Kamu Kenapa?

Anna menuju apartemen, dia menghubungi Endro dan memberitahu apa yang sudah Sean lakukan padanya.

Anna dan Sean kenal saat menjalani pendidikan S2 di luar negeri, mereka dulu cukup dekat karena sama-sama dari Indonesia dan saat itu Sean masih berusaha untuk move on dari Sonia, Sean berpikir kalau dekat dengan wanita lain akan mengurangi rasanya pada Sonia.

Setelah lulus kuliah, Sean dan Anna berbeda tujuan, Sean mengembangkan bisnisnya yang memang sudah dia dirikan semenjak lulus SMA sedangkan Anna memilih menetap di Belanda.

Saat datang ke Indonesia, dia mencari tahu keberadaan Sean dan mendapati alamat rumah orang tua Sean, dia berkunjung ke sana dan bertemu dengan Endro, di sanalah Anna dan Endro menjadi dekat, Endro dan Anna saling memanfaatkan satu sama lain untuk tujuan masing-masing, Endro ingin mendapatkan Sonia sedangkan Anna ingin Sean.

Bel apartemen Anna berbunyi, dia meminta pelayannya untuk membukakan pintu, Endro datang dan menemui Anna yang sedang duduk di balkon kamar.

"Gimana? Apa kau bisa mendekati Sean?" Tanya Endro.

"Apanya yang bisa, dia malah mengancam dan berbuat kasar padaku." Jawab Anna kesal.

"Aku sudah katakan padamu, tidak mudah untuk menaklukkan Sean, dia sudah dibutakan oleh cintanya pada Sonia. Gadis itu benar-benar membuat anakku tergila-gila padanya." Rutuk Endro.

"Bukankah kau juga sama ya, dia juga membuatmu tergila-gila kan, bahkan kau rela merusak rumah tangga anakmu sendiri." Balas Anna.

Pelayan datang membawakan minuman alkohol untuk Anna dan Endro, mereka duduk santai di balkon.

"Aku ada satu cara untuk memisahkan mereka." Kata Anna.

"Apa itu?"

"Aku akan terus mencuci otak Sean dengan mengungkit masa lalu mereka, aku sudah mengetahui semuanya dari Nila, Sonia meninggalkan Sean dan berselingkuh denganmu, apa kau masih memiliki foto-fotomu bersama Sonia?"

"Iya, aku masih menyimpan semuanya."

Endro memperlihatkan semua foto-foto dirinya bersama Sonia saat mereka sering pergi berdua, tidak ada foto yang menyimpang di sana, hanya ada foto mereka makan berdua, ke taman dan ke mall berdua.

"Foto begini? Aku pikir foto kau tidur dengannya."

"Aku tidak pernah menidurinya, jangankan untuk tidur, menyentuh dia saja aku tidak pernah bisa." Jawab Endro, Anna menertawakan pria tua yang tidak tau diri itu.

Memang terlihat jika di foto itu Sonia dan Endro hanya sekedar berduaan saja tanpa ada adegan mesra dan sentuhan apapun walau hanya sekedar pegangan tangan.

"Apa yang bisa aku perbuat dengan foto-foto ini? Apa Sean akan percaya jika aku memperlihatkan ini semua?"

"Kau coba saja, kau pasti bisa memanfaatkan keadaan dengan semua yang ada, kau bukan wanita bodoh." Anna yang tengah sibuk memandangi foto-foto biasa tersebut merasakan ada yang menge*lus punggungnya, Anna memejamkan mata saat tangan itu turun menye*ntuh area sen*sitifnya.

"Hhmm sshh jangan mulai pak tua, aku sedang tidak ingin berci*nta denganmu." Desah Anna lalu menepis tangan na*kal Endro.

"Sudahlah nikmati saja." Anna menikmati setiap sentuhan Endro, dia sesekali mende*sah saat Endro menye*ntuh da*danya.

Endro yang mulai semakin li*ar menge*cup leher Anna hingga wanita itu menyandarkan dirinya pada Endro.

"Kau sudah tua, tapi pesonamu luar biasa Endro mmm." Desis Anna disela kegiatan pa*nas mereka.

"Lanjut di dalam saja, lebih enak." Ajak Anna, mereka melakukan penya*tuan di atas ranjang, ade*gan-ade*gan pa*nas mereka lakukan tanpa berpikir bahwa usia mereka terpaut jauh, Anna sekarang sudah seperti seorang jal*ang di mata Endro, berbeda dengan Sonia yang sama sekali tidak bisa dia sentuh seperti ini.

...🕊🕊🕊...

Di rumah, Sonia memasakkan makan malam untuk suaminya, dia harus lebih baik lagi sebagai istri karena takut jika nanti suaminya akan direbut oleh wanita lain.

"Waw, banyak banget makanan nih, kesukaan aku semua lagi, pasti ada maunya ya kamu?" Tanya Sean dengan mata berbinar melihat masakan yang tersaji di meja makan.

"Iya, tau aja." Mereka duduk dan menyantap makanan yang tersaji, Sean berkali-kali memuji masakan istrinya yang memang sangat lezat.

Semenjak menikah, Sean hanya ingin memakan masakan Sonia saja. Setelah selesai makan Sonia mengemukakan uneg-uneg di hatinya, dia begitu resah dengan kehadiran Anna dalam hubungan mereka.

"Kamu tau nggak kalau Anna itu wanita yang sangat cantik dan menggoda, dari cara dia berpakaian, nyeritain tentang kamu sampai gimana effort dia nyariin kamu ke toko, aku jadi risih. Maaf ya kalo aku salah ngomong." Sonia yang tadinya menatap Sean sekarang malah menundukkan pandangannya, dia sangat takut jika Sean akan tersinggung.

Sean menangkup wajah Sonia dengan telapak tangannya dan mengecup kedua pipi Sonia dengan gemas.

"Dia memang cantik tapi tidak menggoda sama sekali bagiku, aku tidak peduli padanya Sonia. Jika dia dibandingkan denganmu ya sangat jauh, aku sangat tau kalau dia itu suka seks bebas, ngapain juga kamu cemburu dengan wanita begitu." Hati Sonia sangat senang mendengarkan ucapan Sean.

"Tapi risih aja, nggak tau kenapa."

"Ya wajar lah, perempuan kan emang begitu."

"Begitu gimana?"

"Ya jangankan sama perempuan lain, sama benda mati aja kalian bisa risih dan cemburu." Sonia tertawa mendengar jawaban suaminya.

Setelah selesai ngobrol dan bercanda, mereka kini memasuki kamar masing-masing, terkadang dalam hati Sonia selalu berpikir, kapan suaminya bisa menerima dia sepenuh hati dan satu kamar dengannya tanpa perlu alasan untuk bersama.

Sonia menatap punggung Sean yang sekarang sedang memasuki kamarnya hingga Sean menutup pintu kamar tersebut. Sonia menghela nafas dan akan memasuki kamar, saat di pintu, Sonia tiba-tiba ambruk tak sadarkan diri, darah keluar dari hidungnya, Sean keluar dari kamarnya dan berlari mendekati Sonia.

Sonia sedang ditangani oleh dokter, Sean menunggu Sonia dengan perasaan cemas luar biasa.

"Sebenarnya Sonia itu kenapa sih? Kalau kecapean nggak mungkin akan sesering ini pingsan dan mimisan." Sean bertanya pada dirinya sendiri. Sean mengacak rambutnya frustasi, dia sangat takut jika Sonia memiliki penyakit serius.

"Sebenarnya kamu kenapa sayang?" Lirih Sean.

Terpopuler

Comments

Lina ciello

Lina ciello

wekkkk cuihhh jalang teriak jalang 🤮

2024-12-03

1

lihat semua
Episodes
1 Dilamar Bos
2 Butuh Kepastian
3 Sakit dan Kembali Bersama
4 Mencari Tahu
5 Cemburu
6 Perubahan Setelah Menikah
7 Pilihan
8 Penyiksaan
9 Tersiksa Kembali
10 Bertemu Sonia
11 Sakit
12 Emosi Kembali
13 Pembalasan Untuk Ibu Tiri
14 Kemesraan Malam
15 Kehidupan Baru
16 Pengakuan
17 Menyerang
18 Cemburu Pada Anna
19 Menemui Sean
20 Kamu Kenapa?
21 Ungkapan Rasa Fian
22 Marah
23 Cincin
24 Kegiatan Panas Yang Terganggu
25 Rencana Pembalasan
26 Membalas Perbuatan Nila dan Gladis
27 Pernikahan Vanno
28 Perasaan Vanno
29 Dibawa Paksa
30 Mengungkapkan Yang Sebenarnya
31 Menunaikan Kewajiban Yang Tertunda
32 Pertemuan Singkat
33 Akan Dititipkan
34 Kesan Pertama Yang Buruk
35 Mulai Dekat
36 Dia Putri Kesayangan
37 Berkumpul
38 Beruntungnya
39 Misi Memburu Miller
40 Kehamilan
41 Melamar Kiara
42 Menikahi Akriti
43 Pembunuhan Endro
44 Kejujuran Kiara
45 Diculik
46 Keguguran
47 Akhir Ethan-Kiara
48 Ingin Berpisah
49 Hanya Mimpi
50 Kekecewaan Mendalam
51 Berdamai Dengan Keadaan
52 Penyesalan Laura
53 Perubahan Sonia
54 Amukan Sonia
55 Jambu Air
56 Pergi Bersama
57 Kecelakaan
58 Kelahiran Zain, Zay dan Zoya
59 Angel Ivana
60 Kehadiran Derren
61 Ciuman Untuk Angel
62 Perhatian Angel
63 Ingin Musyawarah
64 Melampiaskan Kekecewaan
65 Umpatan Kenzo
66 Ternyata Sudah Menikah
67 Kilas Balik Dengan Angel
68 Berc*nta Kembali
69 Pernikahan Kenzo-Angel
70 Berkumpul Di Mansion Miller
71 Menjadikan Dia Tawanan
72 Mendapatkan Dia Kembali
73 Cerita Masa Indah
74 Kecantikan Sonia
75 Bersikap Dingin
76 Membujuk Sonia
77 Terpana Akan Kecantikannya
78 Izin Keluar
79 Matteo Denaro
80 Dalam Bahaya
81 Pergi Untuk Selamanya
82 Menjadi Gina Valencia
83 Ketahuan
84 Kepulangan Sang Istri
85 Pernikahan Tak Terduga
86 Resepsi Pernikahan
87 Perkumpulan Yang Bahagia
Episodes

Updated 87 Episodes

1
Dilamar Bos
2
Butuh Kepastian
3
Sakit dan Kembali Bersama
4
Mencari Tahu
5
Cemburu
6
Perubahan Setelah Menikah
7
Pilihan
8
Penyiksaan
9
Tersiksa Kembali
10
Bertemu Sonia
11
Sakit
12
Emosi Kembali
13
Pembalasan Untuk Ibu Tiri
14
Kemesraan Malam
15
Kehidupan Baru
16
Pengakuan
17
Menyerang
18
Cemburu Pada Anna
19
Menemui Sean
20
Kamu Kenapa?
21
Ungkapan Rasa Fian
22
Marah
23
Cincin
24
Kegiatan Panas Yang Terganggu
25
Rencana Pembalasan
26
Membalas Perbuatan Nila dan Gladis
27
Pernikahan Vanno
28
Perasaan Vanno
29
Dibawa Paksa
30
Mengungkapkan Yang Sebenarnya
31
Menunaikan Kewajiban Yang Tertunda
32
Pertemuan Singkat
33
Akan Dititipkan
34
Kesan Pertama Yang Buruk
35
Mulai Dekat
36
Dia Putri Kesayangan
37
Berkumpul
38
Beruntungnya
39
Misi Memburu Miller
40
Kehamilan
41
Melamar Kiara
42
Menikahi Akriti
43
Pembunuhan Endro
44
Kejujuran Kiara
45
Diculik
46
Keguguran
47
Akhir Ethan-Kiara
48
Ingin Berpisah
49
Hanya Mimpi
50
Kekecewaan Mendalam
51
Berdamai Dengan Keadaan
52
Penyesalan Laura
53
Perubahan Sonia
54
Amukan Sonia
55
Jambu Air
56
Pergi Bersama
57
Kecelakaan
58
Kelahiran Zain, Zay dan Zoya
59
Angel Ivana
60
Kehadiran Derren
61
Ciuman Untuk Angel
62
Perhatian Angel
63
Ingin Musyawarah
64
Melampiaskan Kekecewaan
65
Umpatan Kenzo
66
Ternyata Sudah Menikah
67
Kilas Balik Dengan Angel
68
Berc*nta Kembali
69
Pernikahan Kenzo-Angel
70
Berkumpul Di Mansion Miller
71
Menjadikan Dia Tawanan
72
Mendapatkan Dia Kembali
73
Cerita Masa Indah
74
Kecantikan Sonia
75
Bersikap Dingin
76
Membujuk Sonia
77
Terpana Akan Kecantikannya
78
Izin Keluar
79
Matteo Denaro
80
Dalam Bahaya
81
Pergi Untuk Selamanya
82
Menjadi Gina Valencia
83
Ketahuan
84
Kepulangan Sang Istri
85
Pernikahan Tak Terduga
86
Resepsi Pernikahan
87
Perkumpulan Yang Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!