Bab 8 Luka Hati Angela

Ada rasa aneh ketika Juna memberikan sedikit perhatian pada Angela. Tapi Angela mencoba mengabaikan perasaannya. Ia berjalan menuju ruang makan bersama Juna. Bibi sudah memasak makan malam. Keduanya makan bersama tentunya dengan duduk saling berjauhan.

Juna nampak menikmati makan malamnya dengan lahap. Sementara Angela sesekali ia mencuri pandang ke arah Juna..

Angela! Apa yang kau lakukan?! Dia hanya sopir kau jangan berpikiran aneh-aneh!

Angela menggelengkan kepalanya, Juna sampai tersenyum melihat tingkah Angela dari tempatnya duduk.

"ada apa? Kepala mu masih pusing?" Tanya Juna.

"Tidak apa-apa, aku ke kamar dulu" Angela segera bangkit dan setengah berlari menaiki anak tangga.

"Angel kau tidak jadi makanan?!"

Juna menggelengkan kepalanya heran dengan tingkah Angela.

Di kamarnya Angela masih mengutuk dirinya, karena hampir saja tergelincir dengan perasaannya pada Juna.

Tuk tuk..

Pintu kamar Angela di ketuk

"Angel, aku mau pergi dengan teman ku mungkin aku pulang malam" kata Juna.

"Terserah! kenapa minta izin segala memang aku ibumu?!" Jawab Angel ketus tanpa membuka pintu kamarnya.

Potongan ingatan saat Angela melihat Juna dengan teman wanitanya kembali melintas di benak Angela. Juna dan teman wanitanya itu sama-sama masih muda, ceria dan mereka serasi.

Hentikan Angela! Cukup!

Angela membenamkan wajahnya kedalam bantal. Ia ingin mengusir jauh-jauh ingatan tentang Juna.

Ponsel Angela berbunyi ada pesan dari Martha.

[Aku melihat Dito...]

Angela terdiam, perasaannya langsung campur aduk mendengar nama Dito. Ia teringat impiannya tentang pernikahan hancur lebur karena pria itu. Pria yang sangat Angela cintai dan banggakan. Dito tega meninggalkannya bahkan di detik pernikahan mereka sampai Angela harus menikah dengan pria lain yang tidak ia kenali demi menyelamatkan harga dirinya.

Air mata Angela mengalir membasahi pipinya. Ia terduduk di lantai memikirkan segala kenangan dan impian nya bersama Dito yang kandas di hari pernikahan mereka. Angela tersedu mengingat luka yang Dito berikan padanya.

***

Juna pergi ke rumah sakit mengantarkan tugas kampus untuk Reina. Reina sedang menunggu ibunya yang di rawat di rumah sakit.

"Maaf ya Juna aku merepotkan mu"

"Tidak apa, ini tugas untuk besok sudah aku cantumkan namamu. Kau tidak perlu cemas"

Reina tersenyum manis memandang Juna. Si pria tampan dan baik hati.

"Oh ya bagaimana ibu mu?"

"Sudah membaik, besok bisa pulang"

"Syukurlah"

"Juna bagaimana kalau kita makan di kantin rumah sakit? Disini makanan juga lumayan enak" kata Reina menawari. Ia ingin lebih lama bersama Juna.

"Tapi aku sudah makan malam di rumah" kata Juna menolak.

Reina terlihat kecewa,

"Maaf ya lain kali kita bisa pergi bersama untuk kulineran"

"Benar?" Mata Reina terlihat berbinar senang. Juna mengangguk santai. Juna hanya menganggap Reina sebagai temannya. Ia tidak menaruh rasa apa-apa pada gadis itu.

Selesai dari rumah sakit untuk menemui Reina, Juna langsung pulang ke rumah Angela. Ia memarkir motor di garasi tepat di samping mobil mewah sang istri.

Juna tersenyum menyentuh mobil milik Angela. Ia menghela napas perlahan. Mungkin jika Juna menjadi suami Angela sungguhan ia tidak mampu memberi nafkah bulanan pada wanita hedonis itu. Juna menggaruk rambutnya, ia melangkah memasuki rumah.

Rumah terlihat sepi, biasanya Angela duduk di ruang tengah sekedar membaca buku atau sibuk dengan laptopnya. tapi Angela tidak terlihat. Mungkin ia sudah tidur, pikir Juna yang langsung masuk ke kamarnya.

Paginya Juna tidak melihat Angela di ruang makan, ia pikir Angela sudah ke kantor. Juna pergi ke garasi untuk mengeluarkan motornya. langkahnya terhenti saat melihat mobil Angela masih berada di garasi.

"Tidak mungkin Angela yang manja itu pergi ke kantor naik taksi" gumam Juna.

Juna mengurungkan niatnya pergi ke kampus dan kembali masuk kedalam rumah. ia berjalan cepat menuju kamar Angela yang masih tertutup rapat.

"Angela? kau di dalam?"

tidak ada jawaban.

"Angela? apa kau baik-baik saja?"

Juna mulai tidak sabar, ia cemas jangan-jangan Angela nekat melakukan sesuatu yang membahayakan dirinya. namanya orang gagal nikah, bisa saja ia berbuat di luar nalar karena putus asa.

Terpopuler

Comments

Rokhmi Nur Hidayati

Rokhmi Nur Hidayati

biarpun suami boongan/kontrak perhatian banget sama istri yg mengontraknya

2025-01-05

0

Dwi Winarni Wina

Dwi Winarni Wina

Juna khawatir terhadap angela dan sampai nekat masuk kekamar angela...

2024-12-22

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Calon Suami Kabur
2 Bab 2 Hitam di atas Putih
3 Bab 3 Suami Berondong
4 Bab 4 Pesta
5 Bab 5 Pacar?
6 Bab 6 Club'
7 Bab 7 Salah Tingkah
8 Bab 8 Luka Hati Angela
9 Bab 9 Kecemasan Juna
10 Bab 10 Juna VS Dito
11 Bab 11 Salting
12 Bab 12 Nafkah
13 Bab 13 Dua Minggu
14 Bab 14 Berbagi Waktu Bersama
15 Bab 15 Tidak Berarti
16 Bab 16 Tragedi Yang Tidak Terjadi
17 Bab 17 Cek Satu Miliar
18 Bab 18 Cinta dan Bimbang
19 Bab 19 Pertemuan Kembali
20 Bab 20 Satu Kesempatan
21 Bab 21 Kembali
22 Bab 22 Menantu Terhina
23 Bab 23 Satu Sofa Berdua
24 Bab 24 Pagi yang Indah
25 Bab 25 Asal Usul Juna
26 Bab 26 Insecure
27 Bab 27 Cemburu
28 Bab 28 Di Hina & Di Pecat
29 Bab 29 Rahasia Juna
30 Bab 30 Balapan
31 Bab 31 Kantor Polisi
32 Bab 32 Aku Mencintai Mu
33 Bab 33 Bertemu Kakek
34 Bab 34 Rahasi Juna Terkuak
35 Bab 35 Merasa di Bohongi
36 Bab 36 Pewaris Utama
37 Bab 37 The power of Pewaris
38 Bab 38 Tidak Berubah
39 Bab 39 Puasa Dulu
40 Bab 40 Teman Lama
41 Bab 41 Menunda Momongan
42 Bab 42 Pesta
43 Bab 43 Mengakhiri Puasa
44 Bab 44 Juna Yang Tangguh
45 Bab 45 Bogem Mentah
46 Bab 46 Perempuan Masalalu
47 Bab 47 Bertemu Mantan
48 Bab 48 Bercukur
49 Bab 49 Salah Paham
50 Bab 50 Pertengkaran
51 Bab 51 Tidur Di Sofa
52 Bab 52 Tidak Sepakat
53 Bab 53 Mabuk Berat
54 Bab 54 Rasa Yang Sama
55 Bab 55 Berbaikan
56 Bab 56 Janji Juna (Pergi Liburan)
57 Bab 57 Masalah Baru
58 Bab 58 Bisnis Ilegal
59 Bab 59 Scandal
60 Bab 60 Surat Dari Polisi
61 Bab 61 Dunia Bisnis Itu Kejam
62 Bab 62 Angela
63 Bab 63 Juna Bebas
64 Bab 64 Persiapan Liburan
65 Bab 65 Tokyo, Jepang
66 Bab 66 Kamar Apartemen
67 Bab 67 Liburan Selesai
68 Bab Promosi karya
69 Bab 69 Apakah Pertanda?
70 Bab 70 Berhasil!!
71 Bab 71 Kolega Baru
72 Bab 72 Puasa Panjang
73 Bab 73 Pacaran?
74 Bab 74 Zonk
75 Bab 75 Long Time No See
76 Bab 76 Ulang Tahun Juna
77 Bab 77 Periksa
78 Bab 78 Asmara
79 Bab 79 Menengok Dedek
80 Bab 80 Kebaikan Juna
81 Bab 81 Perkara Rujak Buah
82 Bab 82 Tamparan
83 Bab 83 Pagi Bersama (Plus Visualisasi tokoh)
84 Bab 84 Kecelakaan
85 Bab 85 Juna Pingsan
86 Bab 86 Mengomel Seperti Ibu
87 Bab 87 Tentang Gladys
88 Bab 88 Masa Yang di Tunggu
89 Bab 89 Baby Blues Sindrom
90 Bab 90 Dokter Kejiwaan
91 Bab 91 Happy Ending
92 Promosi Karya Baru# Mohon dukungannya
Episodes

Updated 92 Episodes

1
Bab 1 Calon Suami Kabur
2
Bab 2 Hitam di atas Putih
3
Bab 3 Suami Berondong
4
Bab 4 Pesta
5
Bab 5 Pacar?
6
Bab 6 Club'
7
Bab 7 Salah Tingkah
8
Bab 8 Luka Hati Angela
9
Bab 9 Kecemasan Juna
10
Bab 10 Juna VS Dito
11
Bab 11 Salting
12
Bab 12 Nafkah
13
Bab 13 Dua Minggu
14
Bab 14 Berbagi Waktu Bersama
15
Bab 15 Tidak Berarti
16
Bab 16 Tragedi Yang Tidak Terjadi
17
Bab 17 Cek Satu Miliar
18
Bab 18 Cinta dan Bimbang
19
Bab 19 Pertemuan Kembali
20
Bab 20 Satu Kesempatan
21
Bab 21 Kembali
22
Bab 22 Menantu Terhina
23
Bab 23 Satu Sofa Berdua
24
Bab 24 Pagi yang Indah
25
Bab 25 Asal Usul Juna
26
Bab 26 Insecure
27
Bab 27 Cemburu
28
Bab 28 Di Hina & Di Pecat
29
Bab 29 Rahasia Juna
30
Bab 30 Balapan
31
Bab 31 Kantor Polisi
32
Bab 32 Aku Mencintai Mu
33
Bab 33 Bertemu Kakek
34
Bab 34 Rahasi Juna Terkuak
35
Bab 35 Merasa di Bohongi
36
Bab 36 Pewaris Utama
37
Bab 37 The power of Pewaris
38
Bab 38 Tidak Berubah
39
Bab 39 Puasa Dulu
40
Bab 40 Teman Lama
41
Bab 41 Menunda Momongan
42
Bab 42 Pesta
43
Bab 43 Mengakhiri Puasa
44
Bab 44 Juna Yang Tangguh
45
Bab 45 Bogem Mentah
46
Bab 46 Perempuan Masalalu
47
Bab 47 Bertemu Mantan
48
Bab 48 Bercukur
49
Bab 49 Salah Paham
50
Bab 50 Pertengkaran
51
Bab 51 Tidur Di Sofa
52
Bab 52 Tidak Sepakat
53
Bab 53 Mabuk Berat
54
Bab 54 Rasa Yang Sama
55
Bab 55 Berbaikan
56
Bab 56 Janji Juna (Pergi Liburan)
57
Bab 57 Masalah Baru
58
Bab 58 Bisnis Ilegal
59
Bab 59 Scandal
60
Bab 60 Surat Dari Polisi
61
Bab 61 Dunia Bisnis Itu Kejam
62
Bab 62 Angela
63
Bab 63 Juna Bebas
64
Bab 64 Persiapan Liburan
65
Bab 65 Tokyo, Jepang
66
Bab 66 Kamar Apartemen
67
Bab 67 Liburan Selesai
68
Bab Promosi karya
69
Bab 69 Apakah Pertanda?
70
Bab 70 Berhasil!!
71
Bab 71 Kolega Baru
72
Bab 72 Puasa Panjang
73
Bab 73 Pacaran?
74
Bab 74 Zonk
75
Bab 75 Long Time No See
76
Bab 76 Ulang Tahun Juna
77
Bab 77 Periksa
78
Bab 78 Asmara
79
Bab 79 Menengok Dedek
80
Bab 80 Kebaikan Juna
81
Bab 81 Perkara Rujak Buah
82
Bab 82 Tamparan
83
Bab 83 Pagi Bersama (Plus Visualisasi tokoh)
84
Bab 84 Kecelakaan
85
Bab 85 Juna Pingsan
86
Bab 86 Mengomel Seperti Ibu
87
Bab 87 Tentang Gladys
88
Bab 88 Masa Yang di Tunggu
89
Bab 89 Baby Blues Sindrom
90
Bab 90 Dokter Kejiwaan
91
Bab 91 Happy Ending
92
Promosi Karya Baru# Mohon dukungannya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!