Maaf

Malam itu, Jacob menyetubuhi Kari kurang lebih sekitar dua jam lebih lamanya karena perintah Lordan. Laki-laki itu benar-benar biadab. Ia membiarkan Kari terikat selama itu sambil disetubuhi. Tentu Jacob marah sekali. Walaupun ia menyukai meniduri wanita itu, tetapi cara yang Lordan lakukan betul-betul seperti cara binatang melakukannya.

Laki-laki itu memperlakukan isterinya sendiri seperti binatang, bahkan setelahnya ia malah menikmati hasil rekaman yang dia buat. Rekaman Jacob menyetubuhi Kari tentu saja.

"Kau bisa buka borgolnya sekarang. Kuncinya ada di atas meja." ucap Lordan. Matanya tetap fokus ke kamera.

Dengan cepat Jacob meraih kunci di atas meja tersebut dan membuka borgol di pergelangan Kari. Lordan masih tidak peduli sama sekali. Tidak ada rasa empati padahal jelas-jelas isterinya sudah tidak berdaya.

Di saat Jacob sibuk dengan membuka borgol Kari, seseorang menelpon Lordan. Tangan kanan pria itu, si brengsek yang berani berbuat lancang dengan memeluk pinggang Kari siang tadi.

"Baiklah, aku ke sana sekarang juga. Siapkan helikopter untukku." hanya itu yang Jacob dengar. Karena pembicaraan Lordan dengan tangan kanannya tersebut berakhir dengan cepat.

"Jacob, aku ada urusan mendadak. Kau urus istriku. Ingat, jangan berani-berani menyetubuhinya saat aku tidak ada. Keluarlah saat kau selesai membawanya ke tempat tidur."

Kata Lordan. Jacob menganggukkan kepala. Lordan lalu mendekat ke Kari.

"Baby, aku pergi ya." katanya. Kari sudah amat sangat lelah, kebenciannya kepada laki-laki binatang itu semakin besar, tetapi ia tidak dalam situasi yang dapat melawan. Lordan terlalu berkuasa. Keluarga Rafael, bisa menghancurkan keluarganya hanya dalam semalam.

Lordan sudah pergi. Tertinggal Kari dan Jacob berdua dalam ruangan ini. Pergelangan tangannya merah karena bekas borgol. Untung tidak luka. Tubuhnya masih polos tanpa sehelai benang pun, Jacob sendiri sudah berpakaian.

"Kau masih kuat, nyonya?" Jacob bertanya dengan hati-hati pada Kari yang kini terduduk di lantai dingin itu.

Kari yang semua badannya seperti remuk karena kelelahan, mendongak ke Jacob dengan raut wajah tajam.

"Menurutmu?" balasnya sinis. Jacob bisa memahami kalau wanita itu pasti akan membencinya. Benci karena ia adalah tangan kanan Lordan, yang menurut saja di suruh menyetubuhi dirinya.

Wanita itu berusaha berdiri dari lantai namun ia terlihat sangat kesulitan. Tubuhnya terlalu lemah sekarang. Jacob yang tidak tahan melihatnya, tanpa ijin langsung menggendong wanita itu.

"Hei, apa yang kau lakukan? Lepaskan aku! Lepas!" Pekik Kari marah. Apalagi tubuhnya dalam keadaan polos pada saat Jacob menggendongnya. Astaga. Ia bahkan tidak mengerti kenapa ada getaran aneh yang dia rasakan terhadap laki-laki itu.

Jacob keluar dari ruangan tersebut. Mereka berada di kamar Kari dan Lordan sekarang. Kamar itu memiliki aura yang sangat gelap. Jacob membawa Kari ke dalam kamar mandi, dan menurunkan wanita itu di dalam bathup. Seluruh tubuh Kari lengket akibat cairan percintaan mereka. Keduanya orgasme berkali-kali tadi. Bayangkan saja berapa kali mereka orgasme kalau mainnya sampai dua jam lebih.

"Kau ma-mau apa?" Kari menatap Jacob dengan tatapan waspada.

"Kau pasti tidak nyaman tidur dengan tubuh lengket. Mandilah. Aku akan menunggu di luar." setelah mengatakan itu, Jacob segera keluar dari sana.

Kari masih terduduk di dalam bathtub, tubuhnya lelah luar biasa, tetapi pikirannya terus berputar. Ia membenci dirinya sendiri karena membiarkan semua ini terjadi. Ia membenci Lordan yang menjadikannya seperti barang mainan, dan ia juga marah pada Jacob, meskipun pria itu tampak lebih manusiawi dibanding suaminya sendiri. Meskipun ada getaran aneh saat pria itu menatap dan menyentuhnya. Tetapi tetap saja, pria itu adalah pengawal Lordan yang siap sedia memangsanya kapan saja Lordan memberikan perintah.

Tangannya mencelup ke dalam air hangat yang mulai memenuhi bathtub. Cairan bening bercampur dengan sisa-sisa percintaannya dengan Jacob. Matanya perih, hatinya sakit. Bagaimana mungkin hidupnya berubah seburuk ini? Menjadi istri seorang monster seperti Lordan.

Di luar, Jacob bersandar di pintu kamar mandi, mendengar suara air mengalir. Ia menarik napas dalam. Matanya terpejam sesaat. Malam ini melelahkan untuknya juga. Perintah Lordan memang tidak bisa ditolak, tetapi bukan berarti ia menikmati semuanya tanpa perasaan bersalah.

Sial. Jacob memang menyukai tubuh Kari, karena wanita itu masihlah seorang istri yang amat dia cintai. tetapi ia bukan pria yang menikmati penderitaan wanita yang disiksa seperti itu. Apa yang Lordan lakukan benar-benar di luar batas manusia. Dan akan ia pastikan pria itu menerima balasan lebih kejam atas semua perbuatan yang ia lakukan.

Suara cipratan air di dalam kamar mandi berhenti. Jacob membuka mata.

Tak lama, pintu kamar mandi terbuka sedikit. Kari berdiri di ambang pintu dengan handuk tebal yang membungkus tubuhnya. Rambut panjangnya masih basah, meneteskan air ke lantai marmer. Matanya tajam menatap Jacob. Tetapi ia terlalu lelah untuk berteriak membenci lelaki itu. Ia bahkan hampir limbung.

Jacob dengan cepat menangkap tubuhnya. Kari sudah terlalu lelah. Saat ini yang dia inginkan hanyalah tidur. Pikirannya kacau karena Jacob. Karena laki-laki itu berhasil membuat pikirannya kacau. Ia ingin membenci pria itu, tetapi tiap kali mereka saling berdekatan, jantungnya malah berdebar-debar sangat keras.

Jacob dengan gagahnya mengangkat tubuh Kari dan membaringkannya dengan perlahan di atas kasur. Kari tidak menatapnya sama sekali. Hanya menutup mata.

"Aku akan membantu mengeringkan rambutmu. Kau bisa flu kalau tidur dengan rambut yang masih basah."

Tak ada balasan.

Jacob mengambil hairdryer dan mulai mengeringkan rambut Kari dengan lembut. Wanita itu tetap diam, membiarkan pria itu melakukan apa yang diinginkannya. Bukan karena dia merasa nyaman, tetapi lebih karena tubuhnya terlalu lelah untuk melawan.

Saat Jacob selesai mengeringkan rambutnya, ia sudah tertidur. Nafasnya teratur.

"Kau masih pakai handuk, Siya." gumam Jacob lembut. Ia memanggil Kari dengan nama aslinya.

Ia pun membuka lemari baju, mengambil sebuah gaun tidur lalu memakaikan ke tubuh Kari. Ia memakaikan dengan sangat berhati-hati agar wanita itu tidak terbangun. Setelah berhasil, ia menatap wanita itu lama, penuh cinta. Jemarinya membelai pipi Kari dengan lembut.

"Maafkan aku, sudah menyakitimu. Kau akan memaafkan ku kan?" gumamnya.

Jacob mengecup lembut puncak kepala Kari, lalu berdiri, menatap wajah wanita itu sekali lagi sebelum akhirnya berjalan menuju pintu keluar.

Jacob mengamati sekeliling tempat itu. Dia sudah tidak tahan dengan keluarga sialan ini, dia akan balas dendam secepatnya. Tidak peduli barang yang dia cari dapat atau tidak, demi isterinya, dia akan segera bertindak. Malam ini, Jacob ingin sekali membawa lari Kari. Tetapi ada cctv di mana-mana. Ia tidak boleh gegabah. Anak buah Lordan dan kakeknya Rafael yang sama brengseknya itu sama banyak. Dia harus atur strategi dulu.

Terpopuler

Comments

Dwi Winarni Wina

Dwi Winarni Wina

Jacob tidak tega melihat kari tak berdaya dan menatap lordan penuh kebencian dan muak memperlakukan kari bagI boneka mainannya....

Dasar lordan laki2 biadab dan sakit jiwa sangat kejam skl sm istrinya dan kari sendiri tidak bs melawannya selalu diancam menyakiti keluarganya....

sabar kari jacob membalas dendam kpd keluarga rafael jacob akan membebaskanmu dan penderitaan akan berakhirnya....

Jacob sangat mencintai kari/siya yg mengalami amnesia dan keduanya berdekatan ada getaran aneh dan tidak asing lagi sangat familiar...

filling jacob kari adalah siya ada tanda bulan sabit dipaha kari jacob sangat mengenali tanda itu...

lanjut thor.....
semangat selalu....
sehat selalu.....

2025-03-17

3

sum mia

sum mia

semoga Kari segera bisa bebas dan pulih lagi ingatannya .
dan Jacob segera bisa membalaskan dendanya pada keluarga Rafael .

lanjut terus kak semangat moga sehat slalu 😍😍😍

2025-03-17

2

Ahmad Zaki Zulkarnain

Ahmad Zaki Zulkarnain

mantaaap jiwa lanjut updatenya thor makin seru bikin penasaran sama kelanjutan cerita nya terimakasih

2025-03-17

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!