Bab 2

Chu Wei berjalan keluar dari rumah jerami nya.

Begitu ia keluar, ia bisa langsung melihat panorama desa Xinhua. Di sebelah barat terdapat gunung yang tampak lebat oleh pepohonan, sebelah kiri terhampar bukit-bukit yang sangat luas, di selatan lembah-lembah yang indah.

Sawah-sawah yang hijau oleh padi terlihat indah di tatap nya, di kehidupan sebelum nya jika ia melihat pemandangan ini mungkin ia akan sangat excited, namun sekarang?

Ntah harus menangis atau tertawa, rasanya sangat di luar akal nya.

Chu Wei hendak berbalik pergi ketika sebuah suara terdengar.

[ Ding! Dapatkan lobak putih alami bebas polusi ]

Chu Wei tercengang.

Saat Chu Wei bingung, panel tembus pandang virtual muncul di depan matanya.

Gambar utama pada panel adalah sawah di depan nya. Sayuran liar di bukit-bukit telah di tandai merah di panel itu, menandakan itu adalah lobak putih.

Chu Wei mengeluarkan dua sayuran liar di bawah kakinya dan suara sistem terdengar lagi di benak nya.

[ Ding! Dua ons lobak putih bebas polusi, harga 2 sen tembaga perdua ons. Apakah ingin di jual? ]

[ Ya ]

Saat ini dua lobak putih di tangan nya menghilang tergantikan dengan 2 koin tembaga.

Mata Chu Wei di penuhi rasa tak percaya.

Saat ini panel virtual berubah dan gambar berubah menjadi banyak gambar-gambar sayuran dan beberapa jenis hewan dan benda, serta dua atas nya bertuliskan "Pasar Sistem"

Chu Wei melihat, dengan 2 koin tembaga ini ia dapat membeli sebungkus roti daging dan sebotol mineral.

Chu Wei memahami dengan jelas bahwa ini adalah sistem perdagangan yang berhubungan dengan ruang dan waktu.

Setelah mengklik beli roti daging dan sebotol mineral otomatis 2 koin tembaga hilang, tergantikan dengan roti dan sebotol mineral.

Chu Wei tak percaya, botol mineral ini bahkan produk masa depan dengan merek "Le mineral"

Chu Wei benar-benar lapar, ia memakan roti itu dengan lima suapan dan meminum dalam beberapa tegukan.

Setelah nya Chu Wei berjongkok untuk mendapatkan beberapa sayuran liar lagi.

Krokot adalah tanaman liar yang tumbuh di semak-semak dan aman dikonsumsi oleh manusia, biasanya warga desa menganggap tanaman ini adalah gulma yang merugikan. Namun sebenarnya ini adalah tanaman yang aman di konsumsi.

[ Ding! Krokot bebas polusi, harga nya 6 koin tembaga per-tiga ons. Apakah ingin di jual? ]

[ Ya! ]

[ Ding! Pakis liar hijau, harga 3 koin tembaga persatu ons. Apakah ingin di jual? ]

[ Ya! ]

[ Ding! Lobak putih alami bebas polusi, harga 1 koin tembaga persatu ons. Apakah ingin di jual? ]

[ Ya! ]

Chu Wei kemudian berdiri, berjongkok selama beberapa saat membuat pinggang nya sakit. Terlebih kepalanya masih berdengung, sangat sakit!

Setelah mendapat kan 10 koin tembaga Chu Wei membeli desinfektan untuk membersihkan lukanya kemudian meminum obat antibiotik. Bagaimana pun jika luka ini tidak segera di obati kemungkinan besar akan terjadi infeksi.

Selanjutnya dia mulai berjongkok lagi dan mulai mengumpulkan sayuran liar.

Setelah mendapatkan 10 koin tembaga dari menjual sayuran liar. Ia mulai berdiri, pinggang nya sangat sakit dan berjalan pulang. Chu Wei tidak berani membelanjakan 10 koin tembaga yang di milikinya.

Begitu sampai di depan pintu rumahnya, ia mendengar percakapan meriah dari kedua anaknya di dalam.

"Saudaraku, sayuran liarnya enak sekali! Akhirnya perut ku kenyang! "

"Ya, benar-benar enak! Perutku akhirnya kenyang! "

Begitu Chu Wei masuk ke halaman, ia bisa melihat dua pria sedang duduk di meja ruangan itu. Mereka adalah anak kandung pemilik tubuh asli.

Anak pertama bernama Gu Zhi berumur delapan belas tahun, ia sudah memiliki istri yang sedang mengandung. Gu Zhi bisa di anggap sebagai tulang punggung keluarga selain itu dia juga sangat kuat di banding kedua saudara nya.

Anak kedua bernama Gu Mao berumur enam belas tahun, ia baru saja menikah dan memiliki istri. Dia yang terpintar di antara yang lainnya.

Dan anak terakhir nya bernama Gu Yuzi berumur sepuluh tahun. Dia bertubuh kecil dan terlihat kekurangan gizi. Saat ini anak itu memegang mangkuk retak dan menjilati mangkuk itu dengan lidah kecil nya.

Chu Wei baru sadar pasta mangkuk itu di bagikan ke lima orang anggota keluarga dan semuanya tampan puas. Kehidupan keluarga ini benar-benar miskin, jika tidak, bagaimana ia bisa kembali ke rumah orang tua nya untuk meminjam beras dan malah pulang dengan berdarah.

Kedua anak itu melihat Chu Wei, maka mereka segera berdiri serempak.

Gu Zhi. "Bu, ibu sudah kembali! "

Gu Mao. "Bu, Ibu sudah kembali. Saya akan memotong kayu bakar! "

Gu Zhi. "Saya akan pergi ke ladang"

Gu Yuzi. "Bu, saya akan mencari sayuran liar"

Chu Wei mengerucut kan bibir nya.

Anak ini baru berusia delapan belas tahun tapi sudah mengambil peran penting dalam keluarga. Di zaman modern anak berusia ini masih duduk di bangku SMA.

Namun ini zaman kuno, anak bungsu nya yang baru berusia sepuluh tahun saja sudah mengambil pekerjaan untuk keluarga.

[𝐃𝐢𝐧𝐠! 𝐏𝐚𝐤𝐢𝐬 𝐥𝐢𝐚𝐫 𝐛𝐞𝐛𝐚𝐬 𝐩𝐨𝐥𝐮𝐬𝐢! ]

Chu Wei melihat sekeliling dan melihat itu adalah pakis yang di gali Yuzi. Menurut Pasar sistem, pakis jenis ini bernilai 10 Koin tembaga per pon nya.

Chu Wei telah menggali banyak lobak putih, krokot dan pakis liar. Ia merasakan pinggang nya sakit dan tidak mampu lagi membungkuk.

Sebuah ide terpatri di benak nya. Ia memiliki anak-anak yang begitu berbakti, semuanya bekerja dan Yuzi masih kecil jadi hanya bertugas mencari sayuran liar.

"Yuzi, kemari!"

Mereka berdua saling memandang mendengar Ibu mereka memanggil adik mereka. Namun mereka akhirnya pergi melakukan pekerjaan masing-masing.

Yuzi berlari mendekati Ibunya.

"Carilah sayuran apapun sebanyak-banyaknya, setelah itu berikan pada Ibu. Ibu akan memberikan mu hadiah jika kamu mendapatkan banyak"

Chu Wei mengusap kepala anak bungsu nya kemudian pergi.

Chu Wei tak menyadari, anak pertama dan kedua melihat itu. Mereka merasa iri pada adik bungsu mereka, sementara Yuzi tertegun sejenak. Ia tiba-tiba merasa emosional, ini pertama kali Ibunya mengusap rambut nya.

Ia selalu merasa iri akan anak-anak lain yang membicarakan betapa baiknya Ibu mereka. Memandikan mereka, merawat jika sakit dan berbagai makanan. Yuzi selalu berharap akan hal itu, dan sekarang...

Ia tersenyum senang, kemudian berlari menuju bukit. Ia pasti akan mendapatkan banyak sayuran liar untuk ibunya.

Chu Wei masuk ke kamar nya.

Kedua menantu tidak mengatakan apa-apa, mereka tahu jika Ibu mertua mereka pemarah dan pemalas.

Chu Wei masuk ke dalam kamar nya, di sana ia duduk di atas ranjang jerami. Ranjang jerami yang di maksud adalah kayu yang di buat menyerupai meja besar lalu di atas nya di taruh banyak jerami kering.

Chu Wei membuka pasar sistem nya, saat ini ia hanya memiliki 10 koin tembaga. Itu harus bisa ia belanjakan untuk makan malam ini.

Setelah melihat hampir setengah jam. Ternyata di dalam pasar sistem menjual produk-produk modern, harga nya pun. sangat terjangkau.

1 kati beras berharga 5 koin tembaga. Jika ia membeli pada zaman ini, harga beras putih halus 1 kati nya mencapai 15 koin tembaga.

Terpopuler

Comments

Nurul Pky

Nurul Pky

seru nih baru baca 2 bab

2025-01-24

0

min yoona

min yoona

seperti ada manis manisnya 😭

2025-02-08

0

abi

abi

wkwk le mineral 😭

2025-02-02

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1
2 Bab 2
3 Bab 3
4 Bab 4
5 Bab 5
6 Bab 6
7 Bab 7
8 Bab 8
9 Bab 9
10 Bab 10
11 Bab 11
12 Bab 12
13 Bab 13
14 Bab 14
15 Bab 15
16 Bab 16
17 Bab 17
18 Bab 18
19 Bab 19
20 Bab 20
21 Bab 21
22 Bab 22
23 Bab 23
24 Bab 24
25 Bab 25
26 Bab 26
27 Bab 27
28 Bab 28
29 Bab 29
30 Bab 30
31 Bab 31
32 Bab 32
33 Bab 33
34 Bab 34
35 Bab 35
36 Bab 36
37 Bab 37
38 Bab 38
39 Bab 39
40 Bab 40
41 Bab 41
42 Bab 42
43 Bab 43
44 Bab 44
45 Bab 45
46 Bab 46
47 Bab 47
48 Bab 48
49 Bab 49
50 Bab 50
51 Bab 51
52 Bab 52
53 Bab 53
54 Bab 54
55 Bab 55
56 Bab 56
57 Bab 57
58 Bab 58
59 Bab 59
60 Bab 60
61 Bab 61
62 Bab 62
63 Bab 63
64 Bab 64
65 Bab 65
66 Bab 66
67 Bab 67
68 Bab 68
69 Bab 69
70 Bab 70
71 Bab 71
72 Bab 72
73 Bab 73
74 Bab 74
75 Bab 75
76 Bab 76
77 Bab 77
78 Bab 78
79 Bab 79
80 Bab 80
81 Bab 81
82 Bab 82
83 Bab 83
84 Bab 84
85 Bab 85
86 Bab 86
87 Bab 87
88 Bab 88
89 Bab 89
90 Bab 90
91 Bab 91
92 Pengumuman
93 Bab 92
94 Bab 93
95 Bab 94
96 Bab 95
97 Bab 96
98 Bab 97
99 Bab 98
100 Bab 99
101 Bab 100
102 Bab 101
103 Bab 102
104 Bab 103
105 Bab 104
106 Bab 105
107 Bab 106
108 Bab 107
109 Bab 108
110 Bab 109
111 Bab 110
112 111
113 Bab 112
114 Bab 113
115 Bab 114
116 S1 Tamat Yaaa
117 Pengumuman
Episodes

Updated 117 Episodes

1
Bab 1
2
Bab 2
3
Bab 3
4
Bab 4
5
Bab 5
6
Bab 6
7
Bab 7
8
Bab 8
9
Bab 9
10
Bab 10
11
Bab 11
12
Bab 12
13
Bab 13
14
Bab 14
15
Bab 15
16
Bab 16
17
Bab 17
18
Bab 18
19
Bab 19
20
Bab 20
21
Bab 21
22
Bab 22
23
Bab 23
24
Bab 24
25
Bab 25
26
Bab 26
27
Bab 27
28
Bab 28
29
Bab 29
30
Bab 30
31
Bab 31
32
Bab 32
33
Bab 33
34
Bab 34
35
Bab 35
36
Bab 36
37
Bab 37
38
Bab 38
39
Bab 39
40
Bab 40
41
Bab 41
42
Bab 42
43
Bab 43
44
Bab 44
45
Bab 45
46
Bab 46
47
Bab 47
48
Bab 48
49
Bab 49
50
Bab 50
51
Bab 51
52
Bab 52
53
Bab 53
54
Bab 54
55
Bab 55
56
Bab 56
57
Bab 57
58
Bab 58
59
Bab 59
60
Bab 60
61
Bab 61
62
Bab 62
63
Bab 63
64
Bab 64
65
Bab 65
66
Bab 66
67
Bab 67
68
Bab 68
69
Bab 69
70
Bab 70
71
Bab 71
72
Bab 72
73
Bab 73
74
Bab 74
75
Bab 75
76
Bab 76
77
Bab 77
78
Bab 78
79
Bab 79
80
Bab 80
81
Bab 81
82
Bab 82
83
Bab 83
84
Bab 84
85
Bab 85
86
Bab 86
87
Bab 87
88
Bab 88
89
Bab 89
90
Bab 90
91
Bab 91
92
Pengumuman
93
Bab 92
94
Bab 93
95
Bab 94
96
Bab 95
97
Bab 96
98
Bab 97
99
Bab 98
100
Bab 99
101
Bab 100
102
Bab 101
103
Bab 102
104
Bab 103
105
Bab 104
106
Bab 105
107
Bab 106
108
Bab 107
109
Bab 108
110
Bab 109
111
Bab 110
112
111
113
Bab 112
114
Bab 113
115
Bab 114
116
S1 Tamat Yaaa
117
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!