Bab 14

Malam itu gelap.

Kicau burung dan serangga tiada habisnya.

Saat pertama kali tiba disini ia tidak bisa tertidur, terlebih malam kemarin hujan turun dengan lebat nya. Namun sekarang atap rumah sudah di perbaiki, ia sudah mulai terbiasa dengan tidur nya alasan nya ia sudah menambahkan kasur lantai untuk semua orang dan dirinya.

Rasanya sangat nyaman di tambah selimut tebal berbahagia kapuk.

Pagi-pagi sekali Li Zheng memanggil semua orang di desa kecuali orang tua, anak-anak dan wanita hamil. Semuanya berkumpul di bawah pohon besar desa.

"Saya mendengar bahwa makanan di temukan di pegunungan"

"Sepertinya mirip Ubi jalar, namanya rebung bambu giok, itu bisa mengenyangkan perut"

"Saya pergi ke gunung tiga kali sehari, tapi mengapa saya tidak mendapatkan benda itu? "

Li Zheng naik ke atas baru besar di bawah pohon. Semua orang yang hadir otomatis terdiam.

"Sudah lama tidak hujan namun baru-baru ini hujan, walaupun hujan setiap rumah tangga tidak memiliki makanan untuk di makan. Ayo kita letakan pekerjaan di ladang kita dank ikut saya menggali makanan." Li Zheng berpidato dengan suara lantang."Ambil semua barang yang dapat menggali dan barang apapun yang dapat menampung makanan."

"Semuanya harus menggali bersama-sama dengan cepat! "

Seseorang bertanya."Bagaimana kita membagi hasil galian? "

"Semua yang anda gali adalah milik anda, namun di desa Xianhe kita adalah satu keluarga, ada banyak orang tua, wanita hamil dan anak-anak yang tidak memiliki tenaga kerja dan kami tidak bisa menonton mereka mati kelaparan, jika anda menggali seratus kati maka anda harus memberikan sepuluh kati ini untuk mereka dan jika anda menggali dua ratus kati anda harus menyerahkan dua puluh kati untuk memberikan bantuan kepada mereka. "

Ketika semua orang mendengar ini. Hati mereka menjadi panas.

Li Zheng adalah orang yang adil dan selalu mementingkan masyarakat desa Xianhe nya. Dia begitu bijaksana dan bertanggungjawab. Ia mengusulkan setiap orang yang menggali seratus kati akan memberikan sepuluh kati untuk orang-orang yang tidak memiliki tenaga kerja, ini hal yang bagus. Jika anda menggali banyak dan serakah anda harus memberikan banyak.

Seluruh desa mengikuti Li Zheng saat ia mendaki gunung.

Sepanjang perjalanan para wanita, bibi dan saudara perempuan tidak bisa menahan bibir mereka untuk terus berbicara antara satu dan lainnya.

"Saya dengan Rebung Bambu Giok ini di temukan oleh Kakak Ipar Gu, begitu dia mengetahui nya dia langsung berjalan di malam hari untuk memberi tahu Li Zheng."

"Saya pikir Kakak Ipar Gu adalah orang yang serakah, tapi ternyata saya salah menilai. Dia begitu baik hati dan tidak serakah, dia mau membagikan Rebung Bambu Giok ini kepada kami warga desa."

"Kelak aku harus berterimakasih padanya"

Warga desa Xianhe adalah warga desa yang polos, banyak dari mereka yang memiliki pikiran jernih dan baik. Setelah hari ini, perlahan-lahan reputasi Chu Wei mulai membaik.

"Huh, untuk apa? Cepat atau lambat kita akan mengetahui nya juga kan? "

Tentu saja, selain Chu Wei yang dulunya memiliki reputasi buruk hingga tidak berani orang datang menyinggung. Ada juga Nyonya tua Shang yang memiliki reputasi yang sama buruk nya dulu dengan Chu Wei. Dulu kedua wanita ini adalah wanita yang sulit untuk di hadapi dan tidak boleh di singgung. Suami Nyonya tua Shang adalah Shang Hai adalah laki-laki paling pemalas di desa, pekerjaan nya hanya bangun siang, makan dan tidur.

Semua warga desa menghindari kedua orang itu, mereka mempunyai anak bernama Shang Gadang, anak itu cukup pekerja keras tidak seperti Ayah nya. Dia merupakan orang yang jujur, namun sayang harus memiliki orang tua seperti itu.

Tidak lama kemudian rombongan Li Zheng tiba di belakang gunung.

Mereka mulai turun, mengambil sekop dan menggali. Tak lama orang-orang mulai ribut, ternyata memang ada makanan. Beberapa menangis terharu senang dan gembira.

Mereka menggali sebanyak yang mereka bisa, namun mereka juga harus hati-hati. Setelah hujan lumpur menjadi semakin banyak, mereka yang pendek bisa terserap lumpur kapan saja.

Chu Wei berhenti di bawah pohon rindang ia menemukan tempat yang teduh bersama ketiga putranya. Ia memperingatkan. "Gali sebanyak yang kamu bisa, hati-hati jangan ke tempat yang terlalu basah, kamu bisa di serap oleh lumpur."

Gu Zhi menepuk dada nya."Jangan khawatir Bu, kaki saya tinggi "

Dia mengambil sekop dan mulai menggali, Gu Mao dan Gu Yuzi pun tidak mau kalah. Mereka berjongkok dan menggali dan mulai menadahkan rebung.

Chu Wei sudah dewasa, ia tidak malas-malasan lagi. Dia pasrah pada nasib nya dan berjongkok untuk ikut bekerja.

Setelah beberapa waktu Chu Wei merasakan sakit di punggung nya. Pinggang nya terasa akan patah jika ia bergerak sedikit saja.

Gu Zhi berkata. "Bu, kembalilah dan istirahat sebentar. Kamia akan mendapatkan banyak untuk mu."

Chu Wei menatap ketiga putra nya, keranjang di punggung mereka sudah hampir penuh. Dan keranjang di punggung nya masih mencapai setengah.

Ia tidak bisa membandingkan kinerja pria kuat dan wanita lemah seperti nya.

Chu Wei memperingati kan sebelum pergi ke bawah pohon rindang."Jangan di paksakan "

Ia duduk sebentar untuk minum.

Para saudara perempuan yang melihat nya hanya bisa menatap di dengan iri. Chu Wei memiliki tiga anak laki-laki berturut-turut, dia tidak akan kelelahan bekerja.

Ia termasuk orang yang beruntung karena memiliki tiga anak laki-laki berturut-turut, di antara semua penduduk desa dia yang paling beruntung karena melahirkan tiga anak laki-laki.

Namun siapa yang tidak tahu ketiga anak laki-laki itu begitu sial mendapatkan Ibu sekejam Chu Wei.

Dia selsai minum dan akan kembali bangkit berdiri. Sebelum suara sistem memberi tahu nya.

[ DING! Dapatkan ginseng seribu tahun, harganya 1.000.000 tael perak ]

Melihat ini matanya membola, Chu Wei bergegas tidak bekerja lagi, ia pergi ke dalam hutan melihat titik mereh keberadaan ginseng seribu tahun dalam layar hologram.

Setelah menemukan nya ia mengambil sekop dan mulai menggali. Ginseng ini cukup besar dan panjang, Chu Wei harus menggali sedalam lengan untuk mendapatkan nya.

[ DING! Berhasil menjual Ginseng seribu tahun, hadiah 1.000.000 tael perak ]

Chu Wei menepuk tangan nya untuk membersihkan lengan nya. Ia mengambil sekop dan kembali untuk mulai bekerja.

Di jalan ia berpikir, dia bisa mengeluarkan sepasang kelinci di depan warga desa dan berpura-pura telah menangkap nya. Lalu ia bisa memelihara nya dan mendapatkan banyak keuntungan.

Chu Wei memilih kelinci perempuan paling gemuk yang sedang mengandung dan kelinci jantan. Saat hampir tiba, ia mengeluarkan kelinci itu dari sistem ke arah kerumunan dan berlari untuk mendapatkan nya.

"Astaga, keberuntungan berada di pihak ku! Aku mendapatkan dua kelinci sekaligus! "

Orang-orang yang melihat ini terkejut dan memandang iri. Mereka tidak bisa tidak mengatakan bahwa Zhi Niang sangat beruntung setelah bekerja keras bisa mendapatkan daging kelinci untuk di makan.

"Saya akan pulang untuk menyimpan kelinci, kalian bekerja lah dengan giat. Saya akan kembali dengan membawa makanan." Ucap Chu Wei pada ketiga putra nya.

Terpopuler

Comments

Darmanto Atok

Darmanto Atok

next Thor
semangat terus ya buat ceritanya Thor 💪😊👍

2024-12-16

1

٭ 𝕰𝖑𝖑𝖊 ٭ ᵉᶠ ​᭄

٭ 𝕰𝖑𝖑𝖊 ٭ ᵉᶠ ​᭄

sejati nya chu wen dari dunia modern orang yg baik

2025-01-20

0

Nurul Pky

Nurul Pky

ternak kelinci ayam hutan... ada z anjing yg jaga

2025-01-24

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1
2 Bab 2
3 Bab 3
4 Bab 4
5 Bab 5
6 Bab 6
7 Bab 7
8 Bab 8
9 Bab 9
10 Bab 10
11 Bab 11
12 Bab 12
13 Bab 13
14 Bab 14
15 Bab 15
16 Bab 16
17 Bab 17
18 Bab 18
19 Bab 19
20 Bab 20
21 Bab 21
22 Bab 22
23 Bab 23
24 Bab 24
25 Bab 25
26 Bab 26
27 Bab 27
28 Bab 28
29 Bab 29
30 Bab 30
31 Bab 31
32 Bab 32
33 Bab 33
34 Bab 34
35 Bab 35
36 Bab 36
37 Bab 37
38 Bab 38
39 Bab 39
40 Bab 40
41 Bab 41
42 Bab 42
43 Bab 43
44 Bab 44
45 Bab 45
46 Bab 46
47 Bab 47
48 Bab 48
49 Bab 49
50 Bab 50
51 Bab 51
52 Bab 52
53 Bab 53
54 Bab 54
55 Bab 55
56 Bab 56
57 Bab 57
58 Bab 58
59 Bab 59
60 Bab 60
61 Bab 61
62 Bab 62
63 Bab 63
64 Bab 64
65 Bab 65
66 Bab 66
67 Bab 67
68 Bab 68
69 Bab 69
70 Bab 70
71 Bab 71
72 Bab 72
73 Bab 73
74 Bab 74
75 Bab 75
76 Bab 76
77 Bab 77
78 Bab 78
79 Bab 79
80 Bab 80
81 Bab 81
82 Bab 82
83 Bab 83
84 Bab 84
85 Bab 85
86 Bab 86
87 Bab 87
88 Bab 88
89 Bab 89
90 Bab 90
91 Bab 91
92 Pengumuman
93 Bab 92
94 Bab 93
95 Bab 94
96 Bab 95
97 Bab 96
98 Bab 97
99 Bab 98
100 Bab 99
101 Bab 100
102 Bab 101
103 Bab 102
104 Bab 103
105 Bab 104
106 Bab 105
107 Bab 106
108 Bab 107
109 Bab 108
110 Bab 109
111 Bab 110
112 111
113 Bab 112
114 Bab 113
115 Bab 114
116 S1 Tamat Yaaa
117 Pengumuman
Episodes

Updated 117 Episodes

1
Bab 1
2
Bab 2
3
Bab 3
4
Bab 4
5
Bab 5
6
Bab 6
7
Bab 7
8
Bab 8
9
Bab 9
10
Bab 10
11
Bab 11
12
Bab 12
13
Bab 13
14
Bab 14
15
Bab 15
16
Bab 16
17
Bab 17
18
Bab 18
19
Bab 19
20
Bab 20
21
Bab 21
22
Bab 22
23
Bab 23
24
Bab 24
25
Bab 25
26
Bab 26
27
Bab 27
28
Bab 28
29
Bab 29
30
Bab 30
31
Bab 31
32
Bab 32
33
Bab 33
34
Bab 34
35
Bab 35
36
Bab 36
37
Bab 37
38
Bab 38
39
Bab 39
40
Bab 40
41
Bab 41
42
Bab 42
43
Bab 43
44
Bab 44
45
Bab 45
46
Bab 46
47
Bab 47
48
Bab 48
49
Bab 49
50
Bab 50
51
Bab 51
52
Bab 52
53
Bab 53
54
Bab 54
55
Bab 55
56
Bab 56
57
Bab 57
58
Bab 58
59
Bab 59
60
Bab 60
61
Bab 61
62
Bab 62
63
Bab 63
64
Bab 64
65
Bab 65
66
Bab 66
67
Bab 67
68
Bab 68
69
Bab 69
70
Bab 70
71
Bab 71
72
Bab 72
73
Bab 73
74
Bab 74
75
Bab 75
76
Bab 76
77
Bab 77
78
Bab 78
79
Bab 79
80
Bab 80
81
Bab 81
82
Bab 82
83
Bab 83
84
Bab 84
85
Bab 85
86
Bab 86
87
Bab 87
88
Bab 88
89
Bab 89
90
Bab 90
91
Bab 91
92
Pengumuman
93
Bab 92
94
Bab 93
95
Bab 94
96
Bab 95
97
Bab 96
98
Bab 97
99
Bab 98
100
Bab 99
101
Bab 100
102
Bab 101
103
Bab 102
104
Bab 103
105
Bab 104
106
Bab 105
107
Bab 106
108
Bab 107
109
Bab 108
110
Bab 109
111
Bab 110
112
111
113
Bab 112
114
Bab 113
115
Bab 114
116
S1 Tamat Yaaa
117
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!