Episode 68 Epilog
70
Extra Part 1
71
Extra Part 2
72
Seasson 2 " A Moment I Fight For U"
73
S2 Ep 1 Just Let Her Go
74
S2 Ep 2 Om Dokterku
75
S2 Ep 3 Inder Pariharr
76
S2 Ep 4 Riak Kecil di Air yang Tenang
77
S2 Ep 5 Dibayar Dimuka
78
S2 Ep 6 Tahu Diri
79
S2 Ep 7 Stay Away From Her!
80
S2 Ep 8 Tentang Yunfan
81
S2 Ep 9 Takdir Apakah Ini?
82
S2 Ep 10 Confuse
83
S2 Ep 11 I Will Steal !!
84
S2 Ep 12 It Hurt
85
S2 Ep 13 New Life
86
S2 Ep 14 Try To Get You
87
S2 Ep 15
88
S2 Ep 16 Janji Nikah
89
S2 Ep 17 See You Again
90
S2 Ep18 Cathy's Hurt
91
S2 Ep 19 Rapped
92
S2 Ep 20 Abortion
93
S2 Ep 21 My Little Peanut
94
S2 Ep 22 Break The Promises Again
95
S2 Ep 23 Time to Get You Cat
96
S2 Ep 24 Kemunculan Parvati
97
S2 Ep 25 Kisah Inder dan Parvati
98
S2 Ep 26 Mencintaimu dengan Melepaskanmu
99
S2 Ep 27 The End of Our Love
100
S2 Ep 28 New Life
101
S2 Ep 29 Hilang
102
S2 Ep 30 Permintaan Terakhir
103
S2 Ep 31 The End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!