Episode 11

...Sedetik pun aku tak pernah lupakan mu...

...Karena aku terlalu sayang kamu...

...Lihatlah hatiku terluka dan smakin rapuh...

...Karena kamu kini jauh dariku...

...Apakah kau disana merindukanku...

...Tuhan tolong diriku tersiksa rindu...

...Biar ku bertemu walau dalam mimpi...

...Karena ku tak sanggup lagi...

...Aku tersiksa rindu....

...TERSIKSA RINDU Dygta...

Alunan merdu terdengar dari luar saat Willy datang kerumah dr Kim, apakah itu suara Karina? bagus banget euy...batin Willy, lalu mengetuk pintu.

"Riin, tolong bukain pintunya ya!!" terdengar suara dr Kim.

" Ok kak!!" jawab Karina tidak kalah kerasnya.

Krieeet....pintu di buka lalu terlihat Karina yang masih menjinjing gitar, memakai baju sabrina berwarna putih, rambut dikepang, sangat cantik, membuat muka Willy merah padam.

"Anda mencari siapa ya?tanya Karina bingung karena prajurit di depannya hanya menunduk.

"Dok ,Bayu putra Jendral Ahmad tiba-tiba panas dan sesak nafas, bisakah dokter Karina ke rumah Jendral untuk memeriksanya? karena dr Agus sedang sakit." kata Willy.

"Oooh bisa..bisa tunggu sebentar saya ganti baju ya, silahkan duduk dulu kapteeen..." jawab Karina sambil melihat nama di baju prajurit tersebut "Kapten William P Simorangkir." baca Karina sambil tersenyum lalu masuk ke dalam.

"Yaaa ampuuun itu orangnya itu orangnya....yaa ampun aslinya tinggi banget," gumam Karina kegirangan dalam kamarnya sambil loncat-loncat heboh sendiri.Oooiaa kondisi urgent, duuh malah heboh sendiri aku kata Karina sambil tepok jidat.

"Ayo kapten kita berangkat." ajak Karina sambil bawa tas isi peralatan kedokteran, obat-obatan dan jarum akupunktur, dan snelli (jas dokter)

"Eeh oo iya mari dokter." jawab Willy terkaget sambil melihat penampilan Karina yang terlihat sangat cantik memakai rok biru muda, rambut di cepol berantakan.

"Kak Mikee, Karin berangkat dulu ke rumah jendral Ahmad yaa!!! teriak Karin.

"Butuh ditemani gaak Rin, kalo iya tunggu kakak selesai mandi yaa!! teriak Mike tidak kalah kenceng nya dari kamar mandi.

"Gak usah kok, udah sama kapten William, byee kakaaak muaaaach!! teriak Karin.

Lalu Karina mengambil sepedanya, tapi Willy mencegahnya bilang dibonceng dia saja supaya cepat. Ketika Karina melihat sepeda Willy yang bonceng nya didepan, Karina mulai terlihat panik, tetapi berusaha dia tahan karena kondisi urgent jadi dia harus bisa tahan dan langsung memakai sarung tangan dan mau memakai jaket hoodienya.

"Ayo dok buruan naik" ajak Willy yang sudah naek di sepeda. Ketika Karina mulai naik, Willy melihat tengkuk putih Karina karena rambut Karina yang di cepol ke atas, membuat Willy menelan ludah dan susah bernafas, apalagi aroma tubuh Karina yang tercium karena posisinya sangat dekat. Tiba-tiba tangan Willy menarik karet rambut Karina sehingga rambut indah Karina terurai dengan lembutnya.

"Yaaa kok dilepas siiich" omel Karina sambil menatap Willy tajam, tetapi Willy hanya mengangkat alisnya sebelah, menatap Karina datar tanpa komentar, membuat Karina jengkel lalu memakai jaket hoodienya dan menutup kepalanya dengan kerudung hoodienya. Lalu mereka berangkat menuju ke rumah Jenderal Ahmad.

penampilan dr Karina karena karet rambutnya dilepas Willy.

Bagaimana Mereka bersepeda bersama ke rumah Jenderal Ahmad.

Selama bersepeda keduanya sama-sama diam, yang satunya berusaha menahan detak jantung yang semakin menggila, dan yang satu berusaha menahan mual, dan gemetar tubuh karena berdekatan dengan pria asing.

"Apakah masih jauh kapt?" tanya Karina dengan cemas.

"Itu di depan sudah sampe kok dok." jawab Willy.

Setelah sampai Karina langsung dibawa masuk oleh Willy, "Selamat malam ibu, ini dokter Karina sudah sampe!!" kata willy sambil memberi hormat kepada bu Ahmad.

"Selamat malam ibu, dengan saya Karina bu." sapa Karina sambil mengulurkan tangannya.

"Malam Will dan malam dokter, mari masuk dok , Bayu ada dikamar, Willy silahkan kembali ke tempat, nanti saya panggil kembali kalau sudah selesai."

"Baik bu, permisi." pamit Willy. Lalu Willy kembali ke ruang jaga tempat berkumpulnya para prajurit yang jaga malam ini.

Karina memeriksa Bayu ternyata terkena bronchitis, sehingga menyebabkan Bayu susah bernafas, tapi untung saja belum parah, jadi Karina hanya memberikan obat batuk, dan obat antiaflamasi, lalu menerapi dengan jarum-jarum akupunktur sehingga Bayu tidak sesak nafas dan bisa mengeluarkan dahaknya.

"Ibu Bayu terkena bronchitis, tetapi Puji Tuhan masih belum parah, ini tadi saya sudah menerapi dengan akupunktur sehingga sesak nafas nya menghilang, dan ini beberapa obat yang harus diminum bayu, sudah saya tulis aturan minumnya, nanti 3hari lagi mohon kembali ke rs untuk saya terapi lagi, selain itu mohon Bayu dijauhkan dari orang merokok, dan jangan terlalu capek." jelas Karina kepada bu Ahmad.

"Baik dokter, terimakasih sekali dokter sudah mau saya panggil malam-malam begini."kata bu Ahmad sambil memberikan amplop untuk Karina.

"Sama-sama bu sudah menjadi tanggung jawab saya bu sebagai dr anak, kalau sudah tidak ada yang ditanyakan, saya ijin pulang ya bu, sudah sangat malam, terimakasih bu." pamit Karina dengan sopan.

"Oya dok, mari saya antar ke depan."kata bu Ahmad.

Setelah sampai didepan, bu Ahmad memanggil Willy untuk mengantar Karina pulang. Pada saat Willy dan Karina menuju parkiran sepeda, terlihat Angga yang barusan datang. "Loo Karin mau kemana malam-malam begini?" sapa Angga dengan renyah.

"Mau pulang mas Angga, habis periksa Bayu putra bu Ahmad, mas mau kemana malam begini?"jawab Karina.

"Hahaha aku barusan sampe Karin, biasa dapat piket malam. Oya Rin besok Minggu kamu mau ke pasar lagi tidak, ibu tadi bertanya, kalo iya saya anter lagi." tanya Angga.

"Nggak mau aah, mending pergi sama kakak aman, sama mas Angga Karin malah kecopetan udah gitu mas Angga cuman bengong, Karin sendiri yang harus ngejar pencopetnya." ejek Karina.

"Hihihi besok lagi ndak dech Rin, hmmm....hmmm..."bujuk Angga. " Rin aku anter pulang aja yuuk!!"

"Nggak aah mas, kasihan kapten Willy sudah siap mau mengantar pulang." kata Karina sambil menunjuk Willy yang sudah siap di sepeda dengan memasang muka datar.

"Ayo kapt, kita pulang sudah malam."kata Karin sambil menuju boncengan sepeda belakang.

"Kenapa nggak didepan mboncengnya?"tanya Willy.

"Nggak aah, sudah malam, didepan kena angin, Karina dingin."elak Karina yang tidak mau terlalu dekat dengan Willy.

Lalu berangkatlah mereka, "Mas Angga Karin pulang dulu."pamit Karin.

"Iya Rin, Willy hati-hati nyepedanya." jawab Angga dan hanya dibalas Willy dengan "Hmmm...." dasar Willy si manusia es, batin Karina.

"Sejak kapan dokter akrab dengan Angga?pakai panggil mas segala, baru tau ternyata dr Karina itu genit, makanya Handoko salah tangkap, makanya dok kalo tidak mau diganggu pria, jangan mancing-mancing!" kata Willy ketus karena cemburu melihat keakraban mereka.

Cieeee...cieeee mulai ada yang cemburu tuuh!!!!😁

to bi kontinyu .....☺

Terpopuler

Comments

Nafla Gege

Nafla Gege

klo g panggil mas trus panggil apa. masa iya cuma panggil nama doank 'Angga' kn g sopan

2021-08-06

1

lihat semua
Episodes
1 PROLOG Perkenalan Tokoh & Cast
2 Episode 1
3 Episode 2
4 Episode 3 Persiapan
5 Episode 4 Jakarta di tahun 1948
6 Episode 5 RSAD sementara di tahun 1948 (Revisi)
7 Episode 6 Kapten Willy??? Yang Manaa???
8 Episode 7 Ketika Haphephobia Kambuh
9 Episode 8 Ketika Demam Melanda
10 Episode 9 Back di Tahun 2020
11 Episode 10 Detak itu Mulai Terasa
12 Episode 11
13 Episode 12 Kakak Beradik Barbar
14 Episode 13 Untukmu Aku Bertahan
15 Episode 14 Menyembuhkan
16 Episode 15 Bekal yang Sama
17 Episode 16
18 Episode 17 Kematian di Depan Mata
19 Episode 18 Berjuang Bersama
20 Episode 19 Desiran yang Tidak Boleh Ada
21 Episode 20 Masa Lalu Karina
22 Episode 21 Masa Lalu Karina 2
23 Episode 22 Bertemu di Medan Perang
24 Episode 23 Rasa yang Membuat Galau
25 Episode 24 Tentara Songong
26 Episode 25
27 Episode 26 Ketika 2 Matahari dan 1 Bulan Bersinar di Yogyakarta
28 Episode 27 Kasih Bratasena
29 Episode 28 Kasih Bratasena 2
30 Episode 29 Kemarahan Harimau
31 Episode 30 Bukit Bintang
32 Episode 31 Rintangan 1
33 Episode 32 Kekerasan Batu Karang
34 Episode 33 Terbangunnya Harimau Betina
35 Episode 34
36 Episode 35 Decision
37 Episode 36 Loss off the Bride 1
38 Episode 37 Loss off The Bride 2
39 Episode 38 Bride Attack
40 Episode 39 Gadis Milenial Vs Gadis Purba
41 Episode 40 Purpose
42 Episode 41 Wedding Day
43 Episode 42 Keindahan Cinta
44 Episode 43 Ijinkan Aku Egois Sekali ini Saja
45 Episode 44 Melawan Takdir 1
46 Episode 45 Melawan Takdir 2
47 Episode 46 Hukuman Semesta
48 Episode 47 Beratnya Perpisahan
49 Episode 48 Back For Good
50 Episode 49 Memori Terpatri Di Hati
51 Episode 50 Jangan Berhenti Mencintaiku
52 Episode 51 Last Party
53 Episode 52 Just Stay With Me
54 Episode 53 Cintaku Tanpa Batas Waktu
55 Episode 54 Last Message
56 Episode 55 Emptyness
57 Episode 56 Membayar Hutang
58 Episode 57 Always To Be Our Sister
59 Episode 58 Melawan Ketakutan
60 Episode 59 Doa Ibu Yang Terkabul
61 Episode 60 Kemarahan Steve
62 Episode 61 Forget William
63 Episode 62 Pulang Kembali ke Perkebunan
64 Episode 63 Who is Michael Kim?
65 Episode 64 Kisah Michael Kim
66 Episode 65 Kembali ke Rumah Keluarga Simorangkir
67 Episode 66 Try to Remember
68 Episode 67 Berusaha Menjadi Kuat
69 Episode 68 Epilog
70 Extra Part 1
71 Extra Part 2
72 Seasson 2 " A Moment I Fight For U"
73 S2 Ep 1 Just Let Her Go
74 S2 Ep 2 Om Dokterku
75 S2 Ep 3 Inder Pariharr
76 S2 Ep 4 Riak Kecil di Air yang Tenang
77 S2 Ep 5 Dibayar Dimuka
78 S2 Ep 6 Tahu Diri
79 S2 Ep 7 Stay Away From Her!
80 S2 Ep 8 Tentang Yunfan
81 S2 Ep 9 Takdir Apakah Ini?
82 S2 Ep 10 Confuse
83 S2 Ep 11 I Will Steal !!
84 S2 Ep 12 It Hurt
85 S2 Ep 13 New Life
86 S2 Ep 14 Try To Get You
87 S2 Ep 15
88 S2 Ep 16 Janji Nikah
89 S2 Ep 17 See You Again
90 S2 Ep18 Cathy's Hurt
91 S2 Ep 19 Rapped
92 S2 Ep 20 Abortion
93 S2 Ep 21 My Little Peanut
94 S2 Ep 22 Break The Promises Again
95 S2 Ep 23 Time to Get You Cat
96 S2 Ep 24 Kemunculan Parvati
97 S2 Ep 25 Kisah Inder dan Parvati
98 S2 Ep 26 Mencintaimu dengan Melepaskanmu
99 S2 Ep 27 The End of Our Love
100 S2 Ep 28 New Life
101 S2 Ep 29 Hilang
102 S2 Ep 30 Permintaan Terakhir
103 S2 Ep 31 The End
Episodes

Updated 103 Episodes

1
PROLOG Perkenalan Tokoh & Cast
2
Episode 1
3
Episode 2
4
Episode 3 Persiapan
5
Episode 4 Jakarta di tahun 1948
6
Episode 5 RSAD sementara di tahun 1948 (Revisi)
7
Episode 6 Kapten Willy??? Yang Manaa???
8
Episode 7 Ketika Haphephobia Kambuh
9
Episode 8 Ketika Demam Melanda
10
Episode 9 Back di Tahun 2020
11
Episode 10 Detak itu Mulai Terasa
12
Episode 11
13
Episode 12 Kakak Beradik Barbar
14
Episode 13 Untukmu Aku Bertahan
15
Episode 14 Menyembuhkan
16
Episode 15 Bekal yang Sama
17
Episode 16
18
Episode 17 Kematian di Depan Mata
19
Episode 18 Berjuang Bersama
20
Episode 19 Desiran yang Tidak Boleh Ada
21
Episode 20 Masa Lalu Karina
22
Episode 21 Masa Lalu Karina 2
23
Episode 22 Bertemu di Medan Perang
24
Episode 23 Rasa yang Membuat Galau
25
Episode 24 Tentara Songong
26
Episode 25
27
Episode 26 Ketika 2 Matahari dan 1 Bulan Bersinar di Yogyakarta
28
Episode 27 Kasih Bratasena
29
Episode 28 Kasih Bratasena 2
30
Episode 29 Kemarahan Harimau
31
Episode 30 Bukit Bintang
32
Episode 31 Rintangan 1
33
Episode 32 Kekerasan Batu Karang
34
Episode 33 Terbangunnya Harimau Betina
35
Episode 34
36
Episode 35 Decision
37
Episode 36 Loss off the Bride 1
38
Episode 37 Loss off The Bride 2
39
Episode 38 Bride Attack
40
Episode 39 Gadis Milenial Vs Gadis Purba
41
Episode 40 Purpose
42
Episode 41 Wedding Day
43
Episode 42 Keindahan Cinta
44
Episode 43 Ijinkan Aku Egois Sekali ini Saja
45
Episode 44 Melawan Takdir 1
46
Episode 45 Melawan Takdir 2
47
Episode 46 Hukuman Semesta
48
Episode 47 Beratnya Perpisahan
49
Episode 48 Back For Good
50
Episode 49 Memori Terpatri Di Hati
51
Episode 50 Jangan Berhenti Mencintaiku
52
Episode 51 Last Party
53
Episode 52 Just Stay With Me
54
Episode 53 Cintaku Tanpa Batas Waktu
55
Episode 54 Last Message
56
Episode 55 Emptyness
57
Episode 56 Membayar Hutang
58
Episode 57 Always To Be Our Sister
59
Episode 58 Melawan Ketakutan
60
Episode 59 Doa Ibu Yang Terkabul
61
Episode 60 Kemarahan Steve
62
Episode 61 Forget William
63
Episode 62 Pulang Kembali ke Perkebunan
64
Episode 63 Who is Michael Kim?
65
Episode 64 Kisah Michael Kim
66
Episode 65 Kembali ke Rumah Keluarga Simorangkir
67
Episode 66 Try to Remember
68
Episode 67 Berusaha Menjadi Kuat
69
Episode 68 Epilog
70
Extra Part 1
71
Extra Part 2
72
Seasson 2 " A Moment I Fight For U"
73
S2 Ep 1 Just Let Her Go
74
S2 Ep 2 Om Dokterku
75
S2 Ep 3 Inder Pariharr
76
S2 Ep 4 Riak Kecil di Air yang Tenang
77
S2 Ep 5 Dibayar Dimuka
78
S2 Ep 6 Tahu Diri
79
S2 Ep 7 Stay Away From Her!
80
S2 Ep 8 Tentang Yunfan
81
S2 Ep 9 Takdir Apakah Ini?
82
S2 Ep 10 Confuse
83
S2 Ep 11 I Will Steal !!
84
S2 Ep 12 It Hurt
85
S2 Ep 13 New Life
86
S2 Ep 14 Try To Get You
87
S2 Ep 15
88
S2 Ep 16 Janji Nikah
89
S2 Ep 17 See You Again
90
S2 Ep18 Cathy's Hurt
91
S2 Ep 19 Rapped
92
S2 Ep 20 Abortion
93
S2 Ep 21 My Little Peanut
94
S2 Ep 22 Break The Promises Again
95
S2 Ep 23 Time to Get You Cat
96
S2 Ep 24 Kemunculan Parvati
97
S2 Ep 25 Kisah Inder dan Parvati
98
S2 Ep 26 Mencintaimu dengan Melepaskanmu
99
S2 Ep 27 The End of Our Love
100
S2 Ep 28 New Life
101
S2 Ep 29 Hilang
102
S2 Ep 30 Permintaan Terakhir
103
S2 Ep 31 The End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!